Pasutri Perlu Tahu, Ini Untung dan Rugi Atur Keuangan Keluarga dalam Satu Rekening

Dalam mengelola keuangan keluarga, biasanya banyak dari kita yang memutuskan untuk membuat rekening bersama. Hal ini dilakukan supaya pemasukan dan pengeluaran bisa terlihat lebih transparan dengan harapan pengelolaanya bisa dilakukan dengan baik. 

Fenomena ini memang cukup normal untuk dilakukan mengingat banyaknya jenis keperluan baru yang muncul setelah menikah. Meskipun begitu, masih banyak pasangan atau keluarga di luar sana yang belum menerapkan cara ini lantaran adanya berbagai pertimbangan. Pendapat ini juga dinilai benar karena tidak semua orang bisa menerapkan cara tersebut. 

Namun, ada hal yang perlu diketahui oleh setiap pasangan suami istri (pasutri), bahwa mengatur keuangan keluarga dalam satu rekening memiliki untung dan ruginya seperti pada ulasan berikut ini yang telah Cermati.com rangkum dari berbagai sumber.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Keuntungan Atur Keuangan Keluarga dalam Satu Rekening

1. Lebih Transparan

transparan
Lebih transparan

Apabila memutuskan menggunakan rekening bersama tentu saja keuangan akan menjadi lebih transparan. Anda dan pasangan bisa saling melihat jumlah pemasukan dan pengeluaran setiap bulannya. Dengan begitu, tak ada yang bisa disembunyikan.

Transparansi keuangan sangat diperlukan jika Anda ingin mengelola keuangan keluarga bersama pasangan. Penggunaan 1 rekening ini akan membuat arus pendapatan dan pengeluaran lebih jelas dan mengurangi kecurigaan dalam jangka panjang. Pengelolaan keuangan yang transparan inilah yang menjadi alasan banyak orang memutuskan menggunakan 1 rekening dibandingkan rekening pribadi.

Baca Juga: 7 Cara Mudah Mengatur Keuangan Keluarga

2. Lebih Mudah Diambil Ketika Dibutuhkan

Menggunakan rekening bersama bisa memudahkan akses pengambilan atau transfer uang apabila dibutuhkan. Sebagai contoh, ketika Anda atau pasangan perlu mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk keadaan darurat seperti pengobatan atau pembayaran lainnya hal ini akan lebih mudah dilakukan. 

Karena aksesnya dipegang bersama, ketika pasangan mengalami keadaan dimana ia tidak bisa mengeluarkan atau mengambil uang, maka Anda tetap bisa melakukannya. Tentu saja, terlepas dari itu semua, perlu ada kesepakatan akan apa saja jenis pengeluaran yang boleh dikeluarkan atau tidak.

3. Perencanaan Keuangan Lebih Matang

keuangan

Memiliki rekening bersama bisa memudahkan perencanaan keuangan terutama dalam jangka panjang. Semua pendapatan yang Anda dan pasangan dapatkan digabungkan sehingga bisa saling melengkapi. Penggabungan pendapatan ini juga bisa dijadikan sarana pengaturan keuangan yang lebih baik lantaran potensi pengeluaran yang digabung juga.

Sebagai pasangan, Anda bisa saling mengingatkan apabila ada pengeluaran berlebih untuk hal-hal yang tidak diperlukan. Karena alasan tersebut, maka perencanaan keuangan bisa dilakukan dengan lebih matang. Kesadaran untuk berhemat bisa dijadikan “rem” pengeluaran ketika dibutuhkan.

Kerugian Atur Keuangan Keluarga dalam Satu Rekening

1. Kehilangan Kebebasan

Menggunakan satu rekening artinya Anda harus siap kehilangan kebebasan untuk pengeluaran pribadi. Pengeluaran pribadi ini misalnya hobi atau hiburan yang sesekali muncul. Dengan adanya rekening bersama ini Anda tidak bisa secara mudah mengeluarkan uang untuk hal-hal yang diinginkan. Begitu juga dengan pasangan jika keinginan-keinginan tersebut muncul.

Baca Juga: Merdeka! Sudahkah Merdeka Finansial? Inilah Tandanya

2. Merusak Hubungan Jika Kurang Terbuka

pasangan
Merusak hubungan jika kurang terbuka

Ketika ada salah satu dari pasangan yang tidak jujur hal ini akan membuat hubungan menjadi tidak baik. Senada dengan poin pertama, karena kehilangan kemandirian dalam mengatur keuangan sendiri, banyak dari pasangan di luar sana yang pada akhirnya tidak jujur. Mereka kembali membuat rekening pribadi tanpa sepengetahuan satu sama lain.

Perilaku inilah yang kemudian akan menyebabkan hubungan yang tidak baik. Sebaiknya urungkan niat untuk membuat rekening bersama apabila Anda masih belum bisa terbuka sepenuhnya terhadap pasangan soal masalah keuangan.

3. Rentan Terlibat Masalah Hukum

Anda dan pasangan bisa terjerat masalah hukum apabila memiliki pembayaran yang mengikat setiap bulan. Pembayaran ini meliputi kartu kredit, KPR, atau cicilan lainnya yang pembayarannya menggunakan rekening tersebut. Pengeluaran salah satu pihak bisa dibilang secara tidak langsung juga ditanggung oleh pihak satunya karena menggunakan rekening yang sama.

Masalah lain yang bisa timbul juga ketika salah satu pihak menutup rekening secara sepihak. Tentu hal ini akan menyulitkan kedua belah pihak apabila dikaitkan dengan urusan harta gono-gini.

Diskusikan dan Putuskan dengan Baik

Sebelum memutuskan membuka rekening, coba diskusikan terlebih dahulu dengan pasangan apa saja yang perlu dipersiapkan. Diskusikan juga komitmen apa saja yang perlu dilakukan supaya tidak terjadi masalah kedepannya ketika memang setuju untuk dilakukan. 

Tanyakan juga  pertanyaan-pertanyaan seperti, Bagaimana rencana membayar utang? Apa yang harus dilakukan jika ingin melakukan investasi? Bagaimana membagi pengeluaran bulanan? Serta apa yang harus dilakukan jika terdapat pengeluaran darurat? Bila sudah tercapai kesepakatan dan pertanyaan-pertanyan tersebut terjawab, barulah Anda bisa memutuskan apakah akan membuat rekening bersama atau tidak.

Baca Juga: 12 Cara Atur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji Kecil