8 Tips Mengubah Keluhan Kerja Menjadi Motivasi

Pernah menjadi korban ketidakadilan di kantor? Misalnya sudah bekerja maksimal, tapi tak kunjung mendapat promosi atau mungkin gaji yang diterima tidak sesuai?

Hal yang wajar jika Anda sering mengeluh. Sebab, pengorbanan yang diberikan tidak sebanding dengan hasil yang didapatkan.

Namun, mengeluh tidak akan mengubah nasib. Coba ubah keluhan tersebut menjadi motivasi yang membuat Anda semakin giat bekerja. Bagaimana caranya?

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Belajarlah bersyukur

loader

Agar keluhan tersebut berubah menjadi motivasi, bersyukurlah sesering mungkin. Bersyukur karena Anda masih bisa bernafas, memiliki pekerjaan, dan mendapatkan gaji untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Lihat orang-orang di sekitar yang tidak memiliki pekerjaan atau yang mungkin bekerja, tapi jumlah penghasilannya pas-pasan. Meskipun mengeluh itu wajar, jangan terlalu sering melakukannya agar apa yang dimiliki tidak diambil oleh Sang Pencipta.

2. Ingat tujuan hidup

Ketika keinginan untuk mengeluh muncul, ingat kembali apa yang menjadi tujuan Anda hari ini, besok, dan seterusnya. Ingin memiliki kendaraan pribadi, rumah, atau jalan-jalan keliling dunia? Jika hal ini masuk dalam tujuan Anda, maka tak ada waktu untuk mengeluh.

Semakin banyak mengeluh, semakin banyak waktu yang terbuang sia-sia. Peluang yang tadinya dapat mengubah hidup pun terbuang begitu saja. Cobalah untuk terbiasa dengan proses, meskipun hal tersebut tidak mudah. Allah bisa karena biasa, ingat?

Baca Juga: 7 Kalimat Terlarang yang Tidak Boleh Diucapkan pada Atasan

3. Biaya hidup besar

loader

Jika keluhan tersebut memunculkan sikap putus asa, ingatlah jika Anda membutuhkan biaya besar untuk bertahan hidup. Mengeluh tidak akan mendatangkan uang, justru menghabiskan uang.

Keluhan yang berlebihan berpotensi menimbulkan stres. Dari stres, berbagai penyakit pun mulai bermunculan.

Jika penyakit muncul, Anda harus mengeluarkan biaya perobatan yang besar agar bisa sembuh. Jadi, berhentilah mengeluh!

4. Pikirkanlah hal-hal positif

Salah satu penyebab sering mengeluh bisa jadi karena usaha gagal atau tak kunjung mendatangkan hasil seperti yang diharapkan. Apapun alasannya, ingatlah tak ada satu hal pun di dunia ini yang didapat secara instan.

Semuanya butuh proses, terutama untuk hasil yang besar. Mengeluh hanya akan memperlambat kinerja Anda untuk mencapai target.

Cobalah memikirkan hal-hal positif agar hasilnya positif. Percaya atau tidak, jalan pikiran dapat menentukan nasib seseorang.

5. Memperbaharui lingkungan 

loader

Anda mungkin bukan tipikal orang yang mudah mengeluh. Tapi karena lingkungan kerja diisi orang-orang yang hobi mengeluh, Anda pun tertular.

Cara untuk mengatasinya adalah keluar dari lingkungan tersebut. Carilah lingkungan yang isinya orang-orang penuh semangat agar energi positif yang mereka pancarkan masuk ke dalam jiwa Anda.

Lingkungan tersebut tidak hanya sebatas kantor saja, tapi juga komunitas di luar kantor. Misalnya grup alumni, kelompok diskusi bisnis, atau circle persahabatan.

6. Menata ulang ruangan kerja

Bukan hanya orang saja, tapi barang-barang yang mengisi ruangan kerja juga turut mempengaruhi motivasi. Di ruangan yang berantakan, misalnya, Anda tentu kurang semangat bekerja karena melihat ruangannya saja sudah malas duluan.

Untuk mengembalikan motivasi yang hilang, luangkan waktu untuk menata ruangan kerja. Atur tata letak perabotan, lukisan, atau barang-barang pribadi agar ruangan tampak baru.

Tata letak yang pas setidaknya mampu mengubah suasana hati menjadi lebih baik. Anda pun termotivasi untuk memulai pekerjaan. 

Baca Juga: 7 Tips Menghilangkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan

7. Selesaikan tugas termudah

loader

Namanya bekerja, pasti ada berbagai kesulitan di dalamnya. Jika Anda menemukan kesulitan tersebut, singkirkan dulu dan beralihlah ke tugas yang pengerjaannya lebih mudah. Daripada terus-menerus mengeluh dan tugas terbengkalai? 

Jika keluhan tersebut disebabkan karena masalah pribadi, abaikan dulu. Sebab saat ini, Anda harus fokus bekerja.

Ada laporan yang harus diserahkan kepada atasan. Jangan karena mengeluh, performa di kantor juga terkena imbasnya. 

8. Baca buku-buku motivasi

Keluhan tersebut bisa muncul karena banyaknya hal-hal yang terjadi di luar dugaan. Misalnya Anda seharusnya dipromosikan tahun ini, tetapi gagal karena kesalahan kecil yang dilakukan beberapa hari lalu. Atau mungkin kinerja Anda tak kunjung mendapat perhatian dari atasan.

Jika orang-orang di sekitar gagal membangkitkan motivasi, sebaiknya luangkan waktu untuk membaca kata-kata motivasi dari pakarnya. Semoga apa yang tercantum di dalam buku mengingatkan Anda agar tidak terlalu cepat menyerah sewaktu menghadapi kesulitan.

Sebab, pada hakikatnya memang harus demikian. Jika segala sesuatunya mudah, tidak akan ada orang yang menderita di dunia ini. Tapi justru dari penderitaan tersebut, Anda diasah untuk menjadi sosok yang kuat.

Gelap akan Berubah Menjadi Terang

Sebaik-baiknya hidup seseorang, akan ada saat dimana dia akan mengeluh juga. Tapi daripada larut dalam keluhan yang tak ada habisnya, coba ambil sisi positif dari apa yang sudah didapatkan di dunia ini. Percayalah, gelap akan berubah menjadi terang jika Anda punya kemampuan untuk bangkit dari setiap keluhan.

Baca Juga: 7 Cara Menghadapi Bos yang Tidak Adil pada Karyawan