Kriteria dan Pilihan Kredit Multiguna Terbaik

Bagi Anda yang sedang mengalami masalah finansial dan membutuhkan dana yang relatif besar, kredit multiguna merupakan sebuah jawaban bagi Anda. Masalah keuangan seperti kebutuhan untuk merenovasi rumah, biaya sekolah anak, modal usaha atau mungkin untuk tambahan biaya pernikahan Anda hingga biaya untuk Anda pergi berlibur.

Kredit multiguna adalah pinjaman yang diberikan oleh bank yang bisa Anda gunakan untuk berbagai macam keperluan. Kredit multiguna terbaik juga mempunyai limit peminjaman atau plafon yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Dengan program tersebut, Anda bisa meminjam uang sebanyak Rp2 juta hingga Rp2 miliar apabila bank sudah menyetujuinya. Semua itu tergantung dari kebijakan bank dan juga catatan finansial dari nasabah yang akan meminjam atau biasa disebut dengan calon debitur.

Proses peminjamannya juga tidak jauh berbeda dengan kredit pada umumnya. Calon debitur diharuskan memiliki identitas yang lengkap dan jelas, mempunyai penghasilan yang tetap, dan rentang kerja minimal dua tahun, serta usia minimalnya adalah 21 tahun. Akan tetapi ban juga membatasi usia maksimal pengembalian uang dari calon debitur yaitu 55 tahun untuk karyawan, dan 60 tahun untuk yang melakukan usaha sendiri atau pengusaha.

Jangka waktu pengembalian uang (tenor) juga sangat bervariatif. Anda bisa menyesuaikan dengan kemampuan finansial Anda untuk melunasi pinjaman tersebut. Pihak bank bisa memberikan jangka waktu 12 bulan atau satu tahun hingga 10 tahun. Atau banyak juga debitur yang mencicil kreditnya dalam waktu sampai 20 tahun.

Pada artikel kali ini kami telah merangkum beberapa hal yang perlu Anda ketahui apabila Anda akan melakukan pengajuan kredit multiguna pada bank. Berikut kami sertakan pula lima kredit multiguna terbaik pilihan kami yang bisa Anda gunakan sebagai referensi.

Perbedaan Kredit Tanpa Agunan dan Kredit Multiguna

Bagi Anda yang sudah pernah meminjam uang pada pihak bank atau lembaga kredit pinjaman lain, Anda pasti sudah tidak asing dengan istilah agunan. Bagi Anda yang belum, agunan adalah sebuah aset dari debitur yang diberikan pada pihak bank sebagai jaminan.

Meskipun sama-sama untuk meminjam uang, tapi kedua kredit tersebut memiliki karakter yang berbeda. Persyaratan untuk mendapatkan pinjamannya pun juga berbeda. Mari kita tinjau lebih jauh lagi mengenai perbedaannya dengan menggunakan Kredit Tanpa Agunan sebagai pembanding.

KTA  vs KMG

KTA dan KMG Memiliki Beberapa Perbedaan via cermati.com

1. Kredit Tanpa Agunan

Kredit jenis ini tidak meminta suatu jaminan sebagai sebuah syarat untuk meminjam uang. Sebagai ganti jaminan tersebut, pihak bank akan melakukan sedikit pemeriksaan mengenai kelayakan calon debitur dengan cara memeriksa catatan kredit dan kemampuan finansial calon debitur untuk melunasi pinjaman.

Catatan tersebut didapatkan dari BI Checking, yang datanya didapat dari kumpulan berbagai bank dan lembaga peminjaman uang dalam periode waktu 24 bulan terakhir. Kemudian, kemampuan finansial calon debitur akan diperiksa melalui slip gaji, NPWP, dan juga berkas-berkas yang mendukung.

Kelebihan Kredit Tanpa Agunan

(+) Syarat Mudah

Kredit tanpa agunan diberikan tanpa ada syarat pengajuan agunan dari calon debitur keada kreditur. Karena itu, hal ini sangat membantu para calon debitur yang belum memiliki aset seperti rumah atau mobil. Untuk masalah kelengkapan dokumen, biasanya bank hanya akan meminta fotokopi KTP, kartu keluarga, dan catatan pembayaran kartu kredit.

(+) Masa Pencairan Cepat

Kredit tanpa agunan juga bisa digunakan untuk keperluan darurat atau kebutuhan lain yang sifatnya mendesak. Hal tersebut dikarenakan bank tidak memerlukan agunan apapun dari calon debitur, sehingga dana bisa cari dalam waktu dua hingga tiga hari.

(+) Tiap Bank Mempunyai Program KTA

Hampir semua bank menawarkan kredit tanpa agunan. Beberapa bank bahkan sangat gencar dalam memasarkan produk ini mengingat pangsa pasarnya yang relatif tinggi. Yang diperlukan oleh calon debitur adalah menentukan dana pinjaman yang akan dipinjam dan bisa langsung pergi ke lembaga keuangan pilihan.

