8 Cara Mudah Mengecek Kolesterol Tanpa Bantuan Alat

Dalam jumlah yang cukup, tubuh juga membutuhkan kolesterol untuk mendukung proses pembuatan jaringan sel baru supaya tetap bisa berfungsi dengan normal. Kolesterol sendiri memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk tubuh, mulai dari memproduksi vitamin D, membantu menghasilkan hormon, hingga asam empedu yang bekerja untuk mencerna lemak.

Nah, jika jumlah kolesterol melebihi batas normal, maka bisa membahayakan kondisi tubuh. Banyak yang mengaitkan kolesterol dengan sejumlah penyakit mematikan, sebut saja stroke dan jantung. 

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

Cara Mengecek Kolesterol Tanpa Bantuan Alat

Untuk mengecek kadar kolesterol di tubuh, umumnya dilakukan di laboratorium atau menggunakan alat pendeteksi untuk mengecek kadar kolesterol dalam darah. Sebetulnya, cara mengecek kolesterol dalam tubuh juga bisa dilakukan tanpa bantuan alat. Yuk simak bagaimana caranya dalam ulasan berikut selengkapnya.

1. Perhatikan kondisi ketika tidur

loader
Perhatikan kondisi tidur

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk mengecek kadar kolesterol dalam tubuh yang pertama ini cukup simpel. Kamu hanya perlu mengenali dan memperhatikan bagaimana kondisi tubuh di saat tidur. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  • Cobalah untuk tidur di kamar yang suhunya berkisar 25° C, 
  • Jika tetap bisa tidur meski tanpa memakai selimut, maka artinya kadar kolesterol tubuh normal,
  • Jika tubuh menggigil dan perlu menggunakan selimut, ini artinya kadar kolesterol tubuh rendah,
  • Jika justru sulit untuk tidur, sementara tubuh menginginkan suhu kamar yang jauh lebih dingin, bahkan harus melepaskan baju di kondisi suhu tersebut, maka artinya kadar kolesterol tubuh cukup tinggi,
  • Saat menjelang pagi, jika tubuh tidak merasa kedinginan atau menggigil ketika tak memakai baju, artinya kadar kolesterol tubuh pun rendah.

2. Terjadi perubahan warna kulit dan kuku 

Kadar kolesterol dalam darah yang cukup tinggi bisa menyebabkan terhambatnya aliran darah dari dan menuju jantung. Kondisi ini kemudian berimbas pada warna kulit yang berubah. Selain itu, juga terjadi penebalan kuku di jari kaki yang lambat laun mengakibatkan pertumbuhannya lebih lama.

Aliran darah di bagian kaki yang kurang lancar juga menyebabkan perubahan warna di kulit kaki. Selain itu, bulu kaki juga akan mudah rontok, kondisi tersebut membuat kaki terlihat mengkilap dan terasa mengencang.

3. Nyeri dan pegal di bagian kaki

Umumnya, bagian kaki bisa digunakan untuk mengecek kolesterol sebagai langkah deteksi awal. Ini karena terjadi penumpukan kolesterol yang memicu sumbatan pada pembuluh arteri hingga menyebabkan sirkulasi aliran darah kurang lancar. Kondisi ini tentunya dapat memicu munculnya rasa nyeri, pegal, dan lelah di bagian kaki.

Rasa nyeri tersebut umumnya terasa seperti bengkak dan menyebar ke beberapa bagian kaki, seperti di betis, lutut, telapak kaki, paha dan pangkal paha, hingga bokong. Terkadang, kram pada bagian kaki juga sering muncul dan terasa dingin di malam hari. Ketika kadar kolesterol dalam tubuh tinggi, rasa nyeri tersebut akan kerap muncul dan bahkan bisa mengganggu aktivitas.

Baca Juga: Inilah Obat Kolesterol Alami yang Gampang Ditemukan di Rumah

4. Di bagian kornea mata muncul lingkaran

Cara selanjutnya yang juga bisa digunakan untuk mendeteksi kolesterol dalam tubuh adalah dengan memperhatikan bola mata, terutama di bagian kornea. Ketika di bagian kornea mata muncul lingkaran putih maupun abu-abu, bisa dipastikan bahwa kadar kolesterol dalam tubuh cukup tinggi.

Lingkaran tersebut muncul akibat berlebihannya endapan lemak dan membentuk cincin lingkaran di dekat kornea mata. Umumnya, kondisi ini akan muncul di usia 50 tahun ke atas, tetapi jika udah mulai muncul di usia lebih muda jauh di bawah angka 50 tahun, maka perlu diwaspadai jika kolesterol tubuh cukup tinggi. 

