Asam Folat, Nutrisi yang Membantu Pembentukan Sel Baru dalam Tubuh

Agar kondisi tubuh senantiasa sehat dan terhindar dari serangan berbagai macam penyakit, Anda tentu harus memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Salah satunya adalah asam folat yang ternyata memiliki sifat multifungsi dalam menjaga kesehatan tubuh. 

Bahkan, tidak hanya bermanfaat untuk memelihara kesehatan bagi segala usia, asam folat juga penting bagi janin agar mampu memiliki proses tumbuh kembang yang sempurna. Jika kandungan gizi ini didapatkan oleh tubuh dalam jumlah yang terlalu sedikit, Anda akan berisiko mengalami sejumlah masalah kesehatan.

Di sisi lain, kandungan asam folat yang berlebih dalam tubuh juga dapat menimbulkan efek samping dan menyebabkan penyakit. Oleh karena itu, menjaga kadar asam folat yang pas merupakan hal yang wajib dilakukan agar tubuh terhindar dari risiko serangan penyakit. 

Mengetahui secara singkat manfaat dan perannya bagi tubuh, tahukah Anda apa yang dimaksud dengan asam folat? Lalu, apa saja makanan yang mengandung asam folat? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan berikut ini. 

Baca Juga: Kenali Manfaat Hingga Resiko Kelebihan Mengonsumsi Vitamin A Bagi Tubuh

Apa Itu Asam Folat?

apa itu asam folat

Apa Itu Asam Folat?

Asam folat adalah salah satu jenis nutrisi yang wajib didapatkan oleh tubuh. Tak banyak yang mengetahui jika asam folat adalah nama lain dari jenis vitamin B kompleks atau bisa juga disebut sebagai vitamin B9 yang dapat larut di dalam air. 

Asam folat sudah lama dipercaya mampu memberikan beragam manfaat kesehatan bagi ibu hamil. Tanpa mendapatkan asupan asam folat yang cukup, ibu hamil tidak akan bisa memenuhi kebutuhan nutrisi calon buah hati dan berisiko mengganggu proses pertumbuhannya di dalam kandungan. 

Dengan mencukupi asupan asam folat atau vitamin B9 di masa kehamilan, ibu hamil dapat mencegah bayi terlahir cacat, khususnya pada organ otak dan juga sumsum tulang belakang. Jadi, selama masa kehamilan, calon ibu disarankan untuk banyak mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat. Seperti sayuran hijau, kacang, pisan, melon, dan lain sebagainya. 

Tidak hanya bermanfaat bagi ibu yang sedang hamil dan juga janin, vitamin B9 pun diketahui mampu menjaga kesehatan orang dari segala usia. Pasalnya, asam folat merupakan salah satu nutrisi utama yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun pembentukan sel baru, memastikan jumlah sel darah merah tercukupi, hingga memproduksi DNA. 

Beragam Fungsi dan Manfaat Asam Folat bagi Tubuh

  1. Membantu Tubuh Membentuk Sel Baru dan Memastikannya Bertugas dengan Baik

    Saat bercampur dengan vitamin C dan vitamin B12, vitamin B9 dapat membantu tubuh memecah, menggunakan, serta memproduksi protein baru. Protein tersebut merupakan senyawa yang mampu membantu tubuh dalam membentuk sel darah merah hingga memproduksi DNA. 

    Tidak hanya itu, senyawa yang tercipta tersebut juga mampu menghasilkan fondasi dasar bagi tubuh yang berguna untuk membawa dan menyebarkan informasi genetik. Oleh karena itu, jangan anggap remeh kebutuhan nutrisi ini dalam tubuh dan pastikan untuk mengonsumsi makanan sumber asam folat agar manfaat yang satu ini bisa Anda dapatkan.

  2. Terhindar dari Risiko Penyakit Darah Rendah atau Anemia

    Manfaat yang kedua dari mencukupi kebutuhan tubuh akan asam folat adalah mencegah risiko anemia atau penyakit darah rendah. Salah satu manfaat utama yang diberikan oleh vitamin B9 adalah membantu pembentukan sel darah merah atau eritrosit. 

    Hal ini secara otomatis membuat tubuh yang kekurangan asam folat tidak akan mampu memproduksi sel darah tersebut dengan jumlah yang cukup. Alhasil, kadar sel darah merah di dalam tubuh akan senantiasa di bawah batas normal dan membuat Anda gampang mengidap penyakit anemia.