Kekurangan Kredit Tanpa Agunan

(-) Bunga Tinggi

Salah satu kekurangan yang dimiliki kredit tanpa agunan adalah bunganya yang tinggi. Salah satu penyebabnya adalah karena produk ini tidak menyertakan jaminan sebagai salah satu syaratnya. Hal tersebut membuat bunga yang dibebankan menjadi tinggi.

(-) Harus Mempunyai Kartu Kredit

Syarat lain dari kredit tanpa agunan adalah sudah memiliki kartu kredit paling tidak selama satu tahun. Hal tersebut sering membuat para calon debitur gagal mendapatkan pinjaman. Kebanyakan masyarakat belum mengetahui hal ini.

(-) Limit Kecil, Tenor Pendek

Kekurangan yang paling mendasar dari kredit tanpa agunan adalah limitnya yang sedikit. Umumnya bank hanya menawarkan produk kredit tanpa agunan dengan limit sampai Rp 200 juta. Oleh karena limit yang relatif kecil itu, masa tenor juga menjadi pendek.

2. Kredit Multiguna

Sedikit berbeda dengan kredit tanpa agunan, kredit multiguna adalah sebuah program kredit yang mana pihak bank akan meminta calon debitur untuk menyertakan aset untuk dijadikan sebagai jaminan pembayaran. Nilai jaminan atau aset tidak boleh lebih rendah dari jumlah yang akan dipinjam.

Macam-Macam Agunan

Banyak sekali bentuk pilihan yang bisa Anda jadikan sebagai jaminan pinjaman Anda. Akan tetapi tidak semua aset dapat diterima sebagai agunan oleh pihak bank. Beberapa syarat yang harus dipenuhi sebagai sebuah agunan adalah barang tersebut mempunyai nilai ekonomis, dapat dipindahtangankan, dan mempunyai nilai yuridis. Beberapa diantaranya adalah:

Macam Macam Agunan

Macam-Macam Contoh Agunan via cermati.com

  1. Kendaraan Bermotor
    Umumnya, di Indonesia banyak sekali yang menjadikan mobil pribadi mereka sebagai agunan kredit multiguna dan biasanya agunan mobil ini bisa bernilai hingga Rp 100 juta dengan tenor maksimal lima tahun. Sebagai persyaratan, calon debitur akan meminta BPKB asli, STNK, dan kunci kendaraan. Selain itu, mobil yang biasanya akan dijadikan agunan tidak boleh lebih tua dari 10 tahun, dengan catatan keseluruhan mobil tersebut masih bagus.

  2. Properti
    Anda bisa menggunakan sertifikat tanah, rumah, ruko, gudang, bahkan gedung untuk ditawarkan sebagi agunan. Akan tetapi tidak semua properti bisa diterima oleh pihak bank karena pihak bank akan menyeleksi lagi properti yang diajukan oleh calon debitur. Nilai dari properti itu pun pihak bank yang menentukan.

  3. Emas
    Emas juga merupakan bentuk agunan yang paling populer di Indonesia. Proses appraisalnya juga relatif cepat karena taksiran nilainya bisa dilakukan langsung. Calon debitur hanya perlu membawa emas yang akan digunakan sebagai agunan ketika akan meminta kredit, serta menyerahkan fotokopi ktp. Jumlah yang akan diterima biasanya hanya 85 persen dari nilai emas.

  4. Mesin Pabrik
    Hampir sama dengan menggunakan kendaraan Anda, mesin pabrik yang dapat digunakan sebagai agunan harus dalam keadaan yang sangat baik masih bisa digunakan atau berfungsi normal dan tidak berusia tua.

  5. Surat Berharga dan Saham
    Surat berharga dan saham yang akan digunakan sebagai agunan harus masih aktif diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia atau memiliki peringkat investasi.

  6. Hewan Ternak
    Hewan ternak juga bisa digunakan sebagai agunan yang diajukan ke bank. Akan, tetapi bukan sembarang hewan ternak, melainkan hanya sapi betina produktif, dan juga terkadang sapi hamil atau siap hamil juga diterima.

  7. Pesawat dan Kapal
    Biasanya kredit yang menggunakan pesawat atau kapal sebagai agunan adalah kredit yang berskala besar. Pesawat dan kapal yang dapat digunakan biasanya berukuran di atas 20 meter kubik.

Kelebihan Kredit Multiguna

(+) Limit Pinjaman Tinggi

Alasan mengapa kredit multiguna memiliki limit yang tinggi adalah karena kredit tersebut membutuhkan jaminan aset sebagai syarat. Dengan begitu pihak bank jadi lebih mudah mengambil tindakan apabila terjadi kredit macet.

