Stop Perang Harga! Begini 5 Cara Berhasil Jualan Banjir Orderan

Setiap pebisnis atau pelaku usaha pastinya ingin jualannya laris manis di pasaran offline dan juga online. Selain memperhatikan kualitas produk yang dipakai, penjual juga perlu menetapkan harga jual yang sebanding dengan produk atau jasa yang dijual.

Jangan heran, jika tak sedikit penjual yang memiliki produk atau jasa jualan yang sama. Alhasil, sesama penjual saling perang harga atau menjual murah agar pelanggan tidak pindah ke toko lain dan produk yang dijual tetap laku di pasaran. Padahal, harga murah pada produk atau jasa pun belum tentu laku di pasaran.

Kondisi perang harga seperti ini tentunya akan membuat kamu pusing dan serba salah. Kalau harga tidak diturunkan, pelanggan bisa lari ke toko. Akan tetapi, kalau harga diturunkan keuntungan bisa terpotong sekian persen. Jika perang harga ini tak segera diatasi, bisa saja kamu menyerah dan bisnis bangkrut begitu saja.

Simak ulasannya berikut ini!

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Daripada Perang Harga, Lakukan Cara Banjir Orderan Ini

loader
Banjir orderan

Dipasaran baik offline atau online, seringkali terjadi perang harga antar penjual agar pelanggan mereka tidak kabur dan penjualan tetap berjalan lancar.

Sebagai contoh perang harga pada produk hijab segi empat bahan katun yang pastinya banyak toko yang menjual produk tersebut. Toko A menjual Rp15 ribu per pcs, kemudian toko B yang awalnya menjual Rp17 ribu per pcs diturunkan menjadi Rp14.500 agar pelanggan tidak lari ke toko A.

Lalu, muncul toko C menjual produk yang sama dengan harga Rp13 ribu, lantas toko A dan B juga ikut menurunkan harga dan begitu seterusnya.

Agar terbebas dari perang harga di pasaran dan bisnis bisa selalu banjir orderan, ada beberapa cara jualan yang perlu dilakukan oleh pebisnis.

1. Pahami Keinginan Customer

Hingga sekarang ini masih banyak pebisnis yang memiliki pemikiran “jual produk apa saja yang penting harganya murah jauh dari pasaran, pasti jualannya laris manis seperti kacang goreng”.

Hal tersebut merupakan mindset bisnis yang salah dan perlu diubah. Kamu harus memikirkan dan pahami apa saja yang diinginkan dari customer.

Bukan hanya harga yang sesuai dengan produk dan terjangkau dikantong saja, akan tetapi pelanggan juga ingin produk yang mereka beli memiliki kualitas yang oke. Selain itu, lengkapi bisnismu dengan pelayanan yang terbaik, mulai dari jam operasional, karyawan yang ramah, pengemasan produk yang rapih, pengiriman produk yang cepat dan sebagainya.

Jika bisnismu sudah memiliki paket komplit mulai dari harga, kualitas dan pelayanan, maka percaya dan yakinlah pelanggan akan terus kembali ke tokomu untuk membeli dan pastinya kamu juga akan memiliki peluang yang besar untuk mendapatkan pelanggan baru.

Baca Juga: Bisnis Makin Cuan, Begini Cara Daftar TikTok Shop dan IG Shopping

2. Konsisten Harga dan Fokus dengan Target

Jika ada toko lain yang menjatuhkan harga demi laris manis di pasaran, pastikan tahan egomu untuk tak ikut-ikutan menurunkan harga juga. Sebaiknya, konsisten dengan harga yang telah kamu tetapkan sejak awal.

Terkadang, penjual yang sering memainkan harga produk juga bisa berdampak buruk pada penjualan. Bisa saja, membuat pembeli menjadi bingung dan akhirnya tidak jadi beli. Alhasil, bukan untung malah buntung.

Selain itu, kamu juga perlu fokus pada target market kamu saja. Misal, kamu menjual kaos pria dan wanita rentang usia 20-30 tahun dengan harga Rp30 ribu – Rp50 ribu. Jika ada toko lain yang menjual kaos dibawah harga jual kamu, tidak perlu khawatir. Mungkin bahan yang dipakai berbeda, kualitasnya standar atau target pasarnya berbeda. 

