Usia 25 Tahun Mau Punya Penghasilan Ratusan Juta? Begini Caranya

Usia 25 tahun merupakan usia produktif, sedang semangat-semangatnya bekerja. Namun di sisi lain, umur segitu juga lagi banyak banget keinginan.

Biasanya lebih ke arah konsumtif, seperti sering liburan ke luar negeri, ganti smartphone terkece, beli baju atau sepatu branded, dan lainnya.

Maunya segudang, namun tak ditunjang keuangan memadai. Apalagi kalau gaji cuma pas-pasan, hasil bekerja pagi hingga petang.

Usia muda bukan waktunya malas-malasan. Saatnya getol mencari penghasilan tambahan agar masa depan keuangan terjamin aman.

Gaji boleh UMR, tetapi sampingan harus bisa membuatmu jadi jutawan. Begini cara menghasilkan ratusan juta rupiah di usia 25 tahun:

Baca Juga: Mau Kaya Raya di Umur 25 Tahun? Jangan Tunda Lagi, Segera Lakukan Ini

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

loader

1. Investasi

Sudah tak diragukan lagi bila investasi adalah salah satu cara tepat untuk melipatgandakan uang. Duit diputar investasi dalam jangka panjang, maka hasilnya akan maksimal.

Kalau masih takut investasi saham, alternatif lain yaitu reksadana pendapatan tetap. Investasi yang dikenal memiliki tingkat risiko rendah dibanding reksadana saham dan campuran.

Imbal hasil atau return investasi reksadana pendapatan tetap berkisar 7-8% per tahun. Lebih tinggi dari bunga deposito dan tabungan.

Contohnya Kamu ingin menghasilkan uang Rp 100 juta di usia 25 tahun. Kamu bisa investasi di reksadana pendapatan tetap dengan return 8% per tahun dari umur 20 tahun.

Perkiraan uang yang harus disisihkan untuk investasi ini sekitar Rp 1,37 juta per bulan. Maka dalam waktu 5 tahun (60 bulan), nilai investasimu mencapai Rp 100 juta.

Ingin lebih banyak? Investasi di reksadana saham. Dengan anggaran dan jangka waktu investasi yang sama, return yang diharapkan 16% per tahun, maka hasil investasi di usia 25 tahun sekitar lebih dari Rp 127 juta.

2. “Jual” keahlian

Untuk alokasi bujet investasi sebesar Rp 1,37 juta per bulan, dari gaji UMR DKI, berarti sekitar 32%. Sedangkan idealnya agar keuangan tetap sehat, anggaran investasi sebesar 10% dari gaji.

Oleh karenanya, kamu harus putar otak meningkatkan penghasilan. Mulai kerja cerdas, salah satunya dengan ‘menjual’ keahlian, seperti freelance, content creator, penerjemah, guru les, maupun bisnis online.

Dengan kerja sampingan ini, kamu juga berpeluang mencetak penghasilan ratusan juta rupiah. Misalnya profesi yang lagi kekinian, content creator.

Memang tak mudah karena kamu mesti memikirkan ide konten yang menarik followers atau subscribers untuk media sosialmu. Kamu juga bisa menjual ide tersebut ke perusahaan-perusahaan sebagai konten marketing di berbagai media.

Pekerjaan ini bisa dilakukan dari rumah saja. Kalau medsos dihiasi postingan konten keren, punya basis pengikut banyak, kamu bisa kebanjiran iklan atau endorse dengan bayaran hingga ratusan juta rupiah.

Baca Juga: Maksud Hati Ingin Utang Cepat Lunas, Kamu Malah Bisa Kena Masalah Ini

3. Merintis usaha

Pernah dengan ungkapan, kalau mau kaya raya, jangan jadi karyawan. Tapi bisnis atau usaha. Gaji dari bekerja sebagai karyawan paling banter naik 9-10% per tahun.

Sedangkan jadi pengusaha, omzet bisa dua kali lipat, bahkan lebih. Sudah banyak contohnya, punya penghasilan ratusan juta rupiah dari jualan.

Merintis bisnis apa saja, sesuai dengan passion maupun peluang pasar. Jika tertarik dengan fesyen, kamu bisa dagang baju, sepatu, celana, atau lainnya. Jualan secara offline dan online mengikuti perubahan tren.

Tak punya modal usaha, bukan halangan. Sekarang ada sistem reseller dan dropshipper. Cuma modal dengkul, sudah bisa jadi pengusaha. Kekurangan modal, dapat mengajukan kredit ke bank, marketplace produk keuangan seperti Cermati.com, aplikasi pinjaman online, sampai menggunakan paylater.

Banyak jalan menuju Roma. Kuncinya berani bertindak agar kamu punya ‘pabrik uang.’ Tidak jadi karyawan seumur hidup.

loader

4. Singkirkan keinginan

Tujuan keuangan kamu adalah punya ratusan juta rupiah di usia 25 tahun. Cara lain untuk mencapainya selain menaikkan pendapatan, juga harus mengontrol pengeluaran.

Artinya, kamu mesti mengutamakan kebutuhan dibanding keinginan. Kalau perlu coret saja dari daftar pengeluaran.

Misalnya jajan di kafe. Ini gaya hidup anak muda zaman now. Sekali jajan Rp 100 ribu dan dalam sebulan sampai 4 kali ke kafe, berarti menghabiskan Rp 400 ribu.

Jika uang tersebut dipakai buat beli saham Kalbe Farma (KLBF) di harga Rp 1.350 per lembar, bisa dapat 3 lot. Saham Adhi Karya (ADHI) sekitar 5 lot pada harga Rp 700 per lembar.

Sedangkan saham Bank BRI (BBRI) di harga Rp 3.820 per lembar sebanyak 1 lot. (Harga saham per 10 Agustus 2021).

Baca Juga: 5 Kesalahan Pengguna Kartu Kredit yang Bikin Utang Menggunung

Kuncinya Sabar dan Kerja Cerdas

Dalam menggapai mimpi punya uang ratusan juta rupiah di usia muda, bukanlah hal mudah. Tetapi tidak mustahil bagi orang yang mau berusaha.

Kuncinya adalah tetap sabar dan semangat bekerja agar kamu dapat menggali peluang serta kesempatan untuk menghasilkan.

Baca Juga: Pandemi Belum Kelar, Mending Investasi Deposito yang Paling Aman