Cara Mengumpulkan Uang untuk Kuliah S2

Banyak orang mau meneruskan pendidikan ke tingkat strata 2 atau S2, namun terkendala biaya. Uang kuliah untuk meraih gelar magister, baik di dalam maupun di luar negeri memerlukan biaya cukup besar.

Selain berburu program beasiswa dari pemerintah dan lembaga, cara untuk mewujudkan kuliah S2 adalah menyiapkan keuangan. Jika beasiswa tidak tembus, kamu dapat menempuh pendidikan tersebut dengan uang atau biaya sendiri.

Begini cara mudah mengumpulkan uang untuk biaya kuliah S2:

Baca Juga: 11 Cara Cerdas Menabung untuk Beli Rumah

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

loader
biaya kuliah s2

  • Pilih jurusan yang tepat

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memilih jurusan kuliah yang tepat terlebih dahulu. Hal ini tentu harus dilakukan dengan beberapa pertimbangan, seperti keterkaitan dengan jurusan sebelumnya (S1), biaya kuliah, pilihan kampus, prospek kerja di masa depan, passion, dan lainnya.

Pastikan memilih jurusan yang tepat dan kamu minati, agar kamu bisa belajar dan menikmati kuliah dengan nyaman dan lancar.

Lihat juga kemampuan kamu dalam jurusan pilihan tersebut, terutama jika akan memilih jurusan yang berbeda dari jurusan sebelumnya. Hal ini penting, apalagi jika kamu berniat untuk lulus tepat waktu.

Jangan sampai kamu sulit mendapatkan kelulusan, atau jadi mahasiswa abadi hanya karena salah memilih jurusan dan tidak kamu kuasai atau sukai sama sekali. Ini akan membuatmu menghabiskan banyak waktu dan uang selama kuliah nanti.

  • Hitung biaya kuliah

Jika kamu sudah memilih jurusan yang tepat, maka kamu sudah bisa mulai mencari informasi tentang biaya kuliah S2. Masing-masing kampus memiliki kebijakan berbeda tentang urusan yang satu ini.

Namun rata-rata uang kuliah S2 di kampus populer adalah sekitar Rp 7-10 juta per semester atau 6 bulan. Biaya ini juga akan tergantung pada jurusan yang dipilih.

Dapatkan informasi akurat tentang biaya kuliah ini dari kampus pilihan kamu, agar dapat membuat estimasi biaya kuliah dengan lebih mudah. Kamu bisa membuat perhitungan biaya kuliah seperti berikut ini:

  • Biaya pendaftaran = Rp 1 juta
  • Uang pangkal = Rp 20 juta
  • Biaya kuliah per semester = Rp 8 juta x 4 semester = Rp 32 juta
  • Total biaya S2 = Rp 53 juta.

Jumlah biaya di atas tentu akan membengkak bila tidak bisa lulus selama 2 tahun atau 4 semester. Semakin cepat kamu lulus, semakin kecil biayanya.

Baca Juga: Biar Tak Boros, Begini Tips Menabung Seminggu Sekali

loader
Menabung

  • Menabung setiap bulan

Langkah selanjutnya yang harus kamu pikirkan adalah menentukan sumber pembiayaan tersebut. Jika kamu sudah memiliki tabungan dalam jumlah memadai, tidak jadi masalah.

Namun jika ternyata belum, maka kamu dapat mengalokasikan lebih banyak uang untuk menabung dalam jangka waktu tertentu. Misalnya target lanjut S2 adalah 2 tahun mendatang.

Dengan perkiraan biaya misalnya Rp 53 juta di tahun 2022, ditambah asumsi kenaikan 10% per tahun, berarti total biaya kuliah S2 pada tahun 2024 sekitar Rp 64,13 juta.

Jika ingin menabung, kamu harus menyisihkan sekitar Rp 2,67 juta per bulan atau Rp 3.657 per hari. Sehingga dapat mengumpulkan uang dengan jumlah di atas.

Baca Juga: 3 Tips Menabung untuk Penganut Gaya Hidup Cashless

  • Investasi reksadana

Kamu juga dapat menyiapkan biaya kuliah S2 dengan investasi reksadana. Investasi reksadana adalah salah satu jenis investasi yang cocok untuk pemula.

Alasannya, karena instrumen investasi ini bisa dimulai dengan modal terjangkau dan memiliki tingkat risiko beragam. Contoh perkiraan kebutuhan uang lanjut S2 sebesar Rp 64,13 juta di tahun 2022.

Jika kamu berharap return reksadana 10% (risiko sedang), maka perkiraan investasi per bulan sebesar Rp 2,42 juta. Atau menyisihkan uang sekitar Rp 3.315 per hari untuk investasi reksadana.  

Masih Kurang? Ajukan Pinjaman KTA

Perkiraan biaya kuliah S2 yang sudah dihitung bisa saja meleset. Mungkin karena terjadi kenaikan yang lebih tinggi atau kamu ingin mempercepat kuliah S2, sehingga uang yang terkumpul belum mencapai target.

Walhasil, kamu bisa mengalami kekurangan untuk membayar biaya pendidikan tersebut. Dalam hal ini, tak perlu risau. Ajukan saja pinjaman Kredit Tanpa Agunan (KTA) untuk membantu menutup kekurangan tersebut.

Dengan begitu, kamu tidak kesulitan lagi memenuhi biaya kuliah S2. Kamu bisa fokus belajar dan membayar cicilan KTA setiap bulan.

Pastikan, menyisihkan anggaran sekitar 30% untuk membayar kewajiban pinjaman tersebut. Agar tidak terlambat dan terhindar dari denda yang berpotensi membuat utang membengkak.

Baca Juga: 10 Trik Menabung Paling Ampuh, Patut Dicoba!