Belum Mendapat Balasan Surat Lamaran? Mungkin Ini Penyebabnya

Mencari pekerjaan tentu bukanlah hal yang mudah. Bisa dibilang, susah-susah gampang. Anda sering kali harus mengirim surat lamaran, baik secara tertulis atau konvensional, maupun secara elektronik atau online.

Sekarang ini, trennya pengiriman surat lamaran secara online dengan e-mail. Nah, setelah surat lamaran tersebut dikirimkan, kini saatnya menunggu balasan dari perusahaan yang dituju tersebut.

Namun, apa yang terjadi ketika surat lamaran Anda itu tak jua dibalas. Berhari-hari bahkan berminggu-minggu dan berganti bulan, Anda belum juga mendapatkan balasan dari surat lamaran itu. Bisa jadi, karena ini:

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Apakah Anda Menggunakan Kata-Kata yang Tidak Baik?

Surat Lamaran Pekerjaan
Gunakan pilihan kata yang tepat pada surat lamaran pekerjaan Anda 

Sewaktu melamar pekerjaan, posisi Anda tentu sebagai pihak yang meminta dan perusahaan sebagai pihak yang akan memberikan. Untuk itu, Anda harus berlagak seperti seorang hamba yang meminta dari tuannya. Tentu, hal ini bukanlah perkara yang mudah memang.

Nah, apabila ternyata surat lamaran Anda ini belum mendapat balasan hingga saat ini, bisa jadi ada yang salah dengan penyusunan kata-kata atau kalimat dalam surat lamaran itu. Lebih baik coba buka kembali surat lamaran yang pernah Anda kirim itu dan lihat apakah ada kesalahan yang telah Anda lakukan.

Kesalahan utama yang seringnya terjadi adalah pernyataan tidak sopan dan terkesan lancang. Ungkapan ini biasanya terdapat pada bagian pembukaan, isi, maupun penutup, dari surat lamaran.

Saat menulis surat lamaran, usahakan untuk menggunakan kata-kata formal. Pihak perusahaan bukanlah teman Anda sehari-hari. Mereka adalah pihak yang harus dihormati. Penggunaan kata-kata seperti Hi, Bro, dan Aku, sebaiknya dihindari. Sebab, kata-kata tersebut dianggap tidaklah sopan untuk melamar pekerjaan.

2. Apakah Anda Menyelipkan Bahasa Daerah?

Bahasa Daerah
Jangan menyelipkan bahasa daerah dalam surat lamaran pekerjaan

Kita semua akui, tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Ada kalanya kebiasaan-kebiasaan sehari-hari kerap terbawa di manapun berada. Namun sebisa mungkin, semua itu diminimalisir ketika Anda melamar pekerjaan.

Jika Anda terbiasa menggunakan bahasa daerah untuk berkomunikasi, sebaik Anda tidak menerapkannya pada surat lamaran Anda. Karena itu sangat mempengaruhi kualitas dari surat lamaran tersebut. Untuk itu, darimana pun Anda berasal, gunakanlah Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh, Jenis Pekerjaan Ini Butuh Keahlian Khusus!

3. Apakah Anda Menggunakan Bahasa yang Tidak Sesuai dengan Jenis Perusahaan?

Perusahaan Multinasional
Sesuaikan penggunaan bahasa dengan perusahaan yang dituju

Maksud dari penggunaan bahasa yang tidak sesuai dengan jenis perusahaan yang dituju adalah menggunakan bahasa nasional, padahal perusahaan tersebut merupakan perusahaan internasional.

Sebagai contoh, Anda mengirim surat lamaran menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Mandarin, sedangkan perusahaan yang Anda tuju itu adalah perusahaan asing/internasional yang berbasis bahasa Inggris. Tentu surat lamaran Anda kemungkinan besar akan diabaikan, bukan?

Oleh karena itu, sebaiknya Anda menggunakan bahasa Inggris yang memang merupakan bahasa universal. Artinya, bahasa Inggris relatif digunakan oleh hampir semua negara atau perusahaan yang berskala internasional.

4. Apakah Pengejaan Kata Ada yang Salah?

Salah Ejaan
Perhatikan pengejaan kata dalam surat lamaran Anda

Sewaktu mengetikkan suatu kata, bukan tidak mungkin ada kesalahan mengejanya. Sebuah kata yang seharusnya "tapi' berubah menjadi "taoi". Hal ini sering kali terjadi mengingat peletakkan huruf "p" dan "o" saling berdekatan.

Hal lain yang kerap membuat kita salah mengetikkan abjad adalah karena pengetikan dalam waktu yang singkat dan cepat. Maka, salah mengeja pun tak bisa dihindari. Oleh karena itu, periksa kembali surat lamaran tersebut sebelum Anda benar-benar mengirimkannya ke perusahaan yang dituju.

