Investasi Ruko: Keuntungan dan Tips Investasinya

Investasi properti memang tidak ada matinya, apapun masanya yang namanya investasi properti pasti tetap akan menjadi instrumen investasi yang bisanya cuman kasih untung bilang dilakukan secara tepat.

Salah satu jenis investasi properti yang memiliki rate kesuksesan yang cukup tinggi dan cukup populer adalah investasi ruko. Apa itu investasi ruko?

Singkatnya, investasi ruko adalah dimana kamu menyewakan ruko yang kamu bangun, beli, atau menyewakan kembali ruko tersebut ke pihak ketiga untuk tujuan bisnis seperti berjualan, kantor atau gudang penyimpanan barang.

Ruko sendiri adalah rumah toko yang biasanya dimanfaatkan untuk berjualan sekaligus sebagai tempat tinggal atau rukan (rumah kantor) dimana tempat tersebut bisa dijadikan lokasi alamat kantor dan sekaligus tempat tinggal pemilik bisnis.

Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Keuntungan Investasi Ruko

loader
Investasi Ruko

Tidak kalah untung dengan investasi properti lainnya seperti rumah atau apartemen. Berikut adalah berbagai keuntungan yang bisa didapatkan dari memiliki ruko dan menginvestasikannya:

1. Multifungsi Properti

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ruko tidak hanya bisa dijadikan tempat berbisnis tapi juga dijadikan tempat tinggal. Bahkan bisa juga dijadikan sebagai gudang atau tempat penyimpanan barang.

Karena kebanyakan ruko didesain sebagai area multifungsi, jadi memiliki ruko kamu tidak hanya merasa memiliki properti untuk berbisnis, tapi juga sebagai tempat tinggal dan bekerja.

2. Menjadi Passive Income

Dengan menyewakan kembali ruko yang kamu miliki kamu bisa mendapatkan penghasilan bulanan atau tahunan tanpa harus melakukan apa-apa. Cukup kontrol kondisi ruko secara berkala dan merawatnya dengan baik jika ruko sedang tidak ada yang mengisi.

3. Proses Menjalani Usaha Menjadi Lebih Fleksibel dan Mudah

Jika kamu adalah orang yang memanfaatkan ruko sendiri untuk usaha sendiri. Kamu jadi tidak perlu lagi mengkhawatirkan mengenai urusan perpanjangan sewa tempat, biaya perawatan, biaya administrasi dan lainnya.

Kamu juga tidak perlu lagi memikirkan mengenai menulis kembali perjanjian kontrak/sewa tempat, mencari tenant baru atau hal-hal lainnya mengenai sewa-menyewa. Karena kamu berbisnis di properti kamu sendiri.

4. Memperoleh Capital Gain

Sebagai investor properti, maka kamu akan mendapatkan keuntungan berupa capital gain. Capital gain adalah keuntungan yang akan didapatkan oleh investor properti akibat adanya apresiasi nilai atau kenaikan harga properti yang terjadi secara tahunan.

Keuntungan tersebut baru akan didapatkan apabila pemilik properti memutuskan untuk menjual propertinya dengan harga pasaran terbaru atau menyewakannya kembali dengan harga baru yang lebih tinggi dari sebelumnya.

5. Jadi Aset Berharga

Investasi properti banyak dikaitkan sebagai investasi jangka panjang. Selain kamu bisa mendapatkan passive income secara terus menerus. Investasi properti tidak hanya bisa dijadikan sebagai tempat berbisnis atau tempat tinggal, atau hal yang bisa disewakan kembali.

Tapi juga bisa dijadikan sebagai bentuk tabungan untuk masa tua karena nilai jualnya yang semakin lama bisa sangat tinggi, aset berharga untuk keluarga, warisan ketika meninggal dunia dan jaminan untuk pinjaman ke Bank ketika membutuhkan uang dalam jumlah besar.

Baca Juga: Investasi Properti: Pengertian, Keuntungan, dan Caranya

Tips Sukses Investasi Ruko

loader
Tips Investasi Ruko

Tertarik investasi ruko? Berikut beberapa tips agar ruko sukses jadi ladang bisnis dan menjadikannya aset menguntungkan untuk berinvestasi:

1. Lokasi di Jalan Utama

Pilih ruko yang letaknya di jalan besar/utama. Karena ruko dikhususkan untuk tempat berbisnis, ada baiknya memilih lokasi yang sering dilewatin oleh kendaraan pribadi, umum dan pejalan kaki.

Dengan berada di tempat ramai atau dilalui banyak orang, maka artinya semakin tinggi juga nilai properti ruko mu.

Dengan begitu, bisnis yang kamu jalankan berpotensi meraih banyak calon konsumen. Atau kamu bisa menjual dan menyewakannya kembali dengan harga yang tinggi.

