Bursa Komoditas 101: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Sepanjang tahun 2026 ini, kamu pasti sering mendengar berita tentang harga emas Antam yang cetak rekor tertinggi, atau harga minyak dunia yang melonjak drastis akibat konflik geopolitik di Timur Tengah. Pertanyaannya, di manakah harga-harga barang mentah tersebut ditransaksikan dan disepakati secara global?

Tempat tersebut bernama Bursa Komoditas.

Berbeda dengan bursa saham di mana kamu membeli kepemilikan sebuah perusahaan, di bursa ini kamu memperdagangkan "barang mentah" yang menjadi motor penggerak ekonomi dunia. Buat kamu yang ingin diversifikasi investasi selain saham dan kripto, yuk pahami pengertian, jenis, dan contoh bursa komoditas berikut ini!

Bingung cari investasi reksa dana yang aman dan menguntungkan? Cermati solusinya!

Mulai Berinvestasi Sekarang!  

Apa Itu Bursa Komoditas?

loader

Secara sederhana, bursa komoditas (commodity exchange) adalah sebuah pasar atau fasilitas terorganisasi di mana pelaku pasar (produsen, konsumen, dan investor) melakukan transaksi jual beli komoditas primer.

Transaksi di bursa ini umumnya tidak mengharuskan kamu membawa pulang bergalon-galon minyak atau berton-ton beras secara fisik ke rumah. Kebanyakan transaksi dilakukan dalam bentuk Kontrak Berjangka (Futures Contract). Artinya, kamu sepakat membeli atau menjual komoditas pada harga tertentu untuk diserahkan pada tanggal tertentu di masa depan.

Baca Juga: Lock Up Saham – Arti, Contoh, dan Dampaknya ke Investor

Jenis-Jenis Komoditas yang Diperdagangkan

Jika bursa efek dalam pasar modal menampilkan nama perusahaan yang ikut menjual sahamnya untuk public/umum. Bursa komoditas pada pasar komoditas lebih berfokus kepada jenis perusahaanya atau bergerak dibidang apa perusahaan tersebut.

Berikut jenis-jenis komoditas yang ada pada pasar komoditas:

Produk Komoditas

Penjelasan

Jenis-Jenisnya

Logam

Produk komoditas ini terdiri dari logam berharga dan industry.

·       Emas

·       Perak

·       Tembaga

·       Palladium 

·       Platinum

Energi

Produk komoditas juga bisa menjadi penghasil energi, baik dalam bentuk mentah dan hasil olahan.

·       Minyak bumi

·       Gas alam

·       Batu bara

·       Bensin

Peternakan

Pakan ternak dan ternak hidup termasuk dalam peternakan dalam produk komoditas.

·       Daging babi tanpa lemak

·       Sapi hidup

·       Daging sapi

·       Daging ayam

·       Telur

·       Susu

·       Keju

Dan masih banyak lagi.

Pertanian

Terdiri dari produk pertanian dan hutan.

·       Jagung

·       Beras

·       Kaca kedelai

·       Kopi

·       Karet

Dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Right Issue – Arti, Contoh, dan Cara Membeli Saham Right Issue

Mengapa Bursa Komoditas Sangat Penting di 2026?

Di tengah ketidakpastian rantai pasok global saat ini, bursa komoditas menjalankan dua fungsi yang sangat vital:

  • Price Discovery (Pembentukan Harga): Bursa menjadi tempat transparan yang menentukan harga acuan dunia berdasarkan kekuatan murni supply dan demand.

  • Hedging (Lindung Nilai): Misalnya kamu adalah pengusaha kopi. Kamu bisa mengunci harga jual kopi untuk tahun depan sejak hari ini di bursa komoditas. Jadi, kalau tiba-tiba tahun depan harga kopi anjlok parah, bisnismu tetap aman dan terhindar dari kerugian besar.

Contoh Bursa Komoditi di Seluruh Dunia

Sama dengan bursa efek, bursa komoditi juga daftar komoditi beserta kode dan jenis produknya. Berikut daftar dari bursa komoditi yang tersebar di seluruh dunia:

Exchange

Kode

Lokasi

Jenis Produk

Australian Securities Exchange

ASX

Sydney

Agricultural

Brazilian Mercantile and Futures Exchange

BMF

Brasil

Agricultural, Biofuels, Precious Metals

Bursa Malaysia

MDEX

Malaysia

Biofuels

Central Japan Commodity Exchange             

 

Nagoya

Energy, Industrial Metals, Rubber

Chicago Board of Trade

CBOT

Chicago

Agricultural, Biofuels, Precious Metals

Chicago Climate Exchange

CCX

Chicago

Emissions

Chicago Mercantile Exchange

CME

Chicago

Agricultural, Biofuels

Dalian Commodity Exchange

DCE

China

Agricultural, Plastics

Dubai Mercantile Exchange

DME

Dubai   

Energy

Dubai Gold & Commodities Exchange

DGCX

Dubai   

Precious Metals

Euronext

 

