Inilah 7 Produk Investasi Pilihan Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Melakukan investasi dalam beberapa instrumen yang berbeda adalah salah satu pilihan tepat yang wajib Anda pertimbangkan. Pembagian risiko terhadap dana yang Anda miliki bisa dilakukan jika Anda tidak menempatkan seluruh dana investasi dalam satu instrumen saja. Hal ini cukup patut untuk Anda cermati. Sebab semakin Anda memahami berbagai instrumen investasi yang ada maka akan semakin baik dan semakin mampu Anda mengelola dana investasi tersebut.

Jangan hanya terpaku pada satu jenis sarana investasi saja. Saat ini ada banyak jenis investasi yang bisa Anda jadikan pilihan. Artinya, Anda memiliki beberapa jenis investasi yang bisa dibandingkan antara satu dan yang lainnya sehingga Anda bisa menemukan jenis instrumen yang paling tepat untuk digunakan.

Baca Juga: 5 Kartu Groceries Terbaik untuk Anda

Pertimbangan Saat Melakukan Investasi

Investasi Pilihan Masyarakat Indonesia Luar Negeri Menguntungkan

Pilihan Investasi via ellerfield.com.au

 

Mempertimbangkan berbagai hal terkait dengan investasi yang akan dipilih tentu menjadi hal yang sangat penting untuk Anda lakukan. Mengingat berinvestasi akan melibatkan sejumlah uang dan juga waktu Anda yang sangat berharga. Sangat wajar jika Anda menginginkan keuntungan dari investasi yang Anda pilih, bukan?

Selain mengenali berbagai instrumen investasi dengan baik, Anda juga patut mempertimbangkan berbagai hal lain di dalamnya. Misalnya, keuntungan dan kerugian yang mungkin akan Anda alami atas investasi tersebut. Jangan sampai Anda melakukan sejumlah investasi yang tidak menjanjikan. Yang nantinya bukan hanya menyebabkan Anda tidak mendapatkan keuntungan, melainkan bisa saja mengalami kerugian atas investasi tersebut.

Berbagai pertimbangan yang Anda dapatkan akan membantu untuk menemukan instrumen yang paling tepat dan juga menguntungkan. Sebab setiap orang tentu berharap terhindar dari risiko yang besar dan mendapatkan sejumlah keuntungan yang besar dari berbagai investasi yang mereka pilih.

Beberapa pilihan investasi yang terdapat di bawah ini bisa jadi gambaran dan bahan pertimbangan. Anda bisa mempertimbangkan berbagai keuntungan dan juga kerugian di dalamnya sebagai acuan dalam memilih jenis investasi mana yang paling tepat untuk dipilih.

Jenis Investasi

Kelebihan

Kekurangan

Tabungan

Investasi ini merupakan bentuk simpanan sejumlah dana yang Anda lakukan di bank ataupun lembaga keuangan lainnya.

 

 

Dapat diambil kapan saja dan tidak memiliki risiko yang besar. Tabungan juga akan memberikan sejumlah pendapatan bunga.

 

Bunga yang diberikan bank cukup kecil. Biasanya orang cenderung mudah mengambil uang di dalam tabungan sehingga jumlahnya akan berkurang.

Deposito

Ini merupakan bentuk simpanan yang terikat oleh waktu tertentu yang sesuai dengan keinginan pemiliknya.

 

Risiko yang dikandung deposito terbilang sangat rendah.

Bunga yang diterapkan bank juga akan lebih tinggi dibandingkan dengan produk tabungan biasa.

 

Pencairan dana deposito yang dilakukan sebelum waktu jatuh tempo akan dikenakan sejumlah biaya penalti yang terbilang cukup besar.

Reksa Dana

Salah satu sarana untuk mengumpulkan sejumlah dana secara kolektif. Dana tersebut nantinya dikelola seorang Manajer Investasi atau sebuah Perusahaan Investasi. Reksa dana akan membagi risiko dan juga keuntungan secara merata kepada para investornya. Jumlah keuntungan tersebut akan sangat tergantung pada jenis reksa dana yang Anda pilih saat melakukan investasi tersebut.

 

Anda tidak perlu repot-repot untuk mengelola dana investasi Anda. Sebab hal ini akan dilakukan seorang Manajer Investasi yang profesional.

Dana investasi Anda akan diinvestaskan kepada beberapa perusahaan sekaligus sehingga berbagai risiko dan juga keuntungan yang akan Anda tanggung tersebar di dalam beberapa perusahaan yang berbeda-beda.

 

Anda mungkin akan sedikit kurang puas dan maksimal dalam investasi ini. Sebab segala sesuatunya dikelola Manajer Investasi yang Anda pilih.

Keuntungannya lebih kecil jika dibandingkan dengan keuntungan dari investasi dalam bentuk saham.

Anda juga akan dikenakan sejumlah biaya pengelolaan oleh Perusahaan/Manajer Investasi yang Anda gunakan.

