5 Tipe Kepribadian dalam Mengelola Keuangan Pribadi

Keuangan selalu menjadi hal menarik untuk dibicarakan. Pada dasarnya setiap orang akan memiliki kondisi keuangan yang berbeda-beda. Hal ini tentu sangat wajar, mengingat penghasilan dan juga pengeluaran setiap orang juga akan berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Selain itu, cara seseorang dalam mengelola keuangannya tentu akan mempengaruhi kondisi keuangan itu secara keseluruhan. Hal ini juga tentu berlaku bagi Anda, bukan?

Kondisi keuangan yang stabil menjadi harapan setiap orang. Keuangan yang sehat akan jauh lebih menguntungkan dan memungkinkan Anda mencapai berbagai tujuan keuangan dengan tepat sasaran. Selain itu, hal ini juga akan mempengaruhi kualitas kehidupan pribadi secara keseluruhan.

Jika melihat kenyataan tersebut, maka mengelola keuangan dengan cara yang tepat merupakan poin penting yang tidak bisa diabaikan. Ada banyak cara orang dalam mengelola keuangan, Anda tentu memilikinya juga.

Berikut ini adalah beberapa tipe kepribadian dalam mengelola keuangan pribadi:

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Investor yang Berlebihan

investor

Tipe yang satu ini merupakan salah satu yang paling menarik dan terbilang sering ditemukan di sekitar kita. Investor yang berlebihan merupakan tipe orang yang berani dalam melakukan investasi, bahkan terbilang berlebihan dan terlalu percaya diri untuk melakukan aktivitas keuangan tersebut.

Investasi memang menjadi bagian yang penting dari keuangan, setiap orang bahkan diharapkan melakukan aktivitas ini di dalam keuangan mereka. Namun jika berlebihan, aktivitas ini bisa saja membahayakan keuangan .

Investor yang berlebihan cenderung melakukan investasi dengan agresif, bahkan dalam instrumen-instrumen yang terbilang beresiko tinggi. Tipe ini biasanya melakukan investasi dengan menggunakan insting dan tidak melakukannya dengan langkah yang strategis.

Sikap seperti ini tentu memberi resiko yang cukup tinggi dan berpotensi mendatangkan kerugian yang besar di dalam keuangan itu sendiri. Bagaimanapun juga, investasi tetaplah harus dilakukan dengan cara yang tepat dan dalam porsi yang juga tepat.

Baca Juga: Tagihan atau Cicilan Menumpuk? Begini 7 Tips Cerdas Mengatasi Masalah Keuangan 

2. Si Penimbun Uang

penimbun uang

Si penimbun uang biasanya akan selalu bermain aman dalam mengelola keuangannya. Tipe yang satu ini tidak berani mengambil resiko di dalam investasi, sehingga akan selalu memilih untuk bermain aman saja.

Bukannya mempelajari dan menguasai instrumen investasi dengan cara yang cerdas, tipe ini bahkan akan lebih memilih untuk mengumpulkan saja uang mereka dalam bentuk tabungan yang simpel. Meski bisa menghindari pemborosan, sikap seperti ini tentu tidak akan mendatangkan keuntungan di dalam keuangan.

Pada dasarnya tipe ini tidak menyukai investasi, mereka bahkan akan membelanjakan uang dengan cara yang terbilang cerdas dan hemat. Alih-alih memboroskan uang, tipe penimbun ini justru akan lebih senang menyimpan lebih banyak penghasilan mereka. Namun hal ini tentu tidak akan memberikan keuntungan maksimal di dalam keuangan, jika uang tersebut tidak diinvestasikan untuk mendatangkan keuntungan.

3. Si boros yang Ingin Meningkatkan Harga Dirinya

boros

Tipe yang satu ini biasanya senang membelanjakan uang untuk sekedar meningkatkan harga dirinya. Bukan hanya untuk dirinya sendiri saja, namun pembelanjaan ini bisa saja dilakukan untuk orang lain, namun tetap dengan tujuan yang sama.

Untuk mendapatkan kesan dari lingkungan dan orang lain di sekitarnya, tipe yang satu ini tidak akan sungkan-sungkan untuk membelanjakan lebih banyak uang, bahkan meski pembelanjaan tersebut berada di luar kemampuan keuangannya sekalipun. Hal ini bukan hanya beresiko menimbulkan masalah di dalam keuangan, namun juga bisa membuat yang bersangkutan terlilit utang dalam jumlah yang besar. 

Baca Juga: Meski Sepele, 8 Kegiatan Ini Bisa Bikin Keuangan Jadi Boros

4. Tipe Pengendali Keuangan

pengendali keuangan

Jika melihat namanya, jelas tipe yang satu ini akan terlihat teliti dan terbiasa mengelola keuangan dengan ketat. Tipe pengendali keuangan ini biasanya akan memiliki anggaran keuangan yang teratur dan terbiasa memeriksa semua keuangannya secara detail.

Hal ini memang bagus, namun tentu akan menyita banyak waktu. Alih-alih menikmati penghasilan yang didapatkan, kesibukan memeriksa dan mengendalikan keuangan sepanjang waktu, justru bisa saja membuatnya sulit fokus untuk berbagai hal penting lainnya. 

5. Tipe Cuek pada Kondisi Keuangan

cuek kondisi keuangan

Dia antara tipe kepribadian lainnya, tipe yang cuek dan tidak peduli pada keuangan merupakan yang paling banyak ditemui. Tipe ini tidak terbiasa mengatur dan melakukan berbagai hal yang penting di dalam keuangan. Mereka cenderung membiarkan keuangan berjalan begitu saja, tanpa aturan atau bahkan anggaran yang jelas.

Hal ini menimbulkan banyak risiko, bahkan akan membuat aktivitas investasi menjadi sulit dilakukan. Jika sudah begini, penghasilan biasanya hanya akan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja, tanpa tabungan atau bahkan investasi untuk masa depan.

Kelola Keuangan dengan Cara yang Tepat

Dalam mengelola keuangan, ada banyak tipe kepribadian yang bisa dikenal. Namun di luar semua itu, mengelola keuangan dengan cara yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan merupakan poin terpenting yang wajib dicermati sepanjang waktu. Biasakan untuk selalu disiplin dan mengelola keuangan dengan cerdas, agar semua tujuan keuangan tercapai dan kehidupan  lebih berkualitas secara keseluruhan.

Baca Juga: Restrukturisasi Utang, Solusi untuk Cicilan Kredit yang Macet karena Pandemi