Apa Itu Free Float Saham, Dampak Hingga Perhitungannya?

Terjun di dunia saham memang mengasyikan. Tak hanya bisa mengamankan kondisi keuangan saja, tapi saham memberikan keuntungan yang jumlahnya besar dan cepat. Apalagi investasi saham saat ini transaksinya semakin mudah karena sudah banyak sekuritas yang menyediakan aplikasi saham online.

Akan tetapi, banyak hal yang perlu kamu ketahui sebelum investasi saham, seperti memahami berbagai istilah yang digunakan dalam bermain saham. Salah satunya istilah saham yang jarang sekali diketahui investor pemula, yaitu free float saham.

Free float saham ini patut kamu pahami sebab berkaitan erat dengan emiten atau perusahaan yang menjual sahamnya. Dengan begitu, kamu bisa menjalankan investasi saham dengan maksimal.

Lantas apa itu free float saham?

Berikut ulasan lengkapnya mengenai pengertian free float saham, fungsi, hingga mengetahui perhitungannya dengan benar yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Apa Itu Free Float Saham?

loader
Free Float

Free float saham adalah jumlah saham minoritas yang bisa ditransaksikan di pasar regular. Free float ini juga memiliki arti lain, yaitu sebagai persentase saham dari perusahaan yang sudah IPO (Initial Public Offering) dan bisa dibeli para investor dengan kepemilikan kurang dari 5%.

Free float ini sangat penting diketahui setiap investor, sebab free float memperlihatkan data sebesarapa besar votalitas saham. Jika suatu perusahaan memiliki free float rendah, maka perusahaan tersebut kurang aktif dalam perdagangan dan bisa saja votalitas saham tak terkendali.

Aturan Penerapan Free Float

Dikutip dari situs liputan6.com, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menyeragamkan metode penghitungan bobot saham yang masuk dalam konstituen indeks menjadi free float. Hal itu dilakukan BEI secara bertahap yang sejak Juni 2021, lalu.

Sebelumnya, BEI menggunakan metode rata-rata tertimbang atas kapitalisasi pasar. Ini disebut juga dengan market capitalization weighting. Selain itu, BEI juga menggunakan capped adjusted free float market capitalization weighted average yang merupakan metode penghitungan indeks dengan bobot berdasarkan kapitalisasi pasar saham beredar (free float).

Baca Juga: Investasi Saham: 5 Cara Menghitung Pendapatan Investasi Biar Cuan Maksimal

Dampak Free Float

Dengan adanya penerapan free float ini tentunya menimbulkan dampak yang lain, yaitu:

1. Penyesuaian Bobot

Perlu kamu ketahui, dengan adanya penerapan free float pada saham ini, maka akan terjadi penyesuaian pada bobot saham terutama di indeks LQ45 dan IDX30. Dengan tujuan, agar investor bisa mendapatkan gambaral riil nilai saham.

Berikut saham-saham dengan kapitalisasi besar alias big caps yang beradaptasi dengan kebijakan free float per Juni 2021 lalu, antara lain:

Kode Saham

Porsi Free Float

Bobot IHSG

Bobot Baru

Penyesuaian

BBCA

45,3

11,3

9,0

-2,3

BBRI

43,7

7,4

9

1,6

TLKM

47,9

4,8

7,1

2,3

BMRI

38,3

4

4,8

0,7

UNVR

ASII

15

49,8

3,1

3

1,4

4,6

-1,7

1,6

ARTO

46,1

2,3

3,2

0,9

HMSP

7,5

2,1

0,5

-1,6

EMTK

36,3

2

2,2

0,2

TPIA

7,6

1,9

0,5

-1,5

CPIN

44,5

1,7

2,3

0,6

BBNI

40,4

1,5

1,8

0,4

ICBP

19,5

1,4

0,8

-0,6

UNTR

40,4

1,2

1,5

0,3

BRPT

27,2

1,2

1

-0,2

BRIS

83,4

1,2

2,8

1,7

SMMA

41,1

1

1,3

0,3

KLBF

42,6

1

1,3

0,3

TOWR

47,2

0,9

1,3

0,4

GGRM

23,8

0,9

0,7

-0,2

TBIG

42,3

0,9

1,2

0,3

SMGR

49

0,9

1,3

0,4

MDKA

47,9

0,9

1,3

0,4

ANTM

34,9

0,8

0,9

0,1

INDF

49,5

0,8

1,3

0,4

MEGA

42,4

0,8

1,1

0,2

MYOR

15,7

0,8

0,4

-0,4

INKP

46,7

0,7

1

0,3

INCO

20,5

0,7

0,4

-0,3

DCII

47,9

0,7

1

0,3

2. Meningkatkan Efisiensi Portofolio

Free float membuat bobot saham berkurang. Ini juga memiliki dampak pada efisiensi portofolio yang bisa meningkat. Sehingga, mendorong emiten untuk lebih meningkatkan jumlah saham free float.