(+) Masa Tenor Panjang

Alasan mengapa kredit multigunan memiliki limit yang tinggi adalah karena kredit tersebut membutuhkan jaminan aset sebagai syarat. Dengan begitu pihak bank jadi lebih mudah mengambil tindakan apabila terjadi kredit macet.

(+) Pemakaian Lebih Fleksibel

Alasan mengapa kredit multigunan memiliki limit yang tinggi adalah karena kredit tersebut membutuhkan jaminan aset sebagai syarat. Dengan begitu pihak bank jadi lebih mudah mengambil tindakan apabila terjadi kredit macet.

Kekurangan Kredit Multiguna

(-) Harus Mempunyai Jaminan

Salah satu yang menjadi penghalang dari masyarakat menggunakan program kredit multiguna ini adalah mereka yang tidak memiliki aset untuk dijadikan sebagai agunan. Belum lagi aset yang Anda tawarkan harus dalam keadaan baik dan nilainya tergantung pada proses appraisal.

(-) Resiko Kehilangan Aset

Resiko seperti ini akan muncul ketika Anda mengalami kesulitan dalam mengangsur kredit. Apabila hal tersebut terjadi maka resiko yang harus dihadapi adalah dengan kehilangan aset yang dijadikan sebagai agunan.

(-) Proses Pengajuan Lama

Karena membutuhkan agunan membuat proses pinjaman akan menjadi lebih lama. Pihak bank memerlukan waktu untuk menilai berapa harga yang bisa didapat dari aset yang Anda tawarkan.

Kriteria Kredit Multiguna Terbaik

  1. Plafon tinggi
    Semakin tinggi plafon pinjaman yang ditawarkan oleh bank, maka semakin baik produk kredit multiguna tersebut. Pada umumnya, plafon pinjaman yang ditawarkan oleh produk kredit multiguna berkisar antara 50 juta hingga 5 milyar rupiah. Bahkan ada kredit multiguna yang menyediakan pinjaman hingga 40 milyar rupiah.

  2. Fee rendah
    Semakin rendah bunga pinjaman yang ditawarkan akan semakin membuat produk kredit multiguna semakin baik. Semakin rendah bunga pinjaman maka akan semakin kecil juga cicilan per bulan yang harus dibayarkan. Pada umumnya fee provision produk kredit multiguna yang berada di pasaran berkisar antara 0,5% hingga 1% dari jumlah pinjaman yang disetujui.

  3. Tenor panjang
    Semakin panjang tenor membuat produk kredit multiguna semakin baik. Tenor yang semakin panjang akan membuat cicilan per bulan yang harus dibayarkan akan semakin kecil. Secara umum tenor yang ditawarkan produk KMG di pasaran berkisar antara 5 hingga 15 tahun.

  4. Pencairan dana cepat
    Semakin cepat dana pinjaman dapat dicairkan semakin baik produk kredit multiguna tersebut. Waktu pencairan yang ditawarkan produk KMG bermacam-macam di antaranya 1, 2, 3, 5, 7, dan 14 hari.

  5. Pelunasan lebih cepat tanpa penalti
    Produk kredit multiguna menjadi semakin baik apabila dapat dilakukan pelunasan lebih cepat tanpa perlu menunggu jatuh tempo dan tidak dikenakan biaya penalti. Pada umumnya bank mengenakan biaya penalti sebesar 2% sampai 5% dari sisa pokok pinjaman bagi nasabah yang melakukan pelunasan sebelum jatuh tempo.

  6. Biaya telat pembayaran rendah
    Semakin rendah biaya penalti saat telat melakukan pembayaran, akan semakin baik produk kredit multiguna tersebut. Pada umumnya biaya telat pembayaran sebesar 2% hingga 3%.

  7. Bebas biaya lain-lain
    Produk kredit multiguna menjadi semakin baik apabila semakin sedikit biaya lain-lain yang harus dibayarkan. Biaya-biaya ini di antaranya adalah biaya jasa notaris, appraisal, dan materai.

Baca Juga: Memilih KTA Terbaik ? Ini Caranya

5 Kredit Multiguna Terbaik Versi Cermati

1. BFI Multiguna

BFI Finance  

BFI Finance via bfi.co.id

BFI Kredit Multiguna merupakan produk unggulan dari BFI Finance yang menitikberatkan pada kredit multiguna dengan mengagunkan BPKB sepeda motor dan mobil milik nasabah.

