Kumpulan Quotes Anak Rantau yang Mampu Jadi Penangkal Rasa Rindu

Menjadi anak rantau mungkin merupakan salah satu fase hidup tak terlupakan bagi siapa saja yang menjalaninya. Hidup jauh dari keluarga khususnya orang tua, harus bertemu dengan banyak orang baru di lingkungan yang asing, dan menjalani hidup sendirian tentu saja menjadi pengalaman menantang yang terukir jelas di dalam pikiran. 

Terkadang, rasa rindu akan kampung halaman pun tidak bisa terbendung. Terlebih bagi mereka yang awalnya tidak pernah hidup jauh dari orang tua, saat pertama kali diharuskan menjadi anak rantau, homesick sudah pasti sering dirasakan. 

Dalam kondisi seperti itu, kamu tentu merasa galau berat yang mungkin hingga membuatmu tak bersemangat untuk beraktivitas. Sebagai obat rindu pada kampung halaman dan penyemangat, mungkin kamu perlu melihat kumpulan kalimat motivasi atau quotes anak rantau penuh makna. 

Ada banyak quotes anak rantau yang pasti bisa menjadi sarana untukmu meluapkan isi hati yang tengah merasakan kerasnya hidup sebagai pelancong di tanah orang. Tak perlu repot mencari, Cermati sudah mengumpulkan beberapa quotes anak rantau yang bisa menjadi penyemangat, pengalih rindu, dan motivasi.

Kumpulan Quotes Anak Rantau

loader

Kumpulan Quotes Anak Rantau

  1. Merantau Tanda Orang Berilmu dan Beradab

    "Merantaulah! Orang berilmu dan beradab tidak diam beristirahat di kampung halaman. Tinggalkan negerimu dan hidup di negeri asing (di negeri orang)." - Imam Asy-Syafii

    Tips: Keilmuan seseorang dan pemahamannya tentang adab tentu akan sulit berkembang jika ia hanya tinggal di satu tempat saja seumur hidupnya. Dengan merantau, seseorang akan mampu bertemu dengan banyak orang baru yang memiliki latar belakang kehidupan, ilmu, dan adab yang berbeda-beda. Dari situlah ia mampu menimba beragam ilmu dan etika baru yang lebih baik dari yang pernah dimiliki sebelumnya. 

  2. Jadi Perantau Mampu Berikan Segudang Pengalaman Hidup

    “Merantau akan memberikanmu banyak pengalaman hidup. Pergilah sejauh mungkin, tapi jangan sampai lupa pulang.” - Anonim

    Tips: Seseorang boleh saja pergi merantau untuk mendapatkan beragam pengalaman hidup yang baru. Pergi ke perantauan juga tidak ada batasan seberapa jauh dan seberapa lama. Akan tetapi, tetaplah jadikan kampung halaman sebagai tujuan perantauan terakhir agar seluruh pengalaman dan kemampuan yang didapat selama merantau bisa diajarkan kembali ke orang-orang yang kamu sebut keluarga. 

  3. Perantau Hanyalah Status Sementara

    "Sejauh apa pun kamu pergi, kamu akan selalu punya tempat untuk pulang yaitu keluarga. Seorang perantau hanya pergi untuk kembali dan membuktikan kepada mereka bahwa kita bisa pulang dengan keadaan yang berbeda." - Anonim

    Tips: Merantau hanyalah suatu fase yang terjadi di dalam hidup sebagian manusia. Tidak peduli sejauh apa atau berapa lama merantau, kamu selalu memiliki tempat untuk pulang yang disebut dengan keluarga. Dan ketika sudah kembali, kamu mampu membuktikan bahwa dirimu sudah menjadi sosok yang berbeda dan bisa memberikan beragam hal baik di kampung halaman.

  4. Dengan Doa, Semua Terasa Lebih Dekat

    “Mungkin saya sedang jauh dari orang tua serta keluarga tetapi dengan doa semuanya terasa dekat serta sangat bersahaja.” - Anonim

    Tips: Ada kalanya berada di perantauan membuatmu merasa rindu dengan kasih sayang orang tua atau keluarga dekat. Meski sedang jauh dan tak bisa ketemu, kamu tetap bisa memanjatkan doa agar merasa lebih didekatkan kembali dan membendung kerinduan dengan lebih bersahaja.

