Asuransi Kesehatan untuk Orang Tua Usia 70 tahun

Pertambahan usia memang tidak dapat dihindari dan akan terjadi pada semua orang. Seiring berjalannya waktu dan pertambahan usia, kondisi kesehatan seseorang akan cenderung menurun. Berbagai keterbatasan fisik mulai ditunjukkan oleh orang yang memiliki usia yang sudah tua. Segala kemungkinan terkait dengan risiko kesehatan dapat terjadi pada usia lanjut, yang dulunya segar bugar, makin bertambah usia semakin mudah terserang penyakit.  

Usia tua bisa dimulai sejak masa pensiun, mulai dari 55 tahun ke atas. Sayangnya tidak banyak orang tua yang menyadari jika dirinya menghadapi risiko ancaman berbagai penyakit tersebut. Saat usia semakin senja seharusnya gaya hidup sehat harus semakin ketat dilakukan serta proteksi asuransi kesehatan juga harus dimiliki. Jika tidak, pada akhirnya, anaknyalah yang akan bersusah payah untuk mencari biaya pengobatan bagi orang tuanya jika sakit.

Kondisi ekonomi masyarakat yang pas-pasan membuat produk asuransi kesehatan kurang populer bagi orang lanjut usia khususnya di luar kota besar. Hal ini sudah menjadi budaya lama yang ada di berbagai penjuru bumi. Walaupun beberapa pihak sudah mulai menyadari pentingnya melindungi dirinya , namun nyatanya jumlah pemakaian asuransi kesehatan masih sangat minim.

Baca Juga: Nasib Asuransi Pendidikan Seandainya Anak Meninggal

Produk Asuransi untuk Para Manula (Manusia Usia Lanjut)

Produk Asuransi untuk Para Manula

Produk Asuransi untuk Para Manula

Usia senja ternyata memiliki daya tarik tersendiri bagi perusahaan asuransi. Beberapa perusahaan asuransi membuat produk khusus untuk manula tersebut. Melalui produk ini diharapkan agar para orang tua lebih terjaga dan terjamin kesehatannya sehingga tidak perlu merasa khawatir ketika harus membayar pengobatan yang ada di rumah sakit dengan harga selangit saat sakit.

Perusahaan asuransi yang menyediakan kesempatan bagi para manula ini menyediakan dua jenis asuransi yang berbeda berikut ini:

  • Asuransi kesehatan stand-alone atau asuransi kesehatan murni seperti misalnya produk asuransi dari Allianz, AXA Insurance (general), Cigna dan Sinar Mas,  
  • Asuransi jiwa unit link dengan manfaat tambahan (rider) dalam bentuk perlindungan kesehatan misalnya saja Manulife (MVP – Manulife Value Protector)

Jika Anda merasa lebih membutuhkan asuransi yang menyediakan asuransi tambahan agar ringan dalam membayar rawat inap, maka  dapat memilih asuransi unit link dan kemudian meminta asuransi tambahan kepada pihak asuransi. Kelebihan dari proteksi kesehatan yang dimiliki oleh unit link memang cukup terjamin dengan berbagai fasilitas yang ada di dalamnya. Selain itu proteksi kesehatan di rumah sakit dengan unit link juga memiliki batasan usia yang lebih panjang dibandingkan dengan unit kesehatan murni atau tanpa unit link.

Beberapa ketentuan yang berlaku bagi produk asuransi tersebut adalah sebagai berikut:

  • Proteksi kesehatan rumah sakit di unit link memiliki ketentuan usia yang lebih panjang dibandingkan asuransi kesehatan murni.
  • Usia masuk pada asuransi kesehatan murni maksimal adalah 65 tahun, sedangkan pada asuransi unit link bisa sampai 70 tahun.
  • Pertanggungan asuransi bisa diperpanjang sampai batasan usia tertentu, untuk asuransi kesehatan murni sampai 70 tahun, sedangkan unit link  sampai 79 tahun.

