Cara dan Biaya Menutup Rekening Tabungan

Menabung di Bank merupakan cara menabung yang paling baik, karena selain dijamin aman juga memberikan banyak keuntungan. Jika Anda memutuskan menabung di Bank Syariah, maka akan mendapatkan nisbah atau bagi hasil, sedangkan jika memutuskan menabung di Bank Konvensional akan mendapatkan bunga bank. Anda dapat memiliki rekening tabungan di semua bank, namun setiap bank memiliki syarat dan ketentuan sendiri-sendiri. Pada umumnya yang menjadi perhitungan seseorang memilih bank untuk dijadikan tempat menabung adalah besaran suku bunga yang ditawarkan dan biaya administrasi bulanan yang paling kecil atau bahkan gratis.

Kadangkala, saat anda sekarang sudah memiliki rekening namun tidak aktif (jarang ada transaksi dalam beberapa periode lamanya) dan anda memutuskan untuk menutup rekening yang sekarang, maka Anda dapat menutupnya atau membiarkannya tanpa perlu melakukan setoran lagi. Sebagian besar nasabah menutup buku tabungannya dengan alasan: sudah tidak cocok lagi dengan peraturan bank, pelayanan buruk, pajak terlalu tinggi dan kurangnya faktor keamanan atau lainnya, serta ingin pindah ke bank yang lebih baik pelayanannya. Sebab semua orang bebas memilih bank mana tempat mereka ingin menyimpan uang.

Biarkan Saldo Kosong, Otomatis Rekening akan Tutup Sendiri

Jika Anda tidak ingin menggunakan rekening anda yang sudah tidak aktif, maka anda cukup menarik saldo simpanan hingga batas minimal, kemudian melupakannya serta tidak menggunakannya lagi. Adapun caranya sebagai:

  • Jika penarikan via ATM, tarik saldo hingga tidak dapat diambil lagi.
  • Jika penarikan di teller, ambil hingga batas minimum ketentuan produk tabungan tersebut.

Selanjutnya Anda tinggal melupakan saja rekening tersebut. Karena saldo rekening yang tersisa akan habis oleh biaya administrasi bulanan serta biaya dormant, sehingga akun Anda akan ditutup oleh sistem secara otomatis. Langkah ini cukup praktis dan juga paling banyak digunakan oleh sebagian besar nasabah. Setelah tabungan ditutup secara paksa oleh sistem, Anda masih dapat menabung lagi di bank tersebut dengan produk yang sama sebagai nasabah tabungan baru dengan nomor rekening baru, bukan nomor rekening lama.

Cara Mengosongkan Saldo di bawah Rp50.000

Saldo di Bawah 50 ribu

Saldo Di Bawah 50 Ribu via blogspot.com

 

Jika anda memiliki saldo di bawah Rp50.000, maka saldo tersebut tidak dapat ditarik dengan mesin ATM maupun melalui teller. Namun uang tetaplah uang, meskipun hanya Rp45 ribu, jadi sayang jika tidak diambil dan dibiarkan hangus. Sesuai kebijakan yang umum berlaku di bank, saldo kurang dari Rp50 ribu tidak dapat diambil melalui ATM, karena nominal uang paling kecil yang dapat diambil melalui ATM adalah Rp50 ribu.

Namun anda tidak perlu khawatir, masih ada cara untuk menarik dana tersebut dengan cara sebagai berikut:

Transferkan uang tersebut ke nomor rekening teman atau saudara dan sebaiknya transfer kan ke sesama bank supaya tidak terkena pajak. Bisa juga transfer ke bank lain atau antar bank dengan pajak pengiriman antara Rp5 ribu sampai dengan Rp8 ribu, namun itu berarti nominal transfer juga harus dikurangi sampai saldo dalam rekening habis.

Jika saldo didalam rekening sudah habis, maka biarkan saja sampai rekening Anda hangus atau dihapus oleh pihak bank karena tidak ada debit yang masuk. Biasanya penghapusan nomor rekening secara permanen memerlukan waktu sampai 6 bulan lamanya. Apabila data-data Anda sudah terhapus, kemudian ingin membuat rekening baru, maka Anda dapat memberikan data-data yang baru lagi, sama seperti pembuatan rekening baru.

Cara Menutup Rekening Melalui Kantor Bank

Cara Menutup Rekening

Menutup Rekening di  Bank via educationcareerarticles.com

 

Selain cara tutup paksa otomatis rekening by system seperti uraian di atas, Anda juga bisa melakukan tutup rekening melalui kantor cabang bank sesuai dengan bank yang Anda gunakan untuk menabung. Biasanya cara ini terbilang cukup cepat tetapi agak berbelit. Sebelum datang ke kantor cabang bank yang bersangkutan, sebaiknya Anda persiapkan terlebih dahulu beberapa syarat penutupan rekening, seperti: membawa buku tabungan, membawa ATM, membawa kartu identitas diri yang masih berlaku, token gadget jika memiliki dan membayar biaya penutupan rekening.

Setelah semua persyaratan sudah siap, maka pergilah ke bank, kemudian antri untuk menemui customer service di kantor cabang bank yang ingin ditutup. Anda akan dilayani untuk proses penutupan rekening. Di sana nantinya Anda akan diberi formulir penutupan rekening untuk diisi beserta alasannya. Anda akan diminta menandatangani berkas-berkas dan menyerahkan buku tabungan serta kartu ATM. Sedangkan untuk saldo yang masih ada didalam rekening buku tabungan akan dicairkan secara tunai dan bisa diambil langsung. Tetapi biasanya dikenakan potongan biaya administrasi. Setelah itu buku tabungan Anda akan dipotong pada bagian scan data, sebagai tanda sudah tidak dapat digunakan lagi dan ATM akan langsung diblokir. Jika sudah selesai, maka dalam beberapa hari data-data Anda akan dihapus oleh pihak bank.