  5. Kekuatan yang Hanya Dimiliki Perantau

    “Kami mungkin punya mental yang jauh lebih kuat dibanding anak yang masih tinggal bersama orang tua. Setiap permasalahan yang ada, kami hadapi dengan sendiri dan mandiri” - Anonim

    Tips: Harus hidup sendiri di tempat yang asing untuk beberapa waktu sudah pasti mampu membangun mental seorang perantau. Segala permasalahan selalu coba diatasi sendiri dengan caranya sendiri dan tidak bergantung pada orang lain. Kekuatan inilah yang hanya mampu dimiliki oleh orang yang pergi merantau.

  6. Merantau adalah Langkah Hebat Keluar dari Zona Nyaman

    "Anak rantau adalah orang-orang hebat yang mendapatkan kepercayaan dari orang tua untuk melangkah dari zona nyaman." - Anonim

    Tips: Pergi merantau tentu akan terasa berat dirasakan oleh para orang tua yang harus melepaskan buah hatinya untuk pergi jauh. Namun, karena yakin dengan kemampuan anaknya untuk berjuang dan percaya bahwa ia akan kembali menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi, para orang tua tidak ragu membiarkan anaknya melangkah pergi dari zona nyamannya. Jadi, jangan sia-siakan kepercayaan tersebut dan kembalilah saat sudah mampu memberikan hal yang bisa dibanggakan orang tuamu.

  7. Hati yang Kuat adalah Kunci Sukses di Perantauan

    "Kunci sukses di perantauan adalah menguatkan hati untuk tidak mudah goyah hanya karena sebuah kerinduan kepada keluarga." - Anonim

    Tips: Rindu dan perantauan adalah dua hal yang berbeda, namun saling berkaitan satu sama lainnya. Terlalu lama merantau sudah pasti akan memunculkan rasa rindu terhadap keluarga, khususnya orang tua, yang mungkin akan terasa sulit untuk ditahan. Namun, percayalah, kuatkan hatimu agar tidak goyah dan terus berusaha di perantauan hingga berhasil meraih kesuksesan yang mampu membuat keluarga merasa bangga atas perjuanganmu selama ini. 

  8. Salah Satu Pengalaman Paling Menantang adalah Merantau

    "Merantau adalah petualangan paling menantang, karena di sinilah mental kami ditempa sekeras-kerasnya. Sehingga jangan bandingkan dengan mental anak mama dan papa." - Anonim

    Tips: Banyak orang pasti setuju jika kehidupan di perantauan yang jauh dari orang tua, termasuk teman dekat, terasa sangat sulit dan menantang. Meski begitu, di kehidupan seperti itulah seseorang mampu mendapatkan pengalaman hidup yang tidak akan bisa dirasakan oleh mereka yang terlalu nyaman hidup tanpa tantangan di kampung halaman selama hidupnya. Jadi, berbanggalah kamu yang mampu berjuang dan terus berjuang di perantauan karena dari situlah mentalmu akan terus ditempa. 

  9. Ubah Perjuangan Masa Kini dengan Pencapaian Indah di Masa Depan

    "Masalah yang aku hadapi saat ini terlampau kecil, jika dibandingkan besarnya cita-cita dan keinginanku membanggakan orang tua. Buang segera keluh kesah, gantikan dengan pencapaian-pencapaian yang indah." - Anonim

    Tips: Berada di perantauan memang terasa seperti masa tersulit dalam hidup seseorang. Namun, di balik masalah yang tengah kamu hadapi saat itu, terdapat impian besar yang bakal diraih dan mampu membuat orang tua serta dirimu bangga karena telah mau berjuang hingga kini. Karena itu, buang keluh kesah saat ini dan gantikan dengan segala proses serta pencapaian yang telah berhasil dicapai.

  10. Semangat akan Kalahkan Segala Siksaan di Perantauan

    "Semangat yang luar biasa akan mengalahkan rasa lelah yang menyiksa kala merantau." - Anonim

    Tips: Siapa saja pasti akan merasakan lelah saat berada jauh dari kampung halaman. Meski begitu, asal terus mampu membakar semangat yang tinggi, rasa lelah yang menyiksa tersebut sudah pasti bisa dikalahkan. Ingat kembali alasanmu pergi merantau dan syukuri segala hal yang telah terjadi dalam hidupmu agar semangat merantau tidak padam. 

