35 Pertanyaan Wawancara Kerja Bahasa Inggris, Arti dan Tips Menjawabnya

Tahap wawancara bisa dikatakan sebagai tahap paling crucial dan yang paling besar efeknya dalam menentukan apakah kamu akan diterima bekerja atau tidak diperusahaan tempat kamu melamar.

Itu kenapa sikap dan cara kita menjawab pertanyaan ketika sedang dalam proses wawancara kerja sangat lah penting untuk diperhatikan dan dijaga.

Namun, dimanapun nanti kamu bekerja baik itu dalam atau luar negeri kemampuan berbahasa Inggris sangat dibutuhkan dibanyak perusahaan terutama perusahaan internasional dan perusahaan-perusahaan besar lainnya.

Sebagai bahasa pertama yang paling banyak digunakan di dunia, tentu saja proses wawancara kerja dalam bahasa Inggris merupakan hal yang tidak asing lagi.

Kumpulan Pertanyaan Wawancara Kerja Bahasa Inggris dan Artinya

loader
Pertanyaan Wawancara Kerja Bahasa Inggris dan Artinya

Agar persiapan melamar kerja semakin matang, berikut daftar pertanyaan wawancara kerja bahasa Inggris baik dan artinya itu pertanyaan wawancara kerja yang menjebak, online atau yang sudah disesusaikan dengan era new normal yang paling banyak ditanyakan ketika interview kerja beserta tips menjawabnya:

1. Describe Yourself

“Gambarkan/jelaskan tentang dirimu”

Tips: Kamu bisa memilih 3 kata yang paling menggambarkan dirimu dan pastikan kata-kata tersebut bermakna positif seperti jujur, pekerja keras, dan lainnya.

Contoh:

“I am an honest and hardworking person, I am also easy to work with other people and easy to getting along with other teams.”

2. What do You Know About this Company?

“Apa yang kamu tahu tentang perusahaan ini?”

Tips: Jangan membandingkan dengan perusahaan yang terdahulu. Ini akan memberikan kesan kamu memang keseriusan kamu untuk bisa bergabung di perusahaan tersebut. Tidak perlu sangat detail cukup pahami 1 -2 poin dan kembangkan jawaban kamu untuk meyakinkan mereka.

Contoh:

“This company is engaged in financial technology which aims to provide easy access to financial products to the public. In addition, this company also has a special blog that contains articles containing financial tips and other information about finance and other topics whose purpose is to provide education and solutions to various financial problems.”

3. Why are You Interested in Joining this Company?

“Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?”

Tips: Tunjukkan bahwa perusahaan yang sedang dilamar ini memiliki keunggulan-keunggulan yang membuatmu ingin bergabung. Kamu juga bisa memberikan jawaban yang realistis seperti, karena gaji atau fasilitas yang ditawarkan.

Contoh:

“I want to work in this company because of the facilities and benefits it offers. In addition, the salary range offered is also the salary target that I want. This company is also engaged in a field that I like, so I am confident that I can exert my abilities to the maximum and give satisfactory results in my work.”

4. What Achievements Have You Had In Your Career?

“Prestasi apa saja yang telah diraih selama kamu bekerja/berkarir?”

Tips: Untuk menjawab pertanyaan ini, jelaskan dengan baik setiap pekerjaan yang telah diselesaikan di perusahaan sebelumnya. Berikan contoh keberhasilan yang telah diraih sebelumnya. Buktikan bahwa kamu layak untuk diterima di perusahaan idaman.

Contoh:

“During my career as Marketing Manager I have managed to collaborate with more than 30 companies. Received an award in the field of creativity for marketing strategy. Able to hold events with more than 10 thousand visitors that run successfully.”

5. Explain Your Plans For The Future!

“Jelaskan rencana kamu dimasa depan”

Tips: Untuk menjawab pertanyaan ini, uraikan untuk tujuan jangka panjang. Pastikan bahwa kamu melibatkan perusahaan yang dilamar sebagai bagian dari rencana. Jawablah dengan bijak dan pikirkan dengan matang. Jangan sampai menjawab seadanya.

Contoh:

“My plan is to further develop the skills and experience I currently have to help the company move forward. In addition, I also want to be more involved when the company makes important decisions. I also want to achieve my career target in this company, namely as Head of Marketing."

