Infografik, Cara Visualisasikan Informasi dan Konten dengan Lebih Menarik

Infografik adalah salah satu hal yang wajib dipahami oleh semua orang. Karena melalui infografik, kamu bisa menyajikan data, informasi, maupun konten dengan cara yang lebih menarik, tidak membuat bosan, dan mampu dipahami oleh audiens dengan lebih mudah serta mendalam.

Nah, buat kamu yang belum tahu tentang apa itu infografik, beragam jenis, kelebihan, dan juga kekurangannya, Cermati.com akan mengupas tuntasnya di artikel berikut ini. 

Baca Juga: 8 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Konten di Media Sosial

Apa Itu Infografik?

loader

Apa Itu Infografik?

Secara definisi, yang dimaksud dengan infographic / infografik adalah sekumpulan grafik, visualisasi, dan sedikit teks. Seluruh aspek tersebut dirangkai dengan tujuan memudahkan pemahaman terhadap audiens terkait sebuah topik, informasi, data, atau semacamnya. 

Penggunaan dari infographic juga beragam. Tapi, umumnya pemasar mendesain infografik sebagai sarana menyajikan konten dengan lebih menarik dan tak membosankan. Meski begitu, infographic juga bisa digunakan untuk menyajikan materi ketika akan melakukan presentasi.

Di sisi lain, infografik juga diartikan sebagai bentuk dari komunikasi visual yang penting dan patut untuk diperhitungkan. Alasannya karena desain dari konten ini bisa sangat menarik dan unik, sehingga membuat audiens merasa lebih tertarik untuk memerhatikan dan memahami konten maupun informasi di dalamnya. 

Namun, dalam proses pembuatannya, jangan hanya memikirkan tentang desain dan estetikanya saja. Kamu tetap harus menyajikan informasi dan data yang jelas dan berkualitas. 

Ingat, tujuan utama membuat konten tersebut adalah untuk memudahkan audiens memahami isi informasi di dalamnya. Jika tujuan tersebut tak mampu dicapai, infografik bisa dikatakan gagal dan hanya menjadi produk visual biasa yang tak menyampaikan hal apa pun terhadap audiens. 

Beragam Jenis Infografik dan Fungsinya

Jenis

Penjelasan

Statistical Infographic

Konten visual jenis ini disajikan agar audiens lebih mudah memahami data berupa angka yang merupakan mayoritas kontennya. 

Melalui statistical infographic, data yang terlihat kompleks akan terlihat jauh lebih gampang untuk dimengerti. Angka dan statistik yang sering kali membuat pusing juga disajikan dengan tampilan yang menarik dan tidak membosankan sehingga audiens mampu mencerna informasinya dengan lebih baik.

List Infographic

Sesuai namanya, list infographic memiliki tampilan berupa daftar atau list dari informasi yang ingin disampaikan oleh pembuatnya. 

Lain dari model daftar pada umumnya, list infographic mampu terlihat lebih menarik dan menggugah untuk dibaca karena terlihat simpel dan dipilah dengan rapi serta jelas.

Timeline Infographic

Ingin menjelaskan kronologis dengan lebih mudah? Timeline infographic bisa menjadi pilihan terbaik. Secara umum, tampilan dari infografik jenis ini tak jauh berbeda dengan list infographic. Hanya saja, setiap poinnya didesain secara urut sesuai dengan kronologis atau timeline dari informasi yang ingin disampaikan pembuatnya. 

Geographic Infographic

Menggunakan desain seperti peta, geographic infographic dapat digunakan untuk menunjukkan gambaran dari informasi terhadap suatu wilayah. Biasanya, infografik jenis ini memaparkan informasi atau kontennya dengan mewarnai suatu wilayah tertentu sebagai tanda sesuai dengan data yang ingin disampaikan dalam visualisasi tersebut.

Comparison Infographic

Infografik perbandingan atau comparison infographic bisa menjadi pilihan saat kamu ingin membandingkan 2 hal atau konsep berbeda dengan visualisasi yang gampang dimengerti. Menggunakan infografik ini, penjelasan dari perbedaan dan juga persamaan antara kedua konsep akan lebih mudah diterima.

Flowchart Infographic

Bagi yang belum tahu, flowchart merupakan suatu alat yang bisa membantu seseorang dalam mengambil keputusan. Umumnya, flowchart berisi dengan pertanyaan yang menjurus ke sebuah solusi. Nah, solusi itulah yang berusaha dijelaskan melalui infografik flowchart ini. 

