Pelan-Pelan Pasti Bisa, Begini 7 Cara Mudah Ajarkan Anak Puasa Sejak Dini

Berpuasa merupakan salah satu kewajiban yang dilakukan oleh umat muslim. Puasa menurut istilah yaitu keadaan menahan diri dari lapar, dahaga, dan hawa nafsu dengan tidak makan, minum, serta melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Kegiatan puasa ini dimulai dari dikumandangkannya adzan subuh hingga adzan magrib tiba.

Kegiatan berpuasa ini harus ditanamkan pada anak-anak sejak usia dini. Karena jika anak sudah mulai terbiasa melakukan puasa dalam satu hari penuh, maka dia akan lebih siap ketika dewasa nanti. Selagi masih usia belia, sebagai orang tua harus mengajarkan serta melatih anak untuk belajar berpuasa.

Berikut ini beberapa cara jitu yang bisa coba diajarkan kepada anak tentang kebiasaan puasa sejak dini.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Cara Melatih Anak Berpuasa

1. Berpuasa Setengah Hari

anak puasa
Berpuasa setengah hari

Cara pertama yaitu dengan membiasakan anak untuk berpuasa setengah hari terlebih dahulu. Hal ini dilakukan karena anak kecil tidak bisa tiba-tiba menjalani puasa full selama satu hari penuh. Karena puasa satu hari akan mudah membuat dia kaget di awal dan tidak mau lagi belajar berpuasa.

Puasa setengah hari bisa dilakukan ketika mulai sahur hingga tengah hari, tepatnya ketika waktu makan siang tiba. Lakukan cara ini untuk beberapa kali dan lakukan secara bertahap. Tujuannya agar anak semakin terbiasa untuk berpuasa.

2. Mengajarkan Makna Puasa pada Anak

Sebagai anak kecil yang masih belum mengetahui banyak hal, tentu saja peran orang tua sangat dibutuhkan disini. Anak kecil harus diajarkan apa saja makna, manfaat, serta hikmah dari puasa yang sedang mereka jalani. Tak lupa juga untuk menjabarkan kebaikan apa saja yang dianjurkan untuk mereka lakukan selama berpuasa.

Selain mengajari makna, manfaat, serta hikmah dari puasa, jangan lupa untuk mengenalkan banyak hal kepada anak. Adapun contohnya seperti tradisi yang biasa dilakukan ketika bulan Ramadhan tiba. Tradisi-tradisi tersebut yakni, ngabuburit, tarawih, sahur, tadarus, bersedekah, melakukan zakat fitrah, ronda malam, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Jadwal Puasa 2021 dan Tips Lancar Berpuasa Ramadhan Biar Berkah

3. Awali Dulu dengan Jenis Puasa Jajan

Anak kecil memang tidak pernah lepas dari kegemarannya dalam hal jajan makanan kesukaannya. Untuk melatih anak puasa sejak dini, cobalah praktekkan cara ini kepada mereka. Tujuannya agar mereka menjadi lebih terbiasa seiring perkembangannya.

Cara yang satu ini cukup mudah untuk dilakukan, karena hanya melatih anak puasa dari jajan favorit mereka. Pertama, ketahui dulu makanan kesukaan mereka, lalu ingat apa saja makanan-makanan tersebut. Mulailah melatih anak berpuasa jajan dari yang mereka sukai, lakukan secara bertahap saja.

4. Menyiapkan Makanan Kesukaannya Ketika Berpuasa

buka puasa
Menyiapkan makanan kesukaan anak saat buka puasa

Dalam satu hari penuh telah menjalankan ibadah puasa, hal terpenting yaitu momen berbuka puasa. Bagi anak kecil, mereka akan menantikan momen ini setelah satu hari berpuasa. Maka dari itu, siapkan menu makanan kesukaan mereka ke dalam menu buka puasa.

Tujuan dari cara ini yaitu supaya menumbuhkan semangat anak-anak, memberikan mereka penghargaan, serta motivasi puasa. Agar lebih menyenangkan, ajak mereka untuk ikut membantu menyiapkan menu buka puasa bersama kamu. Supaya mereka semakin termotivasi untuk bisa menyelesaikan puasanya selama satu hari penuh.

5. Menjadi Tauladan yang Baik Bagi Anak

Cara kelima ini yaitu ikut berkontribusi untuk menjadi contoh teladan yang baik bagi mereka. Seperti kata yang sering kita dengar, anak akan mencontoh apa yang dilakukan orang tuanya. Dengan menjadi tauladan yang baik, kamu juga bisa melatih anak-anak untuk menyelesaikan  ibadah puasa mereka.

Baca Juga: Asuransi Pendidikan Terbaik untuk Anak

6. Jadikan Aktivitas Ngabuburit Menjadi Lebih Menyenangkan

Ngabuburit merupakan salah satu tradisi yang masih berkembang dan banyak dilakukan oleh orang-orang. Ngabuburit ini merupakan aktivitas yang dilakukan pada sore hari sebelum waktu buka tiba, tepatnya sekitar pukul tiga sore. Tujuannya selain untuk menantikan buka puasa, ngabuburit juga berfungsi sebagai pengalih perhatian.

Dengan menjalani ngabuburit, anak-anak akan teralihkan perhatiannya  dari makanan dan minuman sebelum berbuka. Sebagai contoh, ajaklah mereka berkeliling dengan berjalan kaki, melakukan suatu permainan yang seru, atau membaca Al-Qur’an. Jadikan ngabuburit menjadi momen menyenangkan bagi mereka.

7. Berikan Reward Ketika Lebaran

berikan hadiah
Berikan reward

Cara terakhir yaitu dengan memberikan mereka penghargaan atas puasa yang telah dijalani selama satu bulan penuh. Tujuan hadiah ini agar mereka lebih termotivasi untuk belajar berpuasa lagi. Berikan hadiah yang menjadi kesukaan mereka seperti, mainan baru, baju baru, atau yang lainnya.

Bimbing Anak Harus Sabar

Melatih anak berpuasa sejak dini adalah kewajiban bagi setiap orang tua kepada anak-anak mereka. Meskipun terlihat sulit untuk dilakukan, beberapa cara di atas bisa menjadi pilihan untuk dipraktekkan pada anak-anak. Tidak perlu melakukan cara yang memaksa dan harus langsung bisa berpuasa, orangtua perlu sabar dalam bimbing anak berpuasa dan lakukan cara yang bertahap agar mereka menjadi terbiasa.

Baca Juga: Cara Cerdas Menjaga Daya Tahan Tubuh Selama Puasa Ramadhan