Bukan Cuma Bersaing, ini 5 Tips Bikin Usaha Kuliner Daerah Jadi Sukses

Rasanya yang sangat khas dan bumbu rempah yang sangat kuat membuat cita rasa kuliner khas daerah atau tradisional ini tak akan pernah bosan untuk disantap. Membayangkan kerak telor, es dawet, berbagai makanan khas daerah seperti khas padang, jawa tengah, manado dan lainya saja, sudah membuat kita menjadi lapar.

Ya, hingga sekarang ini kuliner daerah masih memikat banyak hati orang, dari yang tua hingga usia muda sekalipun pastinya sangat menyukainya. Saking banyak yang suka, kini bisa menemukan kuliner daerah dengan mudah karena setiap restoran, kafe hingga warung makan sederhana pastinya menyuguhkan beberapa kuliner daerah. 

Dengan banyaknya rumah makan atau restoran yang berjualan kuliner tradisional itu artinya persaingan yang terjadi juga cukup tinggi. Namun, sayangnya tidak semua pengusaha kuliner daerah bisa sukses menjalankan usaha kulinernya. Ada juga pebisnis yang gagal di tengah jalan karena salah dalam menyusun strategi.

Bagi Anda yang sekarang ini baru merintis usaha kuliner daerah, tidak perlu merasa takut gagal. Masih banyak cara yang bisa dilakukan agar usaha kuliner bisa berjalan dengan lancar dan kedepannya menjadi sukses.

Untuk memudahkan, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan langsung pada usaha kuliner daerah yang telah Cermati.com rangkum dari berbagai sumber.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Aktif Melakukan Promosi

  promosi
Aktif melakukan promosi

Semua jenis usaha atau bisnis membutuhkan promosi agar dikenal oleh khalayak ramai, termasuk pada usaha kuliner tradisional yang Anda jalankan. Tanpa adanya promosi, usaha tidak akan berjalan dengan lancar karena sepinya pengunjung yang datang. 

Kini ada banyak sekali media promosi yang bisa digunakan, salah satunya yaitu sosial media baik itu Facebook, Instagram, Twitter hingga Youtube. Banyaknya pengguna sosial media saat ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Misalnya saja memposting foto makanan yang dijual dengan tampilan yang menarik, pastinya postingan tersebut bisa menyebar dengan cepat. Alhasil banyak orang yang melihat dan tumbuh rasa penasaran ingin mencoba makanan tersebut.

Jika perlu, Anda bisa mengundang teman, saudara atau kenalan untuk datang ke restoran dan mencoba makanannya. Biasanya mereka akan ikut mempromosikan restoran Anda ke teman lainnya jika mereka merasa puas dengan makanannya. Meski terbilang tradisional, namun promosi dari mulut ke mulut merupakan cara yang efektif juga untuk dilakukan.

Baca Juga: Pakai Media Sosial untuk Promosi? Hindari 4 Kesalahan ini

2. Pertahankan Ciri Khas

Setiap kuliner daerah pasti memiliki ciri khas tersendiri yang membuatnya jadi menarik. Ciri khas tersebut bisa dari rasa, tampilan, atau desain atau suasana restoran untuk menikmati kuliner tersebut. Misalnya jika menjual kuliner khas Sunda, selain rasa pada setiap hidangan, Anda bisa menambahkan hiasan atau ornamen tertentu yang merupakan ciri dari asal kuliner tersebut di beberapa sudut restoran. 

Tidak hanya dari segi desain atau rasa makanan saja, Anda juga bisa menciptakan ciri dari suasana restoran misalnya dengan menambahkan musik tradisional khas jawa barat seperti alunan musik tembang suling sehingga pengunjung lebih menikmati hidangannya dan ingin kembali berkunjung.

3. Ciptakan Ide Kreatif dan Inovatif

ide
Ciptakan ide kreatif dan inovatif

Menciptakan ide-ide yang kreatif dan inovatif pada usaha kuliner daerah yang dijalankan juga perlu dilakukan. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk menarik perhatian dan lebih mudah dikenal banyak orang.