6. Describe the Job You’re Applying Right Now

“Berikan gambaran tentang pekerjaan yang dilamar”

Tips: Pastikan kamu telah mencari informasi terlebih dahulu apa yang kira-kira akan menjadi tanggung jawab. Dengan jawaban yang tepat, maka perusahaan akan merasa bahwa kamu adalah orang yang tepat untuk posisi ini.

Contoh:

“I applied as a Content Writer, who is responsible for writing, editing, and publishing articles on the company's blog website. I am responsible for the content of the article content that will be written and published. I also work to find suitable material to be included in articles to support maximizing the marketing strategy of the digital marketing team.”

7. Why do You Want this Job?

“Mengapa kamu menginginkan pekerjaan ini?”

Tips: Pertanyaan ini untuk membuktikan ke perusahaan keseriusan kamu dalam melamar posisi ini. Karena biasanya jika pekerjaan tersebut sesuai dengan passion, hasil kerjanya akan lebih baik. Jadi jika memang pekerjaan tersebut merupakan hobi jawab dengan saja jujur. Tapi kalau bukan berikan jawaban dengan masuk akal.

Contoh:

“Graphic Designer is a college major that I took because I like to work in a field that requires a sense of creativity to be active and being able to apply it to my career professionally is my goal.”

8. How Experienced are You?

“Seberapa berpengalamannya kamu?”

Tips: Jawablah dengan rendah hati dan bijaksana. Biasanya perusahaan enggan mempekerjakan pegawai yang sombong. Karena karakter tersebut dapat menyusahkan untuk bekerjasama dengan pegawai-pegawai yang lainnya.

Contoh:

“I have enough experience to be able to make the function of the position I'm applying for works well. But that doesn't mean I won't make mistakes. I remain open to suggestions and criticism if there are errors and dissatisfaction with the way I work and the results. As long as it makes sense and is conveyed in a professional manner not because there is a personal problem with me.”

9. Why did You Stop Working From Your Old Company?

“Kenapa kamu berhenti bekerja dari perusahaan lama?”

Tips: Hindari menyebutkan masalah pribadi sebagai alasan. Pastikan alasan karena sesuatu hal yang profesional. Pastikan juga bukan oleh karena konflik. Fokuslah pada jawaban bahwa ingin mencari posisi yang lebih baik untuk berkembang sesuai minat dan bakat.

Contoh:

“During my 5 years working at this company I have learned a lot about what digital marketing is. But at the same time I also found a new interest and wanted to explore it maximally. For that I tried to get out of my comfort zone to realize my new dream and applied to this company that is engaged in the field of interest.”

10. What's Your Opinion About Overtime?

“Apa pendapatmu tentang lembur?”

Tips: Jika harus bekerja lembur pastikan bahwa waktu lembur tersebut masih dalam batasan toleransi. Sehingga jangan sampai jawaban yang diberikan terkesan basa-basi.

Contoh:

“I don't mind working overtime as long as I'm paid according to the policy of working outside working hours. But I also don't want overtime to be made an obligation, I still want to be given the option of not working overtime if I have emergency personal matters and health problems”

Baca Juga: 5 Hal Ini Bisa Membuat Wawancara Kerja Anda Lancar

11. How Much Salary Do You Want?

“Berapa gaji yang diinginkan?”

Tips: Perhitungkan faktor-faktor seperti pengalaman dan tingkat kesulitan pekerjaan. Jelaskan ekspetasi, namun pastikan masih di dalam standar perusahaan.

Contoh:

“I want to be paid xx million Rupiah which is also included in the salary range listed in the job advertisement for this position. I think I deserve that price considering my skills and experience having worked in digital marketing for a long time.”

12. What are Your Hobbies Now?

“Apa hobi kamu saat ini?”

Tips: Jawablah dengan sungguh-sungguh, detail dan disertai dengan alasan yang masuk akal.

Contoh:

"I like to read mystery and riddle-themed books, so I can learn a bit about how to solve problems in certain situations"

13. What do You Usually Do to Calm Yourself Down if You are Under Stress or Pressure at Work?

“Apa yang biasanya dilakukan untuk menenangkan diri ketika kamu sedang dalam keadaaan stress atau penuh tekanan ketika bekerja?”

