Waspadai Ciri-Ciri Modus Penipuan KTA Berikut Ini

Popularitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) semakin bersinar dari tahun ke tahun, bahkan KTA menjadi salah satu produk perbankan paling dicari dan banyak diminati oleh semua kalangan masyarakat karena kemudahan dan keunggulannya.

Mulai dari kemudahan persyaratan, yakni KTA  tidak membutuhkan aset untuk dijadikan sebuah jaminan, hingga proses pengajuan kredit yang singkat menjadi faktor utama yang membuat masyarakat sangat menyukai dan memilih KTA sebagai solusi kebutuhan kredit mereka.

Semua orang menginginkan proses pengajuan kredit yang praktis dan tidak merepotkan saat meminjam uang di bank, KTA pun menjadi produk pilihan yang pas. Meskipun KTA memang sangat diminati, tetapi bukan berarti KTA akan sangat mudah untuk didapatkan.

Tetap ada persyaratan dan aturan yang harus diperhatikan supaya produk KTA tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Situasinya, ada banyak modus penipuan berkedok KTA yang dilakukan oleh oknum-oknum jahat yang hanya merugikan Anda. 

Penipuan berkedok KTA  yang sering terjadi biasanya menyasar orang-orang yang sangat bersemangat mencari dana pinjaman dan minim informasi. Mungkin Anda tidak pernah menyangka sebelumnya jika di luar sana ada banyak sekali orang-orang yang menjadi korban penipuan berkedok pinjaman KTA.

Oleh sebab itu, sebagai debitur atau pihak yang meminjam dana, Anda harus bersedia untuk memahami dan mengetahui informasi terkini untuk mewaspadai penipuan berkedok KTA.

Apa saja ciri-ciri modus penipuan berkedok KTA, simak ulasan dan tips dari Cermati.com berikut ini agar Anda tidak terhindari dari penipuan.

1. SMS Tawaran Pinjaman Kilat yang Menggoda 

Modus penipuan sering dari SMS

Salah satu cara penipu mendekati anda adalah dengan melakukan penawaran yang mudah dan murah lewat SMS. SMS  terbilang modus lama, namun hingga saat ini masi banyak digunakan dan masih saja banyak orang yang menjadi korbannya. 

Lewat sebuat pesan singkat (SMS) ini, Anda akan ditawari kemudahan dalam mendapatkan sejumlah dana yang jumlahnya bisa mencapai puluhan atau bahkan ratusan juta rupiah. Anda tergoda? Bisa jadi, iya. Namun jika anda jeli melihatnya, maka logika anda akan bekerja dan menimbulkan pertanyaan, “Bagaimana mungkin sejumlah besar dana bisa didapatkan melalui sebuah pesan singkat saja?”

Tipsnya: Jangan mudah tergiur dan membuat kesalahan dengan cara meladeni berbagai SMS yang serupa, tindakan tersebut hanya akan membuat anda menjadi korban penipuan nantinya. Lebih baik dihapus saja SMS yang berisikan tawaran pinjaman uang tanpa syarat. Para pelaku kejahatan penipuan berkedok pinjaman kilat, pinjaman online cepat cari dan lain sebagainya akan selalu semangat mengirimi SMS  ke ponsel Anda, oleh sebab itu Anda juga harus lebih semangat lagi untuk mengabaikannya.

Baca Juga: Pilih Mana, KTA Konvensional atau KTA Online?

2. Penawaran melalui sambungan telepon

Jangan mudah tergiur penawaran dari telepon

Orang-orang lebih mengenal mereka sebagai telemarketing, di mana mereka dengan mengatasnamakan bank tertentu akan menelepon anda dan mulai menggoda anda dengan beberapa hal seperti di bawah ini:

  • Mengatakan bahwa anda adalah nasabah prioritas yang khusus mendapatkan penawaran tersebut secara langsung.
  • Mengiming-imingi anda dengan berbagai hadian menarik dan bahkan serangkaian proses yang sangat mudah dan super cepat.
  • Memberikan anda fasilitas “Free Approval”, di mana anda hanya perlu mangatakan iya dan setuju, maka proses pengajuan anda segera diproses dan disetujui selama 2-3 hari ke depan. Hal ini tentu dengan menggunakan data diri anda dan juga berbagai persyaratan pengajuan anda yang entah dari mana asalnya.  

Senang? Sebagian besar orang mungkin akan memberikan respon positif, yang artinya mereka telah masuk ke dalam perangkap penipuan tersebut.

