Tips Capai Target Punya Rumah Saat Masih ‘Single’

Setiap manusia seolah tak lepas dari memiliki target yang ingin dicapai untuk masa depan. Dengan demikian, diharapkan membuat hidup bisa lebih bermakna dan memiliki tujuan hidup.

Sepertinya, ada banyak orang yang memiliki target dalam hidupnya. Tapi sayangnya, tidak semua orang mampu disiplin untuk mencapai target-target tersebut. Misal, target untuk bisa membeli kendaraan bermotor, dan lainnya.

Kasus lain adalah target untuk memiliki rumah. Tak sedikit, pemikiran memilih punya rumah setelah menikah saja adalah menjadi pilihan. Alasannya? Cukup beragam. Namun apapun itu alasannya, tidak ada ruginya bila merencanakan punya rumah sendiri sebelum menikah.

Sebab, akan ada banyak manfaat punya properti kapanpun itu, baik sudah menikah ataupun belum menikah. Karena tentunya kita tahu bagaimana nilai investasi properti ini di masa-masa yang akan datang.

Bagi Anda yang masih single (lajang) dan bertekad memiliki rumah sebelum menikah, sudah sepatutnya mendapat dua acungan jempol. Berarti Anda telah merencanakan masa depan dengan baik. Memiliki rumah impian dan gambaran masa depan lebih baik ada di depan mata.

Tapi yang jadi masalah adalah bagaimana cara mewujudkan rumah impian Anda itu. Jika Anda memiliki target untuk punya rumah sebelum menikah, simak tips mewujudkannya:

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Miliki Target Keuangan sejak Awal

Beli Rumah
Tentukan target keuangan dari awal agar lancar menjalankan dan mencapainya

Pertama, hal yang harus diperhatikan untuk bisa mencapai target memiliki rumah impian sebelum menikah adalah Anda harus punya target keuangan sejak awal. Anda harus memiliki berbagai pos yang dianggarkan setiap bulannya.

Dengan demikian, ketika Anda sudah ingin dan siap menikah, maka Anda sudah perencanaan keuangan Anda sudah matang. Dan selanjutnya, bisa diatur lagi bersama-sama dengan pasangan. Paling tidak, sebelum Anda menikah, kebutuhan utama sudah bisa dicapai dengan baik.

Ini penting, sebab akan ada banyak kebutuhan lainnya yang harus dipenuhi ketika Anda sudah berumah tangga. Sebab, Anda tidak lagi hidup dan memikirkan diri sendiri, namun juga pasangan dan anak-anak Anda.

2. Perkirakan dengan Baik Kemampuan Anda

Kemampuan Finansial
Pahami kemampuan keuangan Anda dengan baik agar semua berjalan sesuai rencana

Memperkirakan kemampuan keuangan untuk mewujudkan rumah impian ini penting. Pastikan kemampuan Anda untuk membeli rumah itu sesuai dengan pendapatan. Jika Anda ingin memiliki rumah impian yang besar dan mewah, maka Anda harus bekerja ekstra untuk memperoleh pendapatan yang sesuai untuk membeli rumah tersebut.

Sebaliknya, bila memang pendapatan Anda pas-pasan dan Anda sudah puas dengan itu, maka sebaiknya belilah rumah seharga sesuai dengan kemampuan. Jika tidak, Anda bisa saja kewalahan di tengah jalan kalaupun memang rumah tersebut diperoleh secara kredit (KPR/Kredit Kepemilikan Rumah).

 

Baca Juga: Tertarik Tinggal di Hunian TOD: Ini Cara, Biaya dan Prosedurnya!

3. Pertimbangkan Beli Rumah secara Tunai atau Kredit

Kredit Rumah
Pertimbangkan dengan baik rencana beli rumah secara tunai atau kredit

Nah, apakah rumah yang Anda inginkan itu dibeli secara tunai atau kredit alias mencicil, ada baiknya dipikirkan secara matang dan dipersiapkan dengan baik. Sehingga target Anda untuk memiliki rumah bukan hanya sekedar impian, tapi juga kenyataan.

