Pertahankan Geliat Bisnis dengan Inovasi Produk, Ini Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya

Ada kalanya saat menjalani sebuah usaha, terdapat beberapa istilah yang menjadi terlalu umum hingga lupa apa makna atau pentingnya istilah tersebut. Kesibukan sehari-hari, upaya untuk memberikan terobosan dalam bisnis dan mengembangkannya dapat menjadi distraksi yang membuat seseorang melupakan arti sebuah kata kunci. Salah satunya mungkin adalah maksud dari istilah inovasi produk.

Bagi setiap pebisnis, inovasi produk tentu menjadi istilah yang tidak boleh dilupakan. Pasalnya, inovasi produk adalah suatu aktivitas yang sangat signifikan memengaruhi tingkat kemungkinan atau potensi sebuah bisnis untuk bisa berkembang dan meraih kesuksesan. Tanpanya, bisnis hanya akan bergerak konstan, dan lambat laun tergerus dengan ganasnya persaingan bisnis dari para kompetitornya. 

Inovasi produk mutlak dibutuhkan dalam berbisnis agar dapat mengembangkan dan menciptakan lebih banyak manfaat serta dampak positif bagi kinerja sebuah usaha. Tak hanya bisnis yang menjajakan sebuah produk, bisnis yang bergelut di bidang jasa juga pasti membutuhkan inovasi agar mampu menggaet konsumen lebih banyak dan mempertahankan pelanggan yang sudah ada. 

Dalam kata lain, inovasi mampu menjembatani bisnismu untuk mampu meraih keuntungan berlipat ganda dan mengembangkannya. Oleh karena itu, bagi kamu yang mungkin belum memahami betul apa itu inovasi produk dan tujuannya dalam sebuah bisnis, simak penjelasannya berikut ini. 

Baca Juga: Mengenal Diferensiasi Produk dan Strateginya untuk Mempercepat Kesuksesan Sebuah Bisnis

Pengertian Inovasi Produk

loader

Pengertian Inovasi Produk

Inovasi produk adalah usaha yang dilakukan oleh pelaku sebuah bisnis dalam meningkatkan, memperbaiki, dan juga mengembangkan produk yang telah diproduksi dan dijajakan selama ini. Dalam hal ini, yang dimaksud dengan inovasi produk tidak selalu berkaitan dengan barang atau sesuatu benda. Tapi, juga bisa dengan cara meningkatkan pelayanan dalam sebuah usaha atau bisnis. 

Berdasarkan Undang-Undang No.19 tahun 2002, inovasi produk dijelaskan sebagai sebuah rangkaian pengembangan melalui penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi pada sebuah produk. Terjadinya inovasi produk ini pun bisa disebabkan oleh sejumlah hal, antara lain adalah hasil dari feedback atau masukan dari konsumen, kombinasi dari hal-hal yang sudah ada sebelumnya, sampai munculnya penemuan baru. 

Aktivitas ini wajib dilakukan secara terus menerus agar produk dapat selalu dikembangkan. Dengan begitu, kualitas produk akan mengalami peningkatan hingga akhirnya mencapai pada sebuah kesempurnaan. 

Apa Tujuan Dilakukannya Inovasi Produk?

Dalam menjalani hidup, setiap orang dituntut untuk mampu mengembangkan kemampuan diri agar dapat menjadi individu yang lebih berkualitas lagi dibanding sebelumnya. Perumpaan ini sama persis dengan tujuan dari dilakukannya inovasi produk. Dengan melakukan inovasi, terdapat beberapa tujuan yang ingin diraih oleh pengusaha, antara lain: 

  • Tingkatkan Kualitas dan Daya Tarik Produk

    Tujuan paling umum dari melakukan inovasi produk adalah untuk meningkatkan kualitas serta daya tarik dari produk itu sendiri. Seiring perjalanan waktu dan perkembangan zaman, sebuah barang yang telah lama diciptakan akan menjadi semakin usang. Alasannya karena kebutuhan konsumen di masa sekarang tak lagi mampu dipenuhi oleh produk tersebut secara optimal. 

    Alasan lainnya, inovasi produk mampu memberikan tambahan fitur yang mampu meningkatkan daya tarik produk. Sebuah barang atau jasa yang memiliki kelebihan atau fitur baru pasti akan lebih mengungguli produk lain yang stagnan dan pasti digandrungi oleh lebih banyak konsumen.

  • Memenuhi Kebutuhan Konsumen

    Sebuah bisnis bisa tetap bertahan jika kebutuhan konsumen selalu ada. Di sisi lain, konsumen tentu akan terus menuntut produsen produk atau pemilik usaha untuk senantiasa memperbaiki kualitas produknya agar kebutuhan konsumen terpenuhi dengan lebih maksimal. Tuntutan dari konsumen inilah yang memaksa pengusaha untuk selalu melakukan inovasi produk.