Asuransi Kesehatan Unit Link untuk Usia 65 Tahun Keatas dan Manfaatnya

Batas Usia Mendaftar Asuransi Kesehatan Unit Link
Batas Usia Mendaftar Asuransi Kesehatan Unit Link

Batasan usia masuk asuransi di asuransi kesehatan murni adalah 65 tahun, sedangkan batasan usia jika terdapat unit-link adalah 70 tahun. Selain itu sebagai nasabah asuransi juga dapat memperpanjang hingga batasan usia yang sudah disediakan oleh pihak perusahaan asuransi. Jika di asuransi kesehatan murni memiliki batasan hingga 70 tahun sedangkan dengan unit link memiliki batasan hingga 80 tahun.

Berdasarkan hal ini, akan lebih menguntungkan jika bagi orang tua memiliki asuransi dengan tipe kedua yaitu asuransi tambahan dengan unit link. Namun semuanya kembali kedalam setiap kebutuhan manula yang ada. Jika memang manula merasa tidak perlu rawat inap pada hari mendatang maka manula bisa memilih tipe asuransi kesehatan murni.

Namun jika manula memang merasa dirinya memerlukan pengobatan intensif di rumah sakit dan mau berjaga-jaga akan hari depan, maka akan lebih baik jika manula memilih asuransi kesehatan tambahan dengan unit link ini.

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

Asuransi Unit Link dengan Manfaat Tambahan (Rider) Perlindungan Kesehatan

Asuransi Unit Link
Asuransi Unit Link

Menurut data yang diambil dari Manulife Value Protector terdapat Advance Hospital Benefit Plus . Asuransi ini memberikan bantuan tambahan dalam pembayaran rawat inap di rumah sakit yang dilakukan oleh nasabahnya. Namun kembali, jika nasabah tidak membeli unit-linkmaka hal ini tidak dapat diberikan. Selain itu, perlindungan akan diberikan hanya untuk satu orang dan keluarga dengan anggota keluarga ayah, ibu dan dua orang anak. Walaupun memiliki jumlah anak lebih dari dua, namun premi yang dibayar oleh nasabah hanya dapat berlaku untuk 4 orang dalam keluarga.

Manfaat lain dari asuransi kesehatan jenis ini adalah walaupun memiliki beberapa penyakit yang berbeda dengan kebutuhan rawat inap, maka asuransi akan menanggung setiap penyakit tersebut. Jadi tidak perlu khawatir jika memiliki lebih dari satu penyakit. Asuransi memiliki peraturan jika dalam melakukan rawat inap dengan penyakit yang sama di bawah rentan waktu 90 hari, maka pihak asuransi tidak akan mengganti pembiayaan. Namun jika sudah melebihi 90 hari maka pihak asuransi akan menggantinya.

Asuransi Kesehatan Berdasarkan Jenis Fasilitas yang Diberikan dan Syarat Klaim (Kondisi Pre-Existing dan Periode Eliminasi)

berbagai fasilitas asuransi kesehatan
Berbagai Fasilitas Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan memiliki 2 fasilitas yang berbeda yaitu:

  • Tipe yang pertama yaitu nasabah cukup menunjukkan kartu asuransi dan kartu tanda pengenal, hal ini dapat dilakukan untuk rumah sakit yang memiliki koneksi dengan pihak asuransi. Tipe yang pertama ini disebut dengan cashless.
  • Tipe ke dua adalah double claim,yang perlu dilakukan hanyalah menunjukkan kuitansi pembayaran yang sudah dilegalisir.

