Lebih Untung Mana? Beli Rumah Inden atau 'Ready Stock'

Selama ini, properti merupakan barang yang cukup banyak diburu semua kalangan. Dan Anda pun juga bisa melihat begitu cukup mudahnya menemukan perumahan-perumahan yang baru di sekitar tempat tinggal kita.

Berbagai macam promo ditawarkan untuk menarik minat para pencari hunian. Mungkin Anda adalah salah satu yang juga sedang mencari tempat tinggal, tentu rasa penasaran ingin segera melihat bagaimana model bangunannya seperti tak tertahankan.

Biasanya, para pengembang memang akan membagikan brosur dari perumahan yang ditawarkan, agar Anda bisa melihat lokasi serta contoh desain rumah yang mereka bangun, dengan harapan Anda bisa segera memesan unitnya.

Setelah melihat brosur, biasanya para calon pembeli ingin melakukan survei terlebih dahulu mengenai rumah yang ditawarkan oleh salah satu pengembangnya. Setelah tiba di lokasi, Anda perlu mengetahui bahwa tidak semua unit rumah yang ada di brosur itu sudah terbangun semuanya. Bisa saja masih berbentuk sebidang tanah kosong.

Oleh sebab itu, Anda akan ditawarkan 2 pilihan, yakni membeli rumah yang siap huni (ready stock) atau secara inden yakni memesan terlebih dahulu baru dilakukan pembangunan rumahnya.

Kalau sudah dihadapkan pilihan tersebut, wajar saja bila Anda bingung. Tapi tidak perlu lagi bingung bila Anda benar-benar memahami keduanya.

Nah, sebenarnya lebih menguntungkan mana? Beli rumah secara inden atau yang siap huni? Simak ulasan berikut ini:

Anda Bingung Cari Produk KPR Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KPR Terbaik! 

Beli Rumah yang Ready Stock, Keuntungan dan Kekurangannya?

Ada sejumlah keuntungan dan bisa dibilang kekurangan bila kita memutuskan untuk membeli rumah yang sudah siap untuk dihuni, yakni:

1. Anda Bisa Melihat Kualitas Rumah Secara Langsung

Membeli Rumah
Ilustrasi cek fisik rumah yang akan dibeli 

Jika Anda memilih rumah yang sudah tersedia alias sudah ada bentuk fisiknya di lokasi, tentu Anda tidak perlu khawatir karena saat itu juga Anda sudah bisa melihat kualitas rumah tersebut secara langsung.

Jadi, jika kualitas bangunan kurang maksimal, atau ada bagian yang belum dimaksimalkan pembangunannya, semua bisa jelas terlihat.

2. Anda Harus Siap Atas Risiko Rumah Rusak

Rumah Rusak
Ilustrasi rumah yang bocor

Karena rumah sudah siap huni, maka calon pembeli juga harus siap dengan risiko kerusakan yang bisa terjadi. Kerusakan ini juga bisa saja ringan, atau sebaliknya yakni mengalami kerusakan parah akibat sudah dibangun sejak lama di lokasi tersebut.

Maka dari itu, sebaiknya Anda lebih teliti lagi pada saat mengecek langsung di lokasi perumahan itu dan memeriksa dengan teliti kondisi bangunannya.

3. Anda Tidak Perlu Mengontrak Rumah Terlebih Dahulu

Rumah Baru
Anda bisa langsung menempati rumah baru

Dengan memesan rumah yang sudah ready stock, maka Anda tidak perlu bingung-bingung mencari rumah kontrakan untuk tinggal sementara sembari menunggu rumah baru selesai dibangun. Namanya juga rumah siap huni, maka Anda bisa langsung menempatinya. Dan ini pasti akan lebih menghemat pengeluaran Anda, bukan?

4. Lingkungan Sekitar Rumah Sudah Memadahi

Fasilitas Perumahan
Rumah siap huni biasanya memiliki fasilitas yang terintegrasi 

Keadaan rumah yang sudah tersedia biasanya juga memiliki lingkungan yang memadai. Artinya, lingkungan sekitar perumahan tersebut sudah dilengkapi dengan fasilitas umum yang dibutuhkan.

Dengan berbagai fasilitas yang dibutuhkan sudah tersedia, maka akan semakin menunjang kehidupan Anda, bukan? Sebab akses jalan biasanya sudah bagus dan ramai, begitu juga penduduk di sekeliling dan di dalam perumahan tersebut.

Baca Juga: Tips Membeli Rumah Pertama

Beli Rumah Secara Inden, Keuntungan dan Kekurangannya?

Begitu juga bila membeli rumah yang inden. Sejumlah keuntungan dan kekurangannya juga menyertai, diantaranya:

1. Anda Perlu Menunggu Pembangunannya

Membangun Perumahan
Butuh waktu untuk menghuni rumah baru Anda

Jika Anda memilih membeli rumah secara inden alias memesan tersebih dahulu, maka Anda memerlukan waktu yang cukup lama untuk menunggu proses pembangunannya selesai. Soal waktu, terkadang tidak selalu sama dengan yang sudah dijadwalkan. Bisa saja, terjadi penambahan waktu pembangunan karena beberapa faktor.

2. Anda Akan Menerima Kondisi Rumah yang Baru

Rumah Baru Dibangun
Rumah yang akan Anda tempati benar-benar baru selesai dibangun

Berbeda dengan rumah ready stock yang memungkinkan adanya kerusakan karena sudah lama dibangun, maka rumah inden tentunya memiliki 100% kondisi rumah yang baru. Rumah-rumah inden yang bagus dengan konsep minimalis tertentu juga biasanya dibeli untuk investasi, dan pembangunannya biasanya memerlukan waktu yang cukup lama.

3. Bisa Mengajukan Permintaan Khusus pada Pengembang

Beli Rumah
Anda bisa minta pengembang untuk membangun rumah sesuai keinginan Anda

Apabila rumah tersebut ada di sebuah proyek perumahan, biasanya pihak developer akan membangun jenis rumah yang sama dengan rumah ready stock. Namun, jika melalui inden, maka Anda bisa meminta dan mengatur pembangunannya agar tidak disamakan dengan bentuk rumah lainnya. Untuk permintaan khusus ini biasanya Anda akan dikenakan tarif khusus dari pihak pengembang.

4. Lingkungan Belum Memadai alias Fasilitas Belum Lengkap

Perumahan Baru
Karena perumahan baru, biasanya fasilitas lingkungan sekitar belum lengkap

Karena inden merupakan perumahan yang baru akan dibangun ketika Anda memesan dan melakukan pembayaran, maka biasanya lingkungan sekitar atau fasilitasnya belum memadai. Meski tidak semua perumahan, namun inilah fakta yang umumnya terjadi untuk rumah inden, karena biasanya lokasinya terletak jauh dari pemukiman yang sudah padat penduduk.

Baca Juga: Lebih Baik Membeli Apartemen atau Rumah? Ini Jawabannya

Pilih Rumah yang Sesuai Keinginan Anda

Setelah memahami kelebihan dan kekurangan pembelian rumah secara inden atau yang siap huni, setidaknya Anda bisa menentukan pilihan mana yang tepat untuk Anda. Dan yang terpenting adalah sesuaikan dengan bujet Anda. Pilih rumah yang sesuai dan miliki hunian idaman.

Baca Juga: Perbedaan Membeli KPR Rumah Baru dan Rumah Bekas