Kelebihan dan Kelemahan Menggunakan Deposito sebagai Jaminan Kredit

Dalam mengajukan pinjaman kepada pihak bank atau lembaga lainnya, tentunya mengharuskan Anda memberi jaminan dalam pinjaman tersebut. Jaminan tersebut biasanya  berupa aset, baik itu aset bergerak maupun tidak bergerak. Lalu bagaimana jika tidak memiliki sesuatu hal yang dijadikan sebagai jaminan? Apakah itu artinya tidak bisa mengajukan pinjaman? Tentu saja tidak. Selain aset, masih banyak hal-hal lainnya yang dapat dijadikan sebagai jaminan dalam pengajuan kredit salah satunya yaitu deposito.

Penggunaan deposito sebagai jaminan pengajuan kredit memang belum banyak diketahui masyarakat, karena kebanyakan masyarakat memang lebih memilih aset sebagai jaminan untuk mengajukan kredit. Anda bisa menjadikan deposito sebagai salah satu alternatif saat ingin mengajukan pinjaman. Hanya saja tidak semua bank menerima deposito sebagai jaminan, hanya pada bank-bank besar tertentu saja.

Lalu apa saja kelebihan dan kelemahan menggunakan deposito sebagai jaminan pengajuan kredit? Berikut ini penjelasan lebih lanjut.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Multi Guna Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KMG Terbaik! 

Kelebihan Deposito Sebagai Jaminan Kredit

Melindungi Deposito dengan Menjadikannya Jaminan Kredit
Melindungi Deposito dengan Menjadikannya Jaminan Kredit

1. Mengamankan Aset Berharga

Kelebihan utama dari deposito sebagai jaminan dalam mengajukan kredit atau pinjaman adalah bisa menjaga aset-aset yang dimiliki. Terutama jika tidak memiliki banyak aset-aset berharga ataupun hanya beberapa peninggalan keluarga saja. Dengan adanya deposito, Anda tidak perlu mempertaruhkan aset-aset berharga yang satu-satunya dimiliki. Cukup dengan deposito dalam jumlah besar, Anda sudah dapat menjadikannya sebagai jaminan menggantikan aset-aset berharga yang dimiliki.

2. Solusi Kebutuhan Mendadak

Deposito sebagai jaminan saat pinjaman juga sangat berguna ketika Anda memiliki kebutuhan mendadak. Misalnya saja, Anda sudah terlanjur menabungkan dana ke dalam deposito berjangka 6-12 bulan, namun tiba-tiba ada kebutuhan yang harus terpenuhi. Jika menariknya sebelum jatuh tempo, maka tentu saja hal ini akan dikenai denda. Dibandingkan menarik dana tersebut, bisa mencoba mengambil kredit dengan menjadikan deposito sebagai jaminan. Biasanya Anda dapar meminjam 70% hingga 90% dari nilai deposito yang dimiliki. Jika Anda meminjam dana di tempat yang sama seperti tempat menaruh dana deposito , maka tentu saja proses penyetujuan pinjaman akan lebih cepat.

3. Bunga Utang Lebih Kecil

Kelebihan yang terakhir adalah Anda bisa mendapatkan bunga utang yang lebih kecil dibandingkan dengan menggunakan kartu kredit. Bunga yang dibayarkan kepada pihak bank akan dihitung dari bunga kredit umum dikurangi dengan bunga pada deposito. Bagi pihak bank, pinjaman dengan menggunakan deposito sebagai jaminan memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan jaminan lainnya. Sehingga bunga utang yang diberikan pun juga lebih rendah. Ketentuan yang biasanya diterapkan pihak bank adalah sekitar 2-3% diatas dari bunga deposito.

Baca Juga: 5 Deposito Terbaik di Indonesia

Kelemahan Deposito Sebagai Jaminan Kredit

Resiko Bunga Deposito Menjadi Lebih Renda ketika Dijadikan Sebagai Jaminan Kredit
Resiko Bunga Deposito Menjadi Lebih Renda ketika Dijadikan Sebagai Jaminan Kredit

1. Bunga Deposito Lebih Rendah

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bunga deposito lebih rendah dibandingkan dengan bunga kredit. Sehingga ada kalanya akan lebih baik jika menarik deposito dan terkena biaya denda dibandingkan dengan menjadikan deposito sebagai jaminan pengajuan kredit. Untuk itu perhitungkan dengan baik berapa banyak jumlah pinjaman yang  diajukan serta jangka waktu angsuran yang disanggupi. Jika dana yang dibutuhkan relatif kecil serta kondisi krisis berlangsung sementara, akan lebih baik untuk mengambil kredit dengan menggunakan jaminan deposito dibandingkan terkena denda. 

2. Tidak Dapat Ditarik Selama Masih Jaminan

Jika deposito tersebut dijadikan sebagai jaminan, maka dana yang Anda depositokan tersebut tidak akan ditarik selama menjadi jaminan. Hal ini berbeda jika menggunakan aset untuk jaminan kredit, Anda masih dapat menggunakan dan memanfaatkan aset tersebut.

3. Hilang Manfaat Bunga Deposito

Tak hanya itu saja, kelemahan dari deposito yang menjadi jaminan kredit akan  dirasakan pada bunga deposito tersebut. Ketika menjadikan deposito sebagai jaminan, maka bunga dari deposito tersebut tidak akan Anda dapatkan. Mengapa? Karena bunga kredit akan jauh lebih besar dibandingkan dengan bunga deposito.

Baca Juga: Deposito Online: Cermati Kelebihan dan Kekurangannya

Pertimbangkan Kembali Sebelum Mengajukan Kredit

Sebelum mengajukan pinjaman ataupun kredit, akan lebih baik jika mempertimbangkan nya dengan hati-hati terlebih dahulu. Pastikan jika kredit ataupun pinjaman yang diajukan dapat bermanfaat kedepannya. Jangan lupa untuk menyesuaikan utang dengan kondisi dan kemampuan finansial.

Baca Juga: Cara Menghitung Bunga Deposito, Seperti Apa Rumusnya?