Obligasi

Adalah surat utang yang akan didapatkan sebagai surat bukti atas pemberian sejumlah dana pada perusahaan swasta ataupun perusahaan Negara yang membutuhkan sejumlah dana. Untuk itu, obligasi diterbitkan sebagai bukti peminjaman dana tersebut dari masyarakat. Dalam hal ini, pihak penerbit obligasi akan memberikan sejumlah bunga kepada para investornya. Pada umumnya, obligasi akan diterbitkan dengan masa peminjaman minimal 5 tahun.

 

Obligasi memberikan besaran bunga yang lebih besar dari bunga deposito.

 

Jangka waktu investasi ini terbilang sangat panjang, minimal 5 tahun, sehingga akan menjadi sebuah masalah jika sewaktu-waktu Anda ingin mencairkan dana sebelum jangka waktu yang telah disepakati.

Obligasi juga memiliki risiko yang cukup tinggi. Jika sewaktu-waktu perusahaan penerbit obligasi mengalami kebangkrutan atau dilikuidasi, bisa saja dana yang Anda investasikan tersebut tidak dikembalikan.

Saham

Saham merupakan bukti kepemilikan Anda di dalam sebuah perusahaan. Di mana Anda ikut serta menanamkan sejumlah modal di dalamnya. Sebagai hasil dari investasi tersebut, Anda akan mendapatkan sejumlah pembagian hasil (dividen) secara berkala. Anda bisa membeli atau menjual saham di perusahaan sekuritas dan Anda akan dikenakan sejumlah biaya atas tindakan tersebut.

 

Anda bisa saja mendapatkan sejumlah keuntungan yang sangat besar atas kepemilikan saham, terutama jika harga saham perusahaan yang Anda miliki mengalami kenaikan yang signifikan.

Jumlah keuntungan ini bahkan bisa berkali lipat dari harga beli saham yang Anda keluarkan untuk mendapatkannya sebelumnya.

 

Saham juga memiliki sejumlah risiko yang sangat besar. Anda bisa saja mengalami kerugian yang besar jika sewaktu-waktu harga saham tersebut turun di pasaran.

Emas

Sarana investasi yang benyak digunakan masyarakat luas. Bahkan, sejak zaman dulu emas telah dijadikan sebagai salah satu bentuk investasi yang memiliki risiko rendah dan juga tahan terhadap inflasi. Emas bisa dibeli dalam bentuk batangan, koin, dan perhiasan. Proses mendapatkannya juga terbilang mudah. Itulah mengapa banyak orang memilih emas sebagai sarana investasi.

 

Emas merupakan bentuk aset yang mudah dijual jika sewaktu-waktu Anda membutuhkan sejumlah dana dalam keadaan darurat.

 

Emas memiliki risiko yang tinggi untuk hilang atau dicuri orang lain. Sebab menyimpannya di rumah juga sangat berisiko membuat Anda mengalami sejumlah kerugian jika sewaktu-waktu terjadi tindak pencurian.

Properti

Bentuk investasi lain yang terbilang selalu mengalami kenaikan harga dan stabil dalam waktu yang panjang. Harga rumah selalu mengalami peningkatan dan bahkan sangat jarang mengalami penurunan. Hal tersebut menjadi salah satu alasan banyak orang untuk menginvestasikan uang mereka ke dalam bentuk properti.

 

Risiko penurunan harga sangat rendah, bahkan sangat jarang terjadi.

Rumah memiliki risiko yang menjanjikan untuk dijadikan sebagai investasi. Bahkan, investasi ini menjamin kenaikan harga yang stabil setiap tahunnya sehingga cukup tahan menghadapi inflasi.

 

Anda akan membutuhkan sejumlah biaya perawatan untuk investasi properti yang anda miliki.

Anda bisa saja mengalami kesulitan ketika akan menjualnya. Terlebih sewaktu-waktu Anda membutuhkan sejumlah dana dalam waktu singkat/darurat.

Beberapa jenis investasi di atas tentu bisa memberikan Anda gambaran mengenai keuntungan dan juga kerugian yang mungkin saja Anda alami saat melakukan investasi. Namun, selain hal tersebut, Anda juga patut mencermati waktu yang Anda pilih dalam melakukan investasi itu sendiri. Hasil investasi bisa saja sangat berpengaruh pada pemilihan waktu investasi. Anda mungkin memiliki peluang yang sangat baik untuk mendapatkan keuntungan, terutama jika Anda cerdas dalam memilih waktu yang tepat untuk melakukannya.

Baca Juga: Tingkatkan Kesehatan Mental Dengan Rajin Menabung, Mau?

Investasi yang Tepat pada Instrumen yang Tepat

Berinvestasi dalam berbagai instrumen sekaligus akan membuat Anda bisa membagi berbagai risiko yang terdapat di dalam dana investasi yang Anda keluarkan. Jangan berinvestasi pada instrumen investasi tertentu yang tidak Anda kenali dengan baik. Sebab hal tersebut sangat berpotensi membawa sejumlah kerugian.

Pilih sarana yang tepat dan memiliki potensi keuntungan yang cukup menjanjikan. Serta memiliki sejumlah risiko yang rendah dan bisa Anda tanggung. Dengan begitu, Anda merasa tenang dengan investasi yang dipilih yang menghasilkan sejumlah keuntungan yang menjanjikan.

Baca Juga: Mengenal Istilah Bagi Hasil (Nisbah) Perbankan Syariah