Biaya Penutupan Rekening Melalui Kantor Bank

Biaya Penutupan Rekening

Biaya Penutupan Rekening via capital.com.pa

 

Besaran biaya penutupan rekening bank, untuk masing-masing bank berbeda-beda sesuai dengan kebijakannya sendiri dan biaya penutupan rekening tersebut dapat dibayar secara tunai atau memotong langsung dari saldo yang dimiliki pada rekening tabungan Anda. Jadi sebaiknya tutuplah rekening tabungan bank Anda sesuai dengan prosedur yang berlaku untuk masing-masing bank. Adapun besaran biaya penutupan rekening yang harus Anda bayar sebagai berikut:

1. Biaya Tutup Rekening Bank Mandiri:

  • Tabungan Bank Mandiri = Rp50.000,-
  • Tabungan BSM = Rp20.000,-
  • Tabungan BSM Simpatik = Rp10.000,-

2. Biaya Tutup Rekening Bank BRI:

  • Tabungan Bank BRI Britama = Rp50.000,-
  • Tabungan BRI Simpedes = Rp25.000,-
  • Tabungan Faedah BRI Syariah = Rp25.000,-

3. Biaya Tutup Rekening Bank BNI:

  • Tabungan Taplus BNI = Rp10.000,-
  • Tabungan Taplus Muda BNI = Rp50.000,-
  • Tabungan iB Hasanah Mudharabah BNI = Rp10.000,-
  • Tabungan iB Hasanah Wadiah BNI = Rp20.000,-

4. Biaya Tutup Rekening Bank BCA:

  • Tabungan Tahapan BCA = Rp5.000,-
  • Tabungan Xpresi Bank BCA = Rp5.000,-
  • Tabungan Tahapan iB = Rp25.000,-

5. Biaya Penutupan Rekening Bank Permata:

  • Tabungan Permata Bebas = Rp100.000,-
  • Tabungan Permata Me = Rp50.000,-
  • Tabungan Permata iB = Rp100.000,-
  • Tabungan Permata Me iB = Rp50.000,-

6. Biaya Penutupan Rekening Bank Sinarmas:

  • Tabungan Sinarmas = Rp50.000,-
  • Tabungan Simas Lion Ticket = Rp50.000,-

7. Biaya Penutupan Tabungan Bank BTN:

  • Tabungan Batara = Rp25.000,-

8. Biaya Tutup Rekening Tabunganku Semua Bank = Rp20.000,-

Baca Juga : Data Bank Anda Tidak Ingin Dicuri? Lakukan Cara Ini

Alasan Utama Nasabah Menutup Rekeningnya di Bank

Tutup Rekening

Penutupan Rekening via picasia.ir

 

Ada banyak alasan nasabah menutup rekening banknya, mulai dari transaksi yang sudah jarang dilakukan sampai dengan faktor layanan perbankan itu sendiri. Secara umum, berikut ini 6 alasan utama orang menutup rekeningnya:

1. Nasabah Lebih Nyaman Menggunakan Satu Rekening Perbankan.

Biasanya nasabah yang sudah merasa nyaman dengan salah satu rekening yang dimilikinya akan memutuskan untuk menutup rekening lainnya. Sebab mereka lebih fokus menggunakan satu rekening saja, sehingga menganggap rekening yang lain hanya akan menambah beban saja.

2. Biaya yang Terlampau Tinggi.

Salah satu alasan orang membuka rekening adalah biaya administrasi yang rendah. Jika semakin lama biaya administrasi semakin tinggi, biasanya orang akan memutuskan untuk menutup rekeningnya.

3. Pengalaman Sebagai Nasabah Terhadap Bank.

Setiap nasabah pasti memiliki pengalaman yang berbeda dengan bank tempat menyimpan uangnya. Jika nasabah mempunyai pengalaman yang tidak menyenangkan, biasanya akan memutuskan untuk menutup rekeningnya.

4. Lokasi Kantor Cabang Terdekat.

Semakin jauh lokasi kantor cabang yang terdekat, maka nasabah akan semakin malas untuk bertransaksi dan memutuskan untuk menutup rekeningnya.

5. Pelayanan Bank yang Kurang Memuaskan.

Jika nasabah memperoleh pelayanan yang kurang memuaskan dari pihak bank, mereka biasanya akan menutup rekening dan membuka rekening di bank lainnya.

6. Kurangnya Informasi yang Diperoleh.

Banyaknya kejelasan informasi yang diperoleh nasabah ikut menentukan keputusan nasabah apakah tetap menggunakan rekening tersebut atau menutupnya dan berpindah ke rekening bank lainnya.

Baca Juga : Perlu Pinjaman Dana Tunai? Simak 11 Cara Mudah Mendapatkannya

Nasabah Menutup Rekening, PR bank yang Paling Utama

Berkurangnya nasabah yang ditandai dengan penutupan rekening merupakan pekerjaan rumah bagi bank yang bersangkutan. Perbankan harus berperan lebih aktif melalui kantor cabangnya untuk meningkatkan minat nasabah dalam menabung. Salah satu strategi yang ditempuh untuk meningkatkan aktivitas transaksi dan minat terhadap sistem perbankan digital adalah melalui layanan online untuk mendongkrak minat nasabah untuk tetap mempertahankan rekeningnya. Bagi nasabah sendiri, sebelum memutuskan untuk menutup rekening, sebaiknya pastikan lagi bahwa Anda memang sudah tidak membutuhkan rekening itu lagi.

Baca Juga : Kredit Mobil, Mau Pilih Di Bank Atau Leasing?