Buat CV Kamu Seperti Ini, Pasti Cepat Diterima Kerja

Curriculum Vitae (CV) menjadi penting ketika seseorang melamar kerja. Apapun perusahaan dan bidang pekerjaannya. Dari CV yang menarik, HRD bisa melirik, dan akhirnya tertarik merekrut. 

Dalam membuat atau memoles CV, tidak bisa sembarangan. Ada hal-hal yang harus diperhatikan supaya CV kamu disukai HRD. Selanjutnya dipanggil untuk mengikuti serangkaian tes, seperti psikotes, wawancara dengan HRD, maupun wawancara langsung dengan user. 

Apalagi di tengah pandemi COVID-19, di mana banyak orang terkena PHK karena perusahaannya gulung tikar. Meski begitu, ada saja perusahaan yang membuka lowongan kerja. Tentu harus dilalui dengan persaingan ketat, lantaran bukan cuma kamu yang melamar, tetapi puluhan, bahkan ratusan orang.

Oleh karena itu, mulai kompetisi ini dengan membuat CV yang kreatif. Jika ingin membuat CV yang menarik, pastikan poin-poin berikut ini ada di dalam CV kamu. Berikut ulasannya.

Baca Juga: Kena PHK Akibat Corona? Segini Besaran Uang Pesangon yang Jadi Hak Pekerja

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Menulis Pengalaman Kerja

CV
Menuliskan pengalaman kerja 

Dalam sebuah lembaran CV, harus kamu cantumkan pengalaman kerja secara detail. Kamu pernah bekerja di mana saja, dari kapan sampai kapan, jabatan terakhir, serta job desk-nya. 

Semakin banyak pengalaman kerja yang ditulis, menunjukkan bahwa kamu sudah berpengalaman di bidangnya. Jika ada bidang pekerjaan lain yang pernah kamu jalani, masukkan saja. 

Itu bisa menjadi nilai tambah buatmu. Berarti kamu mampu mengerjakan pekerjaan bukan hanya di satu bidang saja, tapi bidang lain pun sudah ada pengalaman. 

2. Cantumkan Keterampilan dan Keahlian yang Dimiliki

  CV
Cantumkan keterampilan dan keahlianmu

Jangan lupa masukkan keterampilan dan keahlian khusus yang kamu miliki di CV. Contohnya saja menguasai beberapa program komputer, seperti Adobe Photoshop, Ms. Office, mahir membuat video, SEO, atau lainnya. Menguasai Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang, misalnya atau fasih berbahasa Inggris. 

Keterampilan dan keahlian ini bisa menjadi bahan pertimbangan HRD menerimamu bergabung dengan perusahaan. HRD akan menilaimu sebagai pribadi yang multitalenta karena menguasai lebih dari satu keterampilan dan keahlian. 

3. Tulis Pendidikan Formal, Informal, dan Prestasimu

CV
Tuliskan pendidikan formal, informal, serta prestasimu 

Bukan hanya pendidikan formal yang penting untuk kamu tulis di dalam CV. Tapi juga pendidikan informal, seperti ikut pelatihan, seminar yang sesuai dengan bidangmu maupun di luar bidang selama duduk di bangku kuliah ataupun saat bekerja di perusahaan sebelumnya. 

Deskripsikan pula prestasimu. Contohnya kamu pernah mendapat kesempatan pertukaran pelajar ke luar negeri beberapa bulan, memperoleh beasiswa pelatihan jurnalistik, memenangkan kompetisi pidato tingkat nasional antar perguruan tinggi di Jakarta, atau lainnya. 

Jika selama mengikuti pendidikan informal dan prestasimu diganjar sertifikat atau piagam penghargaan, lampirkan saja bersama CV yang kamu kirim ke HRD. Lagi-lagi, ini bisa menjadi poin plus untukmu ketika melamar kerja. 

Baca Juga: Ini Contoh Soal dan Tips Menjawab Soal Psikotest Biar Lulus Tes Seleksi Kerja

4. Aktif Berorganisasi dan Kegiatan Sosial 

CV
Sebutkan keaktifanmu berorganisasi atau dalam kegiatan sosial 

Tidak melulu berorientasi pada prestasi akademik saja, perusahaan juga mempertimbangkan keaktifan kamu saat berorganisasi atau menjalankan kegiatan sosial di kampus misalnya. 

Jika kamu punya pengalaman organisasi dan kegiatan sosial cukup memadai, tulis saja dalam CV. Itu menandakan bahwa kamu orang yang terbiasa bekerja sama dalam tim dan peduli terhadap sesama.  

5. Punya Website atau Blog Pribadi

Webs
Kalau punya website atau blog pribadi, cantumkan saja di CV

Sudah eranya serba digital dan online. Buatlah website atau blog sendiri untuk meningkatkan kredibitasmu. Isi dengan konten-konten positif, karena HRD perusahaan akan mengunjungi website atau blog pribadimu untuk mencari tahu pribadi, bakat, dan minatmu. 

6. Gunakan Desain Sederhana tapi Eye Catching

CV
Desain tidak usah lebay, tapi eye catching 

Gunakan desain untuk CV yang sederhana tapi eye catching. Jadi kalau dilihat tidak membosankan. Tidak usah lebay dengan tampilan desain warna warni. Gunakan jenis huruf yang umum pada sebuah CV, seperti Arial, Calibri (Body), Times New Roman.

Perhatikan pula penggunaan huruf kapital, huruf miring, huruf dicetak tebal. Tata kalimat sedemikian rupa, sehingga poin-poin penting yang menjadi isi CV tersampaikan.

Buat CV Online, Boleh Juga 

Selain CV konvensional seperti di atas, kamu juga bisa melamar kerja menggunakan CV online. Tentunya bukan pakai kertas lagi atau hanya mengandalkan Microsoft Word. Tapi mengguakan situs pembuatan CV online, seperti Canva, Resume.com, Visual CV, dan aplikasi lainnya.

Tambahkan seputar informasi di atas dalam pembuatan CV online. Dan buat semenarik mungkin agar memikat HRD. Selanjutnya lolos ke tahap wawancara kerja. Selamat mencoba.

Baca Juga: 7 Hal yang Sangat Pantang untuk Dikatakan Saat Wawancara Kerja