Panduan Mengatur Keuangan Pribadi Anti Melarat Buat Milenial

Kunci sukses secara finansial berasal dari cara kita mengatur keuangan dengan baik. Mulai dari perencanaan hingga eksekusinya harus tepat agar mendapatkan hasil maksimal. Keuangan aman, stabil, bahkan menjamin masa depanmu lebih cemerlang.

Banyak orang, mungkin termasuk kamu gagal mengatur keuangan pribadi. Tapi ada juga yang berhasil. Berapapun gaji yang dimiliki, asal bisa mengelolanya, maka kebutuhan hidup bisa terpenuhi dengan baik, punya tabungan atau investasi untuk hari esok, dan memiliki dana darurat jika sewaktu-waktu berada dalam situasi paceklik keuangan.

Tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai. Bagi yang belum, segera susun rencana keuanganmu. Namun bagi yang sudah, benahi agar rencana keuangan lebih fokus dan terarah sehingga mencapai tujuan keuangan yang diinginkan.

Begini caranya mengatur keuangan pribadi yang baik dan benar:

Baca Juga: Gaji 5 Juta Bisa Punya Tabungan sampai 12 Juta dengan Cara Ini

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Meminta kenaikan gaji kepada bos

Uang
Meminta kenaikan gaji

Jika kamu sudah merasa bekerja keras, profesional dalam menjalankan tugas dan pekerjaan, selalu selesai tepat waktu, dan telah bekerja cukup lama, namun gaji yang diberikan lebih rendah dari pegawai yang bermalas-malasan, minta saja kenaikan upah ke bosmu.

Pastikan hasil kerja Anda memang layak untuk kenaikan gaji tersebut. Siapa tahu bos akan mempertimbangkannya, kemudian mengevaluasi kinerjamu, dan menyetujui kenaikan gaji supaya kamu lebih loyal terhadap perusahaan.

2. Mulai bisnis dan dapatkan lebih banyak uang

Mengatur Keuangan
Hasilkan banyak uang dengan bisnis atau pekerjaan sampingan

Bukan hanya mengandalkan pemasukan dari gaji bulanan saja. Kamu perlu menambah pendapatan dengan menjalankan pekerjaan sampingan. Baik itu bisnis kecil-kecilan, menjual skill yang dimiliki dengan menjadi freelancer, dan lainnya.

Bila ingin bekerja sampingan, pastikan yang sesuai minat dan bakatmu. Jangan ikut-ikutan tren atau arus sehingga menyesal nantinya. Manfaatkan kesempatan tersebut untuk menghasilkan banyak uang.

3. Belanjakan uang dengan bijak dan cerdas

Belanja
Belanjakan uang dengan bijak dan cerdas

Begitu pemasukanmu bertambah, dari gaji dan pekerjaan sampingan, jangan diiringi dengan pengeluaran yang besar. Tetaplah menerapkan hidup hemat, yakni membeli atau membelanjakan uang untuk kebutuhan yang lebih penting, bukan keinginan.

Kamu pun bisa belanja saat ada promo atau diskon menarik, sehingga bakal lebih hemat. Contohnya saja, memanfaatkan penawaran promo kartu kredit untuk belanja atau makan di merchant-merchant pilihan, dan sebagainya.

4. Membandingkan harga barang

Harga Membandingkan harga barang

Sebelum berbelanja, bandingkan harga produk antara satu toko dengan toko lainnya. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan harga terbaik untuk setiap barang yang dibeli. Bisa lebih hemat pengeluaran kan?

Baca Juga: 8 Cara Cermat Mengatur Gaji Bulanan

5. Evaluasi pengeluaranmu

Mengatur Keuangan
Evaluasi pengeluaranmu

Dalam perjalanannya, kamu perlu mengevaluasi lagi daftar pengeluaranmu. Barangkali ada yang tidak sesuai atau melenceng dari perencanaan, terjadi pembengkakan pengeluaran akibat harga-harga barang mahal, atau kasus lainnya.

Dengan mengevaluasinya, kamu akan mengetahui apakah jumlah pengeluaran sudah dalam batas yang ditetapkan sesuai alokasi anggaran atau malah lebih. Jika melebihi, kamu dapat menekan pengeluaran lain, seperti barang-barang yang belum terlalu mendesak dibeli atau masih bisa ditunda.

6. Tabungan dan investasi wajib hukumnya

Investasi
Tabungan dan investasi wajib hukumnya

Saat ini, tabungan dan investasi merupakan pos anggaran yang wajib ada dalam setiap perencanaan maupun mengatur keuangan. Sisihkan 10-20% dari penghasilanmu setiap bulan untuk masa depan ini.

Sisihkan di awal gajian, bukan di akhir atau dari sisa gaji. Kalau perlu langsung autodebet dari rekening gajimu setiap bulan, supaya tidak lupa atau uang terpakai untuk yang lain.

7. Kontrol diri

Belanja
Kontrol diri

Memanfaatkan promo belanja sah-sah saja. Tapi yang tidak boleh adalah jadi kalap karena godaan diskon, cashback, special price, dan lainnya. Khawatirnya bukannya hemat pengeluaran, malah jadi boros akibat kebablasan dan kena jebakan promo tersebut.

Godaan lain yang harus kamu hindari adalah mengurangi kebiasaan nongkrong, jajan kopi kekinian, makan di restoran atau kafe. Maklum harga makanan dan minuman bisa mencapai puluhan ribu sampai ratusan ribu rupiah. Itu untuk sekali kongkow.

Boleh makan di luar, tapi itupun dibatasi. Jangan sampai sehari sekali atau seminggu tiga kali. Minimal sebulan sekali lah kumpul dengan teman menikmati makan malam di kafe.

Segera Atur Keuangan Demi Kebaikanmu Sendiri

Masa depan keuangan ada di tanganmu. Orang lain tak akan peduli, apakah kamu punya uang atau tidak, hidup susah atau senang. Jadi pikirkan ini untuk kebaikan dirimu sendiri. Kalau bukan kamu yang menyelematkan keuanganmu, siapa lagi?

Dengan mengatur keuangan pribadi, setidaknya kamu bisa hidup disiplin dalam mengelola pendapatanmu. Tidak untuk berfoya-foya, tetapi punya tujuan yang jelas. Bukan serampangan menggunakan gaji, lalu bokek sebelum akhir bulan.

Mumpung masih muda, jangan tunda lagi mengatur keuangan pribadi. Raih masa depan keuangan yang lebih baik agar terhindar dari masalah-masalah finansial.  

Baca Juga: Cara Mendapakan Gaji Rp 27 Juta dalam Sebulan, Gampang Banget!