Namun, Anda harus lebih berhati-hati lagi. Pasalnya, penipuan tawaran pinjaman kilat cepat cair syarat mudah via telepon ini termasuk dalam modus penipuan online phishing. Di mana dalam beberapa kasus, penipu akan meminta sejumlah data diri dan juga identitas lainnya, misalnya nomor kartu kredit, PIN, kode OTP, CVV dan lain sebagainya.

Dalam kondisi butuh pinjaman, butuh uang, korban biasanya akan dengan mudah memberikan berbagai informasi yang sifatnya pribadi. Di sinilah letak kesalahan fatalnya, di mana para penipu tersebut bisa dengan mudah membobol sejumlah kartu kredit dan juga rekening.

Tips: salah satunya langkah yang bisa dilakukan sebagai bentuk pencegahan adalah dengan cara menolak penawaran tersebut dan menutup sambungan telepon dengan sopan. Mintalah dengan baik agar mereka tidak bersusah payah untuk menghubungi Anda kembali, katakan jika Anda tidak berminat dan sama sekali tidak membutuhkan pinjaman tersebut. Apalagi jika ada arahan dari penelpon agar Anda memberikan data-data diri pribadi yang sifatnya rahasia. Jangan melayani penipu tersebut atau Anda akan merugi. 

Baca Juga: Takut KTA Konvensional Haram? Pakai KTA Syariah Saja!

3. Surat cinta elektronik dari bank

 Banyak modus penipuan dikirim lewat email 

Sudah bukan rahasia lagi jika pemasaran lewat email adalah salah satu bentuk pemasaran yang terbilang sukses dan menjanjikan. Jangan salah, para pelaku kejahatan juga melihat hal ini sebagai sebuah peluang untuk mendapatkan berbagai keuntungan. Bahkan mereka akan melakukannya dengan profesional, di mana desain, logo, nomor telepon, alamat dan bahkan tata bahasa yang digunakan dalam surat tersebut akan sangat meyakinkan.

Biasanya dalam email tersebut mereka akan menawarkan pengajuan KTA yang lebih mudah untuk anda, di mana Anda bisa mengisi formulir dan mengirimkan berbagai persyaratan yang dibutuhkan dalam bentuk softcopy. Ini tentu akan menyenangkan untuk anda, karena semuanya bisa diajukan dengan sangat simpel bukan?

Anda hanya perlu mengisi sebuah data, lalu mengunggah berbagai persyaratan yang mereka minta, seperti: KTP / Pasport, kartu kredit, kartu ATM dan SIM jika dibutuhkan.

Tanpa disadari, bisa jadi Anda telah melakukan sebuah kesalahan yang besar karena telah memberikan semua data diri dan juga informasi mengenai kegiatan perbankan Anda kepada mereka, dan bahkan setelah berbagai tindakan kejahatan yang mereka lakukan sekalipun, Anda mungkin belum akan menyadarinya juga.

Sebab tidak akan butuh waktu lama, sesaat setelah mendapatkan semua data diri Anda, para pelaku kejahatan tersebut akan dengan cepat menguras dana dari tabungan dan juga menimbulkan sejumlah tagihan di kartu kredit Anda.

Tips: Jangan pernah mudah tergoda dengan berbagai email yang anda terima, terutama jika isinya menyangkut hadiah/diskon, tawaran keuangan hingga investasi. Ada banyak sekali godaan yang mungkin akan mereka berikan namun Anda cukup mengabaikannya saja.

Baca Juga:  Waduh, Spear Phishing Merajalela! Ini Lho 3 Modus Phishing dan Tips Menghindarinya

Ajukan dengan benar dan pada tempat yang tepat

Ketika kita berbicara mengenai KTA, maka kita akan langsung mengingat keberadaan bank dan secara otomatis kita berpikir mengenai berbagai kesulitan dan juga prosesnya yang terbilang tidak mudah. Padahal hal seperti itu tidaklah benar. Lebih baik Anda senantiasa waspada dan tidak tergiur tawaran-tawaran pinjaman kilat yang tidak masuk diakal karena terlalu mudah didapatkan.

Agar tidak menjadi korban penipuan KTA, pahamilah dengan baik bahwa proses yang benar akan membuat segalanya lebih mudah dan membuat Anda lebih tenang. Ajukan KTA secara online pada tempat yang aman dan terpercaya seperti di Cermati.com. Anda bisa membandingkan beragam produk KTA  dari sejumlah bank dan menemukan pinjaman KTA yang aman dan sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Baca Juga : Awas Pencurian Data Pribadi dari Website Palsu, Kenali Ciri-Cirinya Biar Selamat