Lunasi Utang Kartu Kredit Pakai KTA? Pertimbangkan 5 Hal Berikut Ini

Kartu kredit memberi manfaat yang optimal jika digunakan secara benar. Namun, pemahaman yang salah mengubah citra kartu kredit sebagai ‘kartu setan’. Manfaat yang harusnya didapatkan berubah menjadi malapetaka yang membawa para nasabah ke gerbang kehancuran finansial.

Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi utang yang menumpuk. Jika selama ini Anda mengenal KTA sebagai opsi dana darurat, tak menutup kemungkinan fasilitas KTA bisa dimanfaatkan untuk melunasi utang kartu kredit. Sebelum membayar utang dengan KTA, pertimbangkan 5 hal berikut ini.

Baca Juga: Pinjam Uang: KTA vs Pinjaman Fintech. Pertimbangkan Ini Sebelum Jatuhkan Pilihan

1. Status Utang

Status Utang
Cek Status Kredit Sebelum Ambil KTA

Sebelum mengajukan KTA, pastikan status kredit Anda yang tadinya bagus belum berubah jadi  buruk. Jika status kredit buruk, pengajuan KTA pun akan sia-sia. Sebab bank tidak memberikan pinjaman dana kepada nasabah yang punya status kredit buruk.

Sebaliknya, jika status kredit Anda bagus, pengajuan KTA kemungkinan besar akan diterima. Namun, jangan senang dulu. Anda harus memenuhi syarat-syarat yang diminta. Jika Anda tidak memenuhi syarat yang ditetapkan, pinjaman KTA bisa saja ditolak.

2. Jangka Waktu Pembayaran

Tenor Pinjaman
Pilih Tenor Pinjaman Sesuai Kemampuan Bayar

Jangka waktu pembayaran atau tenor KTA berkisar antara 6-36 bulan saja. Setelah ditinjau ternyata Anda bisa mengajukan KTA, ambilah tenor KTA sesuai kemampuan bayar. Jika kondisi keuangan belum membaik, Anda bisa mengambil tenor KTA yang paling lama.

3. Keadaan Finansial Saat Ini

Kondisi Finansial
Perhatikan Juga Kondisi Finansial Sebelum Ambil KTA

KTA adalah utang yang harus dibayar setiap bulan. Ada dua aspek yang memengaruhi jumlah cicilan, yaitu jumlah pinjaman dan tenggang waktu pembayaran. Cicilan yang dibayar sebaiknya sesuai dengan keadaan finansial saat ini.

4. Ambil KTA Bunga Rendah

Bunga KTA Bank
Dapatkan KTA dengan Bunga Rendah

Tingkat suku bunga KTA bermacam-macam. Mulai dari 0,95-3% per bulan. Cara terbaik untuk melunasi utang kartu kredit adalah dengan mengambil KTA yang bunganya di bawah bunga kartu kredit. Sebaiknya, bayar cicilan kartu kredit secara perlahan sampai semua utang-utang lunas.

5. Biaya Lain-Lain

Biaya-Biaya KTA
Periksa Berapa Besaran Biaya-Biaya Lain dari KTA

KTA tidak pernah luput dari biaya lain-lain, seperti biaya administrasi, biaya provisi, dan biaya lainnya. Biaya ini harus dibayarkan setiap bulan bersamaan dengan cicilan KTA. Kalau dihitung secara cermat, jumlah biaya lain-lain ini cukup lumayan. Di luar biaya pelunasan cicilan, ternyata ada biaya lain yang terjadi tanpa Anda sadari, yaitu biaya mengajukan KTA untuk pertama kalinya.

Sebelum dana KTA cair, Anda harus mengurus dokumen ini dan itu yang notabenenya membutuhkan biaya. Dokumen yang kurang lengkap menyebabkan dana KTA tidak cair. Jika Anda ingin mengajukan pinjaman kembali, Anda harus mengeluarkan biaya yang sama untuk kedua kalinya.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Mediasi Penyelesaian Sengketa Bisa Jadi Solusi Penyelesaian Utang Kartu Kredit

Mediasi Sengketa Utang Kartu Kredit KTA
Mediasi Bisa Jadi Solusi Selain Ambil KTA

Cara ini bisa digunakan seandainya tidak mau ambil opsi KTA sebagai penyelesaian utang kartu kredit. Mediasi penyelesaian sengketa dilakukan dengan melibatkan Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan.

Penyelesaian sengketa melalui Mediasi Perbankan mempunyai beberapa keunggulan sebagai berikut.

  1. Gratis.
  2. Jangka waktu mediasi maksimal 60 hari kerja sejak penandatangan mediasi.
  3. Dilakukan secara informal dan fleksibel.

Berikut ini kriteria sengketa yang dapat diselesaikan melalui Mediasi Perbankan.

  1. Nasabah tidak puas dengan solusi dari bank atas pengaduannya.
  2. Nilai yang jadi sengketa di bawah Rp500 juta.
  3. Sebelumnya, belum pernah dimediasi Bank Indonesia atau lembaga mediasi lainnya.
  4. Tidak dalam proses atau telah diputus lembaga arbitrase ataupun pengadilan, serta belum ada kesepakatan yang dimediasi lembaga lainnya, seperti Pusat Mediasi Nasional (PMN), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM), dan lainnya.
  5. Masa pengaduan masalah belum melewati 60 hari kerja.

Berikut ini beberapa alternatif cara penyelamatan kredit bermasalah yang biasa ditempuh oleh mediator, nasabah dan bank.

1. Resechedulling

Yaitu melakukan perubahan beberapa syarat perjanjian kredit, meliputi penjadwalan ulang pembayaran dan atau jangka waktu pelunasan.

2. Reconditioning

Yaitu perubahan sebagian atau seluruh syarat kredit, meliputi perubahan jadwal pembayaran, jangka waktu dan persyaratan lainnya, tapi tidak boleh melakukan perubahan maksimal saldo kredit.

3. Restructuring

Yaitu penyelamatan kredit yang terpaksa dilakukan bank dengan cara mengubah komposisi pembiayaan yang menjadi dasar pemberian kredit.

Baca Juga: Pinjam Uang Di Pegadaian vs KTA, Mana yang Lebih Oke?

Ingat, KTA Bukan Solusi Utang Kartu Kredit

Perlu Anda ketahui KTA bukan solusi terbaik untuk melunasi utang kartu kredit. Memang utang kartu kredit lunas jika dapat KTA. Namun, di sisi lain, Anda tetap harus membayar cicilan KTA beserta bunganya. Itu sama saja Anda berpindah dari utang ke utang. Karena itu, pertimbangkan segala aspek dengan matang untuk menghindari terjadinya kerugian.

Baca Juga: KTA atau P2P Lending, Manakah yang Lebih Menguntungkan?