    Contoh inovasi produknya adalah jasa antar jemput di mana tak lagi menggunakan motor, namun juga mobil ataupun bus. Alasannya mungkin karena pelanggan bisnis antar jemput tersebut menuntut kenyamanan agar terhindar dari panasnya terik matahari atau risiko hujan. Lebih jauh, bisnis kuliner juga perlu berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman dengan menawarkan produknya secara online melalui berbagai aplikasi. 

  • Ciptakan Gebrakan Baru pada Market

    Melalui inovasi, pebisnis juga mampu menciptakan gebrakan baru di pasaran atau bahkan menciptakan pasar yang baru. Karena terinovasi, produk tentu akan memiliki fitur serta perkembangan yang baru dan mampu menarik daya beli masyarakat.

    Tidak selalu mengacu pada penambahan fitur dan peningkatan kualitas, inovasi juga dapat dilakukan dengan cara mengurangi beberapa fitur untuk dapatkan kelebihan lainnya. Sebagai contoh inovasi produk, tak jarang pabrik smartphone yang mengurangi kapasitas memori atau kualitas kamera agar harga jual produknya menjadi lebih terjangkau. Dengan begitu, produk tersebut akan mampu memasuki pasar konsumen baru yang mengincar smartphone dengan harga lebih nyaman di kantong. 

  • Bantu Kembangkan serta Aplikasikan Wawasan dan Kemampuan

    Selain itu, inovasi produk bertujuan pula untuk mengaplikasikan serta mengembangkan kemampuan dan wawasan yang dimiliki pemilik usaha. Wajar saja karena inovasi tak akan bisa dilakukan tanpa adanya wawasan atau kemampuan yang baru dan luas. 

    Pengusaha akan berupaya untuk mengaplikasikan pengetahuan dan kemampuan pada produknya. Jika ternyata masih belum membuahkan hasil sesuai ekspektasi, pemilik usaha tentu harus menambah lagi wawasannya dari berbagai sumber dan terus melakukan eksperimen yang diperlukan. 

  • Gantikan Layanan atau Produk yang Usang

    Kamu pasti pernah menjumpai sebuah produk atau layanan yang tiba-tiba tidak lagi diproduksi oleh sebuah bisnis. Hal ini karena pemilik bisnis merasa produk tersebut sudah usang dan tak lagi mampu bersaing dengan produk kompetitor atau tak menarik minat beli target konsumennya secara efektif dan menguntungkan. Alasan lainnya mungkin karena memang pemilik bisnis tersebut telah melakukan inovasi produk serupa dengan kemasan yang lebih menarik dan menggugah daya beli.

    Lagi-lagi, contoh inovasi produk ini bisa ditemui pada sejumlah produsen smartphone. Selang beberapa tahun pasca rilis, sejumlah seri smartphone pasti akan dihentikan produksinya dan digantikan dengan seri ponsel pintar keluaran terbaru dengan spesifikasi dan fitur yang lebih mumpuni. Namun, perlu dicatat bahwa tujuan inovasi produk ini tetap menjaga fungsi utama produk yang digantikan. 

  • Menjadikan Produk Lebih Efisien

    Terakhir, tujuan dilakukannya inovasi produk adalah untuk menjadikan produk lebih efisien. Dengan inovasi, produk akan mampu melakukan perannya dengan lebih tepat sasaran dan tidak membuang banyak waktu. Selayaknya aplikasi ojek online yang tidak hanya menawarkan layanan antar jemput penumpang, kini memiliki berbagai fitur tambahan seperti antar makanan, antar belanja, dan lain sebagainya. 

    Penambahan fitur tersebut tentu membuat pemakaian aplikasi ojek online menjadi jauh lebih efektif digunakan oleh pelanggan. Dengan begitu, pelanggan pun tak perlu ribet dan membuang banyak waktu untuk mencari aplikasi yang mampu penuhi segala kebutuhan tersebut.

Baca Juga: 9 Manfaat Luar Biasa Membagikan Sampel Produk Gratis

Manfaat Inovasi Produk bagi bisnis

Manfaat inovasi produk adalah untuk memastikan bisnis tetap kompetitif dan secara tak langsung bermanfaat dalam meningkatkan nilai atau value dari perusahaan pembuatnya. Dengan terus melakukan inovasi, seorang pengusaha akan lebih berpotensi untuk mengalahkan para kompetitor bisnisnya. 

Selain itu, melalui inovasi, sebuah produk akan lebih dikenal oleh target konsumennya dan mendapatkan pangsa pasar yang lebih besar. 

Perpanjang Umur Bisnismu dengan Inovasi Produk

Inti dari inovasi produk pada dasarnya adalah untuk memastikan bahwa sebuah bisnis mampu bertahan di tengah persaingan industrinya. Inovasi produk bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari, meningkatkan kualitas produk secara umum sesuai dengan kebutuhan pasar, meningkatkan pelayanan bisnis, dan lain sebagainya. Tujuannya tidak lain agar bisnis tersebut tak ditinggalkan oleh para pelanggannya sehingga tetap mampu menghasilkan penjualan dan keuntungan sesuai dengan harapan.

Baca Juga: Trik agar Produk Anda "Digilai" Anak Muda