BMKG Peringatkan Masih Harus Waspada Hadapi Cuaca Ekstrim di Januari. Potensi Banjir Lagi?

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadinya hujan lebat diberbagai wilayah di Indonesia sampai tanggal 15 Januari 2020 nanti. Terkait dengan potensi cuaca ekstrim ini, BMKG mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap dampak yang bisa timbul akibat cuaca ekstrim.

Dilansir dari kompas.com, Mulyono R Prabowo selaku Deputi BMKG mengatakan bahwa munculnya potensi tersebut karena adanya gelombang atmosfer (MJO) yang masih aktif di Indonesia dan pola konvergensi angin dari Banten-Nusa Tenggara.

Meski demikian, BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) memprediksi intensitas hujannya tidak akan seekstrim curah hujan pada 1 Januari 2020 kemarin. Namun, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Agus Wibowo, tetap meminta masyarakat wilayah Jabodetabek, terutama di wilayah yang rawan banjir untuk tidak perlu panik tapi tetap waspada terhadap kemungkinan banjir akibat potensi curah hujan tinggi.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Kedubes AS Ingatkan Warganya untuk Selalu Waspada

Terkait dengan prediksi cuaca ekstrim oleh BMKG, Kedubes AS pun ikut merilis peringatan di website resminya yaitu https://id.usembassy.gov/ mengenai tindakan antisipasi terhadap prediksi hujan badai, banjir dan angn kencang yang akan melanda Jakarta dan sekitarnya nanti.

Kedubes AS juga menilai hujan lebat yang akan terjadi di Jakarta dan sekitarnya tersebut akan terjadi pada tanggal 12 Januari nanti.

Di pesan peringatan tersebut Kedubes AS juga meminta masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dari https://www.bmkg.go.id/ dan segera mempersiapkan langkah antisipasi yang diperlukan jika prediksi tersebut benar-benar terjadi.

Baca Juga: Pasca Banjir, 11 Penyakit ini Bakal Mewabah di 2020

Langkah Antisipasi jika Banjir Datang

antisipasi

Meskipun ada prediksi hujan di daerah Jakarta tidak akan selebat seperti 1 Januari kemarin tapi tetap harus siaga, mengingat prediksi cuaca ekstrim berlangsung sampai 15 Januari nanti. Persiapan yang matang akan membuat Anda dan keluarga bisa menghadapi situasi banjir dengan aman. Berikut beberapa langkah antispasi banjir yang bisa dilakukan:

  • Selalu simak informasi terkini mengenani informasi cuaca, curah hujan dan peta bencana. Jangan lupa juga untuk memantau mengenai posisi air pada pintu air melalui berbagai media baik televisi, radio, internet dan media sosial.
  • Siapakan peralatan keselamatan pada satu tempat agar bisa langsung mudah dibawa seperti senter, korek api gas, lilin, selimut, tikar, jas hujan, pakaian ganti, alat mandi dan ban karet (jika ada).
  • Jangan lupa juga siapkan obat-obatan seperti oralit, antidiare dan anti influenza. Jangan lupa juga untuk menyiapkan obat-obatan untuk penyakit dalam.
  • Mempersiapkan makanan instan seperti mi instan, beras, makanan bayi, gula, kopi, teh dan persediaan air bersih untuk memasak dan air mineral botol.
  • Mengamankan dokumen penting seperti ijazah, akte kelahiran, kartu keluarga, buku tabungan, sertifikat tanah atau rumah dan dokumen-dokumen penting lainnya.
  • Memindahkan peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi.
  • Bungkus furnitur yang berbahan kain seperti sofa dan kasur dengan plastik.
  • Menyiapkan pompa bah di rumah.
  • Jika benar-benar banjir, ketika ketinggian air masih rendah langsung matikan aliran listrik.
  • Jika benar-benar banjir ketika melakukan tindakan evakuasi diri jangan berjalan di dekat saluran air agar terhindar dari terseret arus banjir.

Jika Anda tinggal di daerah rawan banjir, jangan lupa untuk ikut mengimbau tetangga-tetangga Anda untuk melakukan tindakah antisipasi banjir juga. Peringatkan RT/RW setempat untuk kemungkinan banjir agar persiapan tempat mengungsi bisa dipersiapkan lebih awal.

Baca Juga: Korban Banjir Jakarta Bisa Gugat Minta Ganti Rugi ke Anies Baswedan, Begini Caranya

Informasi Kontak yang Bisa Dihubungi di Saat Gawat Darurat Banjir

 Jika memerlukan bantuan darurat, berikut nomor telepon yang bisa dihubungi untuk daerah DKI Jakarta:

  • Call Center SAR Jakarta 021 - 5501512 dan 021 - 55051111, 021 - 5507976
  • 021 - 6344215 (Jakarta Pusat)
  • 021 - 43931063 (Jakarta Utara)
  • 021 - 5682284 (Jakarta Barat)
  • 021 - 7515054 (Jakarta Selatan)
  • 021 - 85904904 (Jakarta Timur)

Jika keadaan banjir semakin para dan Anda terjebak berikut nomor telepon yang bisa dihubungi untuk keperluan penyelamatan diri/evakuasi untuk daerah sekitar Jakarta:

  • Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi: 021-88957805
  • BPBD Kota Bekasi: 081380907429
  • BPBD Kabupaten Bekasi: 021-89970506 dan WhatsApp 081219071900
  • BPBD Kota Tangerang Selatan: Call Centre 021-29422479
  • BPBD Kota Tangerang: 021-5582144/112
  • BPBD Kota Bogor: 0251-85766126 atau 088809112569

Terus Waspada dan Persiapkan Diri Antisipasi Hadapi Cuaca Ekstrim

Persiapan lebih awal akan mengurangi risiko kerusakan dan kerugian yang bisa timbul akibat cuaca ekstrim. Selain itu kondisi tubuh yang sehat juga sangat dibutuhkan ketika menghadapi banjir atau jenis musibah lain selama cuaca ekstrim, jadi jangan sampai lalai dalam menjaga kesehatan diri sendiri.

Jika ada keluarga atau saudara yang tinggal di daerah rawan banjir, jangan lupa untuk terus informasikan mereka mengenai langkah antisipasi menghadapi banjir agar mempersiapkan peralatan keselamatan diri sejak jauh-jauh hari.

Baca Juga: Mudah, Cara Perbaiki Dokumen Kena Banjir ke ANRI