Jangan Takut! 5 Trik Menabung Ini Bisa Bantu Selamatkan Keuangan di Tengah Krisis

Menghadapi krisis memang bukan perkara mudah. Diperlukan persiapan yang maksimal agar risiko yang ada bisa dikendalikan. Salah satu persiapan yang bisa dilakukan adalah dengan memiliki tabungan.

Dibandingkan dengan aset berupa barang yang bisa naik turun nilainya, memiliki simpanan berupa uang, baik di tabungan maupun cash lebih disarankan, khususnya saat berada di tengah krisis. Pasalnya, akan lebih mudah mengelola uang cash dibanding harus repot menjual aset-aset yang ada. Selain prosesnya yang lama, nilainya pun terkadang tak sesuai dengan yang dibutuhkan. 

Jadi, lebih baik pertahankan nilai cash yang ada pada tabungan. Akan lebih baik lagi jika mampu konsisten memperbanyak nominal yang ada pada tabungan. Bukan tanpa alasan, tetapi tabungan tersebut bisa menjadi penyelamat saat terjadi hal yang tak terduga.

Apalagi saat menghadapi krisis, pengelolaan keuangan yang baik sangat diperlukan untuk menjaga arus kas tetap aman dan terkendali. Percuma memiliki tabungan berlimpah jika dalam pengelolaannya terbilang asal dan tanpa perhitungan. Bisa-bisa tabungan terkuras habis tanpa ada manfaat nyata yang diperoleh.

Lalu, bagaimana caranya tetap bisa menabung saat berada di tengah krisis? Bukankah akan lebih sulit? Jangan khawatir, kamu bisa temukan triknya di bawah ini.

Baca Juga: Kamu Perlu Tahu! Berikut Tips Agar Tetap Bisa Menabung Saat Kebutuhan Hidup Sedang Tinggi

Bingung cari tabungan terbaik? Cermati solusinya!

Bandingkan Tabungan Terbaik Sekarang!  

Kiat Sukses Menabung di Masa Krisis

loader

Kiat Sukses Menabung di Masa Krisis

Menabung di tengah krisis bukanlah perkara sulit, selama ada kemauan dan tekad yang kuat. Nah, jika kamu ingin menabung dengan efektif di tengah krisis ekonomi, berikut trik yang bisa diterapkan. 

  1. Kurangi Pengeluaran untuk Kebutuhan Less Priority

    Trik pertama tentu saja dengan mengurangi pengeluaran, terutama untuk kebutuhan yang sifatnya less priority. Maksudnya, kamu akan tetap baik-baik saja jika kebutuhan tersebut ditunda atau bahkan ditiadakan. Jadi, selama kebutuhan utama bisa dipenuhi, itu sudah lebih dari cukup. 

    Tentukan dulu kebutuhan apa saja yang menjadi prioritas utama seperti makan, bahan bakar, listrik, air, dan internet. Pastikan jika kebutuhan tersebut tidak dipenuhi, akan sangat berpengaruh pada keberlangsungan hidup sehari-hari. Kemudian alokasikan dana sesuai dengan kebutuhan, barulah sisanya bisa ditabung.

    Untuk kebutuhan lain yang sifatnya tambahan atau bahkan hiburan, pikirkan untuk menundanya terlebih dahulu. Bahkan, jika memungkinkan kamu bisa meng-cut kebutuhan less priority tersebut dari dalam daftar. Jika berhasil menerapkan cara ini, maka pengeluaran pun bisa lebih terkendali dan sisa uang bisa dialihkan untuk memperbanyak tabungan. 

  2. Bijak dalam Berbelanja

    Trik selanjutnya adalah terapkan pola belanja yang bijak. Artinya, belilah apa yang dibutuhkan dan sesuai dengan kemampuan. Jangan memaksakan, apalagi jika sampai berutang untuk kebutuhan yang sifatnya konsumtif dan kurang penting. 