Berdasarkan semua data yang sudah didapat, maka terdapat aturan yang perlu dipahami terlebih dahulu oleh pemegang polis. Aturan tersebut adalah:

  • Apabila pemegang polis mengalami jenis penyakit yang sudah ada sebelumnya dalam jangka waktu 24 bulan maka pihak asuransi tidak akan mengganti hal tersebut. Namun jika sudah lebih dari 24 bulan maka dapat dikembalikan oleh pihak asuransi. Untuk membuktikan apabila yang nasabah alami tersebut benar atau tidak, maka pihak asuransi akan melakukan berbagai pengecekkan terkait dengan laporan yang diberikan. Hal ini dinamakan Kondisi Pre Existing.
  • Klaim yang bisa dicairkan oleh pihak asuransi adalah klaim dari nasabah yang sudah menjadi pemegang polis lebih dari 2 bulan saja (60 hari). Apabila mengalami sakit selain yang berasal dari kecelakaan maka klaim tidak dapat diterima oleh pihak asuransi. Hal dikenal dengan istilah Periode Eliminasi

Selain asuransi kesehatan, sebenarnya orang yang sudah lanjut usia juga tak kalah pentingnya untuk diikutkan program asuransi jiwa. Berikut ini ilustrasi manfaat yang bisa didapatkan.

Ilustrasi Pentingnya Asuransi Jiwa untuk Orang Tua

Manfaat asuransi jiwa bagi orang tua adalah jika orang tua telah tiada, asuransi dapat dicairkan dan diberikan kepada orang yang dijadikan pemegang warisan oleh orang tua. Sehingga jumlah uang yang dimasukkan ke dalam asuransi tidak terbuang percuma, namun bisa dimanfaatkan oleh pemegang warisan yang telah terdaftar. Biasanya orang tua akan memilih anak untuk menjadi sasaran penerima warisannya.

Ilustrasi manfaat asuransi jiwa untuk orang tua sebagai berikut:

Misalnya saja, orang tua memiliki asuransi yang akan dibayarkan Rp2 juta setiap bulannya, maka jika dalam 10 tahun akan mendapatkan akumulasi premi yang sekaligus bisa jadi simpanan sebesar Rp240 juta. Sebagai orang tua, memiliki proteksi seperti asuransi jiwa seperti  ini sangat menolong untuk keperluan biaya pengobatan. Jika sebagai orang tua sudah mempersiapkan segala nya dengan baik, maka biasanya akan diturunkan kepada anak dan anak akan mengikuti jejak orang tuanya dalam perencanaan masa tua nantinya.

Sebetulnya dengan sistem asuransi seperti ini justru lebih menekan untuk menabung dengan giat. Biasanya orang agak kesulitan untuk menabung ketika sudah melihat kebutuhan menumpuk. Namun dengan memiliki asuransi, maka seseorang akan memasukkan asuransi ke dalam daftar pengeluaran bulanannya. Hal ini akan membuat tabungan terus berjalan. Walaupun dalam asuransi tidak akan mendapatkan bunga tertentu seperti yang ada di bank pada umumnya.

Jika orang tua meninggal sebelum rencana pembayaran asuransi terpenuhi yaitu selama 10 tahun misalnya dan premi yang dibayarkan belum mencapai Rp240 juta, maka pihak asuransi akan membayarkan kepada pemegang warisan yang sudah disetujui. Pihak asuransi memang dirugikan jika hal ini terjadi, namun hal ini tertutup dari banyaknya nasabah yang mereka miliki yang tentu saja tidak mengalami kondisi yang sama. Jadi secara umum sebetulnya pihak asuransi tidak akan rugi karena melakukan perputaran uang.

Baca Juga: Ini Pilihan Asuransi Penting untuk Antisipasi Bencana Alam

Persiapkan dari Sekarang

Selagi masih muda, tidak salahnya jika mulai mempersiapkan diri untuk hari tua nantinya. Sebagai anak yang baik, Anda juga bisa memulai mempersiapkan kondisi orang tua Anda dengan baik sebagai salah satu wujud menyayangi orang tua. Pembelian asuransi untuk orang tua dapat membuat Anda lebih siap dalam menghadapi risiko jika orang tua mengalami penyakit dan harus membayar dalam jumlah besar. Ada banyak jenis pilihan asuransi yang bisa Anda ambil sesuai dengan ilustrasi produk di atas.

Baca Juga: Asuransi Murah atau Mahal Tergantung Apa? Ini Jawabannya