Tips: Jawab pertanyaan ini dengan sejujur mungkin jika memang memiliki cara sendiri dalam menenangkan diri karena pertanyaan ini untuk menilai seberapa besar kesabaran kamu dalam menghadapi pekerjaan yang banyak dan mendadak.

Contoh:

“I usually take a short break to drink tea or coffee, chat with coworkers about things outside of work or be alone for a while to calm my mind.”

14. Are You Also Applying To Other Companies Other Than This?

“Apakah kamu juga melamar ke perusahaan lain selain perusahaan ini?”

Tips: Jika memang option yang ada lebih dari satu perusahaan maka jawablah demikian. Tapi jelaskan dengan jelas dan masuk akal.

Contoh:

“Yes, I also applied to several other companies operating in the same field, such as company A, B and C. I applied to these three companies because of the facilities, benefits, culture and work environment that suited me, just like this company.”

15. What is Your Weakness?

“Apa kelemahan kamu?”

Tips: Jawab dengan sejujurnya, baik itu dari sisi kualitas emosional kamu seperti sedikit tempramen atau perfeksionis, tapi kamu juga jangan lupa memberitahu bagaimana cara menanganinya.

Contoh:

“I consider myself a bit temperamental and a perfectionist. But that's because my job is required to always give perfect results and the deadlines are short. But I can always overcome this by compiling a work timeline either for me or my team so that we can complete the work on time and with good results. If there is a mistake, dare to apologize and explain why it happened, be open to accept criticism and be better in the next project.”

16. Why Choose This Major in College?

“Mengapa memilih jurusan ini saat kuliah”

Tips: Jangan menjawab sekedarnya seperti ‘karena sepertinya menyenangkan’ , ‘karena jurusan populer’ atau ‘karena lapangan kerjanya luas’ itu bisa saja membuat kamu terlihat seperti orang yang setengah-setengah dalam melakukan sesuatu atau ‘hanya sekedar saja’.

Contoh:

“I chose this major, because I have always been interested in the world of marketing from a teenager. Like I like to pay attention to details in advertisements on tv, comparing advertisements for product A with B which are both bath soap products. Curious about the process of making advertisements for television, radio or magazines”

17. Have You Ever Had a Problem with a Co-worker in Your Previous Company?

“Apakah kamu pernah memiliki masalah dengan rekan kerja di perusahaan sebelumnya?”

Tips: Jangan pernah membawa konflik atau menjelek-jelekan apapun dan siapapun dalam menjawab pertanyaan ini. Cukup jawab dengan professional seperti tidak ada dan kamu senang telah bekerja diperusahaan lama tanpa melibatkan perasaan dan permasalahan pribadi.

Contoh:

“I've never had a problem with a coworker as long as I worked in the old office. It is normal to have disagreements about finding ideas or executing them between team members and other team members involved. However, everything is done professionally with the aim of getting the best results and well done too. So I never got into personal trouble with anyone in the old company.”

18. What Does a Job Mean to You Personally?

“Apa itu arti sebuah pekerjaan untukmu secara pribadi?”

Tips: Jawaban yang sungguh-sungguh menggambarkan niat dan kesungguhan kamu kepada perusahaan bahwa kamu memang bisa mengemban beban dan tanggung jawab yang akan diberikan nanti jika memang kamu akan dipekerjakan.

Contoh:

“For me, work is not only a means to earn income, but also a means to learn and develop myself. My job also gives me the opportunity to build good professional relationships with many people who are not only good but also very competent in their fields who can broaden my horizons. Work also makes me getting good friends who are ready to provide solutions when I need them.”

19. What Have You Learned about Yourself so Far?

“Apa yang sudah kamu pelajari tentang dirimu selama ini?”

Tips: Kamu bisa menjawab secara sederhana seperti, fokus melamar kerja, memperbaiki CV dan sering mengikuti webinar tentang karir dan mencari pekerjaan. Bisa juga menjawab dengan membawa hobi atau skill seperti, kamu bisa menjawab sedang mencari/menekuni hobi baru.

Contoh:

“I learned many new skills to develop my skills such as learning Korean and Japanese, I also have hobbies such as running marathons and cooking which match my personality which is a bit temperamental and a control freak. So with this new hobby I can channel my discontent or anger towards something that isn't going the way I want it to in a more positive and healthy way.”

