Tentang Kredit Tanpa Agunan (KTA) Semua

Kredit Tanpa Agunan (KTA) adalah sebuah produk pinjaman yang memungkinkan seorang nasabah bank untuk mendapatkan dana atau fasilitas kredit tanpa menggunakan sebuah jaminan. Dalam prakteknya, produk pinjaman ini banyak menjadi pilihan masyarakat karena kemudahan kredit yang dijanjikan dalam jumlah besar. Pihak bank sebagai pemberi dana akan memberikan keputusan pemberian kredit hanya berdasarkan riwayat kredit dari pemohon kredit atau nasabah tersebut. Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, Kredit Tanpa Agunan (KTA) memiliki berbagai macam jenis yang diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing pemohon kredit sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Cermati.com sebagai penyedia pinjaman dana online menyediakan berbagai jenis pinjaman KTA untuk memenuhi kebutuhan nasabahnya, yang terdiri dari:

  • Kredit Tanpa Agunan (KTA) Dana Cepat:
    KTA dana cepat adalah jenis produk pinjaman KTA yang memberikan waktu pencairan pinjaman yang singkat. Jenis KTA ini dapat memberikan Anda dana pinjaman dengan waktu pencairan kurang dari 5 hari yang tentu saja dapat diberikan bila Anda memenuhi segala persyaratan untuk produk pinjaman yang Anda pilih. Dengan KTA dana cepat ini Anda dapat memperoleh dana pinjaman dengan bunga ringan bila Anda sedang menghadapi situasi darurat misalnya untuk biaya perawatan rumah sakit.
  • Kredit Tanpa Agunan (KTA) Tenor Panjang:
    KTA tenor panjang adalah jenis produk pinjaman KTA yang memiliki jangka waktu pelunasan (tenor) yang panjang yang biasanya lebih dari 3 tahun. Jenis pinjaman ini akan meringankan beban cicilan Anda setiap bulan karena dengan semakin panjangnya masa pelusanan KTA maka biaya yang harus dikeluarkan juga semakin ringan apalagi bila Anda memang berencana untuk meminjam dana yang besar untuk keperluan jangka panjang seperti untuk modal usaha.
  • Kredit Tanpa Agunan (KTA) Bisa Bayar Awal:
    KTA bisa bayar awal (free early payment fee loan)adalah KTA yang yang memiliki keuntungan dimana Anda dapat membayar atau melakukan pelunasan pinjaman lebih cepat dari masa tenor yang ditentukan tanpa terkena biaya penalti. Jenis KTA ini cocok digunakan untuk Anda yang ingin melakukan pelunsan KTA secara cepat tanpa terkena biaya pelunasan yang dipercepat. Bagi Anda yang tengah mengajukan pinjaman KTA untuk modal usaha tentunya melunasi pinjaman KTAm dengan lebih cepat akan semakin meringankan biaya bulanan Anda apalagi bila usaha Anda telah mengalami keuntungan sehigga mampu melunasi pinjaman dengan waktu yang relatif lebih cepat.
  • Kredit Tanpa Agunan (KTA) Payroll:
    KTA payroll atau KTA gaji adalah sebuah jenis KTA yang diperuntukkan untuk nasabah yang menyalurkan penghasilannya kepada bank tertentu. Dengan mengajukan KTA payroll di bank tempat Anda menerima gaji Anda setiap bulan, maka Anda akan mendapatkan pinjaman dana dengan syarat yang lebih mudah, bunga yang lebih kecil, dan proses pencairan yang lebih cepat dibanding mengajukan produk KTA biasa. Salah satu alasan mengapa KTA jenis ini populer adalah karena suku bunga yang diberikan relatif lebih dibandingkan dengan KTA reguler.
  • Kredit Tanpa Agunan (KTA) Tanpa Kartu Kredit:
    KTA tanpa kartu kredit adalah jenis KTA yang dapat diajukan tanpa harus memiliki kartu kredit sebelumnya. Jenis KTA ini akan memberikan kemudahan bagi calon peminjam yang sebelumnya belum pernah memiliki kartu kredit untuk mendapatkan pinjaman dana dengan waktu yang relatif cepat. Walaupun jumlah pinjaman dana yang diberikan tidak terlalu besar, jenis KTA ini sangat membantu Anda yang menginginkan dana cepat tanpa kepemilikan kartu kredit sebelumnya.

Pengajuan KTA ini juga bisa dilakukan melalui aplikasi pinjaman online atau bisa secara langsung melalui website Cermati.com.

Dengan memiliki berbagai jenis pinjaman KTA yang tersedia, Cermati.com memberikan berbagai keuntungan untuk para nasabahnya yaitu:

  • Menyediakan berbagai macam produk KTA sesuai dengan kebutuhan nasabah
  • Nasabah dapat membandingkan produk-produk KTA antar jenis sebelum melakukan pengajuan secara online
  • Dapat mempelajari berbagai keuntungan dan kekurangan produk KTA di setiap jenisnya
  • Dapat menghitung estimasi biaya antar produk KTA agar tidak rugi dalam jangka panjang
  • Memiliki alternatif produk pinjaman lain bila 1 jenis produk KTA tidak disetujui

Dalam penggunaanya, berbagai jenis KTA di Cermati.com bisa digunakan dalam berbagai jenis pembiayaan seperti:

  • Biaya Merenovasi Rumah
  • Biaya Pernikahan
  • Biaya Pendidikan Anda/anak
  • Biaya Pengobatan
  • Pelunasan/Penutupan Credit Card
  • Modal Usaha/Bisnis
  • Kebutuhan finansial lainnya

Pada umumnya, lembaga-lembaga keuangan di Indonesia yang memberikan pinjaman KTA akan menaksir limit pinjamannya sesuai dengan penghasilan dan pengeluaran finansial calon debitur. Hal tersebut dikarenakan KTA merupakan satu-satunya pinjaman tunai yang tidak menggunakan jaminan. Dengan begitu, pinjaman jenis ini diharapkan dapat memberikan solusi yang menguntungkan bagi kedua belah pihak antara debitur maupun kreditur. Setelah analis kredit dari pihak kreditur menyetujui pengajuan pinjaman dari debitur, maka selanjutnya adalah mencairkan dana yang akan dipinjamkan. Biasanya bank akan memberikan dari 3 hingga 8 kali dari jumlah gaji per bulan calon debitur tersebut.

Dalam pengajuan KTA di Cermati ada beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi yaitu:

  • Memiliki pendapatan bulanan yang sesuai dengan produk KTA yang diajukan (Cth: minimum penghasilan Rp 5.000.000.-)
  • Umur pemohon atau pengaju harus diatas 21 tahun
  • Umur pemohon atau pengaju harus dibawah 55-60 tahun pada saat masa pelunasan
  • Wajib memiliki kartu kredit sebelumnya (untuk produk KTA reguler)
  • Memiliki limit kartu kredit yang sesuai dengan persyaratan produk KTA yang diajukan (Cth: Minimum limit kartu kredit: Rp 5.000.000.-)

Untuk pengajuan berbagaiproduk KTA di cermati, calon peminjam diharapkan dapat melengkapi berbagai dokumen-dokumen sebagai berikut:

Dokumen/Jenis PekerjaanKaryawanWirausahaProfesional
Fotokopi KTP/KITAS      
Bukti Penghasilan (Slip Gaji/SKP/SPT)      
Fotokopi Kartu Kredit      
Fotokopi Rekening Tabungan (3 bln terakhir)      
Fotokopi Surat Izin Profesi      
NPWP      
Fotokopi akta pendirian/SIUP/TDP      

Penuhi Syarat Identitas Pribadi:
Secara umum, bank menerapkan syarat yang hampir sama untuk calon nasabahnya yaitu usia minimal 21 tahun, dan maksimal 65 tahun. Usia maksimal tersebut dalam artian batas akhir tenor pinjaman tidak jatuh lebih dari ketika nasabah berusia 65 tahun.

Keaslian dan Kelengkapan Dokumen: Beberapa dokumen yang harus dipersiapkan antara lain adalah NPWP, Kartu Keluarga, Akta Nikah (jika sudah menikah), Surat Keterangan Penghasilan bagi karyawan, Surat Izin Praktik bagi profesional ataupun SIUP/TDP bagi pengusaha serta fotokopi rekening koran atau tabungan selama 3 bulan terakhir.

Catatan Kartu Kredit: Bank akan memeriksa catatan pemakaian kartu kredit calon nasabahnya. Pastikan catatan kredit Anda dalam keadaan lancar.

Status Profesi: : Memiliki status pekerjaan dan penghasilan sesuai dengan batas minimum yang ditentukan oleh pihak bank.

Jumlah Debt Ratio: Debt ratio atau rasio utang yang Anda miliki saat pengajuan tidak boleh melebihi 30% dari total penghasilan Anda.

Validitas Nomor Telepon: Nomor telepon yang Anda berikan pada pihak bank haruslah nomor yang masih aktif dan dapat dihubungi. Ketika melakukan pengajuan, Anda akan diminta nomor telepon pribadi, nomor telepon kantor, dan nomor telepon keluarga tidak serumah.

Proses Verifikasi Pastikan proses verifikasi berjalan dengan lancar. Usahakan untuk tidak terdapat data yang tidak sesuai dengan data aplikasi yang telah diberikan sebelumnya ketika pihak bank menghubungi Anda untuk proses verifikasi dan survey nasabah secara langsung.

Seorang pemohon kredit (nasabah) meminjam dana sebesar Rp 150.000.000.- dengan bunga 1.5%/per bulan selama 2 tahun (24 bulan) maka penghitungan cicilannya adalah sebagai berikut:

Cicilan Pokok per Bulan:
(Pinjaman pokok: Tenor)
= Rp 150.000.000.-: 24 bulan
= 6.250.000.-/bulan

Bunga Pinjaman per Bulan:
(Pinjaman pokok x (bunga per tahun * 36): 36 bulan)
= Rp 150.000.000.- x (1.5%x24): 24 bulan
= Rp 2.250.000.-

Cicilan Tetap per Bulan:
(Cicilan pokok + Bunga pinjaman)
= Rp 6.250.000.- + Rp 2.250.000.-
= Rp 8.500.000.-

Maka cicilan KTA yang harus dicicil oleh pemohon kredit setiap bulan selama 2 tahun (sudah termasuk bunga) adalah sebsear Rp 8.500.000.-

Pihak bank telah memberikan kenyamanan dengan menawarkan beragam metode untuk melakukan pembayaran pinjaman KTA. Beberapa cara yang umum digunakan adalah:

  • Menggunakan layanan transfer antar bank Via ATM
  • Setorang langsung melalui tellar bank masing-masing
  • Menggunakan internet/mobile banking
  • Menggunakan fitur auto-debet dari rekening

Biaya Provisi:
Biaya Provisi adalah biaya balas jasa ke bank karena disetujuinya pinjaman. Ada yang bilang biaya provisi ini hampir sama juga dengan biaya administrasi.

Biaya provisi dikenakan sebanyak satu kali di awal proses pengambilan kredit dengan memotong langsung dari dana pinjaman yang dicairkan bank. Ada juga bank yang tidak menerapkan biaya provisi pada pemohon kredit, tetapi mengenakan biaya administrasi yang cukup tinggi untuk pengurusan kredit tadi. Besaran biaya provisi untuk KTA tergantung masing-masing bank. Biasanya sekitar 1 – 3,5% dari total kredit yang didapatkan.

Biaya di Muka:
Yang dimaksud biaya di muka ini adalah biaya yang harus dibayarkan di luar cicilan. Jumlahnya tergantung pihak bank. Untuk KTA, biaya yang dibayar di muka biasanya sekitar 1.5 – 5% dari total pinjaman.

Biaya Bunga:
Pihak bank seperti biasa akan menetapkan bunga pada kredit yang Anda minta. Besaran bunganya berbeda-beda, tergantung bank yang mengeluarkan kredit tersebut. Bunga yang dikenakan oleh KTA cukup tinggi yaitu antara 10 – 23% per tahunnya. Tingginya bunga KTA ini dikarenakan KTA tidak meminta jaminan aset atau apapun dari pihak penerima kredit, sehingga risiko kerugian bank lebih besar. Bunga yang berlaku pada KTA bersifat flat. Misalnya Anda meminjam KTA dengan bunga cicilan 23% per tahun, maka walaupun cicilan Anda sedikit, bunga yang sama tetap berlaku.

Biaya Penalti:
Biaya penalti adalah biaya yang dikenakan bank bila pelunasan KTA dipercepat sesuai dengan ketentuan masing-masing bank. Untuk KTA, biaya penalti ini mencapai 5 – 6% dari sisa tagihan KTA Anda.

Biaya Materai:
Beberapa bank meminta pihak pengambil kredit untuk membayar materai dan itu berlaku untuk KTA.

Biaya Asuransi:
KTA menerapkan asuransi jiwa yang akan melindungi pihak penerima kredit. Dengan jumlah pinjaman yang besar membuat bank tidak mau mengambil risiko bila yang menerima kredit meninggal dunia. Asuransi yang dipilih juga berdasarkan kebijakan bank, bukan dari pilihan sang pemohon kredit.

Dalam memilh produk KTA terbaik, ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan agar produk KTA pilihan Anda sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan bayar yang dimiliki. Berikut adalah beberapa kriteria-kriteria yang perlu diperhatikan:

  • Reputasi Bank yang Baik:
    Dengan memilih bank dengan reputasi yang baik tentunya produk-produk pinjaman yang ditawarkan dapat dipercaya kredibilitasnya. Selain itu, dengan memilih bank yang memiliki reputasi yang baik pelayanan pengajuan KTA Anda akan semakin nyaman dan mudah.
  • Bunga Cicilan KTA yang Sesuai dengan Kemampuan:
    Semakin tinggi bunga yang ditawarkan makan tanggungan pembayaran Anda setipa bulan akan semakin bertambah. Karena hal tersebut pastikan Anda sebagai pemohon kredti memilih produk KTA dengan bunga ringan terlebih lagi bila Anda berencana meminjam dana dengan waktu pengembalian (tenor) dalam jangka panjang. Tentunya dengan memilih produk KTA dengan bunga yang sesuai dengan kemampuan Anda akan semakin meringankan beban Anda dalam jangka panjang.
  • Limit Pinjaman yang Sesuai:
    Bila Anda ingin meminjam dana dalam jumlah besar atau kecil pastikan bahwa limit pinjaman Anda mencukupi kebutuhan dana yang diinginkan. Jangan sampai Anda mengajukan sebuah produk pinjaman dengan jumlah yang tidak sesuai (terlalu banyak atau terlalu kecil). Pastikan limit pinjaman atau limit kartu kredit Anda sesuai dengan kebutuhan.
  • Jangka Waktu Penegembalian yang Tepat:
    Pinjaman KTA jangka panjang terkadang memberatkan nasabah dalam waktu yang lama. Bila Anda berencana mengajukan pinjaman KTA dalam jangka panjang, pastikan tenor yang dipilih sesuai dengan bunga dan biaya yang akan dikeluarkan di kemudian hari.
  • Biaya Tambahan yang Tidak Memberatkan:
    Dalam proses pengajuan KTA ada beberapa biaya tambahan yang perlu diperhatikan agar tidak memberakan Anda ketika pinjaman tersebut disetuji seperti biaya provisi, bunga, materai, penalti atau asuransi. Ada baiknya Anda mencari tahu seberapa besar biaya-biaya tersebut sebelum Anda mengajukan KTA agar tidak terbebani dengan biaya-biaya yang tidak Anda ketahui asal-usulnya.
  • Proses Pencairan Dana yang Cepat:
    Bila Anda sedang membutuhkan dana cepat dalam jumlah yang besar perhatikan jenis KTA yang memiliki waktu pencairan dana yang singkat sehingga waktu tunggu Anda sampai dana tersebut cair ke tangan Anda tidak terlalu lama. Jangan sampai waktu pencairan yang lama menghambat proses pinjaman Anda dalam jangka panjang/

Pengajuan pinjaman online di Cermati tentu saja terwujud dengan adanya kerjasama dari berbagai bank dan lembaga keuangan di Indonesia. Berikut ini adalah daftar bank yang menawarkan Pinjaman Kredit Tanpa Agunan di Cermati:

Istilah-Istilah dalam Kredit Tanpa Agunan:
  • Annual Percentage Rate (APR): Suku bunga pinjaman per tahun.
  • Biaya Asuransi: Jumlah uang yang dibayarkan untuk asuransi jiwa atau bangunan.
  • Biaya Keterlambatan Pembayaran: Biaya yang dikenakan oleh bank apabila pemohon terlambat untuk membayar angsuran kreditnya.
  • Biaya Lain-Lain: Jumlah uang yang dibayarkan untuk keperluan yang lain misalnya biaya administratif.
  • Biaya Materai: Biaya untuk perangko materai yang digunakann untuk mengesahkan dokumen perjanjian kredit.
  • Biaya Pembayaran Awal: Biaya yang dikenakan oleh bank apabila pemohon melunasi pinjamannya sebelum jatuh tempo
  • Biaya Provisi: Biaya yang dikenakan oleh bank kepada pemohon pinjaman pada saat pinjamannya disetujui.
  • Cicilan per bulan: Jumlah yang harus dibayarkan ke bank setiap bulan.
  • Jumlah Kredit: Jumlah yang ingin dipinjam.
  • Kredit Tanpa Agunan (KTA): Sebuah produk bank, dimana nasabah dapat meminjam sejumlah dana/uang dari bank tanpa harus memberikan jaminan atau agunan seperti sertifikat rumah, BPKB, SK, dll.
  • Limit Kredit: Batas uang yang dapat dipinjam atau digunakan dalam perjanjian kredit pinjaman.
  • Non-Payroll: Gaji nasabah tidak dibayarkan melalui bank tersebut.
  • Payroll: Gaji nasabah dibayarkan melalui bank tersebut.
  • Pencairan Pinjaman: aktu yang dibutuhkan agar dana yang diajukan dapat diterima oleh yang mengajukan.
  • Plafon: Batas tertinggi jumlah kredit yang disediakan.
  • Simulasi Kredit: Prosedur untuk memperkirakan berapa besar jumlah angsuran kredit yang harus dilunasi setiap bulan atau setiap tahunnya dalam jangka waktu tertentu.
  • Suku Bunga: Biaya dari persenan dari pinjaman pokok.
  • Tabel Simulasi Kredit: Tabel yang menunjukkan simulasi kredit.
  • Tenor: Jangka waktu.
  • Total Pembayaran: Jumlah nominal yang akan dibayarkan dari awal hingga akhir kredit.