Ini Rahasianya Sukses Meneruskan Bisnis Keluarga Biar Panjang Umur

Anda ditunjuk menjadi pewaris bisnis keluarga, tapi ragu untuk menjalankannya? Itu wajar saja. Banyak alasan yang melatarbelakangi keraguan tersebut.

Mulai dari ragu apakah jika Anda meneruskan bisnis tersebut, dapat berhasil seperti orangtua Anda, bisnis tidak sesuai passion diri, tidak cocok, hingga alasan ingin mandiri dan mencoba merintis bisnis sendiri tanpa embel-embel nama besar orangtua.

Hal itu lumrah terjadi, apalagi buat Anda yang masih berusia muda. Pasalnya diberi kepercayaan untuk meneruskan bisnis keluarga bukan hal mudah. Jika manajemen yang diterapkan tidak tepat, bisnis keluarga yang dibangun bertahun-tahun lamanya, bisa saja bangkrut.

Untuk menghilangkan keraguan dan mampu meneruskan bisnis keluarga dalam jangka panjang, bukan saja sampai generasi kedua dan ketiga, tapi juga seterusnya, coba tips berikut ini:

Baca Juga: Maksimalkan 5 Strategi Marketing Media Sosial Ini Biar Jualan Online Makin Laris

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Pahami seluk beluk bisnis keluarga

Bisnis keluarga
Pahami seluk beluk bisnis keluarga

Bila ingin meneruskan bisnis keluarga, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memahami seluk beluk usaha tersebut. Mulai dari perencanaan sampai dengan tahap pemasaran atau penjualan.

Ada satu cara agar dapat mengetahui secara detail tentang segala hal bisnis keluarga Anda, adalah dengan terjun atau terlibat langsung di perusahaan. Sebelum memegang jabatan penting, seperti Direktur Utama menggantikan sang ayah misalnya, Anda dapat magang di perusahaan orangtua atau membantu dari posisi staf marketing.

Di perusahaan, Anda akan ditempa dan mengetahui banyak hal mengenai bisnis perusahaan keluarga. Dari hulu sampai hilir. Menjalankan tugas dan kewajiban seperti layaknya karyawan lain. Bekerja dengan porsi dan fasilitas yang sama, tidak dibeda-bedakan hanya karena Anda anak bos besar.

Dari nol, Anda dapat belajar. Sehingga Anda tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah, mengambil keputusan, dan mengurangi berbagai risiko yang mungkin timbul. Lambat laun, begitu Anda paham dan orangtua sudah percaya untuk Anda memegang perusahaan, maka Anda sudah siap berada di posisi puncak memimpin bisnis keluarga.

2. Menikmati setiap pekerjaan

Bisnis keluarga
Menikmati setiap pekerjaan

Meneruskan bisnis keluarga mungkin bisa menjadi sebuah keterpaksaan untuk Anda. Tapi andaikan Anda lah satu-satunya pewaris tunggal, maka tak ada pilihan lain. Anda akan dipersiapkan untuk menggantikan posisi orangtua mengambilalih perusahaan.

Jadi, berusahalah menikmati setiap pekerjaan yang datang pada Anda. Dengan begitu, Anda akan nyaman saat bekerja dan tentunya membawa dampak positif bagi kelangsungan bisnis keluarga.

3. Menjadi seorang visioner 

Visioner
Menjadi seorang visioner

Sebagai pewaris bisnis keluarga, Anda harus mengetahui visi dan misi perusahaan ke depan. Punya tujuan dan cita-cita apa, sehingga arah kebijakan perusahaan dapat sejalan dengan visi dan misi tersebut.

Anda dapat menjadi seorang yang visioner, kreatif, dan inovatif dalam menjalankan bisnis keluarga. Agar perusahaan dapat bertumbuh dan berkembang sesuai dengan cita-cita sang pendiri, yakni orangtua Anda sendiri.

Baca Juga: Pinjam Uang: KTA vs Pinjaman Fintech. Pertimbangkan Ini Sebelum Jatuhkan Pilihan

4. Bekerja keras

Kerja Keras
Bekerja keras

Bisnis keluarga dapat maju dan sukses berkat perjuangan, kerja keras, dan tetes keringat maupun air mata mereka sang pendiri. Inilah jejak yang harus terus Anda ikuti sebagai penerus bisnis dan mentransfernya kepada seluruh karyawan atau pekerja agar spiritnya tetap sama, tidak kendor.

Jadilah penerus kerajaan bisnis keluarga yang punya tanggung jawab mengelola perusahaan dengan baik. Bekerja secara profesional, tekun, bukan seenaknya dengan memanfaatkan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

5. Terjun langsung dalam bisnis

Bisnis Kuliner
Terjun langsung dalam bisnis

Terjun langsung dalam hal ini adalah ikut mengawasi kegiatan di setiap divisi bisnis secara langsung. Bukan pakai perantara atau suruhan orang. Belajar menjadi seorang pemimpin yang dapat segera mengambil keputusan, terutama di masa-masa sulit atau genting.

Bisnis Keluarga Panjang Umur Berkat Pemimpin Hebat

Meneruskan bisnis keluarga tidak bisa sembarangan, perlu juga dasar-dasar ilmunya. Jangan sampai bisnis keluarga yang sudah dirintis selama puluhan tahun hancur berkeping-keping tak tersisa. Anda perlu mempertahankan prestasi bisnis yang telah dicapai sebelumnya, bahkan semakin memajukan nasib perusahaan ke depan.

Jika Anda kesulitan modal usaha, modal kerja saat meneruskan bisnis keluarga, Anda dapat melakukan berbagai cara untuk mendapatkan dana segar, seperti menerbitkan obligasi, maupun memanfaatkan fasilitas pinjaman Kredit Multiguna (KMG) maupun Kredit Tanpa Agunan (KTA), serta pinjaman online.

Baca Juga: 6 Peluang Bisnis Ini Oke Juga Dicoba Usai Lebaran