20. Have You Ever Worked from Home? What Challenges Did You Face and How did You Adapt?

“Apakah kamu pernah bekerja dari rumah? Apa saja tantangan yang pernah dihadapi dan bagaimana caranya kamu beradaptasi?”

Tips: Untuk memastikan kamu memang benar-benar bisa bekerja dari rumah karena pandemi atau perusahaan sudah sepenuhnya menerapkan sistem WFH. Untuk pertanyaan ini kamu bisa menjawab dengan menjelaskan kenapa fasilitas dirumah kamu cukup baik untuk bisa bekerja secara efektif dan lancar.

Contoh:

“Yes, the last company I worked for also implemented working from home since the Covid-19 pandemic. The challenge of working from home is almost non-existent, because you are used to it and can adapt well. To make sure I work well from home, I already have wifi facilities, a work desk and chair as well as a special room to work so I can focus.”

Baca Juga:  Pakai 7 Jurus Kemampuan Ini agar Wawancara Lancar dan Diterima Kerja

21. How do You Manage Time to Work at Home?

“Bagaiman cara kamu mengatur waktu bekerja dari rumah?”

Tips: Memang bekerja di rumah bisa sedikit tricky dimana kualitas produktifitas bisa menurun karena bekerja dari rumah bisa merusak work life balance. Jawab saja dengan menggunakan sistem jam kerja yang sama dengan saat bekerja di kantor seperti nine to five dengan jam istirahat dan makan siang yang sama.

Contoh:

“Even though I work from home, I still apply working hours like working in an office, which is from 9 to 5 with a break from 12 to 1 pm for lunch and the midday prayer”

22. In the Past Few Months, Have You Learned any New Skills?

“Beberapa bulan belakangan ini, apakah ada skill baru yang kamu pelajari?

Tips: Jawab pertanyaan ini dengan hal yang terkait mengenai meningkatkan kemampuan sesuai dengan profesi atau jabatan yang akan dilamar. Misalnya, belajar design untuk memperkaya konten tulisan seperti menambahkan infografis jika kamu bekerja di bidang content creative/marketing karena kamu melamar posisi Penulis artikel.

Contoh:

“To be able to work in this position even better, I have been taking data analyst and digital marketing classes for the past 3 months. I also took the time to learn how to make SEO-friendly articles and infographics so that the work on the content of the articles I write can be more varied.”

23. When Conditions Improve, Are You Willing to Return to Work in the Office?

“Apakah ketika kondisi pandemi sudah membaik, apakah kamu bersedia bekerja kembali dari kantor?”

Tips: Untuk pertanyaan ini jawabannya harus disesuaikan dengan kondisimu. Jika kantor ini berada di kota yang berbeda dengan tempat tinggal mu dan terlalu jauh kamu bisa bilang kalau kamu tetap bisa bekerja secara baik meskipun full dari rumah dalam jangka panjang.

Tapi jika kamu memang ingin bekerja dari kantor, kamu bisa meminta tolong pihak perusahaan untuk mencarikan tempat tinggal dekat kantor jika domisili terlalu jauh untuk pulang-pergi dari kantor.

Contoh:

“I don't mind going back to work from the office when the pandemic is over, but because the location of the office is currently very far from where I live, I think if it's not mandatory I want to work fully from home and I can make sure it won't interfere with my productivity for working. But if it is mandatory, I want the office to provide a place to live, be it a boarding house or a rented house for me to live in with the monthly costs are borne by the company. But if the company is not willing, it can increase my salary to cover the additional expenses.”

24. What do you do to deal with stress either at work or when you have personal problems?

“Apa yang kamu lakukan untuk mengatasi stress baik ketika bekerja atau ketika memiliki masalah pribadi?”

Tips: Pertanyaan ini bisa juga berbunyi “apa yang dilakukan untuk menjaga kesehatan mental?” Karena perusahaan juga perlu tau mengenai kondisi kesehatan mentalmu. Untuk pertanyaan ini kamu bisa menjawab dengan menekuni hobi, atau to the point misalnya mengambil cuti beberapa hari untuk liburan atau menyendiri.

Contoh:

“If the stress is small, I usually channel it into hobbies such as jogging or calming my mind by watching comedy shows. But if the stress I'm experiencing is severe enough I will ask for a few days off so I can spend time with myself or my family without having to think about work for a while.”