    Satu lagi yang perlu diwaspadai, jangan mudah tergiur promo yang sebagian besar menjebak. Jika ada penawaran beli dua dapat tiga, lihat dulu apakah barang tersebut benar-benar diperlukan atau tidak. Jika iya, kamu boleh mengambilnya tapi jika tidak, maka lebih baik uangnya digunakan untuk membeli barang yang lebih penting. 

    Bijak dalam berbelanja juga bisa diterapkan dengan membeli barang subtitusi dengan harga yang lebih murah, tapi kualitasnya sama. Atau bisa dengan mengganti produk impor dengan lokal yang harganya relatif lebih murah. Cara ini cukup ampuh untuk membantu berhemat dan mengurangi pengeluaran, lho.

    Intinya, tetaplah berbelanja untuk memenuhi kebutuhan. Tapi, semakin murah harga yang kamu dapatkan, maka semakin banyak pula sisa uang yang bisa ditabung. Menarik, kan?

  3. Manfaatkan Uang Receh

    Beberapa orang sering menganggap remeh keberadaan uang receh. Padahal, jika dikumpulkan dalam kurun waktu tertentu, jumlah uang receh ini akan bertambah banyak. Sehingga, bisa dimanfaatkan untuk menambah pegangan uang cash maupun dialokasikan untuk tabungan. 

    Untuk itu, mulai sekarang jangan sepelekan uang receh sisa kembalian. Kamu bisa mengumpulkannya di dalam wadah khusus sesuai dengan nominalnya. Dalam jangka waktu tertentu, hitung uang receh tersebut dan lihatlah berapa banyak yang bisa terkumpul.

    Agar lebih memudahkan, ada banyak cara menabung uang receh yang bisa ditemukan di berbagai media sosial. Kamu bisa meniru cara tersebut agar menabung terasa lebih asyik dan penuh tantangan. Dengan konsisten menabung, walaupun receh, tetap bisa mendatangkan manfaat yang menggiurkan.

  4. Hindari Sistem Pembelian Cicilan

    Pada saat terjadi masa krisis, sebisa mungkin kamu harus menghindari segala bentuk pembelian barang dan jasa yang menggunakan sistem cicilan. Karena hal tersebut dapat semakin memperparah kondisi keuangan yang sebenarnya telah kritis. 

    Sehingga untuk menyelamatkan kehidupan finansial pribadi, pastikan untuk tidak terjebak dalam perangkap sistem pembelian ini. Selain itu, secara aktif kenali perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.

  5. Mencari Pekerjaan Sampingan

    Melihat peluang besar di tengah krisis yang terjadi merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Tetapi, tidak menutup kemungkinan ketika mengubah pola pikir untuk ingin lebih produktif kamu akan menemukan solusinya. 

    Mencari pekerjaan sampingan merupakan salah satu jawaban untuk dapat membantu meningkatkan taraf perekonomian diri sekaligus menambah jumlah tabungan yang dimiliki.

Baca Juga: Kalender Saku, Metode Unik Menabung ala Korea yang Patut Dicoba

Dapatkan Manfaat yang Besar dari Rutin Menabung

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap bisa menabung di tengah krisis. Dengan cara di atas, tidak ada lagi alasan untuk berhenti menabung meskipun sedang berada di tengah kesulitan. Lebih dari itu, menabung tetap menjadi aktivitas yang menyenangkan jika dijalani dengan serius dan konsisten.

Perlu diingat pula bahwa menabung bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, baik menggunakan uang cash, uang receh, maupun melalui aset properti atau barang mewah. Yang terpenting adalah jangan pernah menganggap remeh menabung. Pasalnya, akan ada banyak manfaat yang didapatkan di kemudian hari. Jadi, selamat menabung!

Baca Juga: Mengenal Kalkulator Waktu Menabung untuk Rancang Rencana Tabungan Berjangka Milikmu