9 Bahan Hijab yang Banyak Menjadi Pilihan Favorit Para Hijabers Kekinian

Bagi para hijaber, menentukan hijab yang akan dibeli maupun yang akan dikenakan seringkali menjadi hal yang memakan waktu tidak singkat. Selain harus menyesuaikan dengan warna outfit, bahan juga menjadi poin penting sebelum menjatuhkan pilihan.

Alasannya, jika sampai memilih hijab dengan bahan yang kurang tepat, kenyamanan saat mengenakannya pun juga tidak bisa maksimal. Pada momen-momen tertentu, salah pilih hijab pun juga bisa mengurangi nilai estetika.

Nah, diantara banyaknya bahan hijab yang bisa menjadi pilihan, beberapa diantaranya sangat tepat untuk kebutuhan harian, dan bahkan praktis untuk dikenakan di berbagai momen. Lalu, apa sajakah itu? Berikut kami berikan informasinya.

Baca juga: Ingin Belanja Baju Online? Ini 15 Jenis Bahan yang Perlu Diketahui

Investasi halal dan nyaman dengan Reksadana Syariah hanya di Cermati!

Mulai Berinvestasi Sekarang!  

9 Bahan Hijab Favorit Hijabers

loader

Bahan Hijab

  1. Crepe

    Salah satu hijab yang kini populer, yaitu yang dibuat dari bahan crepe. Jika belum cukup familiar, crepe merupakan kain dengan tekstur kesat dan sangat ringan. Di samping itu, kain tersebut memiliki sifat lentur sehingga cara pakainya menjadi sangat mudah.

    Tidak hanya itu saja, meski ringan, hijab berbahan crepe mampu menutupi rambut dengan baik, loh. Namun, untuk membuatnya tetap di tempat, kamu bisa mengenakan inner terlebih dahulu.

    Sederhananya, kain crepe bisa dikatakan sebagai perpaduan antara kain chiffon dengan kain bahan kaos, dan lazimnya dijadikan hijab pashmina maupun instan. Jenisnya pun cukup beragam, yakni antara lain silky crepe, chiffon crepe, cotton crepe, serta 100% crepe.

  2. Polyester

    Selain crepe, polyester juga merupakan jenis tekstil yang cukup nyaman untuk dijadikan hijab. Bentukannya agak berbeda dengan crepe. Sebab, kain polyester memiliki ciri-ciri sedikit transparan, halus, serta ringan.

    Pembuatannya sendiri menggunakan material sintetis, serta lazim dijadikan sebagai scarf. Nah, untuk kerudung, bahan yang satu ini lazimnya dijadikan hijab bermotif.

  3. Viscose serta Polyviscose

    Viscose merupakan bahan hijab yang memiliki tekstur lembut dan seratnya tidak padat. Di samping itu, karena tidak licin dan memiliki kesan yang tidak jauh berbeda dengan kain katun, hijab dengan bahan ini pun kerap menjadi pilihan muslimah karena nyaman ketika digunakan.

    Lalu, polyviscose merupakan gabungan antara polyester dengan viscose. Bahan tekstil tersebut kerap digunakan untuk dijadikan kerudung panjang.

  4. Cerutti

    Jika mencari kerudung segi empat maupun instan, kamu jelas akan banyak menemukan kerudung dengan cerutti sebagai bahannya. Teksturnya seperti kulit jeruk. Namun, ketika dikenakan, bahan tersebut memiliki sifat yang ramah untuk kulit karena cukup halus.

    Untuk menghadiri acara yang sifatnya semi formal, mengenakan hijab berbahan cerutti merupakan opsi yang tepat, karena sifatnya yang tidak mudah kusut dan bahannya yang terasa jatuh. Dengan demikian, penampilan kamu pun bisa tetap terjaga kerapiannya.

  5. Jersey/Lycra

    Umumnya, jersey atau lycra dijadikan sebagai bahan untuk membuat hijab instan, bergo, maupun inner hijab. Memiliki elastisitas yang baik, lembut, dan cukup tebal jelas menjadikan hijab berbahan jersey ini sangat cocok untuk dikenakan sehari-hari. Namun, untuk menghadiri acara formal, sebisa mungkin hindari untuk mengenakannya, ya.

  6. Sutera atau Satin

    Nah, untuk menghadiri acara yang sifatnya formal, kamu bisa menjadikan hijab sutera atau satin sebagai pilihan yang tepat. Selain karena bisa memberikan hasil akhir yang terlihat mewah, kamu juga bisa mengkreasikan modelnya, baik dengan potongan segi empat maupun pashmina.

  7. Maxmara

    Selain hijab dengan bahan satin atau sutera, kamu juga bisa menjatuhkan pilihan hijab berbahan maxmara untuk dikenakan di acara yang sifatnya formal seperti pesta. Maxmara merupakan salah satu bahan yang digemari oleh para hijabers karena nyaman, teksturnya halus, serta memiliki permukaan sedikit glossy yang membuatnya terlihat berkelas.

  8. Diamond

    Memiliki kemiripan dengan crepe, hijab dengan bahan ini kerap menjadi favorit masyarakat karena lentur dan cukup awet setelah melalui berkali-kali pencucian. Untuk teksturnya, diamond sifatnya seperti kulit jeruk, sehingga tidak licin ketika digunakan. Di samping itu, umumnya bahan ini dijadikan 2 model, yakni segi empat dan pashmina.

  9. Chiffon

    Kain chiffon yang sifatnya transparan, ringan, dan licin ternyata juga bagus jika dijadikan hijab, loh. Pemakaiannya pun juga fleksibel, baik untuk acara formal maupun kasual. Namun, karena cukup tipis dan licin, jangan lupa untuk mengenakan inner terlebih dahulu ya.

Baca juga: Cara Mulai Usaha Hijab dari Nol

Aturan Berhijab: Perhatikan Kenyamanan dan Kebutuhan

Nah, setelah mengenal berbagai bahan hijab, manakah yang menjadi favorit kamu? Sebagian hijab memang dibuat dengan nilai estetika yang baik, tetapi kurang tepat jika dikenakan untuk kebutuhan harian, seperti hijab berbahan satin karena tidak begitu menyerap keringat.

Di sisi lain, ada pula hijab dengan bahan sangat nyaman namun tidak tepat jika dikenakan ke acara formal, seperti yang berbahan jersey. Oleh sebab itu, agar tak sampai menjadi korban fashion disaster, pastikan untuk memperhatikan tingkat kenyamanan dan sesuaikan dengan kebutuhan, ya.

Baca juga: 10 Tips Sukses Menjalankan Bisnis Hijab Online