Cara Mendapakan Gaji Rp 27 Juta dalam Sebulan, Gampang Banget!

Tahun 2045, bangsa Indonesia akan menginjak usia 100 tahun. Saat itulah, gaji orang Indonesia diprediksi mencapai Rp27 juta per bulan.

Ini mimpi besar yang diucapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam momen pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Tepat di usia satu abad, negeri ini akan disesaki sekitar 311-318,9 juta jiwa, berdasarkan buku “Proyeksi Penduduk Indonesia 2015-2045.”

Begini bunyi pidato Jokowi yang menargetkan Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045. Artinya, bangsa ini diproyeksi sudah keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah (middle income trap).

“Mimpi kita, cita-cita kita di tahun 2045, Indonesia telah menjadi negara maju dengan pendapatan Rp320 juta per kapita per tahun atau Rp27 juta per kapita per bulan. Itu target kita,” tegas Jokowi.

“Mimpi kita juga Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai USD7 triliun di 2045. Indonesia sudah masuk lima besar ekonomi dunia, kemiskinan mendekati nol persen,” tutup mantan Wali Kota Solo itu.

Jika dirupiahkan, target PDB Indonesia 26 tahun mendatang akan menyentuh angka sekitar Rp98.000 triliun (kurs Rp14.000/USD).

Baca Juga: UMP Naik, Ini Besar Gaji Minimum Karyawan Indonesia 2020

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Beda Dulu dan Sekarang

loader
Beda dulu dan sekarang

Sebetulnya wajar sih pemerintah punya ambisi tersebut. Lah wong, PDB Indonesia Atas Dasar Harga Berlaku telah mencapai Rp14.837,4 triliun di 2018. Pendapatan per kapita sebesar USD3.927 atau Rp56 juta per tahun.

Bila dibagi 12 bulan, maka pendapatan per kapita atau orang Indonesia rata-rata sebesar Rp4,6 juta per bulan. Kurs rupiah sekarang berada di level Rp14.000 per USD. Meski inflasi terkendali, harga-harga kebutuhan pokok maupun barang atau jasa terasa mahal.

Apalagi nanti tahun 2045, harga jual USD terhadap rupiah berpotensi bisa lebih tinggi. Bandingkan 26 tahun lalu sekitar tahun 1992 atau 1993. Kala itu, ekonomi Indonesia tumbuh 7,3% di tahun 1993. Nilai tukar rupiah 2.110 per dolar AS, sedangkan inflasi 9,8%.

Sementara di tahun 1992, pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 7,2%. Inflasi 4,9% dan kurs rupiah bertengger di level 2.062 per dolar AS. Pastinya, harga-harga barang atau jasa pasti jauh lebih murah dibanding saat ini.

Banyak yang berpendapat, kunci utama agar orang Indonesia punya penghasilan rata-rata Rp27 juta per bulan adalah sokongan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Jadi syaratnya, ekonomi RI harus tumbuh minimal sekitar 7-8% per tahun hingga tahun 2045. Dengan begitu, PDB akan berlipat-lipat ganda dan gaji masyarakat Indonesia ikut terkerek naik.

Cara Hasilkan Gaji Rp27 Juta Sebulan

loader
Ilustrasi gaji per bulan

Jika ditelisik lebih dalam, sebenarnya banyak orang Indonesia sudah menghasilkan gaji Rp27 juta per bulan. Tapi memang tidak merata. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata gaji karyawan di Indonesia saja sebesar Rp2,79 juta.

Nah kamu masuk yang mana? Gaji Rp27 juta, gaji Rp4,6 juta atau gaji Rp2,79 juta?

Buat yang masih satu digit, jangan berkecil hati. Kamu dapat meningkatkan penghasilanmu 2 kali lipat, 5 kali lipat, bahkan 100 kali lipat. Caranya bagaimana?

1. Usaha sampingan

loader
Usaha sampingan

Memperoleh pendapatan besar salah satunya bisa dengan jalan membuka bisnis. Bisnis atau usaha sampingan saja. Jadi, kamu tidak perlu berhenti dari pekerjaan rutinmu. Buka usaha sampingan, contohnya jualan online, buka warnet, menjual makanan atau minuman, laundry kiloan, fotografi, membuat blog, dan masih banyak lainnya.