3. Pilih Produk yang Harga Jualnya Aman

loader
Pilih produk yang bisa jadi banjir orderan

Jika kamu baru saja ingin menjalankan usaha dan tidak mau pusing dengan produk yang perang harga, tak ada salahnya kamu memilih produk atau jasa yang harga jualnya aman di pasaran.

Tak perlu bingung, terdapat kriteria tertentu jika kamu ingin mendapatkan produk yang harganya aman, yaitu:

  • Memiliki keunikan karena memiliki perbedaan dengan produk yang lain
  • Produk yang unik, lucu, bagus sudah pasti akan viral dan diburu masyarakat
  • Produknya juga harus bermanfaat bagi pembeli

Baca Juga: Tips Sukses Kerja Sampingan di Masa Pandemi Corona

4. Upgrade Strategi Jualan

Biarkan kompetitor lain perang harga, tapi kamu jangan! Ada cara lain agar kamu mendapatkan bajir orderan tiap hari, yaitu upgrade strategi jualanmu.

Sebelum menyusun strategi baru, sebaiknya kamu perlu melihat dan mengecek kembali strategi pemasaran seperti apa yang sudah kamu terapkan sebelumnya. Kemudian pilih strategi yang perlu dihilangkan atau diubah ke yang baru, atau strategi yang masih efektif dan bisa dijalankan.

Setelah itu, lakukan riset kecil-kecilan pada brand-brand yang sudah memiliki nama panggung di masyarakat. Pahami bagaimana mereka mempromosikan produk. Nah, kamu bisa meniru dan modifikasi strateginya, kemudian praktikan pada bisnismu.

Umumnya terdapat strategi jualan yang perlu kamu ubah secara berkala, antara lain:

  • Foto produk agar jualanmua selalu fresh dan tampil baru
  • Promosi produk mulai dari diskon, potongan harga atau menyediakan paket jualan dan sebagainya.
  • Packaging yang bagus dan lucu juga membuat customer terpikat untuk membeli produkmu
  • Jam beriklan yang tepat di media sosial, e-commerce atau menggunakan jasa influencer

5. Pelajari Ilmu Bisnis Terkini

Semua pebisnis memiliki peluang yang sama untuk terbebas dari perang harga, meningkatkan penjualan dan mengembangkan bisnis ke ranah yang lebih luas lagi. Namun, hanya memiliki ilmu penjualan yang terbatas saja rasanya tidak cukup.

Maka dari itu, sangat penting memiliki ilmu bisnis yang up to date agar berbagai harapan bisnismu ini bisa mudah tercapai. Berikut ada beberapa ilmu bisnis yang sekarang ini banyak dipakai para pebisnis besar yang perlu dipelajari, yaitu:

Ilmu Bisnis

Uraian

Hypnowriting

Tulisan promo yang bisa menghipnotis atau menarik pelanggan agar langsung membeli atau memakai jasa jualan kamu

Personal Branding Produk

bukan hanya brand saja, tapi produk kamu juga perlu di branding sedemikian rupa agar produkmu melekat di hati dan mudah diingat masyarakat

Iklan

Sekarang zamannya serba online, jadi kamu bisa memasang iklan di berbagai media sosial, seperti facebook, Instagram, TikTok dan lainnya

Promosi Produk yang Efektif

Gunakan cara promosi produkmu dengan baik mulai dari penggunaan kata-kata yang digunakan, diskon yang menarik perhatian dan sebagainya

Kembangkan Bisnis Untuk Tingkatkan Penjualan

Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk melariskan produk jualan, tapi pilihlah cara yang terbaik dan kompetitif agar tidak menurunkan pasar yang lain. Jika penjualan masih stuck, artinya kamu perlu mengembangkan bisnis lagi, entah itu menambah produk baru, upgrade cara jualan, merubah pengemasan dan sebagainya. Tak perlu khawatir jika dalam pengembangan bisnis ini kamu kurang modal. Kamu bisa mendapatkan modal tambahan dengan mengajukan pinjaman di bank ataupun fintech terpercaya. Dengan begitu, kamu bisa meningkatkan penjualan yang lebih besar lagi.

Baca Juga: Penjual Cerdas, Begini Cara Tentukan Harga Jual Produk di E-Commerce Biar Untung