Ide kreatif dan inovatif ini jangan cuma hanya diterapkan pada desain restoran saja, tapi juga pada setiap masakan yang dijual. Misalnya saja, jika biasanya makanan dihidangkan dengan piring melamin atau beling, mengganti dengan anyaman rotan yang ditambah dengan potongan daun pisang. 

Kemudian, yang biasanya ikan gurame digoreng biasa, coba dengan setiap sisi gurame dibelah terlebih dahulu, lalu ditambah bumbu serta tepung, sehingga setelah digoreng, ikan gurame tersebut seperti memiliki sayap terbang dan rasanya juga sangat gurih dan renyah. Menyediakan berbagai jenis sambal juga bisa menjadi ide yang patut dicoba. 

Baca Juga: 10 Ide Bisnis Makanan Ringan untuk Pemula

4. Mintalah Masukan dari Pelanggan

Tantangan yang Anda dapatkan ketika membuka bisnis kuliner adalah bagaimana mendapatkan rasa yang sesuai dengan daerah asalnya. Anda jangan sungkan untuk meminta masukan pada pengunjung, mulai dari rasanya sudah pas atau belum, penampilannya sudah sesuai atau belum dan sebagainya. Selain itu, tak ada salahnya juga melakukan hal seperti memadukan menu-menu kuliner dengan kreativitas baru namun tidak merubah ciri khas.

5. Bersaing dengan Sehat

bersaing
Bersaing dengan sehat

Jangan merasa takut untuk bersaing secara sehat dengan pebisnis kuliner lainnya. Anda tidak perlu takut kehilangan pelanggan jika kualitas masakan yang ditawarkan dijaga dengan baik. Pasalnya, pelanggan lebih senang dengan restoran yang memiliki menu enak, menarik, dan otentik.

Bahkan ada baiknya jika Anda melakukan kerjasama yang saling menguntungkan dengan mereka. Jika Anda dan pebisnis kuliner tradisional lainnya bisa bekerja sama maka keberadaan kuliner ini akan semakin kuat. Tidak hanya itu saja, pelanggan juga bisa mendapatkan menu tradisional yang lebih beragam.

6. Menjaga Kebersihan

Selain rasa, kebersihan juga menjadi faktor selanjutnya yang juga tak kalah pentingnya untuk diperhatikan. Kebersihan ini juga menjadi tolak ukur yang akan menentukan kesuksesan usaha kuliner yang dijalankan. Tentu saja tidak ada pengunjung yang akan merasa nyaman untuk makan jika restoran terlihat kotor. 

Jadi pastikan segala sesuatu yang ada di restoran terjaga kebersihannya, mulai dari dapur, bahan baku, meja makan, hingga makanan yang disajikan itu sendiri. Pengunjung akan merasa nyaman dengan tempat dan makanan yang bersih karena merasa makanan yang mereka makanan aman dan higienis.

Berikan Pelayanan yang Terbaik

Rasanya percuma saja, jika hidangan lezat tapi pelayanannya sangat buruk. Ini tentunya tidak akan mengundang banyak pengunjung. Justru cepat atau lambat, restoran akan sepi pengunjung. Untuk itu, jangan sepelekan pelayanan yang Anda berikan kepada pelanggan. Banyak pelanggan yang merasa malas untuk makan di sebuah rumah makan jika pelayanannya kurang baik meskipun makanan disana enak dan menarik. 

Selalu ramah kepada pengunjung merupakan bentuk pelayanan yang baik. Ketika Anda melayani pengunjung dengan sopan dan ramah maka kemungkinan mereka akan datang lagi ke restoran Anda cukup besar. Pasalnya, keramahan bisa membuat mereka nyaman sehingga mau untuk datang lagi.

Baca Juga: 7 Tren Bisnis Kuliner Tahun 2020, Jamin Bikin Omzet Naik