Ingin Klaim Asuransi Mobil? Berikut Langkah-langkahnya!

Saat Anda memiliki sebuah kendaraan pribadi seperti mobil, maka Anda tentu akan berpikir untuk merawat dan melindunginya dengan berbagai cara, termasuk dengan menggunakan jasa layanan asuransi mobil. Asuransi kendaraan akan membuat Anda nyaman dan merasa tenang pada saat berkendara di jalan, karena risiko yang mungkin terjadi kapan saja atas kendaraan Anda akan ditanggung oleh pihak perusahaan asuransi.

Semua kenyamanan tersebut tentu harus Anda bayar dengan sejumlah kewajiban kepada pihak asuransi, di mana Anda harus membayar premi atas layanan yang mereka berikan terhadap mobil Anda. Sebagai konsumen, Anda tentu selalu ingin mendapatkan pelayanan terbaik sebagai imbalan dari kewajiban yang telah Anda bayarkan, karena itu akan sangat penting untuk memastikan bahwa Anda telah memilih dan menggunakan layanan asuransi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan Anda. Hal ini akan membantu Anda mendapatkan pelayanan terbaik dan manfaat yang maksimal dari penggunaan asuransi tersebut.

Klaim Dalam Asuransi Mobil

Salah satu hal yang paling penting untuk Anda cermati sebelum memilih dan menggunakan layanan dari sebuah perusahaan asuransi adalah mengenai klaim, karena pada dasarnya proses ini akan menjadi sebuah tahap yang paling penting dalam layanan sebuah asuransi. Anda tentu tidak ingin mengalami kesulitan dan segala macam hal yang merepotkan pada saat melakukan klaim, bukan?

Klaim merupakan sebuah usaha yang dilakukan oleh tertanggung (pemegang polis asuransi) untuk mendapatkan sejumlah ganti rugi, di mana hal tersebut timbul akibat adanya kecelakaan atau pencurian terhadap mobil yang diasuransikan oleh tertanggung kepada pihak penanggung (perusahaan asuransi). Baik untuk jenis asuransi mobil TLO (Total Loss Only) atau asuransi mobil All Risk proses klaim yang dilakukan kurang lebih sama.

Dengan kata lain bisa disimpulkan bahwa, klaim merupakan hak yang Anda dapatkan atas kewajiban (pembayaran premi) yang telah Anda lakukan kepada pihak penanggung (perusahaan asuransi), di mana pihak perusahaan asuransi memiliki kewajiban untuk memenuhi hal tersebut. Pada dasarnya setiap perusahaan asuransi akan memiliki aturan standar yang mereka tetapkan untuk pelanggan yang akan melakukan klaim, di mana hal ini justru seringkali menjadi pertimbangan khusus bagi para calon pelanggan pada saat mereka memilih perusahaan asuransi yang akan mereka gunakan. Semakin mudah proses klaim yang diterapkan oleh sebuah perusahaan asuransi, maka akan semakin banyak pelanggan yang menggunakan layanan jasa mereka, karena pada dasarnya semua orang tidak suka report dan mendapatkan pelayanan yang lambat dalam semua hal.

Baca Juga : Asuransi Mobil All Risk atau TLO: Pilih yang Mana?

Tahapan Klaim Asuransi Mobil yang Mengalami Kecelakaan

Proses klaim yang diterapkan oleh sebuah perusahaan asuransi, akan sangat berpengaruh pada angka penjualan produk yang mereka dapatkan, di mana biasanya setiap perusahaan asuransi akan memiliki kebijakan tersendiri dalam hal ini. Sebagai seorang pelanggan, Anda tentu tidak ingin mengalami kesulitan pada saat melakukan klaim, karena hal tersebut akan merugikan dan membuang banyak waktu dan tenaga Anda.

Berikut ini adalah tahapan standar yang wajib Anda lakukan pada saat akan mengajukan klaim asuransi, jika sewaktu-waktu mobil Anda mengalami kecelakaan atau tindak pencurian:

1. Tahap Pelaporan

Tahap Pelaporan

Tahap Pelaporan via insurancehotline.com

 

Ini merupakan langkah pertama yang wajib untuk Anda lakukan jika sewaktu-waktu mobil Anda mendapatkan musibah atau kecelakaan. Jangan sampai lupa untuk segera melakukan pelaporan ini, karena ada batas waktu dan ketentuan lainnya yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi untuk proses ini. Cermati beberapa poin di bawah ini pada saat Anda akan melakukan pelaporan kejadian kecelakaan yang Anda alami:

1. Lakukan Dengan Segera

Pihak perusahaan asuransi biasanya menetapkan batas maksimal pelaporan atas musibah kecelakaan yang terjadi dengan batas maksimal 3x24 jam setelah kejadian. Jadi sangat penting bagi Anda untuk mencermati peraturan tersebut, jangan sampai klaim Anda ditolak hanya karena Anda melaporkannya jauh dari ketentuan waktu pelaporan yang berlaku. Anda bisa melakukan hal ini dengan menghubungi pihak asuransi melalui telepon, SMS, email, atau datang langsung ke perusahaan asuransi yang bersangkutan.

2. Sertakan Bukti yang Jelas

Anda juga bisa melengkapi laporan Anda dengan cara menyertakan foto mobil Anda pasca kecelakaan, sehingga pihak perusahaan asuransi bisa melihat kondisi terakhir dan seberapa besar kerusakan yang terjadi pada mobil Anda. Hal ini bisa membantu kelancaran klaim yang Anda ajukan.

3. Berikan Informasi yang Jelas

Saat mengajukan laporan kecelakaan yang Anda alami, maka wajib bagi Anda memberikan informasi yang jelas dan detail mengenai kecelakaan kejadian yang telah Anda alami tersebut. Jelaskan kejadian yang sebenar-benarnya dan tidak berbelit-belit, sehingga pihak perusahaan asuransi bisa paham dan mengerti dengan detail informasi yang Anda berikan. Jujurlah, agar semua urusan bisa berjalan dengan lancar.

4. Penanganan Khusus

Ini berlaku bagi Anda yang mengalami kecelakaan di luar kota (di luar wilayah pendaftaran asuransi yang Anda lakukan), maka Anda bisa melakukan pelaporan ke kantor cabang asuransi terdekat, Anda bisa mendapatkan informasi mengenai lokasi mereka dengan cara menghubungi kantor pusatnya terlebih dahulu.

5. Laporkan Kepada Pihak yang Berwajib

Saat mengalami kecelakaan, maka Anda juga harus melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib. Hal ini juga akan membantu Anda pada saat pengajuan klaim, terutama jika Anda mengalami kecelakaan di luar kota atau melibatkan kendaraan lain.

2. Lengkapi Dokumen Kecelakaan Lengkapi Dokumen Kecelakaan

Lengkapi Dokumen yang Diperlukan via blogspot.com

 

Ketika Anda mengalami kecelakaan dan akan mengajukan klaim ke perusahaan asuransi, maka Anda juga wajib melengkapi klaim Anda dengan berbagai dokumen pendukung yang telah diatur di dalam perjanjian asuransi tersebut. Hal ini akan membantu Anda untuk bisa mengajukan klaim dengan lancar dan bisa disetujui oleh perusahaan asuransi yang Anda gunakan. Berikut ini adalah dokumen yang harus Anda sertakan pada saat mengajukan klaim:

1. Formulir Klaim

Pastikan Anda telah mengisi formulir ini dengan lengkap dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dalam perjanjian.

2. Salinan Polis Asuransi

Ini juga salah satu dokumen yang wajib Anda sertakan, karena polis akan menjadi bukti penting mengenai keikutsertaan Anda dalam sebuah layanan asuransi. Polis juga menjadi acuan mengenai besaran premi dan juga informasi mengenai pembayaran premi yang Anda lakukan selama ini.

3. Surat Keterangan dari Kepolisian Setempat, di mana Anda mengalami kecelakaan.

4. Fotocopy SIM

5. Fotocopy STNK

3. Tahap Perbaikan Kendaraan

Tahap Perbaiki Kendaraan

Tahap Perbaiki Kendaraan via blogspot.com

 

Langkah selanjutnya yang Anda lakukan setelah mengajukan klaim adalah melakukan perbaikan terhadap kendaraan Anda. Namun sebelum melakukan hal ini, Anda perlu mencermati beberapa hal seperti di bawah ini:

1. Tunggu Penanganan Dari Perusahaan Asuransi

Setelah melakukan pelaporan, maka Anda harus memberikan waktu kepada pihak perusahaan asuransi untuk melakukan survey klaim, hal ini untuk membuktikan kebenaran atas kejadian yang telah Anda alami, serta melihat kondisi kerusakan yang dialami mobil Anda. Proses ini bisa dilakukan dengan cara membawa mobil Anda ke bengkel rekanan perusahaan asuransi, kantor cabang perusahaan asuransi, atau pun dengan kunjungan langsung dari petugas yang ditunjuk oleh perusahaan asuransi ke rumah Anda.