Baca Juga: Wajib Tahu, Inilah 5 Cara Meningkatkan Kreativitas tanpa Batas

Tips Membuat Infografik yang Menarik

loader

Tips Membuat Infografik

  1. Cari Tahu Siapa yang Bakal Membaca Konten Visual Tersebut

    Menentukan audiens saat membuat infografik adalah hal yang tak boleh dilewatkan. Tanpa tahu siapa audiens yang bakal membaca informasi dalam konten visual tersebut, kamu akan kesulitan membuat desain atau gaya bahasa yang perlu dipilih. 

  2. Tentukan Tujuan dan Pilih Jenis Infografik yang Paling Sesuai

    Dalam membuat infografik, tentu ada hal yang ingin dituju atau diraih, serta seperti apa jenis informasi yang terpapar di dalamnya. Jika mayoritas berupa angka, tentu statistical infographic lebih cocok untuk dipilih agar audiens lebih mudah memahaminya. Begitu juga jika ingin menjelaskan informasi berupa perbandingan, kronologis, atau semacamnya.

  3. Kumpulkan Semua Informasi yang Diperlukan

    Tips selanjutnya adalah mengumpulkan semua informasi atau data yang diperlukan. Matangkan dulu pesan yang ingin disampaikan melalui riset atau data yang kredibel. Dengan begitu, kamu bisa memastikan bahwa infografik tak memiliki disinformasi yang malah bisa membuat tujuannya tak tersampaikan.

  4. Desain Infografik sesuai Data dan Konsep

    Setelah memiliki data dan konsep, selanjutnya kamu hanya perlu mengeksekusinya melalui desain infografik yang menarik. Tidak perlu repot membuat desain yang baru, ada beragam tool atau aplikasi pembuat infografik yang bisa digunakan. 

Kelebihan Konten Visual Infografik

Tentunya, infografik memiliki beragam kelebihan jika dibandingkan dengan yang lainnya. Yang pertama adalah membuat presentasi / artikel / konten lainnya terasa lebih menarik dan tidak membosankan. 

Tidak hanya itu, konten yang dibuat melalui visual infografik juga lebih mudah untuk dibagikan atau dishare. Kelebihan ini tentu sangat bermanfaat bagi kamu dan juga audiens-mu. 

Nantinya, infografik tersebut dapat dibagikan ke banyak pihak melalui beragam platform. Seperti, blog, aplikasi atau grup chat, dan media sosial. Kemudahan untuk membagikan konten tersebut juga meningkatkan peluangnya untuk viral dan dilihat oleh lebih banyak audiens.

Kekurangan Konten Visual Infografik

Sedangkan untuk kekurangannya, infografik umumnya memerlukan proses dan waktu pembuatan yang relatif lama. Mulai dari membuat konsep, copy, sampai desain infografiknya. Belum lagi kemampuan membuat infografik yang menarik tidak tentu dimiliki oleh semua orang.

Selain itu, infografik juga seharusnya bisa dilihat oleh audiens yang menggunakan perangkat komputer maupun mobile atau smartphone. Karena jumlah audiens di kedua perangkat tersebut sama besarnya, kamu perlu memahami bagaimana cara membuat infografik yang tidak berantakan saat dibuka di kedua platform tersebut. Ini menjadi tantangan tersendiri dan menjadikan infografik semakin sulit untuk dibuat.

Kekurangan yang terakhir adalah informasi pada infografik tergolong statis dan sulit untuk diubah. Berbeda dengan blog atau caption media sosial yang bisa dengan mudah diedit dan disesuaikan dengan informasi yang baru. Oleh karena itu, pastikan konsep dan data yang ingin dimasukkan ke dalam infografik sudah akurat agar tak perlu diubah lagi nantinya. 

Tak Hanya Informatif, Buat Konten dengan Lebih Menarik Melalui Infografik

Itulah penjelasan mengenai infografik, jenis, dan tips membuatnya. Membaca sebuah informasi dan data, maupun memahami isi presentasi umumnya menjadi hal yang membosankan dan sering menghilangkan fokus. Nah, melalui infografik inilah kamu bisa mengatasi hal tersebut dan membuat konten terasa lebih menarik serta menjamin tujuannya mampu tersampaikan ke audiens dengan lebih optimal. 

Baca Juga: Kumpulan Contoh CV Kreatif Ini Bisa Dijadikan Panduan Melamar Kerja