Gak Puas Limit Kartu Kredit Kecil? Begini Cara Menaikkannya Biar Disetujui Bank

Bagi pengguna setia kartu kredit atau yang sudah lama memakainya selama bertahun-tahun, pasti ingin menaikkan limitnya. Sebab dari awal tidak berubah, tetap pada limit yang paling rendah. 

Apalagi kalau gaji naik, penghasilan dirasa cukup untuk pengajuan kenaikan limit. Limit kartu kredit yang bertambah tentu bisa digunakan untuk membiayai kebutuhan hidup.

Sayangnya, menaikkan limit kartu kredit tidak mudah. Pengajuan seringkali ditolak karena alasan tertentu meskipun dari sisi penghasilan sudah memungkinkan.

Mau limit kartu kredit naik? Lakukan tips berikut ini sehingga Anda makin leluasa berbelanja.

Baca Juga: Cara Cerdas Kelola Keuangan saat Penghasilan Minim setelah Dirumahkan

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Ajukan kenaikan limit di saat yang tepat

Kartu Kredit
Ajukan kenaikan limit di waktu yang tepat

Jika Anda berencana menaikkan limit kartu kredit, maka ajukan di waktu yang tepat. Dalam arti saat kondisi keuangan stabil.

Sebelum menyetujui kenaikan limit, bank akan memeriksa rekening koran Anda selama beberapa bulan terakhir. Tujuannya untuk memastikan kesanggupan Anda membayar.

Bila tidak memenuhi kriteria bank, maka pengajuan limit otomatis akan ditolak. Untuk itu, perhatikanlah kondisi keuangan Anda secara berkala sebelum mengajukan kenaikan limit. Jika sudah, maka ajukan lagi setelah tiga bulan dan tunggu hasilnya.

2. Gunakan kartu kredit sesering mungkin

Semakin sering Anda bertransaksi dengan kartu kredit, maka makin besar pula pengeluaran dalam sebulan. Terlalu sering pakai kartu kredit, Anda jadi ketergantungan terhadap kartu sakti ini.

Tetapi justru dengan cara ini, permintaan kenaikan limit mudah disetujui bank. Semakin banyak dan sering Anda bertransaksi, semakin banyak pula keuntungan yang didapat bank.

Ditambah lagi kalau riwayat kredit selalu bagus, pembayaran lancar, maka permintaan Anda pasti disetujui. Jadi, pakailah kartu kredit sesering mungkin untuk belanja atau membayar tagihan.

Namun pastikan penggunaannya masih dalam batas wajar, sehingga Anda tidak kesulitan saat membayarnya nanti.

Baca Juga: Ternyata Ada KDRT Keuangan dalam Rumah Tangga, Apa Itu?

3. Lakukan transaksi mencapai batas maksimum 

Kartu Kredit
Transaksi mencapai batas maksimum

Jika Anda tertarik menaikkan limit, gunakan kartu kredit hingga mencapai batas maksimum. Misalnya, limit saat ini Rp 5 juta, maka lakukan transaksi setidaknya Rp 4 juta sampai Rp 4,5 juta dalam sebulan.

Angka ini adalah bukti kalau Anda adalah nasabah aktif pengguna kartu kredit. Bila selama ini transaksi kartu kredit di bawah 50% dari limit yang diberikan, maka tingkat mendekati limit.

Tetapi perlu diingat, jangan sampai overlimit karena ini adalah tanda kalau Anda kurang mampu mengelola finansial dengan baik.

4. Jaga riwayat kartu kredit 

Menjaga riwayat kartu kredit yang dimaksud bukan hanya memperbanyak transaksi, tapi juga membayar tagihan secara tertib. Bayar tagihan saat jatuh tempo, tapi jangan sampai melewati batas waktu.

Jika Anda ingin membayar sebelum tagihan jatuh tempo, malah lebih baik. Sayangnya, beberapa bank tidak menerima pembayaran sebelum jatuh tempo, karena ini akan mengurangi peluang bank untuk mendapatkan untung.

Sebagai solusi, gunakanlah sistem pembayaran autodebet. Saat tanggal jatuh tempo tiba, uang di rekening Anda akan terpotong secara otomatis. Dengan begini, pembayaran selalu tertib dan riwayat kredit terjaga dengan baik.

Baca Juga: 4 Tips Menggunakan Kartu Kredit Secara Efektif untuk Liburan

5. Pilih bank yang tepat

Bank

Bank menawarkan kartu kredit untuk menjawab kebutuhan nasabah. Misalnya kartu kredit travel untuk nasabah yang suka bepergian, atau kartu kredit dengan lebih banyak promo belanja ditujukan bagi mereka yang doyan shopping.

Meski demikian, tidak semua bank memberi keuntungan maksimal. Beberapa bank justru membebankan bunga kredit dan biaya tahunan yang besar, dan secara otomatis akan merugikan Anda sebagai nasabah.

Di sisi lain, proses menaikkan limit di setiap bank juga berbeda. Ada yang mudah, ada pula yang sulitnya minta ampun. Untuk itu, pilih bank yang tepat, sesuai kebutuhan dan kondisi keuangan Anda, dan tidak ribet prosesnya dalam pengajuan kenaikan limit.

6. Biarkan bank yang langsung menghubungi Anda 

Bagi yang mau praktis mengurus kenaikan limit kartu kredit, biarkan saja pihak bank sendiri yang menawarkan kenaikan limit untuk Anda. Tawaran ini bisa terjadi kalau bank menilai riwayat keuangan Anda baik. Dalam arti tabungan tidak pernah minus, bebas kredit macet, dan sering melakukan transaksi pakai kartu kredit.

Ketika bank yang langsung menawarkan kenaikan limit, kemungkinan besar kenaikan limit akan disetujui dan limit kartu kredit pada bulan berikutnya otomatis naik.

Pahami Dampak Negatif Bila Limit Terlalu Besar

Sebelum menaikkan limit kartu kredit, pertimbangkan dulu dampak negatifnya terhadap kondisi finansialmu. Jangan sampai karena ingin membeli banyak barang, kamu malah terlilit tumpukan utang dalam jumlah besar.

Limit terlalu besar juga akan ‘menggodamu’ untuk terus berbelanja dan menggesek. Jadi, mau limit besar atau kecil, tetap bijak menggunakan kartu kredit ya.

Baca Juga: Cara Dapat Keringanan Pembayaran Kartu Kredit di 9 Bank Terbaru 2021