2. Dapatkan SPK

Sebelum melakukan perbaikan pada kendaraan Anda, maka Anda wajib untuk mendapatkan Surat Perintah Kerja (SPK) yang dikeluarkan oleh pihak perusahaan asuransi sebagai surat pengantar untuk melakukan perbaikan kendaraan di bengkel.

3. Gunakan Jasa Bengkel Rekanan

Lakukan perbaikan kendaraan Anda di bengkel rekanan yang telah ditunjuk oleh perusahaan asuransi, hal ini akan memudahkan Anda mendapatkan layanan yang baik dan memenuhi standar, karena pada umumnya perusahaan asuransi hanya bekerja sama dengan bengkel yang bisa dipercaya kinerjanya.

4. Lakukan Sesuai Dengan Ketentuan

Jangan pernah memasukkan mobil Anda ke bengkel, sebelum Anda mendapatkan persetujuan dari pihak asuransi karena hal ini akan membuat Anda menanggung risiko tidak dibayar oleh perusahaan asuransi.

Tahap Penanganan Pihak Ketiga 

Saat mengalami kecelakaan, bisa saja Anda melibatkan pihak ketiga dalam kejadian tersebut, di mana pihak ketiga terkena imbas atau terlibat dalam tabrakan yang Anda alami tersebut. Hal ini tentu akan membutuhkan penanganan khusus, agar Anda terhindar dari sejumlah pengeluaran atas kejadian tersebut.

Pada dasarnya, asuransi kendaraan juga telah menjamin kerugian yang terjadi atau dialami oleh pihak ketiga yang berada di luar objek pertanggungan namun secara langsung disebabkan oleh objek tersebut (kendaraan yang Anda miliki). Hal ini diatur dalam ketentuan Tanggung Jawab Hukum (TJH) terhadap pihak ketiga yang meliputi: kerusakan kendaraan bermotor, kerusakan harta benda, biaya pengobatan, cacat badan, dan bahkan kematian.

Namun dalam hal ini, ada beberapa hal yang wajib Anda cermati seperti di bawah ini:

  1. Jangan mengambil alih tanggung jawab atas kerugian pihak ketiga, sebelum Anda memastikan kesediaan atau persetujuan dari pihak perusahaan asuransi atas hal tersebut.
  2. Lengkapi dokumen laporan Anda atas kerugian yang dialami oleh pihak ketiga, dalam hal ini Anda wajib menyertakan data mengenai pihak ketiga tersebut, antara lain: fotocopy KTP, fotocopy SIM, fotocopi STNK, surat pernyataan tuntutan ganti rugi, surat keterangan dari pihak kepolisian yang membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

Tahapan Klaim Asuransi Mobil yang Mengalami Pencurian

Jika  Anda mengalami kehilangan mobil akibat adanya tindak pencurian, maka hal pertama yang wajib Anda lakukan adalah melaporkannya kepada pihak yang berwajib dan juga pihak perusahaan asuransi. Anda juga harus melengkapi klaim Anda dengan dokumen berikut ini:

  1. Formulir klaim yang telah diisi dengan lengkap.
  2. Fotocopy KTP, SIM, STNK.
  3. Surat keterangan dari pihak kepolisian dan juga surat pemblokiran STNK.

Baca Juga : Cara Mendapatkan Mobil Pengganti Saat Klaim Asuransi

Ikuti Prosedur yang Berlaku

Klaim asuransi mobil adalah bagian dari hak Anda atas keikutsertaan Anda dalam asuransi kendaraan, hal ini bisa membantu Anda terhindar dari kerugian dan juga pengeluaran yang bisa saja timbul akibat adanya kecelakaan atau pencurian kendaraan Anda. Lengkapi semua dokumen dan ikuti prosedur yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi, agar klaim yang Anda ajukan bisa disetujui dengan cepat.

Di cermati.com Anda bisa mendapatkan berbagai jenis produk asuransi mobil dengan proses klaim yang cepat dan premi termurah. Bandingkan produk-produk asuransi mobil dari berbagai perusahaan asuransi terkemuka sesuai kebutuhan Anda untuk mendapatkan produk asuransi mobil terbaik.

 

Baca Juga : Pentingnya Asuransi Kendaraan Untuk Anda