  11. Jadilah Perantau dengan Hati Kuat dan Pekerja Keras

    "Perantau tidak hanya memiliki hati yang kuat. Mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuannya tanpa melibatkan kedua orang tua." - Anonim

    Tips: Ada banyak hal yang bisa dibuktikan saat berada di perantauan. Bukan hanya mental sekuat baja yang kuat mengatasi berbagai masalah kehidupan sendirian, merantau juga menjadi bukti bahwa seseorang mampu bekerja keras serta percaya pada segala kemampuannya tanpa harus terus melibatkan peran kedua orang tuanya maupun orang lain.

  12. Kesendirian Memupuk Kebahagiaan saat Berkumpul Bersama

    "Kesendirian adalah hal yang paling sering kami rasakan sebagai anak rantau. Tetapi apa yang sedang kami rasakan ini hampir tidak pernah diungkapkan kepada orang tua. Kalau tiba saat kumpul bersama keluarga, di situlah kebahagiaan sejati yang sebenarnya." - Anonim

    Tips: Merasa sendiri bukanlah hal baru yang dirasakan oleh anak rantau. Semakin lama, kesendirian tersebut akan terus menumpuk dan berat untuk dipikul. Akan tetapi, yakinlah bahwa kesendirian akan menjadi pupuk pada kebahagiaan yang bisa dipanen saat tiba waktunya untuk kembali berkumpul bersama keluarga, teman dekat, dan sahabat di kampung halaman. 

  13. Tak Memiliki Privilege

    "Aku sadar betul bahwa aku bukanlah penikmat harta orang tua yang bisa mewujudkan segalanya hanya dengan meminta-minta. Selagi masih bisa berusaha dan memeras keringat, untuk apa meminta kepada orang tua?" - Anonim

    Tips: Tidak dapat dipungkiri, bahwa aku masih suka iri dengan orang-orang yang memiliki privilege dan bisa memenuhi segala kebutuhan serta keinginannya tanpa harus bekerja keras. Tapi, sekarang aku sadar, bahwa memeras keringat dan berusaha sendiri adalah pengalaman dan pelajaran hidup yang paling berharga. Dengan "dipaksa tidak meminta-minta kepada orang tua", aku jadi semakin bisa menghargai uang dan perjuangan.

  14. Harapan dari Orang Tersayang

    "Di dalam hati dan langkah kakiku, tercipta sebuah impian untuk mewujudkan sebuah harapan dari orang yang senantiasa menantiku di sana." - Anonim

    Tips: Harapan dari orang tua, kakak, adik, dan orang tersayang lainnya adalah semangat dan motivasi hidupku. Jadi, ku berharap semoga hati dan kakiku akan selalu kuat melangkah bersamaku apapun keadaannya.

  15. Mental Baja

    "Merantau itu soal mental maju dan sukses." - Anonim

    Tips: Kondisi yang jauh dari orang tua, akan menuntunmu menjadi pribadi bermental baja. Mengapa? Karena di saat hidup sendiri, kamu akan dituntut menjadi pribadi yang kuat, pantang menyerah, dan berorientasi pada masa depan. Sehingga, bekal dan kepercayaan yang diberikan orang tua kepadamu tidak menjadi sia-sia.

  16. Waktu Bersama Keluarga

    "Merantaulah, maka kamu akan tahu betapa berharganya waktu bersama keluarga." - Anonim

    Tips: Mungkin, tidak sedikit dari kamu yang sering menghabiskan waktu hanya untuk memenuhi kesenanganmu sendiri. Bahkan, tidak pernah meluangkan sedikit pun waktumu untuk keluarga. Jangan, jangan sampai menyesal. Mulai dari sekarang, sesibuk apapun kamu, sempatkanlah untuk pulang / bertemu dengan keluarga intimu. Atau kalau kata-kata ini masih tidak menyentuh hatimu, pergilah merantau. Maka, kamu akan tahu betapa berharganya waktu bersama keluarga.

Berada di Perantauan Kelak Akan Menjadi Cerita Hidup Paling Epik

Tidak semua orang diharuskan untuk menjalani fase hidup sebagai seorang perantau dan mengalami berbagai hal yang menantang di dalamnya. Namun, bagi kamu yang ‘beruntung’ bisa menjadi seorang perantau dan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik, hempaskan segala kesedihan dan kegundahan dengan kumpulan quotes anak rantau di atas. Percayalah bahwa berada di perantauan kelak akan menjadi cerita hidup yang paling epik dan paling berpengaruh kepada kesuksesanmu di masa depan.

Baca Juga Kumpulan Quotes-quotes Lainnya: