4 Keunggulan Kartu Kredit Syariah yang Wajib Diketahui

Saat ini, masyarakat Indonesia bisa dibilang sudah sangat akrab dengan transaksi tanpa menggunakan uang tunai. Salah satu yang ramai digunakan adalah Kartu Kredit, yang belakangan mulai gencar dipasarkan oleh bank-bank besar. Meskipun begitu, tahukah Anda bahwa ada Kartu Kredit yang dikeluarkan dengan didasarkan pada syariah Islam? Kalau belum tahu, keunggulan produk ini sangat banyak lho!

Bank Indonesia pernah menyebutkan, bahwa salah satu ciri dari gaya hidup modern adalah transaksi yang cepat dan efisien. Salah satu contohnya ya penggunaan kartu sebagai alat pembayaran. Bahkan, sekarang bisa dibilang penggunaannya sudah menjadi kebutuhan masyarakat modern yang tidak mau menyimpan banyak uang di dompet. Ditambah lagi dengan masyarakat kita yang sebagian besar muslim bahkan tercatat sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia. Rasanya aneh kalau bank-bank yang berbasis syariah tidak ingin ikutan dalam pasar Kartu Kredit. Bank-bank tersebut menyediakan solusi untuk alat pembayaran tersebut, yaitu mengeluarkan Kartu Kredit iB.

Bagaimana Cara Kerja Katu Kredit Syariah

Cara kerja dari kartu kredit yang berbasis syariah hampir sama dengan kartu kredit konvensional pada umumnya. Anda bisa tetap menggunakannya untuk kegiatan berbelanja dalam memenuhi berbagai kebutuhan. Tapi ada sedikit perbedaan yaitu ada aturan yang menaunginya. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) prinsip dasar syariah dalam perbankan melarang berbagai hal seperti berikut ini.

  1. Riba disini artinya penambahan pendapatan secara tidak sah
  2. Transaksi yang tidak pasti dan sifatnya untung-untungan
  3. Transaksi yang tujuannya tidak memiliki kejelasan
  4. Transaksi yang tujuannya dilarang oleh hukum islam
  5. Transaksi yang menyebabkan ketidakadilan bagi pihak lain yang bersangkutan
  6. Praktik penimbunan

Cara kerja kartu kredit syariah ini telah diatur oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) dalam fatwa Nomor 54/DSN-MUI/X/2006 tentang kartu kredit syariah. Sesuai yang tertera pada fatwa tersebut, kartu kredit syariah juga membebankan beberapa iuran antara lain sebagai berikut: iuran keanggotaan atau membership fee, merchant fee ialah fee yang diberikan oleh pihak merchant kepada penerbit kartu sehubungan dengan transaksi yang menggunakan kartu sebagai imbalan (ujrah), fee tarik tunai, fee ganti rugi terhadap biaya-biaya yang dikeluarkan oleh penerbit kartu yang diakibatkan oleh keterlambatan pemegang kartu dalam membayar kewajibannya yang telah jatuh tempo, denda keterlambatan, denda ini nantinya akan diakui sebagai dana sosial.

Jika pada umumnya kartu kredit konvensional menetapkan bunga cicilan sebagai keuntungan, lantas bagaimana kartu kredit syariah membawa untung bagi bank penerbitnya. Menurut Dewan Syariah Nasional, bank penerbit kartu kredit syariah boleh menerima fee dari harga transaksi atau pelayanan sebagai imbalan. Jadi intinya pada setiap transaksi akan dibebankan pada besaran fee di awal perjanjian, dan inilah yang menjadi salah satu keuntungan yang dimiliki oleh bank yang mengadakan kartu kredit syariah.

Keunggulan Kartu Kredit Syariah

Ada beberapa Keunggulan yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan Kartu Kredit Syariah. Dijamin, tidak akan jauh berbeda dibanding Kartu Kredit konvensional

1. Didukung MasterCard, Jadi Bisa Dipakai Di Seluruh Dunia

MasterCard

Tidak hanya bank besar saja, bank syariah juga tidak mau ketinggalan dalam menyediakan solusi keuangan bagi kebutuhan masyarakat modern Indonesia. Salah satunya tentu dengan menghadirkan Kartu Kredit iB (Islamic Banking). Seperti kartu kredit lain pada umumnya, Kartu Kredit iB dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Seperti berbelanja di berbagai tempat, menarik uang tunai melalui ATM, membayar berbagai tagihan (listrik, air, telepon, tv kabel, membayar biaya kuliah), membeli tiket pesawat terbang, sampai mengisi ulang pulsa handphone.

Selain itu, pengguna Kartu Kredit Syariah juga akan menikmati layanan dan fasilitas yang relatif sama dengan pemegang kartu kredit konvensional pada umumnya. Di mana, Kartu Kredit iB juga didukung juga oleh MasterCard International, sehingga bisa digunakan di seluruh dunia di hampir 30 juta merchant dan mesin ATM berlogo MasterCard atau Cirrus.

2. Biaya Administrasi di Merchant Lebih Rendah

Biaya Administrasi

Untuk masalah fasilitas transaksi dengan merchant,Kartu Kredit Syariah punya keunggulan tersendiri. Di mana besarnya fee yang dikenakan didasarkan pada nilai transaksi, sehingga sifatnya fluktuatif. Meski pada dasarnya komponen penentu nilai fee banyak, namun dari sisi nominal, biaya yang dikenakan oleh Kartu Kredit iB lebih rendah dibandingkan suku bunga yang dikenakan kartu kredit umumnya. Jadi pengguna Kartu Kredit iB akan bisa menikmati keuntungan dari lebih rendahnya fee tersebut dibandingkan dengan kartu kredit lain.

Baca Juga: Mengenal Deposito Syariah Dan Manfaatnya

3. Denda Dialihkan Ke Sektor Sosial

Denda Bank

Tidak semua denda itu menyebalkan kok. Untuk Kartu Kredit Syariah, mungkin saja Anda ingin terkena denda berkali-kali. Karena dengan membayarnya, bank tidak akan mengambil itu untuk kepentingan pribadi atau keuntungan bank syariah dan tidak dimasukkan ke dalam pendapatan bank syariah, melainkan untuk dialihkan ke arah dana sosial.

Tentu saja, sebagai nasabah yang baik, kita harus disiplin menggunakan kartu Kredit. Karena hal ini dimaksudkan untuk mendidik kedisiplinan diri kita. Kalau mau menyumbang dana demi kepentingan sosial, kan bisa melalui badan-badan resmi atau lewat berzakat.

4. Sudah Difatwakan, Tidak Perlu Takut Melanggar Aturan Agama

Tidak Melanggar

Bagi Anda yang takut melanggar hukum agama akibat menggunakan Kartu Kredit. Dewan Syariah Nasional nasional telah menetapkan fatwa tentang bagaimana produk Kartu Kredit Syariah dijalankan. Dalam fatwa No: 54/DSN-MUI/X/2006 tersebut, Kartu Kredit iB diartikan sebagai kartu yang berfungsi seperti kartu kredit yang hubungan hukum (berdasarkan sistem yang sudah ada) antara beberapa pihak dijalankan berdasarkan prinsip syariah.

Beberapa pihak yang disebutkan tersebut juga memiliki istilah masing-masing. Seperti pihak penerbit kartu yang dinamakan mushdir al-bithaqah, pemegang kartu disebut hamil al-bithaqah, dan penerima kartu yaitu merchant, tajir atau qabil al-bithaqah.

Baca juga: Membandingkan Produk Bank dengan Sistem Syariah dan Konvensional

Ajukan Sekarang, Dapatkan Manfaat Dari Menggunakan Kartu Kredit Syariah

Dengan berbagai keunggulan dari Kartu Kredit Syariah yang sudah disebutkan di atas. Rasanya sudah saatnya Anda mulai mengajukan penggunannya sebagai pengganti transaksi tunai. Kunjungi situs Cermati.com, ajukan aplikasinya secara online, dan nikmati proses pengajuan aplikasi yang mudah dan cepat. Jadi, yuk ajukan sekarang!

Baca juga: Sejarah dan Perkembangan Bank Syariah di Indonesia