6 Langkah Mudah Ajukan Aplikasi KTA Kepada Bank

Kredit Tanpa Agunan (KTA) adalah salah satu opsi pinjaman yang patut dipertimbangkan dewasa ini. Tidak seperti kartu kredit, KTA memberikan kemudahan dan keuntungan lebih yang tentunya akan memanjakan Anda sebagai peminjam. Sebab di dalam KTA, plafon pinjaman lebih besar, tingkat suku bunganya lebih rendah, dan tenor pembayarannya lebih lama daripada kartu kredit.

Dengan kelebihan di atas, apakah Anda tertarik untuk mengajukan KTA? Boleh saja, tapi lakukanlah langkah yang tepat agar pengajuan KTA diterima dan Anda bisa memaksimalkan pinjaman untuk kebutuhan pribadi.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Lakukan penyesuaian

loader

Penyesuaian yang dimaksud adalah mencoba mencocokkan antara penghasilan, cicilan pokok, dan bunga yang dibayar setiap bulan. Tujuannya agar Anda tahu posisi atau kondisi keuangan yang sebenarnya setelah mengajukan KTA. Sehingga pembayarannya nanti bisa lancar dan status kredit tetap terjaga dengan baik.

Misalnya, penghasilan Anda sebulan sebesar Rp10 juta. Pinjaman yang diinginkan sebesar Rp36 juta dengan tenor cicilan 1,5 tahun dan bunga 5% per bulan. Maka pokok cicilan dan bunga yang dibayarkan menjadi Rp2.150.000 per bulan. 

KTA Anda ini masih bisa dikatakan aman karena persentase cicilannya masih di bawah 40%, yang mana menjadi batas maksimum dari utang. Asal Anda tidak menggali pinjaman yang baru lagi, maka kondisi keuangan akan baik-baik saja sampai KTA lunas.

2. Bandingkan produk

loader

Produk KTA yang ditawarkan bank pastinya berbeda-beda. Mulai dari segi total plafon, tenor pembayaran, suku bunga, hingga syarat pengajuan KTA. Pilihlah satu bank yang menurut Anda menawarkan kemudahan sekaligus keuntungan paling maksimal untuk KTA yang hendak diajukan.

Perbanyak membaca informasi dari berbagai sumber untuk memudahkan proses pencarian. Bila perlu, tanyakan keluarga atau rekan yang sebelumnya pernah mengajukan KTA pada bank yang bersangkutan. Sehingga gambaran Anda mengenai KTA yang hendak diajukan semakin jelas lagi.

Baca Juga: Bedanya Pinjaman KTA Wiraswasta dan Karyawan, Jangan Keliru!

3. Lengkapi dokumen yang dibutuhkan

loader

Sama seperti saat pembukaan rekening tabungan, Anda juga harus melengkapi beberapa dokumen yang diminta oleh pihak bank. Umumnya, dokumen itu berupa KTP, kartu keluarga, NPWP, surat pernikahan, dan rekening koran selama 3 bulan berturut-turut. Satukan dokumen ini dalam satu tempat agar tidak tercecer saat diperlukan nanti.

Nah, bagi yang tidak mempunyai NPWP, silakan hubungi RT atau camat untuk meminta surat keterangan penghasilan. Tanpa surat ini, maka permintaan KTA bisa jadi ditolak karena tidak ada bukti yang menyatakan kalau Anda mempunyai penghasilan. Dan bank akan berasumsi kalau Anda tidak mampu membayar cicilan nanti.

4. Langsung datang ke bank

loader

Di zaman serba canggih ini, semuanya bisa dilakukan secara online, termasuk mengajukan KTA. Sayangnya, waktu untuk memproses cenderung lebih lama karena banyaknya nasabah yang mengajukan pinjaman via online. Jadi, Anda harus mengantri selama beberapa lama sampai nomor antrian Anda tiba.

Baiknya datangi langsung pihak bank, baik yang berada di pusat atau di cabang. Bawalah seluruh dokumen yang dibutuhkan, sehingga sesampainya di bank permintaan Anda bisa segera diproses dan dana KTA keluar. Jadi, waktu tunggu bisa lebih hemat daripada mengajukan via online.

5. Ikuti proses verifikasi sampai selesai

loader

Saat permintaan dalam proses verifikasi, maka bank akan menghubungi Anda di nomor telepon yang tertera dalam form pendaftaran untuk memverifikasi dokumen yang diserahkan. Setelah semuanya lengkap, Anda akan diminta untuk datang ke kantor bank yang bersangkutan pada tanggal dan waktu tertentu untuk mengikuti wawancara terkait KTA. 

Setelah itu, bank akan mengirimkan staf untuk mengecek sekaligus menyesuaikan kebenaran data yang tertulis dan yang ada di lapangan. Untuk itu, pastikan seluruh data-data yang diisi di dalam form benar dan akurat, sehingga bank tidak mempertanyakan kebenarannya nanti. Jika data tidak benar, kemungkinan besar bank akan menolak pengajuan KTA.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini 10 Manfaat Pinjaman KTA untuk Segala Situasi

6. Tunggu telepon dari bank

loader

Setelah poin 5 selesai, bank tidak serta-merta menyetujui permintaan KTA. Bank perlu waktu untuk memastikan kebenaran data, menyiapkan dana, dan surat perjanjian terkait pinjaman KTA ini dengan jelas dan terperinci. Pada tahap ini, Anda harus menunggu kira-kira 3-7 hari kerja agar bank bisa memproses semuanya.

Jika pengajuan KTA diterima, maka bank akan kembali menghubungi Anda di nomor handphone pribadi. Pastikan nomor ini selalu aktif selama proses verifikasi KTA, sehingga Anda bisa mengetahui status pengajuannya. Jika ternyata pengajuan diterima dan nomor tidak aktif, maka bank bisa saja membatalkan KTA atau Anda bisa tetap mendapatkannya tapi dengan syarat mengonfirmasi ulang ke bank.

Jaga Kelancaran Pembayaran KTA

Mengajukan KTA tidak sulit, asal dokumen yang dibutuhkan lengkap dan Anda mengikuti prosesnya dengan benar. Jika status KTA approved, bayarkan cicilannya nanti dengan lancar agar riwayat kredit tetap terjaga, bank pun akan mempercayai pinjaman Anda di periode berikutnya.

Baca Juga: 6 Tips Memaksimalkan Pinjaman Bank untuk Keperluan Bisnis