    Saat kambuh, anemia tentu dapat mengganggu aktivitas harian karena membuat tubuh selalu merasa lemas dan tak bertenaga. Dalam kasus yang kronis, penyakit darah rendah tentu dapat menimbulkan masalah kesehatan yang membahayakan. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin terhindar atau sembuh dari penyakit tersebut, jangan ragu untuk mulai rajin mengonsumsi segala makanan sumber asam folat ini. 

  3. Menurunkan Risiko Bayi Lahir dalam Kondisi Cacat

    Sejak awal masa pertumbuhan janin, asam folat telah memberikan peran amat penting bagi bayi. Pasalnya, asam folat dapat membantu pembentukan saraf pusat dan mencegah risiko terjadinya kecacatan organ otak dan juga saraf, sebagai contoh spina bifida atau anensefali. 

    Tidak hanya itu, nutrisi ini juga berguna untuk membentuk dan memperbaiki fungsi DNA, serta berpengaruh pada pertumbuhan plasenta serta perkembangan janin. Bagi ibu yang berencana memiliki momongan dan tengah menjalani program kehamilan, sangat disarankan untuk mengonsumsi asam folat agar calon buah hati dapat terlahir dengan sempurna. 

Makanan yang Mengandung Asam Folat

sumber asam folat

Sumber Asam Folat

  1. Sayuran hijau. Sebagai contoh, brokoli, selada, dan bayam. 
  2. Kacang polong. 
  3. Berbagai buah-buahan. Seperti, bit, melon, pisang, lemon, dan blewah. 
  4. Hati sapi.
  5. Sereal.
  6. Roti.
  7. Jus. 

Baca Juga: Ini Dia Vitamin dan Mineral yang Dibutuhkan Ibu Hamil

Cara Mengetahui Kandungan Asam Folat yang Dibutuhkan Tubuh Setiap Hari

Setiap orang memiliki kebutuhan atau demand yang bervariasi. Beberapa faktor yang memengaruhi jumlah asam folat yang dibutuhkan tubuh di antaranya, jenis kelamin, usia, dan kondisi tubuh tertentu (seperti sedang hamil). Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjabaran dari jumlah asam folat yang dibutuhkan tubuh berdasarkan faktor-faktor tersebut.

 

Dosis Asam Folat Harian

Anak usia kurang dari 3 tahun

150 mcg dan batas toleransi maksimal sebesar 300 mcg

Anak usia 4 sampai 8 tahun

200 mcg dan batas toleransi maksimal sebesar 400 mcg

Anak usia 9 sampai 13 tahun

300 mcg dan batas toleransi maksimal sebesar 600 mcg

Orang Dewasa

400 mcg dan batas toleransi maksimal sebesar 800 mcg

Ibu Hamil atau Sedang Menyusui

400 sampai 600 mcg dan batas toleransi maksimal sebesar 1000 mcg

Agar kebutuhan akan nutrisi ini terjamin, Anda dapat mengonsumsi berbagai jenis suplemen asam folat. Namun, untuk menghindari efek samping, selalu minta saran dan rekomendasi dokter terlebih dahulu. Dengan begitu, dosis yang didapatkan oleh tubuh sesuai kebutuhan dan tak sampai berlebihan. 

Beberapa Efek Samping Asam Folat

Dalam kasus ringan, kelebihan asam folat mungkin hanya akan menimbulkan masalah pencernaan. Seperti, mual dan diare, serta muncul ruam merah pada kulit. Saat tubuh mengalami kelebihan asam folat, Anda akan lebih rentan terkena insomnia atau masalah sulit tidur. 

Dalam kasus yang lebih parah, kelebihan asam folat dapat menyebabkan kejang. Tidak hanya itu, tubuh juga akan sering mengalami kesemutan hingga mati rasa karena kandungan vitamin B9 yang terlalu banyak dalam tubuh membuat proses penyerapan vitamin B12 berlangsung dengan tidak sempurna. 

Pada ibu hamil, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat dapat meningkatkan risiko janin terkena autisme. Kelebihan asam folat juga mampu menyebabkan beberapa masalah kesehatan lain, seperti mempercepat penuaan organ otak, melambatkan perkembangan otak anak, serta meningkatkan potensi munculnya sel kanker. 

Tak Secara Alami Diproduksi Tubuh, Penuhi Kebutuhan Asam Folat dengan Mengonsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Memiliki peran yang begitu penting bagi perkembangan tubuh, asam folat ternyata adalah mikronutrien yang tidak dapat diproduksi secara alam oleh tubuh. Oleh karena itu, untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tersebut, Anda harus rutin mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat. Meski begitu, tetap atur jumlah yang didapatkan oleh tubuh agar masalah kesehatan tak sampai terjadi pada Anda.

Baca Juga: 4 Vitamin Terbaik untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh Selama Pandemi