Emas Putih: Pengertian, Keuntungan, hingga Tips Investasinya

Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang banyak diminati. Tidak hanya oleh orang tua, tapi juga anak muda dengan alasan emas menjadi investasi yang kebal terhadap inflasi. Ketika perekonomian di suatu negara sedang tidak baik, maka harga emas cenderung stabil atau bahkan naik karena jumlah permintaannya naik.

Berdasarkan wujudnya, emas dibagi menjadi dua jenis yaitu emas kuning dan emas putih. Emas kuning kerap kali menjadi pilihan investasi banyak orang, padahal emas putih juga bisa dijadikan investasi yang menguntungkan, lho! Berikut beberapa keuntungan dan tips investasi emas putih yang perlu diketahui.

Baca juga: Aplikasi Investasi Emas Digital Terbaik dan Berizin Bappebti

Mulai Investasi Emas Sekarang!

Mengenal Emas Putih sebagai Investasi

loader

Emas Putih

Para wanita tentu tidak asing lagi dengan emas putih, kan? Emas putih merupakan perpaduan antara emas murni dan logam yang memiliki warna putih keperakan. Sebut saja paladium dan perak.

Emas murni memiliki tekstur yang lunak. Makanya, pencampurannya dengan logam karena logam memiliki tekstur yang keras, jadi dapat menambah kekuatan dan daya tahan dari emas. Jika tidak dicampur dengan logam, emas menjadi kaku dan mudah melengkung.

Meskipun ada embel-embel “putih”, emas putih tetap emas asli. Namun, saat membeli emas putih, kamu perlu mengetahui kadar karat di dalam emas tersebut untuk mengetahui jumlah karatnya. Makin tinggi jumlah karat, maka makin mahal pula harga emas putih.

Keuntungan Investasi Emas Putih

Namanya investasi emas, pasti menguntungkan. Hal yang sama juga berlaku pada emas putih, apalagi jika investasinya di waktu yang tepat. Berikut ini keuntungan investasi emas putih yang patut dijadikan pertimbangan.

  • Harga Emas Putih Cenderung Stabil

    Sama seperti emas kuning, harga emas putih pun cenderung stabil. Hanya saja, harganya lebih murah dibandingkan emas kuning. Harga emas putih per gram dibanderol Rp509.000, berbeda dengan emas kuning yang mencapai Rp900.000-an per gram.

    Lain halnya jika sudah dijadikan perhiasan. Harga emas putih mungkin lebih mahal dibandingkan emas kuning. Hal ini tidak lepas karena adanya tambahan batu permata atau berlian pada emas putih yang sudah dijadikan perhiasan.

  • Berfungsi sebagai Perhiasan

    Emas putih sendiri dapat dijadikan perhiasan yang cukup indah untuk digunakan ke acara tertentu. Misalnya, pesta pernikahan yang kebanyakan tamu undangan memilih untuk memakai emas putih dibandingkan emas kuning. Tambahan mata berlian yang berkilau menambah daya tarik emas putih.

    Keindahan emas putih sebagai perhiasan akan bertambah apabila jumlah karatnya makin tinggi. Makanya, jumlah karat penting diperhatikan sebelum membeli emas putih. Dari jumlah karatnya, orang lain dapat menilai kualitas emas putih itu sendiri.

  • Tidak Mencolok

    Warna putih membuat emas putih tidak kelihatan mencolok saat digunakan ke acara tertentu. Bahkan, emas putih dapat digunakan dalam kegiatan sehari-hari sebagai aksesori untuk menunjang penampilan. Berbeda dengan emas kuning yang cukup mencolok, membuat pemakainya kelihatan berbeda daripada orang-orang di sekitarnya.

    Meskipun tidak mencolok, perlu diketahui bahwa warna emas putih perlahan-lahan akan memudar. Emas putih perlu dilapisi ulang setelah bertahun-tahun pemakaian sehingga warnanya tetap bagus seperti saat pertama kali dibeli. Di sisi lain, warna yang masih bagus juga dipercaya dapat mempertahankan harga emas putih saat dijual.

  • Lebih Kuat dan Awet

    Untuk membuat perhiasan emas putih, dibutuhkan setidaknya 25% campuran perak. Tujuannya agar emas putih lebih kuat dan awet saat digunakan. Karena memang, emas merupakan logam yang cukup lunak.

    Selain perak, palladium dan nikel juga kerap kali digunakan sebagai campuran untuk menambah daya tahan dan keawetan emas putih. Namun, pencampuran ini menyebabkan kadar karat dalam emas putih menjadi berkurang. Makin banyak logam lain yang dicampurkan, makin sedikit jumlah karatnya.

Baca juga: Sebelum Investasi, Ketahui Dulu Penyebab Harga Emas Naik Turun

Kerugian Investasi Emas Putih

Di balik keuntungan investasi emas putih, terdapat pula beberapa kerugian yang perlu dipertimbangkan sebelum berinvestasi pada instrumen yang satu ini. Berikut kerugian investasi emas putih. Yuk, disimak!