Bila dana yang Anda miliki sudah benar-benar mencukupi untuk membeli sebuah rumah, tak ada salahnya membelinya secara tunai. Namun ada baiknya Anda mempertimbangkan membeli rumah secara kredit. Apabila dana yang Anda miliki masih pas-pasan, dan Anda bisa mencicilnya secara rutin setiap bulannya untuk tenor beberapa tahun.

Kendati beli rumah secara kredit, tidak ada masalah! Lebih baik membeli sekarang dengan dana seadanya, daripada terus menundanya hingga akhirnya tak pernah kesampaian.

4. Perlu Memikirkan Investasi Jangka Panjang

Investasi
Ada banyak produk investasi yang bisa dipilih untuk bersiap membeli rumah

Semua hal yang sifatnya investasi itu tidak pernah salah dan merugikan. Sebab pada akhirnya kita akan menuai apa yang sudah kita tanamkan. Begitu juga dengan investasi di setor properti.

Tentu semua sepakat bahwa harga properti cenderung sulit untuk turun, tapi yang ada malah terus mengalami kenaikan. Nah, kalau pun rumah yang Anda beli nantinya tidak untuk segera dijadikan tempat tinggal untuk diri sendiri, tidak ada salahnya dijadikan sebagai investasi dengan menyewakannya.

Apabila rumah itu dibeli secara kredit, uang hasil sewa itu bisa juga untuk menambah menutup biaya cicilan kredit rumah.

Nah, bila ternyata dana yang Anda miliki belum cukup untuk membeli rumah impian, ada baiknya menempatkan dana tersebut ke instrumen investasi seperti emas, reksadana, deposito, dan lainnya hingga mencukupi untuk Anda membeli sebuah rumah.

Baca Juga: Merasa Tak Boros Tapi Uang Selalu Habis: Berapa ‘Latte Factor’ Anda?

5. Membuat Tabungan Khusus Rumah

Properti
Buatlah tabungan khusus untuk merencanakan rumah impian Anda

Jika Anda tidak menginginkan membeli rumah secara kredit, Anda juga bisa memilih untuk membuat tabungan yang dikhususkan untuk membeli rumah. Ada banyak produk perbankan yang secara khusus untuk membantu merencanakan mewujudkan keinginan Anda untuk membeli rumah.

Anda bisa menyisihkan dana setiap bulannya untuk ditempatkan pada tabungan beli rumah. Cara ini bisa saja lebih efektif jika Anda disiplin atau mau mengikuti peraturan yang Anda tetapkan sendiri.

Bila Anda dan pasangan sudah berencana menikah dan ingin mempersiapkan rumah untuk tempat singgah sesaat setelah menikah, ada baiknya dirundingkan bersama rencana untuk menabung membeli rumah secara bersama-sama.

6. Jangan Lupa Menghindari Kebiasaan Konsumtif

Shoping
Kurangi atau hilangkan kebiasaan konsumtif

Apapun bentuknya, kebiasaan konsumtif alias menghabiskan uang hanya untuk hal-hal yang sifatnya tidak wajib dan penting itu bukanlah tindakan yang positif. Jika Anda sudah bertekad untuk bisa memiliki hunian sebelum menikah, jangan segan-segan untuk menghindari kebiasaan konsumtif.

Sebab tindakan konsumtif benar-benar bisa berdampak pada keuangan yang memburuk, bahkan upaya Anda untuk mencapai target-target yang sudah ditetapkan pun akan terhambat. Lebih baik mengalokasikan ke hal-hal yang sifatnya produktif seperti menabung dan mencicil kepemilikan rumah serta lainnya, ketimbang hanya sekedar berlaku konsumtif memenuhi keinginan sesaat semata.

Hidup Akan Terasa Lebih Nyaman Bila Tinggal di Rumah Sendiri

Memiliki rumah sendiri sebelum berkeluarga memang bukan suatu keharusan. Pun demikian, bukan berarti punya tempat tinggal sebelum menikah tidaklah penting. Tidak ada ruginya bila kita mempersiapkan hal-hal pokok seperti papan atau rumah sedini mungkin untuk masa depan yang lebih baik. Sehingga ketika sudah saatnya menikah, kita bisa focus untuk urusan lain yang juga penting, tidak lagi bingung memikirkan di mana akan tinggal.

Baca Juga: Saat Gaji Istri Lebih Besar dari Suami, Ini yang Harus Dilakukan