Pengendara Harus Hati-hati, ini Penyebab Pecah Ban Mobil Saat Berkendara

ban kendaraan pecah

Meski ban mobil sudah didesain sangat baik, namun ada saja permasalahan yang terjadi, salah satunya pecah ban. Pecah ban ini terjadi saat mobil sedang dikendarai baik di jalan tol maupun di jalan raya besar, sehingga sering kali menimbulkan kecelakaan lalu lintas. 

Parahnya lagi, bukan hanya terjadi pada kecelakaan tunggal saja, terkadang pecah ban juga mengakibatkan kecelakaan beruntun yang memakan banyak korban.  Hal ini tentunya sangat berbahaya bagi pengendara, penumpang dan yang lainnya. Apalagi pecah ban mobil bisa terjadi kapan saja tanpa disadari oleh pengendaranya. 

Namun, sebenarnya pecah ban mobil ini bisa dihindari, yaitu dengan mengetahui apa saja yang menjadi penyebab pecah ban mobil bisa terjadi saat dikendarai. Berikut ulasannya seperti yang dikutip dari Cermati.com.

Anda Bingung Cari Kredit Motor Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Kredit Motor Terbaik! 

1. Kurangnya Tekanan Angin pada Ban

Kebanyakan orang akan menganggap ban meletus atau pecah karena kelebihan tekanan atau angin. Tekanan angin yang tinggi dan dinding ban menjadi tegang hingga tekanan meningkat hingga 10 psi tidak akan membuat ban menjadi pecah. Justru ketika ban kurang tekanan angin, akan terjadi pecah ban.

Tekanan angin yang berkurang pada ban akan membuat pergerakan dinding ban akan menjadi lebih sering terjadi, akibatnya kawat baja dari ban mobil akan mudah putus. Hal inilah yang membuat ban pecah ketika mobil sedang dikendarai dengan kecepatan konstan, semisal pada jalan tol atau bebas hambatan.

Selain itu, tekanan ban mobil yang kurang juga membuat ban tidak kuat dalam menanggung bobot kendaraan. Alhasil ban pecah karena struktur dari ban menjadi tidak optimal. Pecah ban semakin parah apabila Anda mengendarai kendaraan saat berada di kecepatan tinggi.

Bagi Anda yang selalu mengendarai mobil sebaiknya periksa tekanan angin pada ban terlebih dahulu sebelum berkendara. Jika ban terlihat kurang angin, segera kunjungi pom bensin yang disertai fasilitas tambah angin atau juga bisa di bengkel-bengkel kendaraan terdekat.

Baca Juga: Muncul Aroma Tak Sedap di Kabin Mobil? Hilangkan dengan 6 Bahan Dapur ini

2. Ban Menghantam Lubang di Jalan

Bukan menjadi rahasia umum lagi, kalau jalan raya di Indonesia banyak sekali titik-titik lubang yang terkadang membahayakan pengguna jalan. Pada dasarnya ban bisa melindungi pengemudi dari tekanan dan getaran karena menghantam lubang di jalan. 

Namun, efek yang ditimbulkan dari menabrak lubang adalah potensi rusaknya struktur kawat baja pada ban yang mengakibatkan ban menjadi "ban benjol”. Jika ban benjol dibiarkan, maka bukan tidak mungkin pecah ban bisa terjadi pada kendaraan. 

Agar hal ini tidak terjadi, maka Anda harus sebisa mungkin menghindarinya. Caranya dengan menghindari lubang di jalan untuk jangka pendek dan sebisa mungkin mengganti ban yang ada saat ini untuk alasan keamanan.

3. Salah Teknik Saat Menambal Ban

Sudah umum kalau ban bocor pasti langsung membawa kendaraan ke tukang tambal ban karena hemat biaya. Namun jika menambal ban Anda dengan teknik tusuk / string tubeless, biasanya lubang bocor akan diperbesar sehingga serat baja yang ada pada struktur ban bisa terputus. 

Jika kondisi ban dengan tambalan seperti itu dibiarkan dalam waktu yang lama, maka bisa membuat struktur ban menjadi rapuh. Ditambah lagi kurangnya tekanan angin pada ban atau mobil dipacu dalam kecepatan tinggi, risiko pecah ban bisa menjadi sangat besar. 

Anda harus menghindari teknik menambal ban seperti ini. Tak ada salahnya Anda menanyakan terlebih dahulu kepada tukang tambal ban mengenai teknik yang digunakan, sehingga terhindar dari munculnya permasalah baru pada ban.

Baca Juga: Inilah 5 Alasan Pentingnya Mencuci Mobil Pasca Hujan

4. Adanya Kerikil Pada Tapak Ulir Ban

Ulir ban atau biasa disebut tapak / kembangan dirancang agar bisa mengalirkan air ketika ban melewati jalan yang basah. Tapak ban bisa meningkatkan daya cengkram ban sehingga tidak selip saat dikendarai saat jalan basah. Namun celah – celah pada ulir ban ini seringkali disusupi oleh batu-batu kerikil.

Jika kerikil ini dibiarkan bisa saja melukai ban dan struktur serat baja dalam ban mobil akan rusak karena korosi sehingga bisa terjadi pecah ban secara tiba-tiba ketika mobil dikendarai. Maka dari itu penting untuk membersihkan ban dari kerikil seperti ini secara berkala saat Anda mencucinya.

Teliti dalam Pengecekan Ban Mobil

Memperhatikan kondisi ban mobil menjadi hal yang sangat penting bagi setiap pengendara. Sebab, dengan kondisi ban mobil yang baik dan bagus, maka berkendara juga menjadi lebih aman dan nyaman. Untuk itu, teliti dalam pengecekan ban mobil mulai dari tekanan angin hingga kondisi permukaan ban. Jika perlu bawa mobil ke bengkel untuk pengecekan khusus ban secara berkala.

Baca Juga: Keseringan Lupa Lokasi Parkir? Coba Atasi dengan 4 Tips ini