3. Reksadana Terkena Imbas

Penerapan free float juga berdampak pada investasi reksadana, yaitu manajer investasi atau hedge fund akan melepaskan emiten-emiten yang memiliki jumlah saham mengambang dan rendah

Contoh Perhitungan Free Float Saham

Untuk memudahkan kamu dalam memahami free float saham, berikut ini ada contoh perhitungan free float saham yang diambil dari situs republikinvestor.net, yaitu:

Perusahaan ABCD memiliki keseluruhan saham dengan total 1.000.000.000 lembar dipasar. Si A memiliki porsi saham dari perusahaan tersebut sebesar 560.000.000 atau sebesar 56%. Si B, memiliki 100.000.000 lembar saham atau 10%, sisanya masih ada:

100%-56%-10% = 34% atau 340.000.000 lembar saham

Dari sisa lembar saham tersebut dimiliki oleh 10.000.000 investor dengan rata-rata memiliki 34 lembar per orang. Artinya, setiap investor memiliki porsi kepemilikan saham 0.00001% nilainya dibawah 5%. Maka 34% itulah yang dinamakan free float.

Baca Juga: Breakout Saham: Pengertian, Jenis dan Cara Trading Saham saat Breakout

Tips Investasi Saham

loader
Free Float

Bermain saham memang bisa memberikan keuntungan yang besar, asalkan kamu bisa memahami segala ilmu saham. Dengan begitu, kamu bisa menerapkan ilmunya dengan strategi investasi saham yang tepat. Berikut ada beberapa tips investasi saham yang bisa kamu pakai, antara lain:

1. Pahami Bermain Saham

Kebanyakan orang beranggapan investasi saham sangat mudah dilakukan. Tinggal daftar, beli lembar saham kemudian tinggal menunggu hasilnya. Namun, pada kenyataannya bermain saham tak semudah membalikkan telapak tangan.

Kamu sebagai investor perlu memahami berbagai hal terkait saham, termasuk istilah-istilah yang sering digunakan dalam bermain saham. Dengan begitu, kamu bisa memahami cara saham memperoleh keuntungan.

2. Pilih Aplikasi Saham Online Terpercaya

Saat ini bermain saham sangat mudah. Tak perlu lagi bawa uang ke lokasi atau sekuritas, melainkan kamu bisa bermain saham online. Kamu hanya tinggal memilih aplikasi saham online yang telah terdaftar dan berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti:

  • Stockbit
  • IPOT
  • Bibit
  • Bareksa
  • Mirae HOTS
  • RTI Business
  • MOST Mandiri
  • BCAS Best Mobile
  • MotionTrade
  • Ajaib
  • Poems ID
  • BIONS

3. Sesuaikan Modal dengan Kemampuan Finansial

Meski saham memberikan keuntungan yang lumayan besar, tapi kamu perlu ingat bahwa saham juga memberikan kamu risiko kerugian yang cepat. Untuk itu, kamu sebagai investor pemula jangan langsung memulai modal investasi dengan jumlah besar.

Awali setor modal saham dengan modal yang kecil atau disesuaikan dengan kemampuan finansial jika kamu sudah memahami saham dengan baik. Tujuannya agar keuanganmu tetap aman jika mengalami rugi dalam bermain saham.

4. Pilih Emiten yang Unggul

Dalam bermain saham, setiap emiten juga memiliki pengaruh yang besar dalam memberikan keuntungan kepada investor. Jika kamu mau untung, pilihlah emiten-emitan yang unggul dan memiliki laporan perkembangan perusahaan yang baik.

Umumnya, emiten yang unggul dan memberikan peluang cuan lebih besar ini termasuk daftar LQ45, IDX30 dan sebagainya.

5. Pantau Pergerakan Harga Saham

Jangan langsung membeli saham, tanpa melihat harga saham per lembarnya terlebih dahulu. Kamu wajib, memantari pergerakan harga saham. Ketika harga saham turun, itulah menjadi waktu yang tepat dalam membeli saham.

Upgrade Skill dan Info Terkini Mengenai Saham

Yang paling penting diutamakan dalam bermain saham bukanlah modal. Akan tetapi, upgrade skill investasi saham menjadi tolak ukur apakah kamu akan berhasil mendulang untung atau justru merugi. Selain itu, perlu juga untuk mencari informasi yang up to date mengenai saham baik di TV, media online atau sosial media. Misalnya saja seperti penerapan free float ini, tentunya memiliki pengaruh terhadap transaksi saham.

Baca Juga: Saham Preferen: Arti, Contoh, dan Bedanya dengan Saham Biasa