Cara Mengetahui Kerusakan pada Mesin Diesel

Seperti yang kita ketahui, mesin diesel merupakan mesin yang berbeda dari mesin bensin. Mesin ini mempunyai jumlah kompresi yang lebih besar dari mesin bensin. Maka dari itu, cara perawatan yang dibutuhkan mesin diesel akan berbeda dengan perawatan mesin bensin. Lalu bagaimana cara merawat mesin diesel? Berikut jawabannya.

  1. Pilih bahan bakar yang berkualitas.
  2. Harus rutin mengganti filter bahan bakar.
  3. Pilihlah oli dengan benar dan sesuai.
  4. Harus rutin mengganti filter udara.
  5. Rutin membersihkan injektor mesin.
  6. Lakukan service secara berkala.
  7. Panaskan mobil sebelum digunakan.
  8. Jangan pernah langsung mematikan mesin mobil.
Bingung cari asuransi mobil terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!
Pilih Tahun Kendaraan
Pilih Merek Mobil
Pilih Model Mobil
Pilih Tipe Mobil
Pilih Plat Kendaraan
Pilih Tipe Asuransi
 

Cara Mendeteksi Kerusakan pada Mesin Mobil Diesel

loader

Setelah paham cara merawat mesin diesel, kamu juga harus paham cara mendeteksi adanya kerusakan awal pada mesin diesel. Berikut beberapa cara yang perlu kamu pahami saat mempunyai mobil bermesin diesel.

  1. Knalpot mobil mengeluarkan asap hitam yang cukup tebal.
  2. Mesin sulit untuk dihidupkan.
  3. Mesin pincang.

Salah satu kerusakan yang bisa dialami mesin diesel adalah mesin pincang. Mesin pincang adalah istilah untuk mesin diesel yang mengalami beberapa masalah seperti tersumbatnya filter bahan bakar & injektor mesin, sistem pengapian yang abnormal, dan karburator dalam keadaan kotor.

Kerusakan yang Umum Terjadi pada Mobil Diesel

Jika kamu mendiamkan tanda-tanda kerusakan dari mesin diesel, mesin mobilmu bisa jadi lebih rusak! Simak beberapa masalah mesin diesel yang biasa dialami para pengguna mobil diesel berikut ini.

  1. Masuk Angin atau Sulit Diaktifkan

    Masuk angin merupakan salah satu masalah mesin diesel yang bisa dialami para pengguna. Gejala yang biasa akan mudah disadari oleh pengguna adalah mesin mobil susah dihidupkan. Biasanya, mobil yang berumur 3 sampai 5 tahun akan mudah mengalami masalah ini karena adanya sisa udara yang masuk ke dalam saluran sistem bahan bakar akibat penggantian filter solar dilakukan dengan cara yang tidak tepat. Karena hal tersebut, bahan bakar yang ada tidak bisa keluar dan menyebabkan mesin susah hidup.

    Jika terjadi hal seperti ini, yang bisa kamu lakukan pertama kali adalah pastikan solar sudah terisi minimal setengah penuh dan selang saluran bahan bakar tidak bocor. Setelah itu kamu bisa mengendorkan baut nepel angin di tabung sedimenter dan pompa sampai solarnya bisa keluar bersama angin. Bagaimana cara tahunya? Jika sudah keluar bersama angin, maka solar terlihat berbuih. Jadi lakukan hingga solar tidak berbuih ya!

  2. Diesel Runaway

    Selain mesin masuk angin, salah satu masalah lainnya adalah diesel runaway. Masalah ini biasa terjadi pada mesin mobil yang tidak bisa dimatikan tetapi kunci kontak sudah kondisi off. Selain itu, bisa juga karena kondisi mesin mobil terus menyala dengan RPM yang tinggi dan memunculkan kepulan asap putih. Jika sudah demikian, kamu harus mengecek kondisi pompa solar atau ECU jika sudah mengalami kerusakan. Ada baiknya juga kamu mengganti ECU yang baru jika sudah tidak layak untuk dipakai lagi.

    Selain itu, diesel runaway membuat mesin menghisap solar dari bahan bakar dengan tidak terkontrol sehingga putaran mesin akan terus tinggi. Jika mesin mobil diesel mengalaminya pada transmisi manual, maka kamu bisa memasukkan transmisi di posisi gigi 4 atau gigi 5 dan aktifkan rem tangan.

  3. Setelah itu kamu bisa injak pedal rem secara penuh yang dilakukan secara bersamaan dengan diinjaknya pedal kopling. Hal ini akan membuat mesin mati karena beban mesin cukup berat. Tapi apabila transmisi mesinmu otomatis, maka kamu bisa menutup saluran udara dengan suatu benda yang rata dan besar agar udara tidak bisa masuk ke ruang bakar. 

  4. Solenoid Turbocharger Rusak

    Salah satu kelebihan dari mobil mesin diesel modern adalah memiliki teknologi turbo yaitu Variable Nozzle Turbo (VNT) dan Variable Geometry Turbo (VGT) yang digunakan untuk mengatur besarnya tekanan udara yang diisi oleh turbo ke mesin agar bisa memaksimalkan performa. Tetapi biasanya jika solenoid turbocharger sudah rusak, masa suplai udara ke ruang bahan bakar juga bermasalah dan mesin mengalami kurang tenaga. Jika sudah seperti ini ada baiknya kamu pergi ke bengkel.

  5. Injektor Macet

    Penting untuk rajin membersihkan injektor agar tidak macet. Jika injektor macet, mesin akan kurang bertenaga dan volume solar yang disemprotkan akan terganggu. Bersihkan injektor secara rutin untuk menjaga kinerja mobil tetap baik.

  6. Busi Pijar Rusak

    Jika busi pijar rusak, pengguna perlu menggantinya dengan yang baru. Bila busi pijar rusak, maka akan menyebabkan masalah pada mesin diesel, bahkan bisa membuat mesin sulit dinyalakan. Oleh karena itu, penting untuk segera mengganti busi pijar yang rusak untuk menjaga kinerja mesin tetap optimal.

Segera Perbaiki Bila Mendeteksi Kerusakan

loader

Namanya barang pasti ada kerusakan. Kadang kerusakan-kerusakan ini tetap terjadi meskipun sudah melakukan perawatan rutin. Hal ini wajar saja karena kerusakan bisa diakibatkan faktor lain seperti kecelakaan, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, segera perbaiki mobil bila mendeteksi kerusakan agar tidak merusak mesin diesel secara keseluruhan.