Cara Mudah Mencegah Bau Mulut yang Mengganggu Saat Puasa

Ketika sedang berpuasa, bau mulut tidak sedap kadang cukup sulit dihindari. Hal ini muncul karena selama berpuasa mulut dalam kondisi yang cenderung kering, ditambah lagi karena adanya bakteri di dalam mulut.

Akan tetapi, hal ini bukan berarti menjadi pembenaran untuk tetap membiarkan kondisi tersebut. Jangan sampai, mulut mengeluarkan bau tidak sedap dan membuat waktu puasa terganggu, bahkan mengurangi rasa percaya diri ketika berbincang dengan orang lain. 

Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi mulut yang bau saat berpuasa. Simak tips selengkapnya  berikut ini.

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

1. Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut

menjaga kebersihan gigi dan mulut

Bau mulut bisa diatasi dengan menyikat gigi dan membersihkan mulut seperti biasanya. Jangan lupa untuk menyikat gigi sesudah makan sahur dan berbuka, agar sisa-sisa makanan tidak tertinggal dan menjadi sarang berkembang biaknya bakteri penyebab bau mulut. 

Kamu juga bisa menggunakan benang gigi atau dental floss agar bisa membersihkan gigi hingga ke sela-sela terkecil yang mungkin sulit terjangkau ketika menyikat gigi. Jangan lupa, pastikan juga kebersihan lidah agar mencegah bau mulut maupun nafas tidak segar. 

Caranya tidaklah sulit, cukup dengan menyikat bagian lidah secara lembut dengan gerakan yang memutar. Atau bisa juga menggunakan alat khusus pembersih lidah agar hasilnya semakin maksimal.

Baca Juga:  8 Langkah Mudah atasi Bau Mulut Tanpa Gosok Gigi

2. Konsumsi Air dengan Cukup

minum air

Usahakan agar tubuh mendapatkan asupan air minum yang cukup setiap hari, setidaknya 2 liter atau 8 sampai 10 gelas saat sahur dan berbuka puasa. Hal ini untuk mengurangi munculnya bau mulut selama berpuasa. Air putih diminum akan membantu produksi Saliva atau air liur di dalam mulut meningkat sehingga membuat kebersihan mulut selalu terjaga.

Bukan cuma untuk mencegah bau mulut, mencukupi kebutuhan air putih minimal 8 gelas tersebut juga bertujuan agar kebutuhan cairan selama berpuasa tetap terpenuhi. Sehingga, kita pun bisa tetap bugar selama beraktivitas dan berpuasa sepanjang hari serta jauh dari risiko dehidrasi.

3. Kumur-kumur

kumur-kumur

Kegiatan kumur-kumur dengan benar dapat membantu menyingkirkan bakteri dan kotoran yang tertinggal di mulut. Hal ini sudah cukup terbukti. Ketika berpuasa, pastikan agar kamu tidak melakukan kumur-kumur berlebihan hingga tak sengaja menelan air, sebab ini bisa membatalkan puasa.

Selain dengan air, maupun dapat berkumur-kumur dengan mouthwash atau obat kumur. Tapi sebelumnya, pastikan agar obat kirim tadi tidak memiliki kandungan alkohol. Sebaiknya, pilih obat kumur dengan kandungan antiseptik karena bisa membantu menjaga kebersihan mulut sekaligus menyingkirkan bakteri dan kuman yang menyebabkan bau mulut.

4. Pilih Makanan Segar

makanan segar

Memperbanyak konsumsi buah dan sayur saat sahur dan berbuka puasa ternyata juga bagus untuk mencegah bau mulut yang mengganggu. Jika memungkinkan, pilih buah-buahan kaya akan kandungan air, seperti semangka dan melon.

Sayur dan buah lainnya yang bisa membantu mencegah bau tidak sedap pada mulut adalah wortel, apel, dan juga bengkuang. Kamu juga dapat mengkonsumsi yogurt untuk mencegah bau mulut, lho. Tapi pilih yogurt plain, ya!

Baca Juga: Inilah Deretan Obat Sariawan Alami, Dijamin Tidak Ada Efek Samping!

5. Konsumsi Teh Hijau 

teh hijau

Konsumsi teh hijau saat sahur dan berbuka puasa ternyata juga ampuh mengatasi bau mulut yang mengganggu ketika menjalankan puasa, lho. Tinggal seduh dan minum teh hijau saat berbuka ataupun sahur. Tapi, jangan tambahkan gula ke dalam seduhan teh hijau, ya.

Kandungan polifenol atau zat antioksidan pada teh hijau punya manfaat luar biasa untuk mengatasi kuman dan bakteri yang terdapat pada mulut dan saluran pernafasan. Senyawa antioksidan tersebut juga mampu menurunkan risiko kanker di organ oral, lho.

6. Gunakan Cuka Apel untuk Kumur-kumur

cuka apel

Cuka apel punya sifat asam yang cukup efektif untuk mencegah sekaligus menyingkirkan bau mulut. Kandungan asam pada cairan cuka apel mampu menstimulasi kelenjar air liur (saliva) untuk memproduksi ludah. 

Selain itu, cairan cuka apel juga memiliki kandungan enzim yang sangat baik untuk menghilangkan plak hingga karang gigi, serta melindungi organ mulut dari berbagai jenis bakteri. Kamu bisa menggunakan cuka apel untuk berkumur setelah gosok gigi di malam hari maupun setelah makan sahur. 

7. Membersihkan Karang Gigi secara Rutin

karang gigi

Salah satu penyebab munculnya bau mulut adalah karang gigi. Karenanya, periksakan selalu kesehatan gigi ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali. Jangan lupa rutin melakukan perawatan gigi terutama pembersihan karang pada gigi. 

Pemeriksaan dan perawatan rutin, dapat mendeteksi dan mengobati berbagai masalah mulut, salah satunya bau mulut yang mengganggu.

Masalah Bau Mulut yang Mengganggu Selama Berpuasa Bisa Diatasi

Bagaimana tidak sulit bukan mengatasi bau mulut yang mengganggu selama berpuasa? Pastikan untuk selalu rajin merawat kebersihan gigi dan mulut supaya bebas bau mulut. Jika ternyata masalah bau mulut masih tetap ada setelah berbagai cara-cara dilakukan, maka segera saja konsultasi ke dokter.

Sebab bau mulut yang mengganggu bisa muncul karena adanya masalah gangguan pencernaan, misalnya maag, masalah pernapasan maupun penyakit lainnya. Semoga bermanfaat!

Baca Juga:  Gigi Berlubang Bisa Menimbulkan 4 Penyakit ini! Begini Cara Mengatasinya