Ingat, jadi pengusaha harus kreatif, inovatif, dan out of the box, agar orang tertarik membeli atau menggunakan barang atau jasa kamu. Paling penting juga, berikan pelayanan yang ramah sehingga pembeli merasa nyaman, dan akhirnya menjadi loyal atau pelanggan setia.

Begitu sudah punya pelanggan setia, profit atau keuntungan akan mengalir deras ke kantongmu. Bisa-bisa omzet atau pendapatan dari usaha sampingan justru lebih besar dibanding gajimu sebagai pegawai kantoran.

Sebagai contoh, gaji kamu sebagai karyawan sebesar Rp5 juta. Tapi kamu membuka usaha kedai kopi kekinian. Harga jual Rp12 ribu per gelas. Kalau kamu berhasil menjual 500 gelas saja per hari, maka bisa meraup omzet Rp6 juta. Dikalikan sebulan (30 hari), omzet mencapai Rp180 juta. Wow, ini sih sudah jauh melampaui Rp27 juta target Pak Jokowi.

Baca Juga: BPS: Rata-rata Gaji Pegawai di Indonesia Hanya Rp 2,79 Juta

2. Main Saham

loader
Main saham

Menjadi trader saham yang identik cuma coba-coba, untung-untungan, maupun transaksi jual beli cepat, bukan investor jangka panjang, potensi mendapatkan keuntungan dalam 1 bulan sangat besar. Bahkan mungkin saja untung dalam waktu 1 jam. Untungnya bisa 2-5% per hari dari total modal.

Contohnya: Modal beli saham Rp25 juta (dari hasil menabung). Katakanlah untung main saham 2% per hari, berarti Rp500 ribu. Kalau sebulan, total Rp15 juta. Itu jika untung 2% flat. Tapi namanya main saham, jarang jalan di tempat. Biasanya bergerak fluktuatif. Kalau lagi bagus, bisa saja untung lebih dari 2%.

Tentu saja, praktiknya tidak bisa sembarangan. Perlu belajar, baik otodidak maupun dengan ahlinya atau menggunakan jasa perusahaan sekuritas. Mengerti dan memahami grafik pergerakan saham.

Dikombinasikan dengan pemilihan saham yang punya fundamental bagus, waktu kapan beli dan jual yang tepat. Pasti hasilnya dapat kamu reguk dalam waktu sebulan.

3. Tingkatkan Kemampuan, Keahlian, dan Kompetensi

loader
Tingkatkan kemampuan, keahlian, dan kompetensi

Kalau kamu belum berani mengambil risiko dengan merintis bisnis ataupun terjun ke dunia saham, pilih saja cara aman untuk meningkatkan penghasilan atau gajimu. Salah satunya dengan fokus pada karier. Mengasah lagi kemampuan, keahlian, dan kompetensimu sehingga perusahaan akan menarikmu untuk mengisi jabatan lebih tinggi.

Kalau jabatan naik, otomatis gaji pun ikut terkerek. Bila jabatan naik, tapi gaji tidak terlalu signifikan naik, kamu bisa memilih untuk resign. Pindah bekerja di perusahaan lain menciptakan peluang kenaikan gaji lebih tinggi. Bahkan hingga 2 kali lipat.

Contohnya pindah kerja ke perusahaan lebih besar yang pemodalnya cukup kuat. Atau melamar kerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun startup yang terkenal memberi gaji besar kepada karyawannya.

Ingat! Gaji Tinggi, Pengeluaran Bertambah

Siapa yang tidak mau memperoleh gaji besar? Jawabannya semua pasti mau. Dengan gaji lebih tinggi, kamu bisa membeli apapun yang diinginkan. Nah percaya tidak percaya, gaji tinggi biasanya akan diiringi dengan bertambahnya pengeluaran

Biasanya percaya tidak percaya, pengeluaran akan bertambah seiring dengan pendapatan yang besar. Di sinilah kamu harus pintar mengatur keuangan. Jangan mentang-mentang punya gaji Rp27 juta sebulan, gaya hidup jadi lebih konsumtif dan hedon. Ingat, saatnya kamu bijak menggunakan uang untuk masa depanmu.

Baca Juga: Contoh Slip Gaji Pegawai dan Manfaatnya, Jangan Sepelekan!