  • Emas Putih Bukan Emas Murni

    Pencampuran palladium, seng, perak, dan nikel membuat kadar emas putih menjadi tidak murni. Sebab, emas putih sendiri akan dibentuk menjadi perhiasan berupa gelang, anting, dan kalung. Jika tidak dicampurkan dengan logam lainnya, proses pembentukan emas putih menjadi kurang baik.

    Jika ingin berinvestasi emas murni, yang jumlah karatnya 100%, berinvestasilah pada emas batangan. Kamu bisa membeli emas batangan di Kantor Pegadaian terdekat, e-commerce, atau toko emas. Jangan lupa untuk menyimpan bukti pembelian atau sertifikat emas sebagai bukti keaslian emas.

  • Dapat Menimbulkan Alergi

    Dikarenakan emas putih merupakan campuran logam, maka tidak menutup kemungkinan jika pemakaian emas putih di tubuh dapat menimbulkan energi. Material nikel yang ditambahkan menjadi penyebab alergi. Makanya, penambahan nikel pada pembuatan emas putih mulai ditinggalkan.

    Adanya efek samping alergi seperti ini mengharuskan kamu untuk lebih berhati-hati saat membeli emas putih. Belilah emas putih di tempat terpercaya, bukan di toko perhiasan yang ada di pinggir jalan. Jika sudah terlanjur alergi, segera obati sebelum menyebar.

  • Harga Perhiasan Emas Putih Lebih Mahal

    Batu berlian yang ditambahkan ke emas putih membuat harganya lebih mahal untuk sebuah perhiasan. Ada cincin emas putih dan kalung emas putih yang menjadi perhiasan favorit. Harganya yang lebih mahal inilah yang kerap kali menjadi bahan pertimbangan saat membeli emas putih.

Tips Investasi Emas Putih

Salah satu tujuan berinvestasi adalah untuk mendapatkan keuntungan. Semua orang pasti ingin agar investasi emas putih memberi keuntungan maksimal di kemudian hari. Untuk mewujudkannya, terapkan tips investasi emas putih berikut ini.

  1. Pilih yang Kadarnya Tinggi

    Makin banyak logam yang ditambahkan pada emas, makin rendah pula jumlah karatnya. Hal ini dapat disiasati dengan memilih emas putih dengan tambahan logam yang lebih sedikit sehingga jumlah karatnya tetap tinggi. Sebab, makin tinggi jumlah karat, makin mahal harga emas putih per gram saat dijual.

    Di sisi lain, jumlah karat yang makin tinggi akan menambah kemewahan emas putih. Jadi, saat digunakan, emas putih kelihatan seperti emas asli. Tentu dengan warna yang berbeda, yaitu putih bukan emas.

  2. Tambahkan Batu Berlian

    Emas putih yang dijadikan perhiasan memiliki nilai jual yang lebih tinggi karena tambahan batu berlian. Jika ingin harga emas putih tetap tinggi saat dijual kembali, pilihlah perhiasan yang batu berliannya banyak. Tapi ingat, harga belinya sudah pasti lebih mahal.

    Mahalnya harga perhiasan emas putih tidak semata-mata karena harga emas putih saja, tapi juga berliannya. Dalam memilih berlian pun, kamu harus teliti. Sebab, jenis berlian yang ditambahkan pada campuran emas putih sangat mempengaruhi harganya.

Baca juga: 5 Teknik Investasi Emas Antam Batangan untuk Pemula

Investasi Emas Putih vs Emas Kuning

Meskipun keduanya sama-sama cocok dijadikan investasi, emas kuning tetap menjadi investasi yang disarankan. Harga emas kuning dalam jangka panjang tidak semerosot emas putih sekalipun dijadikan perhiasan. Hal ini tidak lepas karena penambahan logam pada emas kuning yang lebih sedikit dibandingkan emas putih.

Penambahan berlian pada emas putih memang dapat meningkatkan harga jual emas putih. Namun, harga jualnya tidak dapat dipastikan. Ada kemungkinan mahal dan murah, tergantung dari perawatan, jumlah karat, dan perkembangan harganya dari waktu ke waktu.

Di sisi lain, perubahan warna perhiasan emas kuning juga lebih lambat daripada emas putih. Sementara dari segi jumlah peminat, emas kuning pun lebih diminati di pasaran dibandingkan emas putih. Jadi, investasi emas kuning bisa dikatakan lebih aman untuk jangka panjang.

Tentukan Tujuannya Sebelum Membeli Emas Putih

Emas putih memang dapat dijadikan sebagai investasi yang menguntungkan. Namun, eksistensinya di dunia investasi masih kalah populer dibandingkan emas kuning. Sebab, emas putih sendiri lebih banyak dijadikan perhiasan daripada investasi jangka panjang.

Disarankan agar kamu mempertimbangkan tujuan pembelian emas putih sendiri sebelum akhirnya membelinya. Jika tujuannya untuk investasi jangka panjang, beralihlah ke emas kuning meskipun harga per gramnya lebih mahal. Jika ingin dipakai sebagai perhiasan untuk koleksi pribadi, belilah emas putih terutama bila tidak ingin tampil mencolok di depan banyak orang.

Baca juga: Investasi Emas: Pilih Fisik atau Derivatif? Ini Perbedaannya