Cermati Macam-macam Diskon dan Promo, Berikut Cara Menghitungnya

Lagi asyik jalan-jalan di mal, ada promo harga spesial, diskon hingga 70%, sampai buy 1 get 2, siapa yang enggak tergiur. Langsung deh masuk ke outlet atau gerai. Yang awalnya tidak berniat belanja, jadi berubah pikiran.

Itulah kekuatan promo atau diskon. Sangat ampuh menarik konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan sebuah merek. Nyaris setiap hari ada saja obral promo atau diskon, baik di department store, restoran, maupun outlet lain yang bikin hati cenat cenut kayak ketemu gebetan.

Tapi pernah enggak sih kamu merasa kecele dengan promo atau diskon? Dalam artian enggak sesuai dengan yang kamu harapkan. Contohnya saja kamu naksir dress seharga Rp500.000. Dapat potongan harga 30% + 20%. Kamu menyangkanya diskon 50%, padahal bukan begitu perhitungannya, sehingga harga yang kamu bayar ke kasir tetap mahal.

Lalu bagaimana sih cara menghitung diskon atau promo yang benar supaya tidak terkecoh? Berikut ulasannya.

Baca Juga: 5 Cara Menghemat Uang Belanja Biar Cukup Sebulan

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Menghitung Diskon A% + B%

loader
Menghitung Diskon A% + B% (Sumber: yervihesna.com)

Model potongan harga seperti ini banyak dijumpai di department store atau gerai pakaian di pusat perbelanjaan. Diskon dengan format A% + B% kelihatannya besar bagi orang awam. Tapi sebetulnya tidak. Dalam kasus di atas, menghitung diskon 30% + 20% dari banderol harga Rp500.000, harga barang didiskon dulu sebesar 30%, lalu hasilnya didiskon lagi dengan 20%. Perhitungannya:

  • Diskon pertama = 30% x Rp500.000 = Rp150.000. Harga sesudah diskon pertama adalah Rp500.000 - Rp150.000 = Rp350.000.
  • Diskon kedua = 20% x harga sesudah diskon pertama. Jadi, 20% x Rp350.000 = Rp70.000. Harga sesudah diskon kedua adalah Rp350.000 - Rp70.000 = Rp280.000.

Harga dress yang harus kamu bayar setelah dikurangi diskon adalah Rp280.000. Jadi kamu bukan mendapat diskon 50% = Rp250.000.

2. Menghitung Diskon A% Off

loader
Menghitung Diskon A% Off

Jika kamu menemukan diskon 20% off dari produk seharga Rp500.000, maka langsung saja dihitung menggunakan kalkulator di ponselmu. Bila tidak ada tombol persentase, caranya:

  • Diskon = 20 x Rp500.000 = Rp10.000.000 : 100 = Rp100.000.

Harga yang kamu harus bayar = Rp500.000 – Rp100.000 = Rp400.000.

3. Menghitung Diskon B% untuk Pembelian Selanjutnya

loader
Menghitung Diskon B% untuk Pembelian Selanjutnya (Sumber: www.alchimiaweb.com)

Ada lagi model potongan harga tertentu untuk pembelian kedua, ketiga, atau berikutnya. Sebagai contoh, kamu membeli tiket nonton bioskop dengan diskon 50% untuk pembelian kedua. Maka perhitungannya, kamu akan dikenakan harga normal dulu misalnya Rp60.000 untuk pembelian tiket pertama. Sedangkan tiket kedua baru dapat diskon separuh harga.

  • Harga tiket nonton pertama = Rp60.000.
  • Harga tiket nonton kedua = 50% x Rp60.000 = Rp30.000.
  • Jadi untuk dua tiket nonton bioskop, kamu hanya perlu membayar Rp60.000 + Rp30.000 = Rp90.000.

Lumayan kan hemat Rp30.000 dari harga normal dua tiket tanpa diskon sebesar Rp120.000. Berarti kalau dihitung, sebetulnya kamu hanya memperoleh diskon (Rp30.000 : Rp120.000) x 100 = 25%.

Baca Juga: 4 Tips Menggunakan Kartu Kredit Secara Efektif untuk Liburan

4. Menghitung Promo Buy A Get A/B Free

loader
Menghitung Promo Buy 1 Get 1 Free

Obral promo buy 1 get 1, buy 2 get 1, atau buy 1 get 2 free makin marak di pusat-pusat perbelanjaan. Kamu, termasuk konsumen lain bakal tergiur karena beli 1 barang dapat 1 atau lebih barang lagi secara gratis.