2. Bisa juga Berada di Dalam Perumahan

Kalau harga beli ruko di jalan besar/utama terlalu mahal untuk budget mu. Kamu bisa mencoba mencari yang berada di dalam perumahan. Eits, tapi perumahan yang besar yah, jangan yang elit atau eksklusif.

Dengan berbisnis di perumahan yang ramai dihuni yang memiliki konsep mixed used atau kota mandiri, tentunya potensi keuntungan atas bisnis sewa ruko yang dijalankan akan terbuka lebar.

3. Memasang Tarif Sewa Ruko Sewajarnya

Jika kamu adalah tipe yang lebih suka menyewakan kembali ruko milik mu. Ada baiknya untuk tidak terlalu rakus dan menerapkan harga sewa yang terlalu tinggi kepada calon penyewa.

Untuk menentukan harga sewa sendiri bisa dilakukan dengan dua cara, pertama adalah berdasarkan harga pasaran yang berada di sekitar lokasi dan kedua berdasarkan perhitungan sendiri.

Berikut rumus menentukan harga sewa yang bisa diterapkan:

Harga X capitalization rate (rata-rata capitalization rate adalah 6%-9% per tahun)

Jadi jika kamu membeli ruko dengan harga Rp500 juta, maka harga sewa yang bisa diterapkan adalah 9% x Rp 500 juta atau Rp45 juta perbulan.

Tapi ingat, penetapan harga sewa juga harus di sesuaikan dengan kemampuan penyewa, prospek bisnisnya, dan potensi lokasi ruko terhadap bisnis yang bisa dijalankan di ruko tersebut.

4. Rajin Menngikuti Kenaikan Harga Jual dan Sewa Ruko di Pasaran

Sebelum memutuskan untuk terjun ke bisnis jual atau sewa ruko adalah menghitung yield dan capital gain. Dengan menghitung dua elemen ini, bisa mengetahui persentase keuntungan yang bisa didapatkan.

Yield adalah kenaikan rata-rata sewa properti, sedangkan capital gain adalah persentase keuntungan dari menjual properti. Cara menghitung yield adalah harga sewa ruko dibagi dengan harga beli dan dikalikan 100.

Contohnya, jika kamu membeli sebuah ruko seharga Rp500 juta dan harga sewanya adalah Rp40 juta per bulan, maka Rp40juta dibagi Rp500 juta dan dikalikan 100, maka yield yang didapatkan setiap tahunnya adalah 8% per tahun.

Sementara cara menghitung capital gain adalah harga jual dikurang dengan harga beli, lalu dibagi harga beli kemudian dikali 100.

Contohnya, jika kamu membeli sebuah ruko seharga Rp500 juta, kemudian dijual dengan harga Rp1 miliar, maka Rp 1miliar dikurang Rp500 juta hasilnya Rp 500 juta, kemudian dibagi Rp500 juta hasilnya dikalikan 100, maka capital gain yang Anda dapatkan adalah 100%.

Artinya, penjualan ruko memberikan profit sebesar 100% dari harga beli.

5. Mempelajari Hukum Sewa-Menyewa dengan Baik

Dalam sebuah perjanjian sewa-menyewa terdapat aturan dan kebijakan hukum yang wajib disertakan dalam perjanjian tersebut. Gunanya untuk melindungi hak penyewa dan juga yang menyewakan.

Dengan adanya hukum yang jelas dalam perjanjian sewa-menyewa. Kamu sebagai pemilik ruko bisa mendapatkan perlindungan hukum secara sah. Jadi, ketika pihak penyewa (pihak ke dua) melakukan pelanggaran terhadap isi surat perjanjian/kontrak sewa-menyewa yang sudah disetujui kedua belah pihak.

Mengetahui hal ini bisa menghindari kamu dari kerugian materi yang disebabkan oleh kelalaian pihak penyewa.

Baca Juga: Mau Bisnis Jual Beli Tanah? Cari Tahu Risikonya Dulu

Cari Tahu sebelum Membeli

Jangan karena, harga murah dan lokasi strategis membuat kamu jadi langsung tergoda untuk membeli properti ruko tersebut. Cobalah untuk mencari terlebih dahulu seperti apa properti tersebut dengan baik, keadaan fisiknya, latar belakang pemiliknya.

Kamu bisa bertanya dengan orang-orang sekitar. Apakah sebelumnya ruko tersebut pernah memiliki masalah, rumor yang tidak baik atau mengalami kerusakan parah dan belum diperbaiki oleh pemilik ruko.

Ini untuk menghindari kamu dalam membeli ruko yang berkualitas rendah, dan menghabiskan lebih banyak lagi uang dalam merenovasinya.

Baca Juga: Mau Bisnis Properti tapi Modal Minim? Ikuti Cara ini