Kenali Manfaat Hingga Resiko Kelebihan Mengonsumsi Vitamin A Bagi Tubuh

Selama ini banyak masyarakat yang mengenal vitamin A hanya berkaitan dengan kesehatan mata. Tetapi sesungguhnya selain menjaga kesehatan indera penglihatan, banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh dari vitamin A untuk tubuh.

Vitamin A sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni retinoid dan beta karoten. Retinoid merupakan vitamin A yang diperoleh dari produk-produk hewani, sementara beta karoten diperoleh dari produk nabati. Bukan cuma bermanfaat untuk kesehatan mata, ternyata substansi tersebut juga mampu meningkatkan kekebalan dan juga pertumbuhan tubuh.

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

Manfaat Vitamin A

vitamin A
Manfaat vitamin A

Ada berbagai manfaat yang bisa didapatkan oleh tubuh dengan mencukupi kebutuhan vitamin A. Berikut beberapa diantaranya.

1. Mengatasi Masalah Defisiensi Vitamin A

Tubuh yang mengalami kekurangan (defisiensi) vitamin A bisa meningkatkan resiko berbagai penyakit. Mulai dari kulit kering, dengan terhadap infeksi hingga masalah gangguan kesehatan pada mata. Tubuh yang mendapatkan asupan vitamin A yang cukup, akan terhindar dari berbagai gejala yang ada. Sehingga penting untuk mencukupi kebutuhan vitamin A secara seimbang. 

2. Mengurangi Resiko Gangguan Kesehatan pada Mata

Jika tubuh mendapatkan asupan vitamin A dengan jumlah yang cukup, maka resiko gangguan mata akan jauh berkurang. Hal ini karena peranan vitamin A dalam menghambat penyebaran penyakit organ penglihatan yang bisa mempengaruhi retina. 

Selain itu, juga membantu meningkatkan penglihatan jadi lebih optimal terutama ketika cahaya sedang. Ditambah lagi, asupan vitamin A juga mengurangi resiko penyakit rabun senja.

3. Mengoptimalkan Sistem Kekebalan Tubuh

Mengonsumsi vitamin A dalam jumlah yang dianjurkan ternyata mampu mendukung sistem kekebalan tubuh bekerja dengan lebih optimal. Terutama dalam menghalau serangan infeksi yang bisa membahayakan tubuh. Selain itu, vitamin A juga berperan banyak dalam pemeliharaan dan pembentukan sel epitel. Perlu diketahui bahwa sel epitel ini merupakan salah satu dari jaringan tubuh yang berkaitan erat dengan fungsi imunitas tubuh non-spesifik.

4. Menjaga Kesehatan dan kecantikan Kulit 

Retinoid yang merupakan salah satu turunan vitamin A yang dikenal luas sangat bagus untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Mulai dari jerawat, kerutan, elastisitas kulit, hingga masalah hiperpigmentasi atau flek hitam akibat sinar ultraviolet.

Kandungan tersebut bahkan kerap diresepkan oleh dokter sebagai obat untuk mengatasi masalah jerawat hingga masalah kulit yang lain. Obat tersebut bisa digunakan dengan cara dioleskan ke area kulit maupun diminum secara oral.

5. Menurunkan Resiko Penyakit Campak

Selain membantu mengatasi mata kering akibat defisiensi vitamin A, pemberian vitamin ini secara oral juga bisa membuat resiko penyakit campak berkurang. Meskipun penyakit campak bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari secara bertahap, namun kondisi tersebut bisa memicu berbagai resiko serius. Selain pemberian vaksin, asupan vitamin A yang cukup akan membantu meringankan gejalanya.

6. Mengurangi Resiko Gejala Malaria

Campak merupakan kondisi dimana tubuh mengalami ruam kemerahan yang diakibatkan infeksi virus. Penyakit merupakan salah satu jenis penyakit menular yang bisa menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius.

Mengonsumsi vitamin A disebut-sebut bisa menunjukkan resiko gejala malaria, terutama pada anak-anak di bawah usia 3 tahun. Terlebih bagi mereka yang tinggal di kawasan yang tengah mengalami wabah penyakit tersebut.

