Cara Setor Tunai di ATM BRI dan Tips-Tips Bertransaksi yang Aman untuk Kamu yang Belum Tahu

Berkat kemajuan teknologi, saat ini transfer uang ke rekening sendiri tak perlu lagi antri panjang di bank secara konvensional. Cukup menggunakan ATM Setor Tunai atau yang biasa disebut dengan mesin CDM, uang yang Anda miliki pun dapat masuk ke tabungan dengan cepat. Mesin CDM ini umumnya tidak terletak di fasilitas umum.

Mesin ini hanya tersedia di kantor cabang BRI tertentu yang biasanya memiliki nasabah cukup padat, sehingga nasabah yang hendak menabung tak perlu mengantri panjang.

Baca Juga: 8 Langkah Menabung di Bank

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Prosedur Menyetor Uang Tunai di ATM Setor Tunai BRI

Mesin ATM Setor Tunai BRI
Mesin ATM Setor Tunai BRI via Youtube.com

Penggunaan mesin CDM ini sama seperti menggunakan mesin ATM pada umumnya  yaitu sama sama menggunakan kartu ATM BRI untuk melakukan setor. Perbedaan CDM dengan mesin ATM pada umumnya yakni mesin ini tidak dirancang untuk mengeluarkan uang namun untuk memasukkan uang. Ini dia langkah-langkah bagi Anda yang ingin menyetor uang tunai ke rekening tabungan Anda sendiri:

  1. Siapkan uang yang hendak Anda masukkan ke dalam tabungan yang Anda miliki. Pastikan pula kondisi uang tersebut dalam kondisi yang baik, tidak dalam keadaan terlipat, sobek atau tertempel stripeless. Lalu siapkan kartu ATM tabungan yang Anda miliki, dan pergi lah ke mesin CDM terdekat.
  2. Masukan kartu ATM ke mesin CDM tersebut, lalu pilih lah jenis bahasa yang hendak digunakan, pilih bahasa Indonesia. Selanjutnya pilih “Lanjutkan” dan masukkan Personal Identification Number (PIN) yang Anda miliki. Perlu diingat, jangan sampai salah memasukkan PIN ATM sebanyak 3x, hal tersebut dapat menyebabkan kartu ATM terblokir.
  3. Setelah memasukkan PIN dengan benar, Anda akan dibawa ke menu setor tunai, lalu pilih lah menu “Setor Tunai”. Pastikan uang yang hendak Anda setorkan tersebut adalah pecahan Rp50 ribuan atau pecahan Rp100 ribuan. Selain pecahan tersebut mesin CDM tidak akan menerima dan uang akan dikembalikan pada Anda. Selanjutnya pilih “Lanjutkan”.
  4. Berikutnya, masukkan uang yang hendak disetorkan ke kotak setor. Pastikan kondisi uang tersebut dalam posisi yang benar dan dalam keadaan yang benar yakni tidak terlipat, tidak kusut, tidak basah, tidak sobek dan lain sebagainya. Hal tersebut bertujuan agar uang yang disetor tidak ditolak oleh mesin.
  5. Kemudian, mesin CDM secara otomatis akan menghitung uang yang Anda masukkan, kemudian di layar mesin akan menunjukkan rincian jumlah uang yang hendak di tabung.
  6. Langkah selanjutnya adalah pilih menu “Setor”. Jika Anda sudah tidak  ingin melakukan transaksi lagi pilih menu “Tidak” dan segera ambil kartu ATM Anda.

Baca Juga: Cara Mudah dan Lengkap Cek Saldo Bank BRI

Tips Aman Bertransaksi di Mesin ATM Setor Tunai

Jika telah memahami langkah melakukan setor tunai menggunakan aplikasi, langkah selanjutnya adalah jaga kerahasiaan PIN yang Anda miliki sehingga terhindar dari praktik skimming yang belakangan marak terjadi. Skimming sendiri merupakan tindakan menduplikasi data ATM untuk bertujuan mencuri uang yang ada didalam tabungan dan menjaga kerahasiaan PIN saja belum cukup untuk mengindari skimming.

Seperti kasus yang belakangan terjadi, banyak sekali laporan nasabah mengenai kehilangan dana dari rekningnya. Laporan laporan tersebut biasanya berisi laporan kehilangan saldo tabungan secara misterius. Seperti yang terjadi di Surabaya belum lama ini, beberapa nasabah mengeluhkan kehilangan dana tabungan secara misterius, lantaran tak mau dirugikan lebih banyak, nasabah nasabah tersebut mengurus pemblokiran rekening di kantor bank terkait yang diduga terdapat praktek skimming.

Memperhatikan ATM yang ditempeli alat penduplikasi data ATM (skimmer) terbilang cukup sulit lantaran di buat dengan sangat rapih dan terkadang mirip seperti aslinya.

Skimming sendiri biasanya menggunakan alat alat seperti kamera pengintai yang ditempelkan di sudut sudut mesin ATM, hingga dimasukkan ke dalam mulut mesin ATM dimana biasanya kita memasukkan kartu ATM untuk bertransaksi.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan sebelum melakukan transaksi di ATM untuk menghindari praktek skimming yang belakangan ini marak terjadi.

1. Nasabah harus memperhatikan mesin ATM

Pastikan tidak ada alat-alat mencurigakan yang di tempelkan pada mesin ATM.

2. Perhatikan pula lokasi ATM

Mesin ATM yang berada di lokasi yang sepi lebih membuka peluang bagi pelaku untuk melakukan kejahatan. memasang skimmer butuh waktu. Lebih baik di ATM yang ramai atau ATM yang ada di bank pasti aman karena terdapat security.

3. Nasabah disarankan mengganti kata kunci kartu ATM secara berkala

Untuk menduplikasi data setidaknya membutuhkan waktu yang cukup lama. Jika mengganti password secara berkala makan dapat dipastikan pencuri uang akan gagal menguras dana yang Anda miliki.

4. Usahakan kartu ATM nasabah juga dilengkapi dengan lempeng data digital (chip)

Untuk mecegah praktek skimming, Bank Indonesia (BI) telah memerintahkan bank bank terkait untuk melakukan migrasi ke kartu ATM (Debit) berjenis pita magnetik (magnetic stripe) ke teknologi chip.

Baca Juga: Tindak Kejahatan Phishing Makin Marak, Ini Cara Menghindarinya