Eropa

Agricultural

European Climate Exchange

ECX

Eropa

Emissions

HedgeStreet Exchange

 

California

Energy, industrial Metals

Intercontinental Exchange

ICE

 

Energy, Emissions

Kansai Commodities Exchange

KANEX

Osaka

Agricultural

Kansas City Board of Trade

KCBT

 Kansas City

Agricultural

London Metal Exchange

LME

London

Industrial Metals, Plastics

Memphis Cotton Exchange

 

Memphis

Agricultural

Minneapolis Grain Exchange

 

Minneapolis

Agricultural

Multi Commodity Exchange

MCX

India

 

National Commodity Exchange Limited             

 

Karachi

Precious Metals, Agricultural

National Commodity and Derivatives Exchange

NCDEX

Mumbai

All

New York Board of Trade

NYBOT

New York

Agricultural, Biofuels

New York Mercantile Exchange

NYMEX

New York

Energy, Agricultural, Industrial Metals, Precious Metals

Risk Management Exchange

RMX

Hannover

Agricultural

Shanghai Futures Exchange

SFE

Shanghai

Energy, Industrial Metals, Rubber

Singapore Commodity Exchange

SICOM

Singapore

Agricultural, Rubber

Tokyo Commodity Exchange

TOCOM

Tokyo

Energy, Precious Metals, Industrial Metals, Agricultural

U.S. Futures Exchange

USFE

Chicago

Energy

Tokyo Grain Exchange

TGE

Tokyo

Agricultural

Winnipeg Commodity Exchange

WCE

Winnipeg

Agricultural

Zhengzhou Commodity Exchange

CZCE

China

Agricultural

Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia/Indonesia Commodity and Derivatif Exchange

ICDX

Indonesia

Agricultural, Metal, Ruber

Baca Juga: Dewan Direksi: Jenis, Tugas, Tanggung Jawab dan Anggotanya

Tips Investasi di Bursa Berjangka

loader
Investasi Bursa Berjangka

Berinvestasi di bursa komoditas juga disebut sebagai investasi bursa berjangka. Berinvestasi di bursa komoditas juga bisa memberikan peluang bagi investor untuk bisa mendapatkan profit yang tinggi seperti di bursa efek/pasar modal.

Berikut tips investasi di bursa berjangka komoditas yang bisa diterapkan agar sukses meraih keuntungan maksimal:

1. Pelajari Latar Belakang Perusahaan

Sebelum menerima penawaran atau membeli saham dari perusahaan, pastikan untuk memastikan latar belakang dari perusahaan tersebut dengan baik.

Cek apakah beberapa tahun ini mereka mengalami kerugian setiap tahunnya. Kamu bisa mengecek laporan keuangan masing-masing perusahaan untuk lebih jelasnya.

2. Pelajari Kontrak Berjangka Komoditi

Sebelum menyetujui akan berinvetasi pada bursa aset berjangka. Ada baiknya kamu membaca dan mempelajari kontrak yang diberikan dengan baik. Ini akan menghindari kamu dari potensi penipuan atau berinvetasi di perusahaan bodong atau yang risiko kerugiannya tinggi.

3. Jangan Gampang Percaya

Penawaran profit dari bursa komoditis memang menggiurkan. Terlebih produk komoditas kebanyakan adalah jenis barang yang sangat dibutuhkan semua orang diseluruh dunia. Tentu saja potensi keuntungan yang bisa ditawarkan bisa sangat tinggi bahkan puluhan kali lipat.

Namun, bukan berarti kamu langsung tergiur dan percaya begitu saja. Lebih berhati-hati dalam berinvestasi dan banyak melakukan research dan konsultasi kepada mereka yang sudah berpengalaman terlebih dahulu sebelum akhirnya berinvestasi.

4. Memiliki Ijin dari Bappebti

Pastikan wakil pialang berjangka yang memberikan penawaran adalah pialang resmi yang memiliki ijin Bappebti. Selanjutnya, pelajari dokumen perjanjiannya, dan terakhir pelajari risiko atas investasi yang ada.

Jadi Investor Bijak yang Tidak Cuman Cari Untung

Mendapatkan keuntungan memang goal utama dari berinvestasi. Tapi bukan berarti kamu gampang percaya dan gegabah dalam memilih instrument investasinya. Pilih jenis investasi yang memang sudah kamu sangat pahami, sesuai budget dan tingkat risikonya tidak terlalu tinggi. Ini agar uang yang sudah dikeluarkan tidak sia-sia dan hilang begitu saja karena kecerobohan diri sendiri.

Baca Juga: Saham Bonus: Pengertian, Perbedaannya dengan Dividen, dan Contohnya