25. How to Stay motivated to work productively while working independently?

“Bagaimana cara untuk tetap termotivasi untuk bekerja secara produktif selama bekerja secara mandiri?”

Tips: Untuk menjawab pertanyaan ini kamu harus bisa memberikan beberapa contoh nyata yang menurut kamu bisa menjadi cara terbaik untuk menjaga motivasi bekerja.

Contoh:

“I usually listen to my favorite songs so i don’t get tired easily. I also make sure to maintain communication with my team so that there is no miscommunication and the work is completed on time”

26. What are You Doing to Deal with the Stress Associated with the Coronavirus and this Pandemic Season?

“Apa yang kamu lakukan untuk menangani stress yang terkait dengan virus corona dan musim pandemi ini?”

Tips: Pertanyaan ini disiapkan karena perusahaan ingin mengetahui apakah calon karyawan akan menggunakan logikanya dengan baik dan kebijaksaaan ketika menangani situasi penuh tekanan. Dalam menjawab pertanyaan ini kamu harus tenang terlebih dahulu dan jangan lansung menjawab dengan asal.

Contoh:

“To divert stress and pressure, I do sports that can relax my mind such as yoga or jogging, asking for leave/break if it is really needed so as not to damage the quality of the desired work.”

27. Can You Explain How to Transfer Your Technological Knowledge to Support/Can be Used by The Company as a Form of Developing Work Systems in this New Normal Era?

“Apakah kamu bisa menjelaskan bagaimana cara mentransfer pengetahuan teknologi yang kamu miliki untuk mendukung/bisa dimanfaatkan oleh perusahaan sebagai bentuk pengembangan sistem kerja di era new normal ini?”

Tips: Karena banyaknya fleksibilitas kerja baru yang mulai diterapkan, kebutuhan akan pengetahuan teknologi dalam mendukung pekerjaan pun sangat dibutuhkan. Untuk menjawab pertanyaan ini, kamu harus menyiapkan jawabannya benar-benar dari jauh hari. Misalnya sebagai Content Writer, maka kamu harus memberitahu secara detail bagaimana alur kerjanya mulai dari proses awal hingga proses akhir pengerjaan dengan teknologi yang kamu gunakan.

Contoh:

“I can write with gdocs, download zoom for meeting needs, prepare google calendar for each project deadline that can be seen by the whole team, make google sheets for daily reports, and so on. If necessary, I can also prepare other alternatives if one application or website does not work, such as using WhatsApp as a substitute for zoom for video call meetings.”

28. How are You Spending Time During Quarantine at Home?

“Bagaimana cara kamu menghabiskan waktu selama masa karantina di rumah?”

Tips: Kamu memang harus menjawab pertanyaan ini dengan jujur, tapi pilih-pilih dulu yah kegiatan apa yang akan kamu sebutkan. Pilihlah kegiatan yang bisa menggambarkan bahwa kamu melakukan kegiatan secara produktif selama WFH saat karantina.

Contoh:

“During lockdown, quarantine or self-isolation. Because there is a lot of time left after work but can't go anywhere, I usually use it to watch movies or series, read my favorite book or light exercise. I also sometimes watch some knitting or cooking tutorial videos which are my hobbies to improve my hobby skills.”

29. What Have You been Doing in Search of Additional Income Since You No Longer Worked at The Previous Company?

“Apa yang kamu lakukan dalam mencari penghasilan tambahan sejak tidak lagi bekerja di perusahaan sebelumnya?”

Tips: Perusahaan biasanya memberikan pertanyaan ini untuk mengetahui kualitas mental para calon karyawan dalam menghadapi situasi yang benar-benar penuh tekanan. Bagi yang memang memiliki alternatif sumber penghasilan karena diberhentikan bisa menjawab sejujurnya apa yang dikerjakan baik itu menjadi ojol atau berdagang.

Contoh:

“While unemployed I tried to earn extra income by selling and teaching English from house to house. Due to the long period of unemployment due to Covid-19, I also work as a freelancer in several companies and agencies.”

Baca Juga: 8 Tips Lolos Tahap Interview User

30. Who Has Impacted You Most in Your Career?

“Siapa yang paling memengaruhi kamu dalam karier kamu?”

Tips: Pertanyaan ini agar perusahaan menilai kamu berdasarkan role model atau orang yang kamu anggap paling berpengaruh dalam karir mu. Kamu bisa menjawab dengan mentor atau atasan kamu sebelumnya atau perusahaan pertama tempat kamu bekerja.