Keunggulan BFI Multiguna:

  • Jangka waktu kredit mulai dari satu sampai tiga tahun
  • Plafon pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga Rp200 juta
  • Pengajuan pinjaman akan diproses selama satu hari untuk pinjaman dengan BPKB mobil. Jika mempunyai mobil yang sudah berumur 14 tahun dapat dicairkan bersama BFI Multiguna. Sedangkan 30 menit untuk pinjaman dengan BPKB motor

2. CIMB Niaga KPM Smart Refinancing

CIMB Niaga  

CIMB Niaga via cimbniaga.com

CIMB Niaga menawarkan produk kredit multiguna yang bernama CIMB Niaga KPM Smart Refinancing. CIMB Niaga KPM Smart Refinancing memberikan kemudahan bagi nasabah untuk membeli mobil baru, mobil bekas, atau refinancing dengan angsuran perbulan dalam porsi pokok dan bunga.

CIMB Niaga KPM Smart Refinancing membantu bagi nasabah yang mengalami kredit macet dengan menawarkan hutang baru untuk menutup hutang yang macet. Solusi ini membuat nasabah dapat bernafas lebih lega dengan periode pelunasan hutang yang lebih panjang.

Keunggulan CIMB Niaga KPM Smart Refinancing:

  • Jangka waktu kredit mulai dari satu sampai lima tahun
  • Plafon pinjaman mulai dari Rp50 juta hingga Rp5 milyar
  • Proses aplikasi kredit hingga tujuh hari kerja

3. Danamon Dana Pinjam 200

Danamon  

Bank Danamon via danamon.co.id

Bank Danamon merupakan bank pertama pelopor pertukaran mata uang asing pada tahun 1976. Bank ini juga merupakan penerbit kartu American Express semenjak 2006. Bank Danamon menawarkan produk Dana Pinjam 200 yang merupakan pinjaman dengan agunan bagi nasabah yang sedang membutuhkan dana untuk kebutuhan pribadi.

Barang berharga yang dapat diagunkan adalah BPKB mobil, sertifikat rumah, atau sertifikat Hak Guna Bangunan ruko atau rukan. Bagi anda yang memerlukan dana untuk memenuhi kebutuhan pribadi atau membuka usaha dan melakukan ekspansi dapat mengajukannya sekarang juga.

Baca Juga: Kredit Multiguna, Keunggulan dan Kekurangannya

Keunggulan Danamon Dana Pinjam 200:

  • Jangka waktu pinjaman mulai dari 6 bulan hingga 60 bulan
  • Plafon pinjaman mulai dari Rp50 juta hingga Rp500 juta
  • Angsuran tetap sesuai kemampuan
  • Proses pengajuan mudah dan cepat

4. Commonwealth Bank KPR Multiguna

Commonwealth  

Commonwealth Bank via commbank.co.id

Commonwealth KPR Multiguna merupakan produk pembiayaan/kredit berbasis dengan agunan. Produk kredit dengan agunan ini menggunakan jaminan berupa sertifikat tanah, ruko, rumah, atau apartemen.

Keunggulan Commonwealth Bank KPR Multiguna:

  • Jangka waktu kredit mulai dari 1 sampai 20 tahun dengan suku bunga kompetitif
  • Plafon pinjaman mulai dari Rp100 juta hingga Rp10 milyar
  • Kredit mencapai 80% dari nilai agunan
  • Autodebit dalam pembayaran cicilan melalui rekening bank yang nasabah miliki

5. BRI KKB Refinancing

Bank BRI  

BRI via bri.co.id

BRI menawarkan produk kredit multiguna berupa KKB BRI Refinancing. KKB BRI Refinancing memberikan kemudahan dalam mendapatkan dana cepat dengan mengagunkan kendaraan bermotor yang dimiliki oleh nasabah.

Keunggulan BRI KKB Refinancing:

  • Jangka waktu kredit mulai dari satu sampai empat tahun dengan suku bunga kompetitif
  • Plafon pinjaman mulai dari Rp100 juta hingga Rp5 milyar
  • Bebas biaya provisi
  • Berlaku untuk semua merek dan tipe mobil
  • Pembayaran dapat dilakukan dengan Automatic Fund Transfer (AFT)/Automatic Grab Fund (AGF)
  • Asuransi kerugian all risk

Anda Bingung Cari Produk Kredit Multi Guna Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KMG Terbaik! 

Pilih Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan

Jadi apabila Anda mencari suntikan dana, kredit multiguna adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkannya. Anda bisa memilih salah satu produk dari lima kredit multiguna terbaik yang telah kami pilih dan bandingkan untuk kenyamanan Anda.

Perkirakan dana yang akan dipinjam dan usahakan untuk tidak meminjam lebih dari jumlah tersebut. Sesuaikan juga kemampuan Anda dalam melunasi cicilan kredit nantinya. Jangan sampai terjadi kredit macet di jalan. 

Baca Juga: 5 Kartu Kredit Belanja Supermarket Terbaik