5. Apakah Surat Lamaran Anda Belum Selesai Ditulis?

Membuat Surat Lamaran
Jangan sampai karena dikejar waktu hingga lupa surat lamaran Anda belum selesai sepenuhnya

Mengerjakan sesuatu pada saat deadline kerap menghasilkan yang bisa dibilang jauh dari kata sempurna. Sama seperti halnya saat Anda membuat surat lamaran pekerjaan, disarankan tidak mengerjakannya dengan terburu-buru hingga membuahkan hasil surat lamaran yang tidak maksimal.

Ada banyak hal yang memengaruhi kenapa membuat surat lamaran dalam waktu yang mepet. Bisa jadi karena Anda telat memperoleh informasi lowongan pekerjaan tersebut, atau karena Anda terlalu sibuk dengan urusan yang lain.

Namun, apapun kondisinya, sebaiknya Anda tetap membuat surat lamaran sebaik mungkin dan mengindari yang namanya surat lamaran yang belum selesai ditulis. Karena ini salah satu faktor kenapa surat lamaran Anda tidak dibalas perusahaan.

Baca Juga: Manfaat LinkedIn Bagi Karir Kamu

6. Apakah Dokumen yang Anda Lampirkan Tidak Lengkap?

CV
Jangan lupa melampirkan semua dokumen yang dibutuhkan

Ini penting. Dengan melampirkan semua dokumen yang diperlukan, akan sangat mempengaruhi pihak perusahaan untuk mempertimbangkan Anda sebagai kandidat yang dipilih. Logikanya, bagaimana perusahaan bisa menilai Anda bila tidak bisa mengetahui kemampuan Anda secara tertulis dari bukti piagam, sertifikat, dan lainnya.

Namun sebaliknya, jika dokumen-dokumen yang diperlukan itu tidak semua Anda lampirkan pada surat lamaran Anda, maka jangan heran bila pengajuan lamaran pekerjaan Anda menjadi tereliminasi dari meja HRD (Human Resourches Department) perusahaan yang Anda impikan.

7. Apakah CV Anda Terlalu Sederhana?

Resume
Kreatiflah dalam membuat CV

Daftar riwayat hidup (CV/curricullum vitae) ini menjadi salah satu yang utama bagi pelamar pekerjaan. Perusahaan akan menilai Anda berdasarkan CV yang Anda lampirkan. Semakin menarik CV Anda, maka makin besar pula peluang Anda untuk dilirik perusahaan.

Sebab gambaran seperti apa Anda akan tercermin dalam CV tersebut. Oleh karena itu, buatlah CV semenarik mungkin asal tidak norak, maka Anda akan terlihat sebagai orang yang kreatif. Orang-orang kreatif sangat dibutuhkan perusahaan, bukan?

8. Apakah Nama Perusahaan yang Anda Tuju Sudah Benar?

Membuat CV
Pastikan tidak salah tulis nama perusahaan yang Anda tuju

Perlu juga diperhatikan, jangan sampai nama perusahaan yang Anda tersebut tergolong alamat palsu. Tentu ini akan membuat surat lamaran Anda langsung dibuang begitu saja oleh perusahaan. Kelihatannya sepele, namun ini merupakan hal krusial di mata perusahaan.

Jika Anda salah menyebut nama perusahaan yang Anda tuju, maka ini menunjukkan bahwa Anda orang yang tidak profesional dan tidak teliti. Tidak mungkin perusahaan akan mempekerjaan karyawan yang sembrono, bukan?

9. Apakah Anda Berulang Kali Mengirim E-Mail ke Perusahan?

Kirim Email
Kirimlah surat lamaran pekerjaan Anda hanya sekali ke perusahaan yang dituju

Karena berharap surat lamaran Anda segera mendapatkan balasan dari perusahaan, atau khawatir e-mail lamaran pekerjaan Anda terselip dan tak terbaca oleh HRD, akhirnya Anda memutuskan untuk mengirimkan e-mail tersebut berulang kali. Tentu hal ini membuat perusahaan tidak akan nyaman dengan hal itu.

Alih-alih CV Anda akan diperhatikan dan pertimbangkan, bisa-bisa email Anda akan dimasukkan ke spam, bukan? Untuk itu, bijaklah dalam mengirimkan surat lamaran ke perusahaan yang Anda ingin itu.

Jangan Remehkan Hal Kecil Agar Perusahaan Menanggapi Surat Lamaran Anda

Tanpa disadari, hal-hal kecil seperti di atas bisa menjadi pemicu atau penyebab surat lamaran Anda tidak ditanggapi alias tidak dibalas oleh perusahaan. Untuk itu, sebelum penyesalan datang, sebaiknya hindari sembilan kesalahan dalam mengirimkan surat lamaran ke perusahaan yang Anda tuju. Bijak dan cermatlah dalam menulis surat lamaran pekerjaan, dan dapatkan perusahaan impian Anda.

Baca Juga: Tips Sukses Mendapat Pekerjaan Melalui Job Fair