7. Mencegah Resiko Kanker hingga Kematian

Riset membuktikan jika konsumsi vitamin A mampu mengobati penyakit lesi prakanker di mulut. Selain itu, asupan vitamin A juga mampu menurunkan resiko kanker payudara pada wanita premenopause. 

Tak sampai disitu saja, konsumsi vitamin A bersamaan dengan jenis obat-obatan lainnya sesuai resep dokter, kemungkinan bisa mengurangi resiko kematian karena diare yang dialami anak-anak yang mengidap HIV.

Baca Juga: Makanan Peningkat vs Penurun Daya Tahan Tubuh

Ragam Makanan Kaya Vitamin A

Untuk memenuhi asupan vitamin A yang dibutuhkan oleh tubuh, kita bisa mendapatkannya dari buah dan sayur yang dimakan sehari-hari. Vitamin A yang tidak digunakan seluruhnya oleh tubuh akan disimpan dan digunakan nanti di kemudian hari. 

Ada banyak jenis makanan yang mengandung vitamin A dan sebetulnya cukup sering dikonsumsi. Misalnya saja seperti ikan, hati, susu, yogurt, telur, keju, mentega bebas lemak, susu low fat hingga sereal yang telah ditambahkan (difortifikasi) dengan kandungan vitamin A.

Meskipun hati merupakan salah satu makanan yang kaya vitamin A, tapi konsumsinya mesti dibatasi dan ini perlu diperhatikan. Supaya tubuh tidak mengalami kelebihan Vitamin A, karenanya batasi konsumsinya maksimal 1 kali saja dalam seminggu. 

Wortel menjadi sayuran yang kaya akan vitamin A yang cukup populer. Tetapi, sesungguhnya masih ada banyak jenis sayur-sayuran lainnya yang juga kaya akan vitamin A. Misalnya saja bayam, paprika merah dan ubi. 

Selain itu, ada beberapa jenis buah-buahan yang juga kaya akan vitamin A. Khususnya buah berwarna kuning, misalnya saja pepaya, mangga, dan juga ciplukan.

Untuk memenuhi kebutuhan asupan vitamin A harian orang dewasa perlu mengonsumsi buah dan sayur sekitar lima porsi tiap hari. Sementara pada anak-anak, asupan vitamin A bisa disesuaikan tergantung dari usianya. 

Baca Juga: 4 Vitamin Terbaik untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh Selama Pandemi

Resiko Kelebihan Vitamin A

obat
Resiko kelebihan vitamin A

Sesungguhnya, konsumsi vitamin A tidak akan menimbulkan masalah kesehatan jika dikonsumsi secara seimbang sesuai kebutuhan. Pemberian vitamin A dalam dosis tinggi diberikan apabila seseorang mengalami kekurangan atau defisiensi. Tetapi, hal tersebut harus atas rekomendasi dokter.

Berikut sejumlah resiko yang akan terjadi jika vitamin A dikonsumsi secara berlebihan, diantaranya:

  • Mengakibatkan keracunan yang ditandai dengan gejala muntah-muntah, pusing, kulit kering, hingga nyeri sendi.
  • Memicu gangguan fungsi organ hati, sehingga penderita penyakit ginjal dan hati disarankan untuk menghindari asupan suplemen vitamin A.
  • Membuat kepadatan tulang menurun dan meningkatkan resiko kelainan pada bayi.
  • Mempengaruhi kinerja obat lain, selerti obat antikoagulan (pengencer darah), pil KB, obat jerawat, hingga pengobatan kanker.

Konsumsi Asupan Seimbang

Vitamin A memang memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan. Tapi mengonsumsi suplemen vitamin juga tak boleh sembarangan, tidak terkecuali dengan vitamin A. Umumnya kebutuhan akan vitamin A bisa tercukupi dengan menerapkan pola makan yang seimbang.

Jika ingin mengonsumsi suplemen vitamin A sebagai tambahan, ada baiknya konsultasikan lebih dulu dengan dokter. Agar terhindar dari resiko yang bisa membahayakan kesehatan.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Asuransi Kesehatan