  • Jadi untuk promo buy 1 get 1 free, dengan harga Rp500.000, kamu sudah dapat 1 dress cantik, plus 1 dress. Bonus dress ini bisa barang yang sama atau tipe lain, tergantung syarat dan ketentuan.
  • Sementara untuk promo buy 2 get 1, jumlahkan dulu harga normal 2 dress yang akan dibeli sebagai harga yang harus kamu bayar. Contohnya 2 x Rp500.000 = Rp1.000.000. Barulah kamu mendapatkan 1 dress secara cuma-cuma. Dengan promo tersebut, kamu bisa bawa pulang 3 dress yang seharusnya dibayar Rp1.500.000. Kamu untung Rp500.000. Sama saja kamu dapat diskon (Rp500.000 : Rp1.500.000) x 100 = 33%.
  • Strategi pemasaran lain yang kini dipasang perusahaan untuk menjaring konsumen, buy 1 get 2 (dihitung harga tertinggi). Jika menemukan promo tersebut, kamu bebas memilih 3 barang sesuai syarat dan ketentuan (biasanya merek yang sama), namun ketika membayar di kasir, cukup bayar 1 barang dengan banderol harga tertinggi. Contohnya 1 t-shirt merek A seharga Rp80.000, 1 kemeja merek A seharga Rp100.000, dan 1 celana merek A seharga Rp150.000. Maka kamu hanya membayar harga yang paling tinggi Rp150.000.

5. Menghitung Promo Cashback

Promo yang sama menariknya dengan diskon, adalah cashback. Promo berupa potongan harga dalam bentuk pengembalian uang. Promo cashback saat ini bervariasi. Ada yang dalam bentuk voucher, poin (untuk ditukar atau dibelanjakan lagi), pengembalian uang secara virtual, seperti saldo GoPay dengan nilai maksimum.

  • Contohnya promo makan GoPay cashback 20% dengan nilai maksimal Rp10.000 untuk pembelian pertama tanpa minimum transaksi. Itu artinya kalau kamu makan di merchant yang bekerja sama senilai Rp100.000, maka kamu tidak akan mendapat cashback 20% senilai Rp20.000. Tapi cashback tetap Rp10.000 dari transaksi tersebut yang akan masuk ke saldo GoPay.
  • Tapi jika kamu membeli makanan seharga Rp20.000, maka cashback yang akan diperoleh 20% dari Rp20.000 = Rp4.000. Bukan nilai maksimal Rp10.000.

6. Jangan Salah Kaprah Diskon Up To A%

loader
Diskon Up To A%

Di etalase outlet atau gerai tenant pusat perbelanjaan, ramai terpampang banner diskon up to sekian persen. Ini yang kadang bikin tergiur. Misalnya diskon up to 80%, langsung deh berburu karena dipikir serba 80%. Begitu masuk ke toko kecewa lantaran diskon yang diobral tidak semua 80%. Kata up to ini bisa diterjemahkan hingga, jadi diskon hingga 80%. Memang ada barang yang dibanderol diskon 80%, tapi tetap saja bervariasi mulai dari 10%, 20%, 50%, sampai 80%. Jadi pikirkan dulu baik-baik sebelum berbelanja.

7. Menghitung Harga Spesial Promo Paket Makanan

loader
Promo Paket Makanan (Sumber: giant.co.id)

Pernah kan makan paketan? Menu paketan bisa jadi alternatifmu untuk lebih berhemat. Misalnya paket ayam goreng di restoran.

  • Menu paket = 1 ayam dada, 1 porsi nasi, 1 soft drink seharga Rp25.000.
  • Ala Carte alias terpisah = 1 ayam dada Rp17.000 + 1 nasi Rp6.000 + 1 soft drink Rp10.000 = Rp33.000.
  • Promo paket keluarga 5 ayam + 3 nasi + 3 soft drink seharga Rp98.000.
  • Menu paket perorangan sudah jelas lebih hemat dibanding membelinya terpisah. Tapi coba hitung kalau pergi bareng 5 teman atau anggota keluarga:
  • Paket keluarga Rp98.000 + nasi 2 @Rp6.000 = Rp110.000.
  • Paket perorangan 5 x Rp25.000 = Rp125.000
  • Hemat atau keuntunganmu = Rp125.000 – Rp110.000 = Rp15.000.

Diskon Bertebaran, Jangan Kalap Belanja

Promo atau diskon selalu bertebaran, membayangi langkah konsumen saat berbelanja. Kalau enggak memperhitungkan segala sesuatunya dengan cermat, kamu bakal gelap mata dan ujung-ujungnya kalap belanja. Sebelum membeli, hitung dulu diskon yang akan kamu dapatkan agar tidak tertipu. Jika ada promo atau diskon dengan menggunakan kartu kredit, manfaatkan keuntungan tersebut supaya belanjamu lebih hemat.

Baca Juga: Trik Hemat Belanja dengan Cashback dan Promo Diskon