5. Sakit kepala (pusing dan nyeri)

loader
Sakit kepala

Kadar kolesterol yang tinggi bisa memicu munculnya rasa pusing dan nyeri di kepala. Hal ini karena sirkulasi darah yang mengangkut oksigen ke jaringan otak terganggu akibat penumpukan kolesterol yang berlebihan. 

Jika kamu memang memiliki riwayat kolesterol tinggi, dan tiba-tiba merasa pusing atau nyeri di kepala, ini bisa jadi tanda bahwa kadar kolesterol tubuh sedang tinggi. Munculnya rasa nyeri di kepala bisa lebih sering dari biasanya dan susah hilang meski sudah beristirahat atau minum obat pereda nyeri. Jika demikian, segera periksakan diri ke dokter terdekat.  

6. Sering kesemutan

Ketika kamu merasakan bagian tubuh tertentu sering mengalami kesemutan, ini bisa jadi tanda bahwa kolesterol dalam tubuh cukup tinggi. Ini bisa jadi salah satu cara mengecek kolesterol tanpa alat dan cukup efektif.

Alasannya, karena ketika kolesterol meningkat, kondisi tersebut akan memicu penyumbatan pada pembuluh darah di beberapa bagian ujung saraf. Sehingga menimbulkan sensasi kesemutan di sejumlah bagian tubuh ketika tidak digerakkan.

Baca Juga: Berapa Kadar Kolesterol Normal? Yuk Cek Sebelum Terlambat

7. Pegal-pegal muncul di bagian tengkuk dan pundak 

Mungkin sebagian orang kerap merasakan gejala pegal-pegal di beberapa bagian tubuhnya. Ketika gejala tersebut muncul, ini bisa jadi satu cara mudah untuk mengetahui kadar kolesterol. Bagian tengkuk dan juga pundak, menjadi bagian yang cukup sering mengalami pegal-pegal.

Umumnya, pegal-pegal yang dirasakan disertai juga dengan pusing atau nyeri kepala berkelanjutan. Tentunya kondisi ini disebabkan terjadinya penyumbatan di aliran darah akibat penumpukan jumlah kolesterol. Sehingga membuat tubuh mudah merasa pegal-pegal, itulah mengapa kondisi tersebut harus segera ditangani agar tidak menimbulkan efek yang buruk di kemudian hari. 

8. Nyeri di bagian dada

Banyak yang mengira jika nyeri yang muncul di bagian dada, karena tubuh mengalami masuk angin. Karenanya tak jarang kondisi tersebut tidak terlalu dipikirkan dan bahkan diabaikan begitu saja. Namun, ternyata nyeri di dada bisa jadi satu dari sekian indikasi bahwa kadar kolesterol dalam darah cukup tinggi.

Salah satu penyebab munculnya rasa nyeri di dada kemungkinan karena terjadi penyumbatan pembuluh darah yang menuju ke organ jantung. Kondisi itu kemudian memicu rasa nyeri di dada, jika dibiarkan berlarut-larut bisa menyebabkan risiko serangan jantung. 

Jika tidak ada penyakit atau masalah lain, seperti nyeri akibat jatuh dan dada tiba-tiba terasa nyeri maka segera kunjungi dokter untuk berkonsultasi. Apalagi jika kamu mengalami gejala lainnya seperti pusing, mata berkunang-kunang, nyeri di bahu, leher, hingga kepala.

Kenali Tanda-tanda Sejak Dini

Sebetulnya jika kamu bisa lebih peka, tubuh bisa memberikan tanda-tanda peringatan saat ia sedang tidak baik-baik saja. Tak terkecuali ketika kadar kolesterol dalam tubuh sedang tinggi. Oleh karena itu, jangan abaikan tanda-tanda yang muncul pada tubuh karena mungkin saja ia sedang memberi tahu kalau ada masalah yang perlu segera diatasi. 

Memang, tanpa perlu alat apapun kamu bisa tahu kondisi kolesterol tubuh. Namun, perlu dipahami bahwa cara paling akurat mengecek kadar kolesterol dalam tubuh adalah melalui cek darah. Jadi jika ingin hasilnya lebih akurat, maka periksakan diri ke pelayanan kesehatan atau gunakan alat cek darah portable yang bisa di apotek terdekat.

Baca Juga: Turunkan Kolesterol Melalui Makanan Lezat Berikut Ini