Contoh:

“I think the most influential person in my career so far is my boss where I worked at company Z where I first worked as well as my internship. There they taught me various things about marketing to how to deal with it, which I still apply to this day.”

31. Tell Me How You Think Other People Would Describe You??

“Ceritakan bagaimana menurutmu orang lain akan mendeskripsikan dirimu.”

Tips: Pertanyaan wawancara ini sebenarnya bukan untuk mengetahui bagaimana orang lain mengenaimu tapi bagaimana kamu menilai dirimu sendiri. Kamu bisa jawab benar-benar kamu mendeskripsikan dirimu saja.

Contoh:

“I think other people see me as a perfectionist, easy going but also a bit temperamental especially when it comes to work. Because for me the error is an unneeded extra burden and shouldn't exist.”

32. Do You Find it Difficult to Adapt to New Situations?

“Apakah kamu merasa kesulitan untuk beradaptasi di situasi yang baru?”

Tips: Pertanyaan wawancara ini agar perusahaan tahu seberapa baik kemampuan adaptasi kamu. Tidak hanya dengan perusahaan baru, tapi juga orang-orang baru, pekerjaan baru, sistem baru, lingkungan dan budaya kerja yang baru. Kamu bisa menjawab sejujurnya sesuai kemampuan adaptasi kamu baik itu cepat atau sedikit lambat asalkan kamu bisa menjelaskannya dengan baik.

Contoh:

“As an introvert, the problem of adapting to a new office, especially working with new people will be a little difficult if it is meant to be social, but for work matters I will still act professionally”

33. How do You Prioritize Work?

“Bagaimana kamu memprioritaskan pekerjaan?”

Tips: Melalui pertanyaan ini adalah agar perusahaan bisa memastikan bahwa kamu akan mengutamakan pekerjaan ketika memang waktunya bekerja. Tidak melibatkan hal pribadi apapun kedalam ranah professional dan mampu bekerja secara baik meskipun memiliki masalah pribadi.

Contoh:

“I always see work from two things: urgency and importance. From those consideration, I will always start doing work that is urgent and important, then urgent, important, and work that is not in both. And I will try my best effort for not involving any personal matters into my works”

34. When were You Most Satisfied in Your Work?

“Kapan kamu merasa paling puas dalam bekerja?”

Tips: Agar perusahaan bisa mengukur kemampuan dan profesionalisme mereka biasanya menanyakan pertanyaan wawancara ini. Kamu bisa menjawab dengan jujur darimana kamu mendapatkan kepuasaan pekerjaan, apakah itu proses, hasilnya atau penilaian orang lain.

Contoh:

“It’s when I completed my job properly, on time, and hit the target. When I see my boss, clients, or company satisfied with my work, I’m also satisfied.”

35. Any Questions for Us?

“Apakah ada pertanyaan untuk kami?”

Tips: Jangan jawab "tidak"! Karena itu akan membuat pihak perusahaan merasa Anda tidak tertarik bekerja disana. Jawablah dengan pertanyaan-pertanyaan seputar budaya, peraturan dan sistem perusahaan.

Contoh:

“If I may ask, what are the facilities and benefits provided by the company other than those listed in the job advertisement? Do I have to work full time from the office or home or on a hybrid basis? If hybrid, how many days do I work from the office, how many days from home? Is overtime mandatory? If so, will there be overtime pay and how much?”

Lalui Sesi Interview dengan Sukses

Itulah deretan pertanyaan wawancara kerja bahasa Inggris yang bisa kamu pelajari dan pahami dengan baik jika nanti peusahaan yang akan lamar mencantumkan persyaratan memiliki kemampuan bahasa Inggris, atau perusahaan tersebut adalah perusahaan internasional.

Pertanyaan wawancara kerja bahasa Inggris dan artinya ini juga bisa diterapkan untuk pertanyaan wawancara kerja bahasa Indonesia, karena pada umumnya pertanyaan wawancara kerja kurang lebih sama. Dengan memahami jawaban dari pertanyaan tim HRD, maka pastinya Anda akan dapat menimpali dengan semua pertanyaan dengan sukses. Semoga berhasil!

Baca Juga:  4 Tips Sukses Wawancara Kerja setelah Kena PHK