Hindari Sejak Dini, 7 Gaya Hidup yang Bikin Gagal Punya Rumah Impian

Rumah kerap menjadi impian terbesar dalam pencapaian seseorang, barangkali kamu salah satunya. Harga rumah yang tinggi membuat aset yang satu ini tidak mudah untuk dimiliki. Kamu bisa saja harus menabung selama belasan tahun terlebih dahulu, hingga akhirnya bisa membeli sebuah rumah impian. Sebagian orang di luar sana bahkan tidak kunjung memiliki rumah pribadi, meskipun sudah bekerja selama belasan tahun yang panjang. 

Tak cukup hanya sekedar menabung saja, namun kamu harus bisa menghemat dan menyisihkan lebih banyak uang untuk kebutuhan yang satu ini. Jangan sampai impianmu untuk memiliki sebuah rumah yang nyaman tak kunjung terwujud, hanya karena kamu memiliki lifestyle yang justru menghabiskan banyak uang. 

Bukan hanya itu saja, kondisi seperti ini bahkan bisa saja membuatmu kerap mengalami masalah di dalam keuangan. Hindari lifestyle yang merugikan, agar kamu bisa mewujudkan impian punya rumah pribadi.

Berikut ini beberapa lifestyle yang akan membuat kamu gagal memiliki rumah impian.

Anda Bingung Cari Produk KPR Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KPR Terbaik! 

1. Tidak memiliki rencana dan target keuangan

budget
Tidak memiliki rencana dan target keuangan

Menyusun rencana keuangan menjadi hal yang kerap dilupakan atau bahkan diabaikan banyak orang. Kondisi seperti ini terdengar simpel dan tidak membawa dampak apa-apa di dalam keuangan. Namun pada kenyataannya, rencana keuangan memiliki manfaat yang besar di dalam keuangan kamu. Rencana keuangan yang tepat akan membantu kamu mengatur setiap sen uang yang kamu miliki. Kamu bisa mengatur segala pengeluaran dan mengawasi setiap uangmu dengan lebih ketat. 

Bukan hanya itu saja, rencana keuangan ini bahkan bisa membantu kamu mencapai berbagai target keuangan, termasuk ketika kamu ingin memiliki rumah impian. Saat kamu tidak memiliki rencana keuangan, maka keuangan akan selalu mengalir tanpa tujuan yang jelas, sebab kamu tidak mengawasinya dengan ketat. Kondisi ini akan membuat tujuan keuangan tidak bisa tercapai dengan baik, termasuk tujuan kamu mengumpulkan uang untuk membeli rumah impian.

2. Selalu mengikuti tren

Tampil modis dan terlihat percaya diri memang perlu, namun bukan berarti kamu harus selalu mengikuti tren. Saat kamu membiasakan diri dengan berbagai barang bermerek dan terbaru, maka bisa dipastikan kamu akan selalu menguras tabungan setiap bulan. Dalam kondisi yang parah, kebiasaan ini bahkan bisa saja membuat kamu memiliki banyak utang, terutama di dalam kartu kredit. 

Jika kamu hanya fokus untuk memenuhi gaya hidup dan juga penampilanmu yang trendi, maka kamu akan mengabaikan hal penting lainnya. Kamu tidak akan bisa mengumpulkan uang untuk tabungan membeli rumah, bahkan meski sebenarnya kamu memiliki penghasilan yang cukup memadai. 

Baca Juga: Properti Terkena Dampak Corona, Begini Tips Aman Beli Rumah Online

3. Terbiasa gali lubang tutup lubang

tidak punya tabungan
Terbiasa gali luabng tutup lubang

Memiliki gaji lumayan, namun pengeluaran juga sangat besar, hal ini tentu akan membuat kamu sering berutang. Kamu akan berpindah dari satu kartu kredit ke kartu kredit lainnya, atau bahkan dari satu teman ke teman lainnya. Pada akhirnya, seluruh gajimu akan selalu habis dan tidak ada yang tersisa untuk ditabung. Jika kamu selalu membiasakan diri untuk gali lubang tutup lubang seperti ini, maka impianmu memiliki rumah sendiri tidak akan pernah terwujud.

3. Pakai kartu kredit untuk hal-hal yang tidak perlu

Menggunakan kartu kredit tidak ada salahnya, selama untuk kebutuhan penting dan bisa memberi keuntungan. Jika kamu hanya menggunakan kartu kredit untuk berbagai kebutuhan yang konsumtif dan berfoya-foya saja, maka bisa dipastikan ini akan menjadi malapetaka di dalam keuangan. Kamu akan segera memiliki utang yang banyak dan membuat kondisi keuangan menjadi memburuk. Tunggakan kartu kredit yang tidak terbayarkan seperti ini, jelas akan membuatmu sulit membeli rumah.

Baca Juga: Cara Menabung untuk Menikah, Membeli Rumah & Memulai Bisnis

4. Kerja keras tanpa menjaga kesehatan

kerja
Kerja keras tanpa menjag kesehatan

Bekerja keras memang baik, namun tidak ada gunanya jika kamu mengabaikan kesehatan. Bekerja terlalu banyak tanpa menjaga kesehatan dan istirahat yang seimbang akan merugikan dirimu sendiri. Tubuhmu akan mudah sakit dan tidak dalam kondisi yang fit. Kerja keras seperti ini mungkin saja membuatmu mendapatkan lebih banyak uang, namun tidak seimbang dengan pengorbanan yang sudah kamu lakukan. Alih-alih banyak menabung, yang ada kamu justru harus keluar banyak uang untuk berobat.

5. Sering nongkrong boros bareng teman

Bertemu dengan teman-teman tentu tidak ada salahnya, kamu juga perlu menikmati waktu dengan bersenang-senang. Namun jika kamu terlalu sering nongkrong bersama mereka, maka sudah tentu kamu akan menghabiskan banyak uang. Pengeluaran seperti ini mungkin terlihat kecil, namun akan banyak jika kamu terlalu sering melakukannya. 

6. Suka belanja tanpa rencana 

belanja

Membeli sesuatu tanpa rencana juga bisa menghabiskan banyak uangmu. Hal ini bahkan akan semakin buruk, jika ternyata kamu sering melakukannya. Berjalan-jalan di mall dan membeli barang yang disukai merupakan salah satu kebiasaan buruk. Hal yang sama juga kerap terjadi ketika belanja di supermarket. Kondisi seperti ini pada umumnya terjadi karena kamu terlalu mudah mengeluarkan uang dari dompetmu, bahkan untuk hal-hal yang tidak perlu.

Ubah Gaya Hidup yang Lebih Hemat

Jika kamu memiliki keinginan untuk membeli rumah impian di masa yang akan datang, maka mulailah ubah gaya hidup menjadi lebih hemat.  Hilangkan semua lifestyle yang membuatmu mengeluarkan banyak uang dengan percuma. Tata kembali keuanganmu sejak sekarang, mulai tabung lebih banyak uang setiap bulannya, agar rumah impianmu bisa segera kamu dapatkan.

Kamu uga bisa memanfaatkan Kredit Kepemilikan Rumah atau KPR. Sebab, dengan KPR akan membantu kamu mewujudkan impian memliki rumah menjadi lebih mudah. Temukan KPR yang tepat sesuai dengan kebutuhan, mulai dari bunga rendah dan cicilan bulanannya yang ringan di Cermati.com

Baca Juga: Ini Bedanya Keuntungan Membeli Rumah Baru dan Rumah Bekas