Rahasia Mengatur Keuangan Anti Ribet, Kamu Wajib Coba!

Nama Raditya Dika sudah tidak asing lagi di telinga. Seorang komika, penulis, sutradara, dan aktor yang tak hanya sukses dalam berkarier, tetapi juga melek keuangan.

Raditya Dika beberapa kali memposting soal keuangan, seperti tips mengatur finansial, simulasi dana pensiun dini, sampai menghadiahi putri sulungnya dengan saham di akun Instagramnya.

Kesuksesan finansial pemilik nama lengkap Dika Angkasaputra Moerwani Nasution ini tidak lepas dari kemampuannya membuat perencanaan yang baik. Jadi, kondisi keuangannya selalu stabil.

Nah, buat kamu yang susah banget mengatur keuangan, coba ikuti cara Raditya Dika ini biar keuangan tetap sehat:

Baca Juga: Ini Dia 6 Problematika Wanita dalam Mengelola Keuangan

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Investasi
Investasi hukumnya wajib dalam mengatur keuangan

1. Investasi sebagai cara mengembangkan uang

Investasi tidak mengenal kalangan. Siapapun bisa memulai dan menjalankan investasi. Investasi lebih berkaitan dengan waktu.

Artinya semakin dini dimulai, semakin banyak pundi-pundi yang bisa dikumpulkan tanpa kamu sadari. Misalnya beli saham 10 lot atau 1.000 lembar senilai Rp 20 juta saat ini.

Dibiarkan saja dalam jangka panjang 10 tahun, maka keuntungan berlipat-lipat. Bisa sampai ribuan persen. Hasilnya dapat digunakan untuk investasi lagi, atau kebutuhan lain seperti DP rumah, mobil, dan lainnya.

2. Tinggalkan gaya hidup konsumtif

Jika keuangan ingin aman, hindari gaya hidup konsumtif. Membelanjakan uang untuk membeli keinginan, bukan kebutuhan utama.

Pilih gaya hidup minimalis dibanding bermewah-mewahan meski sebetulnya kamu mampu atau punya uang untuk itu. Minimalis dalam arti membeli segala sesuatu yang penting dan dibutuhkan.

Kuncinya adalah tentang bagaimana caramu mengontrol nafsu belanja. Kalau kamu bukan tipe orang yang tahan melihat sale, sebaiknya hindari pusat perbelanjaan agar pengeluaran tetap terjaga.

Mengatur Keuangan
Keuangan tetap sehat bila kamu mampu menaikkan pemasukan

3. Tingkatkan pemasukan

Ada yang bilang, cara untuk mengatur keuangan bukan hanya menghemat pengeluaran. Tetapi lebih baik meningkatkan pemasukan.

Kamu tidak hanya mengandalkan satu sumber penghasilan saja. Cari pekerjaan sampingan yang bisa menghasilkan uang, seperti ‘menjual’ keahlianmu, bekerja sebagai driver ojek atau taksi online, jualan online, dan lainnya.

Dengan meningkatkan pemasukan, uang yang bisa kamu tabung atau investasikan bakal lebih besar. Ini semua demi masa depan keuangan yang lebih baik bukan?

Baca Juga: Keuangan Sejahtera sampai Tua, Begini Cara Sukses Berinvestasi di Usia 20-an

4. Gunakan uang tunai untuk transaksi

Bertransaksi dengan uang tunai kelihatannya sudah tidak zamannya. Hampir semua orang menggunakan sistem pembayaran cashless, seperti kartu kredit, kartu debit, dan akhir-akhir ini e-wallet atau dompet digital.

Selain praktis, transaksi dengan sistem non-tunai jauh lebih untung, karena kamu bisa dapat cashback, poin reward, atau potongan harga.

Meski begitu, kamu tidak boleh mengabaikan uang tunai begitu saja. Justru dalam upaya mengatur keuangan, transaksi dengan uang tunai sangat dianjurkan. 

Semakin banyak pengeluaran, semakin sedikit uang yang tersisa. Hal inilah yang pada akhirnya mendorongmu untuk hidup lebih hemat. Singkatnya, karena kamu tidak rela kalau uang tunai habis sebelum waktunya.

utang
Jangan ngutangin orang lain, dan jangan berutang untuk diri sendiri

5. Tidak ngutangin orang lain maupun berutang untuk diri sendiri

Biarpun butuh uang, hindari utang. Lebih baik kamu mencari pekerjaan sampingan untuk mendapatkan uang tambahan ketimbang mengajukan utang.

Sebab, risikonya banyak. Kamu harus membayar pokok utang beserta bunga. Belum lagi kalau telat bayar, bisa kena denda sehingga membuat utangmu membengkak.

Di samping meningkatkan penghasilan, sebaiknya juga melakukan penghematan. Pangkas pengeluaran yang masih bisa ditunda.

Agar keuangan terjaga, hindari meminjamkan uang ke orang lain. Memang bisa membantu orang yang membutuhkan, tetapi tahu sendiri saat ini galakan yang ngutang ketika ditagih.

Banyak alasan menunda pembayaran, walhasil utang tidak dibayar sepeserpun. Siapa yang rugi? Kamu juga kan. Keuanganmu bisa tertekan karena meminjamkan uangmu dan berharap dibayar, tetapi nyatanya tidak.

Baca Juga: Pinjaman KTA Buat Dana Darurat, Boleh atau Tidak?

Praktikkan Sebelum Terlambat

Tips mengatur keuangan dari Raditya Dika di atas sebaiknya langsung dipraktikkan dalam kehidupanmu. Semakin cepat, semakin baik karena kamu bisa segera melihat hasilnya.

Jangan sampai ada penyesalan karena menunda-nunda. Paling penting juga, harus tahan dengan godaan yang datang. Entah itu dari teman, keluarga, atau rekan kerja untuk mengeluarkan uang lebih banyak.

Ini tidak mudah, tetapi pasti bisa. Hindari gaya hidup doyan belanja, agar kamu tidak menjadi candu dan membuatmu melarat di masa tua.

Baca Juga: 10 Tips Mengatur Keuangan Selama Jadi Pengangguran