Kenali 4 Level Jualan Biar Bisnis Makin Meningkat, Kamu yang Mana?

Berbisnis menjadi salah satu profesi yang menjanjikan. Dari kalangan dewasa hingga anak muda sekalipun tertarik untuk menjalankan bisnis baik secara offline ataupun online. Hal ini dikarenakan  dalam bisnis adanya peluang sukses yang besar, bisa meraih omset penjualan yang banyak hingga membuka lowongan pekerjaan.

Tak melulu berjualan produk seperi fesyen, kuliner saja, tapi menjalankan bisnis juga bisa menjual jasa kepada orang lain yang membutuhkan. Sebut saja, membuka percetakan, salon kecantikan, bengkel motor atau mobil, dan masih banyak lainnya.

Namun, apapun bidang bisnis yang kamu geluti, masing-masing memiliki level jualan mulai dari yang terendah hingga teratas. Semakin tinggi posisi level bisnis, maka bisa dibilang bisnis yang kamu jalankan berjalan maju dan sukses.

Lantas apa saja level jualan yang perlu diketahui, khususnya bagi pebisnis pemula agar semakin meningkat kualitas dan perkembangan bisnis yang dijalankan?

Simak ulasannya berikut ini!

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

4 Tingkatan Level dalam Bisnis

Namanya berbisnis, tak bisa dibilang ikuti alur atau berjalannya waktu saja. Mengingat, banyak modal yang dikeluarkan untuk bisnis dan ingin sukses dengan omset penjualan besar, maka kamu perlu meningkatkan kualitas bisnis secara bertahap.

Sebagai patokannya, kamu bisa lihat dari empat tingkatan level dalam bisnis. Dengan begitu, kamu bisa berjalan perlahan tapi pasti menuju kesuksesan. Berikut level bisnis yang perlu diketahui, antara lain:

Level 1 Meniru

loader
Meniru

Jualan di level 1 ini merupakan paling bawah. Umumnya, pelaku bisnis yang berada di level 1 ini baru saja ingin memulai bisnis alias pemula.

Sering kali, pebisnis pemula yang baru mencoba jualan produk atau jasa, akan meniru semua apa yang dilakukan pebisnis lain atau kompetitor yang kamu jadikan contoh. Bukan hanya produknya saja, tapi juga harga, cara jualan, postingan dan sebagainya.

Sebagai contohnya, kamu terinspirasi menjual produk fesyen, khususnya aksesoris rambut. Kemudian, melihat ada kompetitor yang menjual kunciran laris manis dipasaran. Tanpa berpikir panjang, kamu langsung menjual produk kunciran dengan model dan harga yang sama.

Baca Juga: Bisnis Jadi Viral, Kenali Fitur dan Cara Buat Akun TikTok for Business

Level 2 Terdapat Modifikasi

loader
Modifikasi

Setiap pebisnis pasti akan melakukan perbaikan disetiap produk atau jasa yang dijualnya. Hal ini tentunya untuk meningkatkan kualitas dan performa bisnis agar semakin banyak calon konsumen yang tertarik untuk membeli.

Biasanya dalam modifikasi produk atau layasan jasa ini, pebisnis juga harus menghitung kembali berapa tambahan modal yang diperlukan. Setelah ini, barulah lanjut ke perhitungan harga jual.

Contohnya, kita lanjut dari penjualan kunciran sebelumnya. Di level modifikasi ini, tidak hanya menyediakan kunciran dalam satu ukuran saja, tapi kamu juga menyajikan berbagai ukuran, mulai dari yang size kecil, medium dan besar. Selain itu, kamu juga menyediakan berbagai motif kunciran.

Perihal packaging, yang sebelumnya menggunakan plastik biasa, kini kamu modif dengan menggunakan kardus yang ukurannya sesuai dengan kunciran yang dipesan pembeli. Promosinya yang kamu terapkan juga beragam, yaitu ada yang beli Rp50 ribu dapat 1 kunciran gratis, voucher potongan harga dan lainnya.

Jika bisnis sudah ditahap adanya modifikasi, artinya bisnis sudah masuk ke arah berkembang dan kamu harus siap menerima penjualan yang lebih besar lagi.

Level 3 Mempelajari Keahlian Mengelola Pemasukan Tinggi

loader
Mengelola pemasukan tinggi

Jika sebelumnya kamu sudah melakukan modifikasi pada penjualan bisnis yang dilakukan, biasanya pemasukan yang lebih besar akan mulai terasa. Dari sinilah, kamu mulai mempelajari berbagai keahlian untuk mengelola pemasukan untuk berbagai keperluan bisnis, guna meningkatkan kemajuan bisnis.

Keahlian mengelola pemasukan bisnis ini, bisa berupa beriklan di e-commerce, Instagram, TikTok atau Facebook, Teknik Endorsment ke selebgram, seleb TikTok, atau artis, Closing dan sebagainya.

Jika mengalami hal ini, tandanya bisnis kamu sudah masuk ke level 3 dan akan mencetak profit yang lebih besar lagi. Mungkin, puluhan hingga ratusan juga per bulannya. Namun, perlu diingat, besaran profit yang akan didapatkan dari penjualan produk dan jasa tergantung dari pengelolaan marketing dan keuangan bisnis yang kamu terapkan.

Baca Juga: Go Internasional, Begini Cara Ekspor Produk Jualan di E-Commerce Biar Bisnis Maju

Level 4, Punya Team yang Lengkap dan Berkualitas

loader
team yang lengkap dan berkualitas

Setelah melewati 3 level sebelumnya dan bisnis semakin berkembang dan penjualan terus meningkat, saatnya kamu beralih ke level penjualan ke 4, yaitu paling tinggi. Di level 4 ini, pastinya kamu akan merasa kualahan mengelola bisnis dengan tim kecil seperti sekarang ini.

Maka dari itu, memulai merekrut pekerja sesuai divisi yang dibutuhkan, baik itu di bagian produksi, marketing, layanan, admin dan sebagainya. Setelah mendapatkan orang-orang yang terpilih, kamu juga turut memberikan pengarahan kepada karyawan bisnismu untuk menjadi team yang berkualits.

Dengan begitu, kamu dan karyawan bisa membangun bisnis yang lebih besar lagi, sehingga omset penjualan juga ikut mengalami peningkatan.

Kelola Bisnis dengan Cerdas Sesuai Perkembangan Zaman

Dalam berbisnis, tentunya kita harus fleksibel dalam pengelolaannya. Jangan memaksakan diri dengan menggunakan pola bisnis pada zaman orangtua terdahulu. Hal ini tentunya tidak akan membuat bisnis menjadi maju.

Berada dimanapun level bisnis yang dijalankan, kamu harus mengelolanya dengan cerdas yang sesuai dengan perkembangan bisnis pada zaman sekarang.

Tak perlu ragu, jika membutuhkan tambahan modal guna mengembangkan bisnis yang lebih besar lagi. Kamu bisa mengajukan di berbagai lembaga keuangan berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti bank dan fintech.

Selain mudah pengajuannya, kamu bisa mendapatkan suntikan modal hingga ratusan juta rupiah dan modal yang terjangkau. Untuk memudahkan kamu dalam membandingkan setiap pinjaman, cek dan bandingkan langsung dengan mudah di Cermati.com

Dengan begitu, bisnis bisa terus maju dan penjualan akan meningkat karena calon konsumen merasa tertarik untuk membeli produk atau menggunakan jasa yang kamu tawarkan.

Baca Juga: Kue Kekinian Bikin Cuan, Ini Tips Menjalankan Bisnis Korean Cake Box