Daripada Hura-Hura Mending Investasi Emas. Ini Tipsnya!

investasi emas

Investasi menjadi salah satu aktivitas menyenangkan yang saat ini banyak digandrungi oleh masyarakat. Jenis investasi sendiri sangat bervariasi, tapi emas menjadi salah satu yang patut dilirik. Investasi emas memberikan imbal hasil yang cukup lumayan, yang jumlah dari keuntungannya bisa diinvestasikan kembali atau digunakan untuk keperluan tertentu.

Investasi emas secara tidak langsung melatih seseorang untuk hidup hemat demi kelangsungan hidupnya di masa mendatang. Daripada uang habis untuk foya-foya, memang lebih baik diinvestasikan dan nikmati keuntungannya.

Pertanyaannya, bagaimana cara agar investasi emas menguntungkan? Yuk, langsung simak tips-tipsnya berikut ini!

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Tentukan emas seperti apa yang ingin diinvestasikan

Emas ini sendiri terdiri dari beberapa jenis, yaitu jenis logam mulia dan perhiasan. Sekarang tentukan mau pada emas mana Anda menginvestasikan uang. Untuk investasi dalam jangka panjang, disarankan berinvestasi pada logam mulia karena pergerakan harganya yang cukup stabil.

Saat menjual logam mulia, uang yang diterima sesuai dengan harga jual emas pada waktu itu. Tidak ada potongan dalam bentuk apa pun. Berbeda dengan emas jenis perhiasan yang biasanya akan dikenakan biaya pemotongan pembuatan emas sekitar Rp 10.000 sampai Rp 40.000 per gram.

Selain itu, harga emas perhiasan juga akan berkurang kalau ternyata cacat, seperti ada goresan atau bentuknya yang tidak lagi simetris. Kalau dihitung-hitung, pengurangan biaya saat menjual emas perhiasan bisa mencapai Rp 50.000 per gram. Jadi, logam mulia adalah yang terbaik, ya!

Baca Juga: Cara Investasi Emas yang Lagi Tren Saat Ini

2. Cari tahu harga emas dalam beberapa minggu terakhir

Tujuannya bukan untuk mengetahui pada hariapa  dan jam berapa harga emas turun, melainkan untuk memantau grafik kenaikan dan penurunan emas. Dari grafik ini Anda bisa melihat seberapa stabil dan  likuidnya emas untuk dijadikan investasi dalam jangka panjang.

Selain itu, pergerakan harga ini bisa dijadikan sebagai bahan untuk mempelajari tentang investasi emas secara mendalam guna memaksimalkan hasil investasinya nanti. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pergerakan harga emas, apakah itu karena situasi ekonomi, bencana alam, atau lainnya.

Belilah emas di waktu yang tepat. Kalau bisa saat harganya lebih rendah dibandingkan harga pada hari sebelumnya, terutama bila Anda ingin membeli emas dalam jumlah besar. Perbedaan harganya bisa cukup lumayan kalau diakumulasikan.

3. Lama waktu investasi emas

Hal yang tak kalah penting saat investasi emas adalah waktu. Kapan Anda akan berinvestasi emas dan sampai kapan emas tersebut akan ditahan? Anda benar-benar harus mengetahui hal ini agar emas mendatangkan keuntungan yang maksimal.

Usahakan agar investasi emas dilakukan dalam jangka panjang, yaitu 5 tahun ke atas. Sebab, perubahan harganya dalam beberapa tahun mendatang tentu lebih signifikan dibandingkan dalam waktu 1 atau 2 tahun. Benar, kan?

Dalam masa penantian sampai ‘masa panen’ emas tiba, Anda bisa kok menambah investasi emas. Yang pasti buatkan pembukuan kapan pembelian dilakukan dan berapa uang yang dikeluarkan. Dari pembukuan ini Anda bisa menghitung total keuntungan bersih yang didapatkan selama investasi emas.

Baca Juga: Hindari Kesalahan Investasi Emas Ini Kalau Gak Mau Cuan Melayang

4. Tentukan target harga jual emas yang diinginkan

Selanjutnya adalah tentukan target harga jual emas itu sendiri. Anggaplah target harga jual adalah Rp 1.100.000 per gram, sementara harga jual aslinya saat ini yaitu Rp 1.000.000. Itu artinya Anda harus menunggu harganya jualnya naik Rp 100.000 per gram dari harga di pasar saat ini.

Ketika harganya sudah mencapai target, Anda bisa menjual emas tersebut dan menikmati keuntungannya meskipun waktu investasinya masih kurang dari 5 tahun. Memang, Anda bisa menahan emas sampai harganya lebih tinggi lagi. Akan tetapi, Anda tidak tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang. 

Bisa saja harganya tiba-tiba turun menjadi Rp 980.000 per gram. Nah, untuk mencegah kemungkinan rugi seperti inilah mengapa disarankan untuk menjual emas saat target harga yang sudah Anda tetapkan di awal tercapai.

5. Belilah emas di tempat yang terpercaya

Poin terakhir yang perlu diperhatikan adalah tempat membeli emas itu sendiri. Membeli emas saat ini bisa langsung di toko emas, bisa di Pegadaian, situs e-commerce, atau di perusahaan P2P Lending. Anda bebas memilih mau beli dimana, tapi perhatikan tingkat keamanannya.

Lihat apakah tempat membeli emas itu terpercaya atau tidak. Perhatikan harga emasnya, tingkat kemurnian, dan kelengkapan sertifikasi emas. Sebab, banyak oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat untuk menguntungkan dirinya sendiri.

Kalau mau lebih aman, belilah emas di Pegadaian. Anda bisa beli langsung di website atau aplikasi Pegadaian melalui smartphone pribadi. Selain aman, transaksi emas juga lebih cepat karena bebas mengantri.

Foya-foya Boleh, Tapi Investasi Jangan Sampai Lupa!

Meskipun usia masih muda, perjalanan pun masih panjang, tapi yang namanya investasi tetap harus dilakukan sedini mungkin. Jadi, kesenangannya tidak sebatas hari ini saja, melainkan juga di masa tua sehingga hidup hari tua Anda bebas dari ketakutan finansial.

Baca Juga: Investasi Emas: Apa Kelebihan dan kekurangannya?